Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Implementasi Model Cooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada Pembelajaran PAI di Sekolah Zulhijra, Zulhijra; Basuni, Firdaus
Bahasa Indonesia, Bahasa English Vol 6 No 2 (2023): Muaddib: Islamic Education Journal
Publisher : Program Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/muaddib.v6i2.22169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Model Pembelajaran Cooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas IX MTs An-Nuur Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research dengan subjek penelitian berupa guru PAI dan siswa kelas IX. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan model STAD dalam pembelajaran PAI menghasilkan efek positif berupa peningkatan kerja sama, motivasi belajar, pemahaman konsep, dan prestasi belajar siswa. Implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) membawa dampak positif yang signifikan. Model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang menekankan kerja sama dan interaksi antar siswa, berhasil menciptakan lingkungan belajar yang memacu peningkatan keterampilan komunikasi dan kolaborasi di antara siswa. Selain itu, peningkatan motivasi dan minat belajar siswa terhadap materi pendidikan agama Islam terlihat jelas, didorong oleh rasa tanggung jawab terhadap kesuksesan tim mereka.
SEKOLAH SEBAGAI INSTRUMEN KONSTRUKSI SOSIAL DI MASYARAKAT Prihatin, Nyimas Yunierti; Ismail, Fajri; Pratama, Irja Putra; Zulhijra, Zulhijra; Syarnubi, Syarnubi
PAI RAFAH Vol 5 No 4 (2023): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v5i4.20189

Abstract

The availability of facilities in a school has an important role in the implementation of the educational process. Each school has a size and type, varies depending on the resources and goals of how the education provider. As an institution, school is a place to teach and learn students, a place to train and give instructions about a certain scientific field and skills to students. The existence of a place called a school is a building complex, consisting of a laboratory, physical facilities provided as a center for teaching and learning activities for teachers and students.Schools are institutions that carry out the formal education system, and have an important role in the socialization process, namely the process of helping individuals develop into social beings and beings who can adapt well in society. intellectual intelligence (IQ), emotional intelligence (EQ), and spiritual intelligence (SQ). Schools have an important role in the socialization process, namely the process to help the development of individuals as social beings and beings who can follow the situation well in society.The real educational processes are the relationship of activities that take place in the classroom, school education can help students to gain the knowledge and skills needed to live, therefore one of the goals that must be achieved by education is to develop life skills. This is actually the direction of the competency-based curriculum, life skills education and broad-based education being developedAs a forum or institution where there has been a socialization process and teaching and learning process between educators and students. Schools must be able to provide a good interaction in printing the nation's next generation so that the social dynamics of the school become a miniature of the nation's social dynamics with dignity and character.
Penerapan Metode Kibar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di Kelas VI SD Negeri 82 Palembang Syarifah; Syarnubi, Syarnubi; Zulhijra, Zulhijra; Firdaus, Aristophan; Padli, Padli; Sukardi, Ismail
PAI RAFAH Vol 6 No 2 (2024): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v6i2.23431

Abstract

This research discusses the application of the Kibar method in improving the ability to read the Al-Qur'an in Class VI of SD Negeri 82 Palembang. The aim is to determine the application of the Kibar method in improving students' ability to read the Al-Qur'an. This research aims to find out whether there is an increase in students' ability to read the Al-Qur'an before and after the Kibar method is applied. This research is quantitative research which aims to determine the influence, namely causes and impacts, where in this research the analysis is carried out using numbers so that it gets a more accurate meaning compared to using words. The type of research used is One Group Pretest-Posttest Design experimental research. The sample for this research was 30 class VI students. The data collection method uses observation, tests and documentation, while the data analysis technique uses the t test formula. The results of this research show that 1) Students' ability to read the Al-Qur'an before implementing the Kibar method was 6 students in the high category, 19 students in the medium category, and 5 students in the low category. 2) Students' ability to read the Koran after applying the Kibar method was 9 students in the high category, 17 students in the medium category, and 4 students in the low category. 3) Based on the paired samples t-test table, the significance value obtained is 0.001, which means less than 0.05 and the calculated t value of 17,906 is greater than the t table, namely 1.699, indicating that there is a significant difference between the pretest and posttest, this shows that there is differences in treatment for each variable. From the calculations above, it can be concluded that H0 is rejected, meaning that there is an increase in the application of the Kibar method in improving the ability to read the Al-Qur'an in class VI of SD Negeri 82 Palembang.
PEMBELAJARAN PAI BERBASIS ACTIVE LEARNING ZULHIJRA, ZULHIJRA; ATIFA, SITI THATIYYAH; ROMEINITA, ELFIRA; WAHYUNI, RETNO TRI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i4.3486

Abstract

This research aims to analyze the application of active learning in learning Islamic Religious Education (PAI) at SD Negeri 158 Palembang. Hopefully, this approach can improve students' motivation, interest, and learning outcomes. In this method, students are not only passive recipients of information, but also actively involved in the learning process. This article discusses the implementation of active learning-based PAI learning as well as the advantages and disadvantages that exist in the elementary school. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results reveal that the application of active learning in PAI learning is very effective. Grouping students with diverse academic abilities and learning styles increases their enthusiasm and motivation. Although student activeness sometimes creates an unconducive classroom atmosphere, this challenge can be managed well. The support of facilities and infrastructure also plays an important role in improving the effectiveness of learning. Students' enthusiastic response shows that this active learning activity succeeded in increasing their engagement. Active learning has great potential to improve the quality of PAI learning, helping students understand religious concepts more deeply and develop critical thinking and collaboration skills. The successful implementation of this method relies heavily on support from teachers, schools, and parents, so collaboration is essential. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran aktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 158 Palembang. Diharapkan, pendekatan ini dapat meningkatkan motivasi, minat, dan hasil belajar siswa. Dalam metode ini, siswa tidak hanya sebagai penerima informasi yang pasif, tetapi juga terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Artikel ini membahas tentang implementasi pembelajaran PAI berbasis active learning serta kelebihan dan kekurangan yang ada di SD tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan active learning dalam pembelajaran PAI sangat efektif. Pengelompokan siswa dengan kemampuan akademik dan gaya belajar yang beragam meningkatkan semangat dan motivasi belajar siswa. Meskipun keaktifan siswa terkadang menimbulkan suasana kelas yang tidak kondusif, namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik. Dukungan sarana dan prasarana juga berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Respon siswa yang antusias menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran aktif ini berhasil meningkatkan keaktifan mereka. Pembelajaran aktif memiliki potensi yang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, membantu siswa memahami konsep-konsep agama secara lebih mendalam serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan berkolaborasi. Keberhasilan penerapan metode ini sangat bergantung pada dukungan dari guru, sekolah, dan orang tua siswa, sehingga kolaborasi menjadi hal yang sangat penting.
Pendampingan Pengembangan Pembelajaran Berbasis Keterampilan Abad 21 (6C’S) bagi Guru Pendidikan Agama Islam Se Kota Palembang Maryamah, Maryamah; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra; Karolina, Asri; Soraya, Nyayu; Alimron, Alimron; Ilhami, Muhammad Wahyu
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17503

Abstract

Background: Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Palembang masih mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21 (6C’s) karena keterbatasan strategi dan dominasi metode konvensional. Pendampingan diperlukan untuk membantu guru mengintegrasikan konsep 6C’s secara efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Metode: Kegiatan ini menggunakan Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Educational Action Research. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan dalam enam pertemuan. Evaluasi dilakukan secara sumatif menggunakan angket untuk mengukur efektivitas pendampingan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Hasil: Pendampingan ini membantu guru meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis 6C’s (critical thinking, creative thinking, communication, collaboration, computational thinking, dan compassion). Guru mampu menyusun modul ajar yang lebih inovatif, serta menerapkan metode pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, berkolaborasi, dan memiliki karakter yang kuat. Kesimpulan: Pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas guru PAI dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Modul ajar yang dihasilkan lebih interaktif dan relevan, serta mendorong penerapan strategi pembelajaran yang inovatif, sehingga siswa dapat memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Pranatal dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Bagi Anak Dalam Kandungan di Puskesmas Plaju Azzahra, Anisah; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 5 (2025): JPTI - Mei 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.792

Abstract

Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang harus dirancang dengan sadar dan terencana, termasuk dalam proses pendidikan anak. Pendidikan tidak hanya berlangsung di lembaga pendidikan formal, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat. Salah satu aspek penting yang sering terabaikan adalah pendidikan pranatal, yang merupakan upaya mendidik anak sejak dalam kandungan. Di Indonesia, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pendidikan pranatal menjadi permasalahan, terutama di Puskesmas Plaju yang belum mengintegrasikan edukasi pranatal dengan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana edukasi pranatal dan implikasinya terhadap pendidikan Islam bagi anak dalam kandungan di Puskesmas Plaju. Penelitian ini juga bertujuan untuk menggali peran edukasi pranatal dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak sesuai dengan ajaran Islam, yang dapat dimulai sejak dalam kandungan. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis data mengalir yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai pentingnya edukasi pranatal dan peranannya dalam pendidikan Islam untuk anak, serta rekomendasi terkait peningkatan integrasi edukasi pranatal di Puskesmas Plaju. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan ibu hamil dan petugas kesehatan, serta studi dokumentasi dari Puskesmas Plaju. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis data mengalir, yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai penerapan edukasi pranatal dan pengaruhnya terhadap pendidikan Islam bagi anak, serta menyarankan peningkatan kualitas program edukasi pranatal di fasilitas kesehatan.
Dinamika Perkembangan Remaja Akhir dan Implikasinya dalam Dunia Pendidikan Islam Lestari, Septia Sri; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
FENOMENA Vol 17 No 1 (2025): FENOMENA VOL 17, NO. 1, 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v17i1.10607

Abstract

Islamic education, as a system that integrates scientific and religious aspects, plays a strategic role in nurturing the younger generation. This study aims to understand the dynamics of late adolescent development and to identify its implications for Islamic education approaches in the school environment. The research was conducted at SMK NU Buay Madang using a qualitative approach through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that late adolescents face identity crises, the influence of social media, and complex moral dilemmas. Islamic education is therefore required to develop dialogical, contextual, and spiritual approaches to effectively support the process of personality and religious formation in students. This study recommends the importance of mentoring programs, moral reinforcement, and religious activities that are relevant to the realities of adolescents.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Pendekatan Humanistik: Menumbuhkan Kesadaran Beragama yang Holistik pada Siswa Watawalaini, Ayu; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
FENOMENA Vol 17 No 1 (2025): FENOMENA VOL 17, NO. 1, 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/fj.v17i1.10613

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) learning is often delivered dogmatically so that it is less able to instill religious values deeply in students. This study aims to examine the application of the humanistic approach in Islamic Education learning to build a more holistic and meaningful understanding of religion. The method employed is a literature study with a conceptual analysis approach to humanistic education Theory, particularly the thoughts of Carl Rogers and other notable figures. The results of the study demonstrate that the humanistic approach, which emphasizes personal experience, reflection, empathy, dialogue, and active student participation, can enhance understanding and appreciation of Islamic values. Support from educators, educational institutions, and curriculum policies is necessary to implement this approach systematically.
The Effect of Religious Culture and Time Management on The Observance of School Rules at State Junior High School 9 Prabumulih Marlina, Marlina; Hartatiana, Hartatiana; Zulhijra, Zulhijra
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 4 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.4.p.2925-2936

Abstract

This study aims to analyze the effect of religious culture and time management on obedience to the implementation of school rules, both partially and simultaneously, at SMP Negeri 9 Prabumulih. Obedience to discipline is an important indicator in creating a conducive educational environment, so strong supporting factors are needed, such as an internalized religious culture and good time management skills. This research uses a quantitative approach with descriptive analysis method. The population in this study were all teachers and education personnel totaling 52 people, while a sample of 20 people was taken through random sampling technique. Data collection techniques include observation, questionnaires, and documentation, which are then analyzed using the t test for partial influence and the F test for simultaneous influence. The results showed that religious culture and time management had a significant effect partially on obedience to the implementation of discipline. Simultaneously, the two variables contributed 90.9%, while 9.1% was influenced by other factors outside the study. The findings suggest that the cultivation of religious values and effective time management need to be improved as part of the strategy of character building and discipline in the school environment.
Dampak Perkembangan Emosi di Masa Bayi terhadap Kesiapan Sosial Anak pada Kelas Awal Muzaki Fathurrahman, M; Suryana, Ermis; Zulhijra, Zulhijra
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perkembangan emosi pada masa bayi terhadap kesiapan sosial anak di kelas awal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 informan, yaitu siswa kelas 1 dan 2, orang tua siswa, serta guru wali kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan emosi yang stabil dan positif pada masa bayi, seperti kemampuan mengelola stres, keterikatan yang aman dengan pengasuh, dan ekspresi emosi yang adaptif, berkontribusi signifikan terhadap kesiapan sosial anak di lingkungan sekolah. Sebaliknya, gangguan dalam perkembangan emosi dini cenderung menimbulkan masalah dalam interaksi sosial, seperti rendahnya empati, ketidakmampuan berbagi, dan perilaku agresif. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya intervensi dini dan peran aktif orang tua dalam membentuk fondasi emosional anak sejak usia bayi. Secara ilmiah, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian tentang keterkaitan antara perkembangan emosi dini dan kesiapan sosial anak, serta memberikan dasar empiris bagi pengembangan program pendidikan dan intervensi berbasis keluarga di tingkat sekolah dasar.