Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Ibu-ibu Rumah Tangga di Perumahan Bukit Bambe RT 24 Driyorejo Gresik dalam Mendiversifikasi Produk Olahan Makanan Rice Bowl Daniel Pandu Mau; Mahmudi Mahmudi; Ivy Dian Puspitasari Prabowo; Achmad Taufiq; Bawa Mulyono Hadi; Otje Herman Wibowo
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v6i2.1698

Abstract

Masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga (IRT) Perumahan Bukit Bambe, Driyorejo- Gresik belum mampu berproduktif dan berdaya guna secara ekonomi. Pendapatanya yang rata-rata masih di bawah UMK belum mampu untuk menambah pendapatan kepala keluarga. Meskipun beberapa IRT sudah menjalankan usaha olahan makanan rumahan nasi kemasan, tetapi belum mampu menopang perekonomian keluarga karena tingkat peminatannya cenderung fluktuatif. Rendahnya pengetahuan dan kemampuannya dalam mendiversifikasi atau mengolah makanan yang kreatif dan inovatif menjadi penyebabnya. Oleh sebab itu, diformulasikanlah suatu solusi yaitu melalui pelatihan mendiversifikasi olahan makanan nasi kemasan menjadi konsep rice bowl. Ini merupakan bisnis kuliner yang sedang berkembang dan diminati pasar hingga saat ini. Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, praktik, dan diskusi. Berdasarkan hasil evaluasi pasca pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan para IRT tersebut, bahkan termotivasi untuk membuka dan mengembangkan usaha rice bowl mulai dari skala kecil.  Kata kunci: Bukit Bambe; Diversifikasi Produk; Rice Bowl
IMPLEMENTASI KEARIFAN LOKAL BATANG HARING MELALUI UPACARA RITUAL TIWAH YANG MEMBANGUN KEUNGGULAN KOMPETITIF DESTINASI PARIWISATA DI KALIMANTAN TENGAH Daniel Pandu Mau; Yesarela Pandu Mau
Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/cultoure.v4i2.3550

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan studi etnografi yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam upacara ritual Tiwah sebagai implementasi dari kearifan lokal Batang Haring. Selain itu, mengkaji perannya sebagai implementasi strategi diferensiasi yang menciptakan produk daya tarik wisata yang memiliki keunikan sehingga dapat membangun keunggulan kompetitif destinasi pariwisata di Kalimantan Tengah. Data dikumpulkan menggunakan teknik triangulasi, yaitu penggabungan data observasi (partisipatif, terus terang, dan tersamar), wawancara (semi tersruktur, mendalam dan alamiah, serta dalam suasana yang tidak formal), serta dokumentasi. Data tersebut bersumber dari situasi sosial yang ada di Kalimantan Tengah melalui aktivitas kearifan lokal upacara ritual Tiwah yang dilakukan masyarakatnya. Data yang terkumpul, berupa catatan etnografi dari informan, dianalisis dengan menggunakan empat tahapan, yaitu analisis wawancara etnografi, analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, serta penarikan kesimpulan guna menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai kearifan lokal Batang Haring dalam upacara ritual Tiwah mampu menghasilkan sebuah keunikan yang berbeda, sehingga dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata berkonsep budaya. Berbagai artifak yang muncul melalui upacara ritual tersebut (sakral maupun propan) dapat dijadikan simbol keunikan Kalimantan Tengah. Keunikan dalam pelaksanaannya tidak hanya akan dapat menciptakan diferensiasi dengan daerah-daerah lainnya, tetapi juga akan mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan karena menciptakan kesan kuat terhadap pelestarian budaya warisan leluhur yang penuh kedamaian. Diharapkan melalui pemanfaatan nilai-nilai kearifan lokal tersebut, selain sebagai bentuk pelestarian budaya, mampu mengembangkan destinasi pariwisata Kalimantan Tengah yang berkompetitif dan berkelanjutan.Kata kunci: Batang Haring; Dayak-Kaharingan; Kalimantan Tengah; Kearifan Lokal; Tiwah
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH DESTINASI WISATA KULINER DI KOTA SURABAYA Mau, Daniel Pandu; Mahmudi, Mahmudi; Lestariningsih, Titin; Mau, Yesarela Pandu; Artana, I Wayan Arta
Probisnis Vol 17, No 2: Agustus (2024)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/probisnis.v17i2.2958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap keputusan konsumen dalam memilih destinasi wisata kuliner di Kota Surabaya, yang berkembang pesat sebagai pusat kuliner. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis konten media sosial terkait destinasi kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, terutama platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook, menjadi sumber utama informasi bagi konsumen mengenai destinasi kuliner. Foto-foto menarik, ulasan positif, dan interaksi aktif antara pengguna dan pemilik bisnis kuliner berperan penting dalam membentuk persepsi konsumen, baik positif maupun negatif, terhadap suatu tempat makan. Konten media sosial yang paling berpengaruh mencakup foto makanan yang menggugah selera, ulasan positif, serta tanggapan responsif terhadap umpan balik konsumen. Interaksi ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membangun hubungan personal yang lebih erat, serta mengkomunikasikan nilai-nilai bisnis. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pemilik bisnis kuliner dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif melalui media sosial, sekaligus menyumbang pada pengembangan literatur tentang dampak media sosial dalam konteks pariwisata kuliner.
Inovasi Jajanan Tradisional Indonesia–Perancis: Klepon Choux au Craquelin Mahmudi; Daniel Pandu Mau; Amanda Setia Subagyo
The Sages Journal Vol. 1 No. 01 (2022): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v1i1.2

Abstract

Kuliner Indonesia memiliki keanekaragaman, baik dari makanan modern maupun tradisional. Kepopuleran jajanan tradisional ini semakin hari semakin berkurang, dikarenakan jajanan modern yang mulai bermunculan di kawasan kuliner Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perpaduan jajanan tradisional Indonesia dan Perancis. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengambilan data dengan wawancara metode pembuatan klepon dan resep Perancis. Hasil penelitian ini menunjukkan produk klepon dapat dimodifasikasi menjadi jajanan modern yaitu Klepon Choux au Craquelin. Selain itu, produk ini dibuat sebagai salah satu cara untuk melestarikan jajanan tradisional Indonesia yang mulai terlupakan dan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati rasa klepon dengan cara lain.
Kuliner Tradisional sebagai Daya Tarik Wisata Surabaya Daniel Pandu Mau; Titin Lestaringsih; Yesarela Pandu Mau
The Sages Journal Vol. 1 No. 01 (2022): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v1i1.5

Abstract

Sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia, Surabaya memiliki kekayaan kuliner tradisional yang khas dibandingkan daerah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis karakteristik makanan tradisional khas Surabaya yang menjadi daya tarik, khususnya wisata kuliner. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuliner tradisional, khususnya Rujak Cingur dan Rawon memiliki karakteristik unik dan tidak ditemukan di daerah lainnya sehingga mampu menjadi daya tarik. Namun demikian, diperlukan adanya sinergitas antar stakeholder untuk dapat melestarikannya, misalnya membeli produk makanan lokal. Selain melestarikan, wisata kuliner dapat berdampak positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.
RAGAM KULINER KHAS DAYAK SEBAGAI DAYA TARIK PENDUKUNG PADA DESTINASI PARIWISATA DI KOTA PALANGKA RAYA Daniel Pandu Mau; Yesarela Pandu Mau; Yoseph Agung Priyo Widodo; I Wayan Arta Artana
The Sages Journal Vol. 2 No. 01 (2023): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i01.6

Abstract

Sebagai ibu kota terluas di Indonesia, Palangka Raya menyimpan kekayaan potensi pariwisata, mulai dari alam hingga budayanya, termasuk ragam kuliner yang merupakan warisan budaya lokal. Menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pariwisata, kuliner mampu menjadi daya tarik pendukung suatu destinasi, apalagi dengan kekhasan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi kuliner yang ada di Palangka Raya, khususnya kuliner tradisional khas Dayak-Kalimantan Tengah untuk dimanfaatkan sebagai daya tarik pendukung destinasi pariwisatanya. Metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di objek penelitian, wawancara dengan para stakeholders dan wisatawan sebagai informan, dan didukung dengan sumber dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik interaktif, yaitu data collection, data condensation, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri kuliner di Palangka Raya mulai berkembang dengan menjamurnya para pelaku usaha kuliner. Namun demikian, hanya sebagian yang memanfaatkan kekayaan kuliner tradisional yang seharusnya mampu menjadi daya tarik pendukung, bahkan utama dalam memotivasi wisatawan untuk berkunjung karena sifatnya yang unik dan khas sehingga cenderung diminati. Pemanfaatan kuliner tradisional menjadi aspek penting dalam meningkatkan kompetitifitas dan membangun destination brand identity Palangka Raya, karena keunikan membuatnya berbeda dengan destinasi lainnya. Namun demikian, pemanfaatan potensi besar tersebut perlu didukung oleh para stakeholders yang saling bersinergi dalam pengembangannya. Bukan tidak mungkin kedepannya, potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan daya tarik wisata kuliner atau gastronomi. Tidak hanya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, tetapi juga sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal Dayak-Kalimantan Tengah.
PEMANFAATAN KULIT PISANG MENJADI SPONGE CAKE PUDDING SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR LIMBAH Ivy Dian Puspitasari Prabowo; Daniel Pandu Mau; Hans Viery; Tjhing Man Lie
The Sages Journal Vol. 2 No. 01 (2023): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i01.8

Abstract

Pertumbuhan sektor pertanian setiap tahunnya berdampak pada peningkatan limbah hasil pertanian, termasuk kulit pisang yang banyak tumbuh tersebar di Indonesia tanpa mengenal musim. Padahal secara karakteristiknya, limbah ini mengandung gizi yang tinggi, tetapi belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendiversifikasi produk olahan kulit pisang menjadi produk yang memiliki nilai jual dengan tetap mempertahankan kandungan gizinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksperimen terhadap kulit pisang untuk diolah menjadi Sponge Cake Pudding. Hasilnya kemudian dilakukan uji organoleptik untuk mengetahui rasa, tekstur, warna, serta aromanya, dan kemudian dideskripsikan untuk menggambarkan finished produk-nya. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa secara karakteristik, produk tersebut dapat diterima serta aman untuk dikonsumsi karena sifatnya yang ringan seperti sponge cake dan pudding pada umumnya. Hasil diversifikasi ini menunjukkan bahwa limbah kulit pisang dapat diolah menjadi makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi. Bahkan pemanfaatannya menjadi sebuah produk dapat dijadikan peluang usaha dengan modal rendah karena memanfaatkan bahan limbah, tetapi perlu adanya inovasi lebih lanjut melalui proses trial and error. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendiversifikasi olahan limbah pisang yang masih belum termanfaatkan secara optimal, serta bagian dari upaya meminimalisir limbahnya.
STUDI PREFERENSI TAMU TERHADAP KUALITAS MAKANAN DAN PELAYANAN: PERSPEKTIF MANAJEMEN DI SANGKAR RESTORAN, BVLGARI RESORT BALI Gunawan, Maggie; Hadi, Bawa Mulyono; Mau, Daniel Pandu; Taufiq, Achmad
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.16

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan Bali sebagai salah satu destinasi wisata andalan. Bvlgari Resort Bali, khususnya Sangkar Restoran, menawarkan pengalaman kuliner yang unik dengan pemandangan tepi tebing dan menu internasional yang memadukan hidangan khas Indonesia dengan teknik kuliner kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi tamu terhadap kualitas makanan dan pelayanan di Sangkar Restoran, menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan manajemen dan staf restoran serta observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas makanan yang tinggi, penggunaan bahan-bahan premium, penyesuaian menu berdasarkan preferensi tamu, suasana restoran yang elegan, serta pelayanan yang ramah dan profesional, merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepuasan tamu. Kesimpulannya, faktor-faktor ini berperan penting dalam menciptakan pengalaman kuliner yang memuaskan, yang berdampak positif pada loyalitas tamu dan keberlanjutan bisnis restoran dan resort.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DAN PENGARUH VARIASI MENU TERHADAP LOYALITAS TAMU PADA BUFFET BREAKFAST DI VERANDAH RESTAURANT, HOTEL EASTPARC YOGYAKARTA Pratiwi, Maharani Dwi; Taufiq, Achmad; Mahmudi; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 2 No. 02 (2024): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Februari
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v2i02.19

Abstract

Industri perhotelan, khususnya sektor buffet breakfast, menghadapi tantangan dalam menjaga kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak rotasi menu buffet breakfast terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan di Verandah Restaurant, Hotel Eastparc Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei kepada 35 responden yang merupakan tamu hotel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup aspek kepuasan terhadap menu, kebosanan akibat rotasi menu, serta preferensi terhadap variasi menu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun 85% responden merasa puas dengan menu yang disajikan, 91,4% di antaranya merasa bosan dengan rotasi menu mingguan, terutama bagi tamu yang menginap lebih dari 2-3 malam. Sebanyak 94,3% responden menginginkan penambahan variasi menu untuk meningkatkan kepuasan. Selain itu, 85,7% responden menyatakan tidak tertarik untuk kembali ke restoran jika tidak ada penambahan variasi menu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variasi menu yang lebih dinamis dan inovatif sangat diperlukan untuk menjaga kepuasan pelanggan dan meningkatkan loyalitas. Dengan demikian, Verandah Restaurant disarankan untuk memperbaiki strategi rotasi menu dan menambahkan variasi tematik atau musiman untuk memberikan pengalaman yang lebih memuaskan bagi pelanggan, terutama mereka yang menginap dalam jangka waktu lama.
KULINER LOKAL SEBAGAI DAYA TARIK KOTA MALANG Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Lestariningsih, Titin; Mau, Daniel Pandu
Jurnal Industri Parawisata Vol 6, No 2 (2024): JANUARY
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v6i2.1476

Abstract

Perkembangan kuliner Indonesia terus berubah dengan hidangan yang semakin unik dan nikmat. Industri kuliner lokal semakin tergeser. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kuliner khas kota Malang yang menjadi daya tarik wisata. Menjamurnya bisnis kuliner yaitu: restoran, kafe dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Koridor Jalan Sukarno Hatta Malang, menambah kota ini tidak ada sepinya siang malam ramai. Jenis penelitian kualitatf dengan pendekatan literatur review. Pengumpulan data melalui penelusuran situs Google, Google Scholar, Researchgate, Simantic, neliti. Hasil penelitian menunjukkan kuliner lokal menjadi daya tarik wisatawan datang untuk mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. Untuk itu, pemerintah dan masyarakat sudah seharusnya bersama-sama bersinergitas dan kolaborasi dalam meningkatkan brand kota kuliner sebagai kota kuliner dengan mengadakan event – event yang dapat menarik, wisatawan menikmati sajian kuliner kas Malang. Melestarikan makanan lokal yang menjadi khas Malang. Menata dan memberikan ruang bagi pelaku usaha bisnis kuliner sehingga dapat dengan mudah para wisatawan menemukan makanan dan minuman khas lokal Malang.