Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelatihan Kewirausahaan Kuliner bagi Guru Bimbingan Konseling SMA: Mengolah Zuppa Soup sebagai Peluang Usaha Pensiun Mau, Daniel Pandu; Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mahmudi; Lestariningsih, Titin; Tarigan, Daniel Ch.; Dachi, Andreas Aditama
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.2618

Abstract

Pelatihan kewirausahaan kuliner bagi Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk mempersiapkan peserta menghadapi masa pensiun melalui pengembangan keterampilan berwirausaha, khususnya dalam pembuatan Zuppa Soup. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta dari MGBK SMA Kabupaten Sidoarjo dan dilaksanakan melalui analisis kebutuhan, pembekalan teori terkait bisnis makanan dan minuman (F&B), pelatihan praktis pembuatan Zuppa Soup, serta evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan peserta. Sebanyak 86,7% peserta puas atau sangat puas dengan materi yang disampaikan, khususnya dalam aspek manajemen usaha, pengembangan produk, dan operasional dapur. Namun, beberapa peserta menginginkan pendalaman lebih lanjut pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan. Evaluasi juga menunjukkan bahwa tantangan utama peserta adalah dalam penerapan strategi digital dan pengelolaan cash flow. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan kewirausahaan peserta, namun perlu perbaikan pada materi pemasaran digital dan manajemen keuangan untuk mendukung keberlanjutan bisnis kuliner mereka. Rekomendasi untuk pelatihan berikutnya meliputi peningkatan materi pemasaran digital, pendalaman manajemen keuangan, dan dukungan mentoring pasca pelatihan.
EFEKTIVITAS PENYAJIAN BREAKFAST À LA CARTE DAN BUFFET PADA RESTORAN HOTEL: STUDI KASUS DI PREGO K GALLERY HOTEL Dharma, Lorenz Egan Adi; Hadi, Bawa Mulyono; Taufiq, Achmad; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.30

Abstract

Layanan breakfast merupakan salah satu komponen penting dalam operasional restoran hotel karena berhubungan langsung dengan efisiensi pelayanan dan pengalaman tamu. Perbedaan metode penyajian breakfast, khususnya antara sistem à la carte dan buffet, menuntut pengelolaan yang tepat agar kualitas layanan tetap terjaga dalam berbagai kondisi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode penyajian breakfast à la carte dan buffet dalam konteks operasional restoran hotel, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap alur pelayanan dan pengalaman tamu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Restoran Prego K Gallery Hotel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap proses pelayanan breakfast, wawancara dengan staf dan manajemen restoran, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan karakteristik operasional, efisiensi waktu pelayanan, dan distribusi beban kerja pada kedua metode penyajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode à la carte unggul dalam pengendalian kualitas makanan dan personalisasi pelayanan, tetapi menghadapi keterbatasan efisiensi waktu pada kondisi volume tamu tinggi. Sebaliknya, metode buffet lebih efektif dalam melayani jumlah tamu yang besar dalam waktu terbatas, meskipun memerlukan pengawasan yang konsisten untuk menjaga kualitas dan tampilan hidangan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas penyajian breakfast tidak bersifat absolut, melainkan kontekstual dan bergantung pada kondisi operasional restoran. Oleh karena itu, penerapan strategi penyajian yang adaptif menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan kualitas pengalaman tamu di restoran hotel.
EVALUASI SENSORI DAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP NASI RENDANG BERBASIS GASTRONOMI MOLEKULER Aulia, Anggyta Ismi; Mahmudi; Mau, Daniel Pandu
The Sages Journal Vol. 4 No. 01 (2025): The Sages Journal: Culinary Science and Business_Agustus
Publisher : LPPM Akademi Sages

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61195/sages.v4i01.35

Abstract

Kuliner tradisional Indonesia, khususnya rendang, tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan konsumsi, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya dan kearifan lokal. Seiring perubahan preferensi konsumen yang semakin menekankan pengalaman sensori dan visual, pendekatan gastronomi molekuler menjadi salah satu strategi inovatif dalam pengembangan kuliner tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis preferensi konsumen terhadap nasi rendang berbasis gastronomi molekuler dibandingkan dengan nasi rendang tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui uji hedonik terhadap 30 panelis tidak terlatih dengan penilaian pada aspek warna, penampilan, rasa, aroma, dan tekstur menggunakan skala lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nasi rendang berbasis gastronomi molekuler memperoleh tingkat penerimaan yang secara signifikan lebih tinggi pada aspek warna dan penampilan, dengan nilai rata-rata masing-masing 4,3 dan 4,9, dibandingkan nasi rendang tradisional yang masing-masing memperoleh nilai rata-rata 3,0 dan 2,8. Pada aspek rasa, kedua sampel menunjukkan tingkat kesukaan yang relatif setara dengan nilai rata-rata di atas 4,0. Sebaliknya, nasi rendang tradisional lebih disukai pada aspek aroma dan tekstur, dengan nilai rata-rata masing-masing 3,8 dan 4,7. Hasil ini menunjukkan bahwa gastronomi molekuler efektif meningkatkan daya tarik visual tanpa mengubah karakter rasa, tetapi aspek aroma dan tekstur yang bersifat familiar tetap berperan penting dalam membentuk preferensi konsumen.