Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Sensory Evaluation and Consumer Preference of a Tempeh–Beef Burger Prototype for Urban Markets Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mau, Daniel Pandu; Lestariningsih, Titin; Tjahjadi, kezia; Hidayah, Nani Kharisma Nur; Tjahjono, Prijo
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 9 No 1: September 2025
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v9i1.3465

Abstract

Urban culinary development creates opportunities to reintroduce local ingredients in formats that meet modern consumer preferences for taste, nutrition, and attractive presentation. This study explored the acceptance of a tempeh-based burger (ITBurger) as an innovative soybean product for urban markets. A total of 20 urban consumers aged 18–30 participated in a controlled sensory evaluation. The burger patty was formulated with 60% steamed tempeh and 40% lean ground beef, then assessed for taste, texture, aroma, and appearance using a 9-point hedonic scale. Participants also identified the primary reason for their preference among taste, texture, appearance, or nutritional value. Results showed high overall acceptance, with taste receiving the highest mean score (8.2 ± 0.5), followed by appearance (8.0 ± 0.4), texture (7.8 ± 0.6), and aroma (7.6 ± 0.7). Taste was the most frequently cited reason for liking the product (50%), while appearance and texture each accounted for 20%, and nutritional value 10%. These findings confirm that flavor and visual appeal are the key drivers of consumer acceptance, while health benefits play a secondary role. The positive response to a tempeh–beef hybrid highlights the potential of flexitarian approaches to reposition traditional soybean products as modern, appealing foods. This model offers a practical pathway for small food enterprises to promote healthy, locally based innovations in urban culinary markets.
Pengaruh Korean Wave terhadap Pengetahuan, Minat, Gaya Hidup, dan Keputusan Pembelian Produk Makanan Korea di Surabaya Daniel Pandu Mau; Geneiver Konny; Mahmudi; Ivy Dian Puspitasari Prabowo; Yesarela Pandu Mau; I Wayan Arta Artana
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 2 (2025): August
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i2.471

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Korean Wave (Hallyu) terhadap pengetahuan, minat, gaya hidup, dan keputusan pembelian produk makanan Korea di Surabaya, Indonesia. Korean Wave telah menyebar secara global dan memberikan dampak signifikan pada berbagai aspek budaya, termasuk musik, drama, makanan, dan fashion. Penelitian ini berfokus pada pengaruh fenomena budaya tersebut terhadap perilaku konsumen di Surabaya, sebuah kota besar di Indonesia. Pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 29 item diterapkan kepada individu yang tertarik pada budaya dan makanan Korea. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara variabel-variabel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang produk makanan Korea meningkat secara signifikan, yang pada gilirannya mendorong minat yang lebih besar dan integrasi elemen budaya Korea ke dalam gaya hidup sehari-hari. Citra merek yang positif dari produk makanan Korea turut memperkuat keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Korean Wave memiliki pengaruh yang kuat terhadap pasar konsumen di Surabaya, dengan implikasi yang signifikan bagi pemasar yang ingin memanfaatkan tren budaya ini. Temuan ini memberikan pemahaman penting mengenai peran fenomena budaya global dalam membentuk perilaku konsumen lokal, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan strategi pemasaran di industri makanan Korea.
Pelatihan Kewirausahaan Kuliner bagi Guru Bimbingan Konseling SMA: Mengolah Zuppa Soup sebagai Peluang Usaha Pensiun Mau, Daniel Pandu; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mahmudi; Lestariningsih, Titin; Tarigan, Daniel Ch.; Dachi, Andreas Aditama
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.2618

Abstract

Pelatihan kewirausahaan kuliner bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk mempersiapkan peserta menghadapi masa pensiun melalui pengembangan keterampilan berwirausaha, khususnya dalam pembuatan Zuppa Soup. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta dari MGBK SMA Kabupaten Sidoarjo dan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pembekalan teori terkait bisnis makanan dan minuman (F&B), pelatihan praktis pembuatan Zuppa Soup, serta evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan peserta. Sebanyak 86,7% peserta puas atau sangat puas dengan materi yang disampaikan, khususnya dalam aspek manajemen usaha, pengembangan produk, dan operasional dapur. Namun, beberapa peserta menginginkan pendalaman lebih lanjut pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan. Evaluasi juga menunjukkan bahwa tantangan utama peserta adalah dalam penerapan strategi digital dan pengelolaan cash flow. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan peserta, namun perlu perbaikan pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan untuk mendukung keberlanjutan bisnis kuliner mereka. Rekomendasi untuk pelatihan berikutnya meliputi peningkatan materi pemasaran digital, pendalaman manajemen keuangan, dan dukungan mentoring pasca pelatihan.
EFEKTIVITAS PENYAJIAN BREAKFAST À LA CARTE DAN BUFFET PADA RESTORAN HOTEL: STUDI KASUS DI PREGO K GALLERY HOTEL Dharma, Lorenz Egan Adi; Hadi, Bawa Mulyono; Taufiq, Achmad; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.30

Abstract

Layanan breakfast merupakan salah satu komponen penting dalam operasional restoran hotel karena berhubungan langsung dengan efisiensi pelayanan dan pengalaman tamu. Perbedaan metode penyajian breakfast, khususnya antara sistem à la carte dan buffet, menuntut pengelolaan yang tepat agar kualitas layanan tetap terjaga dalam berbagai kondisi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode penyajian breakfast à la carte dan buffet dalam konteks operasional restoran hotel, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap alur pelayanan dan pengalaman tamu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Restoran Prego K Gallery Hotel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pelayanan breakfast, wawancara dengan staf dan manajemen restoran, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan karakteristik operasional, efisiensi waktu pelayanan, dan distribusi beban kerja pada kedua metode penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode à la carte unggul dalam pengendalian kualitas makanan dan personalisasi pelayanan, tetapi menghadapi keterbatasan efisiensi waktu pada kondisi volume tamu tinggi. Sebaliknya, metode buffet lebih efektif dalam melayani jumlah tamu yang besar dalam waktu terbatas, meskipun memerlukan pengawasan yang konsisten untuk menjaga kualitas dan tampilan hidangan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas penyajian breakfast tidak bersifat absolut, melainkan kontekstual dan bergantung pada kondisi operasional restoran. Oleh karena itu, penerapan strategi penyajian yang adaptif menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan kualitas pengalaman tamu di restoran hotel.
EVALUASI SENSORI DAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP NASI RENDANG BERBASIS GASTRONOMI MOLEKULER Aulia, Anggyta Ismi; Mahmudi; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.35

Abstract

Kuliner tradisional Indonesia, khususnya rendang, tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya dan kearifan lokal. Seiring perubahan preferensi konsumen yang semakin menekankan pengalaman sensori dan visual, pendekatan gastronomi molekuler menjadi salah satu strategi inovatif dalam pengembangan kuliner tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi konsumen terhadap nasi rendang berbasis gastronomi molekuler dibandingkan dengan nasi rendang tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui uji hedonik terhadap 30 panelis tidak terlatih dengan penilaian pada aspek warna, penampilan, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasi rendang berbasis gastronomi molekuler memperoleh tingkat penerimaan yang secara signifikan lebih tinggi pada aspek warna dan penampilan, dengan nilai rata-rata masing-masing 4,3 dan 4,9, dibandingkan nasi rendang tradisional yang masing-masing memperoleh nilai rata-rata 3,0 dan 2,8. Pada aspek rasa, kedua sampel menunjukkan tingkat kesukaan yang relatif setara dengan nilai rata-rata di atas 4,0. Sebaliknya, nasi rendang tradisional lebih disukai pada aspek aroma dan tekstur, dengan nilai rata-rata masing-masing 3,8 dan 4,7. Hasil ini menunjukkan bahwa gastronomi molekuler efektif meningkatkan daya tarik visual tanpa mengubah karakter rasa, tetapi aspek aroma dan tekstur yang bersifat familiar tetap berperan penting dalam membentuk preferensi konsumen.
Development of Pakal Forest Park as a Sustainable Edu-Ecotourism and Family Recreation Destination in Surabaya Hadi, Bawa Mulyono; Taufiq, Achmad; Mau, Daniel Pandu
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2026): FEBRUARI
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v4i3.1100

Abstract

Urban green spaces play a critical role in ecological sustainability, public health, and social well-being, especially in rapidly urbanizing regions. This study examines Taman Hutan Pakal, an urban forest in West Surabaya, to explore its potential as a sustainable edu-ecotourism and family recreation destination from a management and innovation perspective. Data were collected through field observations, in-depth interviews with park managers, visitors, local communities, and urban planning experts, as well as document analysis. Thematic analysis identified four key insights. First, Taman Hutan Pakal possesses significant ecological and recreational potential. Second, existing challenges include insufficient family-oriented infrastructure, limited environmental education programs, and low visibility in public engagement. Third, opportunities exist through societal demand and supportive policies to enhance environmental literacy and healthy recreational practices. Fourth, strategic interventions such as branding as an Educational Urban Forest, implementing biodiversity-based environmental education, improving child-friendly facilities, and fostering multi-stakeholder collaboration enable value transformation, innovation in urban park management, and long-term sustainability. The findings highlight the importance of integrating ecological, social, and educational dimensions in urban green space management to generate community well-being and strategic value for regional development.
Doritos Product Marketing Innovation Based on Doritos Flat Life on TikTok Social Media to Increase Sales Taufiq, Achmad; Hadi, Bawa Mulyono; Mau, Daniel Pandu
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 5 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v5i1.834

Abstract

Innovative product marketing is essential in increasing sales in today's digital age, especially through social media platforms such as TikTok. This research aims to analyse the marketing strategy used by Doritos in the campaign, as well as evaluate its impact on product sales and audience engagement. The research method used is qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, content analysis, and consumer surveys. The results revealed that using TikTok as a marketing platform was effective in increasing brand awareness and sales. The campaign successfully created high engagement through hashtag challenges, collaboration with influencers, and organic content. A 30% increase in sales in the first month of the campaign, as well as positive engagement levels from TikTok users, showed that this marketing approach was effective. The implication of this research is the importance of understanding the audience and adapting to the dynamics of social media platforms to achieve success in digital marketing.
Development of Pakal Forest Park as a Sustainable Edu-Ecotourism and Family Recreation Destination in Surabaya Hadi, Bawa Mulyono; Taufiq, Achmad; Mau, Daniel Pandu
Jurnal Ekonomi Kreatif dan Manajemen Bisnis Digital Vol 4 No 3 (2026): FEBRUARI
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jekombital.v4i3.1100

Abstract

Urban green spaces play a critical role in ecological sustainability, public health, and social well-being, especially in rapidly urbanizing regions. This study examines Taman Hutan Pakal, an urban forest in West Surabaya, to explore its potential as a sustainable edu-ecotourism and family recreation destination from a management and innovation perspective. Data were collected through field observations, in-depth interviews with park managers, visitors, local communities, and urban planning experts, as well as document analysis. Thematic analysis identified four key insights. First, Taman Hutan Pakal possesses significant ecological and recreational potential. Second, existing challenges include insufficient family-oriented infrastructure, limited environmental education programs, and low visibility in public engagement. Third, opportunities exist through societal demand and supportive policies to enhance environmental literacy and healthy recreational practices. Fourth, strategic interventions such as branding as an Educational Urban Forest, implementing biodiversity-based environmental education, improving child-friendly facilities, and fostering multi-stakeholder collaboration enable value transformation, innovation in urban park management, and long-term sustainability. The findings highlight the importance of integrating ecological, social, and educational dimensions in urban green space management to generate community well-being and strategic value for regional development.