Claim Missing Document
Check
Articles

Klasifikasi Begonia Brevirimosa Dan Begonia Lugrae Menggunakan Metode Fraktal Dan Decision Tree Khifdil Lisanah, Okta; Raharjo, Jangkung; Sutomo, Sutomo
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan rumah bagi beragam flora dan fauna. Begonia merupakan salah satu jenis flora yang terdapat di Indonesia. Begonia adalah bunga dengan banyak spesies; ada lebih dari 1700 di dunia dan jumlahnya terus bertambah. Begonia, di sisi lain, merupakan tanaman langka, sehingga perlu dikembangkan sistem yang dapat mengidentifikasi jenis Begonia dengan cepat dan andal. Setiap spesies Begonia memiliki pola daun yang unik. Pada penelitian ini, peneliti menerapkan algoritma decision tree untuk mengkategorikan jenis Begonia dengan pola daun yang diperoleh dengan metode box counting. Dengan mengukur tingkat kesamaan diri yang diamati pada skala yang berbeda, analisis fraktal digunakan untuk mengekstraksi karakteristik dari struktur tanaman seperti bentuk daun dan bentuk kelopak. Atribut ini kemudian digunakan untuk membangun pohon keputusan untuk klasifikasi tanaman fisik.Kata kunci : Begonia, Decision Tree, Box Counting.
Perancangan Monitoring Sistem Power Supply Cakrayudha, Satria Galih; Kurniawan, Ekki; Raharjo, Jangkung
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Power supply merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk merancang sebuah sistem elektronik. Salah satu bentuk monitoring adalah alat untuk mengetahui persentase sisa baterai dan tegangan. Oleh karena itu, akan dikembangkan alat untuk memantau persentase tegangan dan sisa baterai dengan sensor tegangan, yang kemudian akan diproses oleh ESP 8266 dan dikirim ke Firebase untuk penggunaan data secara real-time di smartphone, sehingga pengguna dapat mengakses informasi tegangan dan sisa baterai yang digunakan dengan mudah dan cepat. Kata kunci - Power Supply, Firebase, Sensor Tegangan, Monitoring, Tegangan
Perancangan Alat Pemantau Kadar Gas Metana Pada Biogas Berbasis Internet Of Things Dalimunthe, Farras Furqon; Kurniawan, Ekki; Raharjo, Jangkung
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan yang saat ini berkembang dengan pesat, terutama energi biogas yang mayoritas gasnya merupakan gas metana membutuhkan pengawasan dalam penggunaannya dalam masyarakat. Salah satu bentuk pengawasannya adalah adanya alat untuk mendeteksi kadar gas metana yang terdapat disekitar biodigester. Maka dari itu akan dibuat suatu alat yang akan memantau kadar gas metana dengan menggunakan sensor gas MQ-4, yang kemudian data tersebut diolah di esp8266 dan dikirim ke firebase sehingga datanya dapat diakses secara realtime ke smartphone agar pengguna dapat mengakses data kadar biogas dengan mudah dan cepat. Alat pemantau dapat diletakkan di sekitar biodigester ataupun dibawa sebagai alat detektor karena bentuknya yang compact serta tidak selalu membutuhkan daya dari PLN karena sudah dilengkapi dengan baterai.Kata Kunci: Energi Terbarukan; Gas Metana; Sensor MQ-4; Firebase; Monitoring.
Analisis Perhitungan Ekonomi-Teknik Dan Kelayakan Ekonomi Dalam Pengembangan Energi Baru Terbarukan Ramadhan, Muhammad Agung; Raharjo, Jangkung; Suhartono, Efri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi energi baru terbarukan di Indonesia mencapai 443 GW, termasuk energi air, angin, surya, biomassa, mikrohidro, dan panas bumi. Pemerintah telah mendorong penggunaan energi terbarukan melalui kebijakan seperti Perpres No. 22 tahun 2017, dengan target bauran energi 23% pada 2025 dan 31% pada 2050. Namun, pengembangan energi terbarukan memerlukan biaya investasi yang lebih tinggi dibandingkan pembangkit fosil, sehingga perlu dilakukan upaya untuk menganalisa aspek keekonomiannya. Pertimbangan ekonomi juga menjadi faktor penting dalam pengoperasian dan pembangunan pembangkit energi terbarukan, termasuk pengembangan jenis pembangkit hybrid yang optimal. Dalam hal ini, diperlukan analisis ekonomiteknik dan kelayakan ekonomi sebagai parameter dalam mengoptimalkan pengembangan energi terbarukan dan membantu dalam mengevaluasi pengembangan energi baru terbarukan. Parameter yang digunakan dalam aspek ekonomi ialah LCC, CRF, dan COE sebagai parameter ekonomi-teknik sedangkan NPV, BCR dan DPP sebagai parameter kelayakan ekonomi. Dengan menganalisa aspek keekonomian dalam mengembangkan energi baru terbarukan, hasil pengembangan akan lebih optimal dilihat dari aspek ekonomiKata kunci— Potensi energi terbarukan, Analisa Kelayakan Investasi, Ekonomi-Teknik.
Analisis Perhitungan Emisi Dari Pengembangan Energi Baru Terbarukan Ardiansyah, Faiz Rizqullah; Raharjo, Jangkung; Suhartono, Efri
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Sistem Monitoring Tekanan dan Konsentrasi Gas Metana Pada Biodigester Nugroho, Fahriza Amartya; Kurniawan, Ekki; Raharjo, Jangkung
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan limbah organik menjadi perhatian serius di berbagai negara, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk. Artikel ini mengusulkan solusi berbasis Internet of Things (IoT) dengan mengintegrasikan aplikasi Android, mikrokontroler, serta sensor pendeteksi gas metana dan sensor tekanan gas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah organik dan meminimalkan dampak lingkungan. Aplikasi Android berfungsi sebagai antarmuka pengguna yang memungkinkan pemantauan langsung terhadap tingkat gas metana dan tekanan gas dalam wadah sampah organik. Mikrokontroler bertugas mengumpulkan data dari sensor-sensor tersebut dan mentransmisikannya melalui koneksi WiFi ke aplikasi Android. Dengan data yang akurat dan real-time, pengguna dapat mengambil tindakan cepat dalam mengelola dan mengolah sampah organik. Hasil pengujian sensor gas metana dengan enam set data berbeda menunjukkan rentang konsentrasi antara 1015 ppm hingga 1034 ppm, dan rentang tekanan antara 0,9 atm hingga 1 atm. Implementasi solusi ini diharapkan dapat mengurangi peningkatan volume sampah, mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan potensi energi terbarukan melalui pemanfaatan biogas.Kata Kunci : Internet of Things, Biogas, Limbah.
Economic Dispatch Pada Sistem Kelistrikan JAMALI Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization Devano, Riandra; Raharjo, Jangkung; Adam, Kharisma Bani
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

— Economic dispatch (ED) adalah salah satu yang utama dari sebuah permasalahan dalam optimalisasi sistem tenaga listrik. Tujuan utama dari economic dispatch (ED) adalah membuat jadwal yang optimal untuk semua pembangkit listrik agar dapat menghasilkan biaya minimum. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode algoritma pengoptimalan canggih yang dikenal sebagai Particle Swarm Optimization (PSO). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode yang diusulkan dapat mengungguli metode optimasi lainnya. Tes dilakukan untuk menghitung ED dari 42 pembangkit di Jawa Madura Bali (Jamali) dengan sistem kelistrikan yang terdiri dari thermal dan pembangkit listrik tenaga air. Setelah dilakukan pengujian dengan beberapa kasus, algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) berhasil melakukan pencarian biaya operasional minimum (Economic Dispatch) pada kasus beban sebesar 8378,972 MW didapatkan biaya operasional sebesar Rp 2,000,808,617Kata kunci— Economic dispatch , Particle Swarm Optimization, Pembangkit Listrik Jawa Madura Bali.
Optimasi Emission Dispatch Penjadwalan Pembangkit Daya Pada Sistem Kelistrikan JawaMadura-Bali Menggunakan Algoritma Particle Swarm Optimization Leksmana, Alviandra Pratama; Raharjo, Jangkung; Adam, Kharisma Bani
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emission Dispatch merupakan sebuah upaya untuk menghasilkan nilai emisi dari setiap unit pembangkit agar menghasilkan keluaran emisi yang paling minimum. Setiap daya yang dimasukan sesuai dengan permintaan dari demand yang telah ditentukan dengan memperhatikan nilai batasan minimum dan maksimum agar tidak melanggar dari batasan minimum dan maksimum dari setiap generator. Untuk menghasilkan hasil yang optimal metode Particle Swarm Optimization digunakan untuk mengkalkulasikan masalah optimasi dari setiap generator sehingga menghasilkan biaya operasional dan emisi yang optimal sesuai dengan permintaan daya. KataKunci : Emisi Dispatch, Particle Swarm optimization.
Implementasi Internet Of Things Untuk Monitoring Kadar Gas Metana Pada Bioga Avilsyah, Toriq; Kurniawan, Ekki; Raharjo, Jangkung
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-renewable energy source atau energi fossil yang sudah mulai punah menyebabkan masyarakat melakukan peralihan secara massive terhadap penggunaan renewable energy source. Energi terbarukan saat ini mengalami perkembangan yang signifikan. Dari setiap jenis renewable energy source yang ada, energi biogas merupakan sumber energi terbarukan yang mayoritas digunakan oleh masyarakat saat ini. Energi biogas menghasilkan beberapa gas dan gas yang paling dominan adalah gas metana. Pemanfaatan gas metana oleh masyarakat membutuhkan inspeksi dikarenakan gas metana sangat berbahaya bagi kesehatan dan mengancam keselamatan hidup masyarakat itu sendiri. Salah satu bentuk inspeksi yang bisa dilakukan adalah merancang alat untuk mendeteksi kadar gas metana yang terdapat di sekitar reaktor biogas. Alat yang dirancang berfungsi untuk memantau kadar gas metana dengan memanfaatkan sensor MQ-4 dan data sensor tersebut dikirim dan diolah oleh mikrokontroller jenis NodeMCU ESP8266. Selain perancangan alat atau hardware, juga disertakan dengan perancangan Firebase RTDB dan perancangan aplikasi Android. Perancangan software tersebut berfungsi untuk menampilkan hasil pemantauan secara real-time dan masyarakat dapat mengetahui kadar gas metana pada biogas dengan mudah dan cepat. Alat pemantau dapat diletakkan disekitar reaktor biogas atau dibawa sebagai alat detektor karena bentuknya yang compact dan portable serta tidak membutuhkan daya dari PLN karena sudah dilengkapi dengan sistem power supply. Kata Kunci: Energi terbarukan; Gas Metana; Sensor MQ-4;FirebaseRTDB;Aplikasi Android; Monitoring
Implementasi Internet Of Things Untuk Monitoring Kadar Gas Metana Pada Bioga Avilsyah, Toriq; Kurniawan, Ekki; Raharjo, Jangkung
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-renewable energy source atauenergi fossil yang sudah mulai punah menyebabkanmasyarakat melakukan peralihan secara massiveterhadap penggunaan renewable energy source.Energi terbarukan saat ini mengalami perkembanganyang signifikan. Dari setiap jenis renewable energysource yang ada, energi biogas merupakan sumberenergi terbarukan yang mayoritas digunakan olehmasyarakat saat ini. Energi biogas menghasilkanbeberapa gas dan gas yang paling dominan adalah gasmetana. Pemanfaatan gas metana oleh masyarakatmembutuhkan inspeksi dikarenakan gas metanasangat berbahaya bagi kesehatan dan mengancamkeselamatan hidup masyarakat itu sendiri. Salah satubentuk inspeksi yang bisa dilakukan adalahmerancang alat untuk mendeteksi kadar gas metanayang terdapat di sekitar reaktor biogas. Alat yangdirancang berfungsi untuk memantau kadar gasmetana dengan memanfaatkan sensor MQ-4 dan datasensor tersebut dikirim dan diolah olehmikrokontroller jenis NodeMCU ESP8266. Selainperancangan alat atau hardware, juga disertakandengan perancangan Firebase RTDB danperancangan aplikasi Android. Perancangan softwaretersebut berfungsi untuk menampilkan hasilpemantauan secara real-time dan masyarakat dapatmengetahui kadar gas metana pada biogas denganmudah dan cepat. Alat pemantau dapat diletakkandisekitar reaktor biogas atau dibawa sebagai alatdetektor karena bentuknya yang compact danportable serta tidak membutuhkan daya dari PLNkarena sudah dilengkapi dengan sistem power supply. Kata Kunci: Energi terbarukan; Gas Metana; Sensor MQ-4;FirebaseRTDB;Aplikasi Android;Monitoring
Co-Authors Adi Soeprijanto Aditya Pratama Ahmad Zaky Rafif Muthafa Aisy, Naura Safina Rahadatul Andhika Yoga Andi Zahra Bunga Zana Andre Danika Angga Rusdinar Anggawijaya, Arizsatrio Annisa Puji Lestari Arafah, M. Ilmil Madya Noor Ardiansyah, Faiz Rizqullah Ardio Pratama Putra ARIS HARTAMAN Atina Nur Azizah Augustina Asih Rumanti Avilsyah, Toriq Avrilya, Nadya Ainun Bambang Hidayat Bambang Hidayat Bambang Setia Nugroho Bandiyah Sri Aprilia Bandiyah Sri Aprillia Basuki Rahmat Masdi Siduppa Burhanuddin Dirgantoro Cakrayudha, Satria Galih Dalimunthe, Farras Furqon Dega Pradipta Ramadhan Denny Darlis Desri Kristina Silalahi Devano, Riandra Dwi Bayu Leksono Efri Suhartono Eka Sugiarto Ekki Kurniawan Elia Kurniawati Fadlil Azimi Syafli Fajar Dwi Septria Fajar Kurniawan Alhamal Farhan, Mhd Althalif Firman Ag. Roni Fitria, Ismaulida Nur Fityanul Aditya Frisnanda Aditya Gelar Budiman Gusmanda, Ilham Haidy Anazmar Hanifah, Dyatisa Hasbiya Ghifari Alfarizi Hermagasantos Zein Hernawan Kurniansyah Hilman Fauzi, Hilman I Gede Putu Oka Indra Wijaya I Nyoman Apraz R I Nyoman Apraz Ramatyana Ilma Mufidah Indra Wijaya, Igpo Inung Wijayanto Irma Safitri Irwan Purnama Isnaeny Rahmawanthi Iwa Swandana Iwan Iwut Tritoasmoro Jaspar Hasudungan Kahfi Fadhlan Maulana Khalisa Sasikirana Athaya Kharisma Bani Adam Khifdil Lisanah, Okta Koredianto Usman Kristi, Meilinda Santa Kumara, Ghanendra Amru Ledya Novamizanti Leksmana, Alviandra Pratama Lilis Setiono Maharani, Nabila Sri Mahendra, Dio Mamat Rokhmat Manfaati, Rintis Mohamad Iqbal Muayyadi, Achmad Aly MUFLIKHAH, INTAN LAILY Muh Hisyam Siddiq Muh Zidni Makarim Muh, Ipnu Udjie Hasiru Muhammad Alif Rizqi Hatmadiansyah Muhammad Samsul Muarif Muhammad Zakiyullah Romdlony Nachwan Mufti Adriansyah Nizhar Arya Hamitha Nor Kumalasari Caecar Pratiwi Novi Prihatiningrum Nugroho, Fahriza Amartya Nur Andini Nur Ibrahim Nur Ikhsan, Rifki Rahman Pasa, Faris Alfaroby Pratama, Ariza Rizky Putri Marito Putri, Aquila Anandya Putri, Nabila Hatami R. Yunendah Nur Fu’adah Rahman, Daffa Sahrul Rahmawan Ilham Al Fatha Ramadhan, Muhammad Agung Reformatio, Fairoez Nauval Rendi Bagus Oklanri Ridho Nurbagja Gumelar Rifki Rahman Nur Ikhsan Rifqy Assariy Victory Rissa Rahmania Rita Magdalena Rizqi Muhammad Rufus Ocsan Saiful Azis Salsabila, Siti Marwa Sambono, Oranda Aracelly Saputra, Muhamad Farid Yahya SASTROSUBROTO, ASHWIN SASONGKO Sayidina Ariq Farhan Silviana, Rena SOFIA SAIDAH Sudiana Sudiana, Sudiana Suryo Adhi Wibowo Sutomo Sutomo Suyatno Budiharjo Syamsul Rizal Syamsul Rizal Thoriq Bayu Aji Tita Haryanti Tri Siswanto Yogi Ghifari Sidik Yulinda yulinda Yunita, Putri Marhamah Yustika, Lindiasari Martha Yusuf Nur Wijayanto