Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HARMONISASI SOSIAL KEHIDUPAN MASYARAKAT KAMPUNG ADAT CIREUNDEU CIMAHI JAWA BARAT Martini, Eneng; Supriatna, Nana
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.29945

Abstract

Abstrak: Harmonisasi dalam kehidupan sangatlah penting karena masyarakat yang plural sudah pasti memiliki potensi perbedaan norma adat dan ketentuan syariat, sehingga pernyataan tersebut perlu dilakukan pendekatan yang mampu menyatukan elemen-elemennya agar tetap relevan dan diterima seluruh anggota masyarakat serta paling utama tidak menimbulkan ketegangan atau konflik. Masyarakat Sunda sebagai kelompok etnis mayoritas telah hidup berdampingan dalam suasana yang damai dengan kelompok-kelompok etnis lainnya. Selain itu, Islam sebagai agama yang dominan juga diwarnai dengan kehadiran agama-agama dan kepercayaan lokal lain seperti Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, serta kepercayaan lokal Sunda Wiwitan yang turut berkontribusi membentuk kebudayaan multikultural di Jawa Barat. Kepercayaan Sunda Wiwitan merupakan aliran yang memuja kekuatan alam dan arwah leluhur atau biasa disebut sebagai animisme dan dinamisme. Cireundeu merupakan salah satu bukti bahwasanya harmonisasi antara Hukum Adat dan Hukum Islam dalam masyarakat multikultural memang benar terjadi. Terletak di Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi. Cireundeu berasal dari nama “Pohon Reundeu” pohon yang berada di sekeliling air.Abstract:  Harmony in life is essential because a pluralistic society certainly has the potential for differences in customary norms and provisions so the statement needs to be approached that can unite its elements so that they remain relevant and accepted by all members of society and most importantly do not cause tension or conflict. The Sundanese people as the majority ethnic group have lived side by side in a peaceful atmosphere with other ethnic groups. In addition, Islam as the dominant religion is also colored by the presence of other local religions and beliefs such as Christianity, Catholicism, Hinduism, Buddhism, and the local Sunda Wiwitan belief which has contributed to forming a multicultural culture in West Java. The Sunda Wiwitan belief is a school of thought that worships the power of nature and ancestral spirits and is commonly referred to as animism and dynamism. Cireundeu that is proof that the harmonization between Customary Law and Islamic Law in a multicultural society is indeed true. Located in Leuwigajah, South Cimahi District, Cimahi City. Cireundeu comes from the name "Reundeu Tree" a tree that is around the water.
Internalisasi Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Ekstrakurikuler Polisi Taruna (POLTAR) Eneng Martini; Aji Noor Nugraha; Poppy Aprilio Beladona
Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 4 (2022): November : Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.003 KB) | DOI: 10.59059/tarim.v3i4.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji, menganalisis, serta memahami penerapan karakter disiplin bagi peserta didik melalui peran dari ekstrakurikuler polisi taruna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Taruna Nusantara Jaya desa Cisomang, Data di peroleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitiannya sebagai berikut: 1) kondisi kedisiplinan peserta didik mengalami perkembangan yang lebih baik, tetapi masih ada beberapa peserta didik yang melakukan tindak indisipliner (ringan) diantaranya indisiplner dalam waktu masuk sekolah, rambut panjang, tidak membawa atribut, dan tidak membawa helm saat berkendara. 2) pandangan peserta didik mengenai ekstrakurikuler polisi taruna bahwasannya adalah ekstrakurikuler yang baik terutama dalam hal penekanan kedisiplinan diantaranya kedisiplinan waktu dan tanggung jawab. 3) Peran ekskul POLTAR terhadap kedisiplinan peserta didik yaitu dengan melakukan kegiatan pelaksanaan kedisiplinan diantaranya mengawasi, mencatat, memperingatkan, memberi pengarahan dan menindak sesuai intruksi dari pembina dan kesiswaan.
Manfaat Hafalan: Lagu Daerah dan Lagu Nasional Republik Indonesia Rahmaleli sakinah; Santoso, Gunawan; Adhisty Septia Hidayat; Azmi Ramadhania; Tiara Nur sabila; Dela Safitri; Geifira, Ghaitsa; Sakinah, Rahmaleli; Asbari, Masduki; Lestari, Silvi; Yanuar, Hanif Fadli; Agustina; Fadli, Septi Aulia; Royana, Ida; Gunawan, Ayub; Azzahra, Filosophia; Gumelar, Abih; Purwanto, Agus; Yani, Ahmad; Irhamni; Sitanggang, Tantri Wenny; Sukmawati, Klara Iswara; Lafendry, Ferdinal; Rusadi, Bobi Erno; Rafzan; Yunilestari, Eta; Martini, Eneng; Kusnaedi, Edi; Rantina, Meilanta
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v1i2.374

Abstract

Lagu wajib nasional yang sering juga disebut lagu perjuangan karena setiap lirik lagunya terdapat makna yang mengandung berbagai peristiwa sejarah penting bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional dapat dimanfaatkan dalam penanaman nilai dan karakter nasionalisme karena kandungan sejarahnya dan juga berbentuk lagu sehingga mudah untuk dihafalkan. Lagu daerah atau musik daerah lagu atau musik yang berasal dari dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi.
Peran Strategis Guru PPKN dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Inklusi Di SMA Muhammadiyah 1 Cimahi Sari, Wulan; Martini, Eneng; Hendriawan, Erry
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 1 (2025): PPKn dan Teknologi Digital
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v7i1.159

Abstract

This study aims to optimize the role of Civic Education (PPKn) teachers in enhancing the learning interest of inclusive students, enabling them to develop independent motivation while helping teachers achieve expected learning outcomes. The research addresses several key questions: (1) How is PPKn learning implemented at SMA Muhammadiyah 1 Cimahi? (2) What is the level of learning interest among inclusive students in PPKn subjects? (3) What obstacles do teachers face in fostering learning interest among inclusive students? A qualitative descriptive approach was used, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal insights into how PPKn learning is conducted, the extent of inclusive students' interest in learning, and the challenges teachers encounter. This research contributes to a deeper understanding of the learning dynamics and supports the development of a more inclusive, engaging, and motivating learning environment for all students. Keywords: Teacher optimization, Pancasila and citizenship education
Menggali Makna Pengalaman Mahasiswa Mengembangkan Civic Engagement Melalui Kampus Mengajar Raudoh Alawiyah, Risti; Martini, Eneng; Pandikar, Ernandia
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 2 (2025): PPKN dan POLSOSBUD
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by one of the MBKM Programs, namely Teaching campus, which is a teaching assistance program targeting schools affected by the pandemic that are in the 3T area and have low literacy and numeracy skills. Citizen involvement is known as civic engagement. In tihis program, students carrying out their duties as citizens known as agents of change are required to become problem solvers. This is due to the results of the PISA survey to measure the literacy and numeracy skills of students in 79 countries showing that Indonesia is in the bottom 10th place. This research uses a qualitative approach with the phenomenological method. Data was collected through interviews, observations, and documentation studies 4 STKIP Pasundan students who had participated in the campus teaching program. The research result show that student involvement in this program has a good impact on the students assigned school for the students themselves, the implementation of the campus teaching program is going well. Students understanding of civic engagement through campus teaching program includes: developing social awareness and concern, developing a sense of responsibility, and strengthening identity and citizen abilities.
Inspiratif, Aktif Dan Menyenangkan : Pembelajaran PKn Dengan KUBUSPKn Berbasis Website: Eneng Martini; Moh Fadli Alfikri
Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan dan Bahasa Vol. 1 No. 4 (2023): Bhinneka
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/bhinneka.v1i4.349

Abstract

The problems found in civics learning indicate a decrease in student learning motivation with a decrease in the level of children's participation in doing tasks given by teachers, besides that this is caused by changes in education policies during the transition period of the Covid-19 pandemic so that this changes the learning paradigm. This study aims to determine the level of effectiveness of using KUBUSPKn on student learning motivation in PPKn subjects at SMK PGRI 1 Cimahi. The research method in this study uses the correlation method to determine the relationship of variables. The sampling technique in this study used random sampling. The results of this study were shown from the results of the t-test analysis of t count 7.168> t table 1.662 which indicated a significant influence between independent variables and dependent variables, obtained results from F-count 51.386 > F table 3.953) so that based on the results of the study the use of CubePkn has a significant value that affects student learning motivation.
HABITUASI NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN ETIKA SOPAN SANTUN SISWA Martini, Eneng; Arita
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 2 (2020): Pendidikan Karakter dalam Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v2i2.25

Abstract

Habituasi nilai-nilai religius dalam meningkatkan etika sopan santun siswa harus dilaksanakan disetiap sekolah. Sekolah sebagai lembaga formal pendidikan seharusnya mampu mendidik siswa-siswinya baik segi kognitif, afektif ,maupun skill. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan: (1) Habituasi nilai-nilai religius di SMK Marga Insan Kamil, (2) cara membiasakan nilai-nilai religius di SMK Marga Insan Kamil, (3) cara meningkatkan etika sopan santun di Marga Insan Kamil. Teknik pengumpulan datadilakukan dengan (1) wawancara mendalam, (2) observasi partisipan, dan (3) studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Habituasi nilai-nilai religius di SMK Marga Insan Kamil adalah (a) membiasakan siswa agar memiliki rasa cinta pada Al-Qur’an, Hadist dan cinta kepada Allah SWT, (b) membiasakan siswa agar menghargai waktu, dan orang lain, dan (c) menanamkan nilai religius kepada siswa. (2) cara membiasakan nilai-nilai religius di SMK Marga Insan Kamil yaitu melalui: (a) kegiatan Remaja Studi Islam, (b) pemberian motivasi, dan (c) mengadakan sosialisasi mengenai nilai-nilai religius.(3) cara meningkatkan etika sopan santun di Marga Insan Kamil yaitu dengan (a) memberikan bimbingan dan arahan tentang etika sopan santun (b) guru menjadi role modeling etika sopan santun disekolah.    
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DI RUMAH PADA SAAT PANDEMI COVID-19 TERHADAP PRESTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Achmad, Dadang; Martini, Eneng; Rizal Apriansyah, Muhamad
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2022): Isu-Isu Kontemporer
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v4i2.58

Abstract

Motivasi belajar memiliki hubungan yang sangat erat dengan prestasi siswa, jika hal tersebut tidak bisa di tingkatkan, maka hasil belajar juga tidak dapat optimal. Terlebih pada masa pandemi yang membuat motivasi sebagian siswa menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1). Mengetahui bagaimana pengaruh motivasi belajar dirumah terhadap prestasi pembelajaran PPKn di SMK Cendikia Batujajar; 2). Mengetahui bagaimana pengaruh pada saat pandemi covid-19 terhadap Prestasi Pembelajaran PPKn di SMK Cendikia Batujajar; 3) mengetahui bagaimana pengaruh motivasi belajar dirumah, pada saat pandemi covid-19 secara bersama-sama terhadap Pembelajran PPKn di SMK Cendikia Batujajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan survey. Adapun surveynya dalam bentuk kuisioner yang dibuat dalam google form agar mudah diakses oleh siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai siginifikansi sebesar 0,000. Maka 4,575 > 1,675 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga dapat di simpulkan bahwa Motivasi Belajar di Rumah pada siswa SMK Cendikia Batujajar di tengah pandemi virus covid-19 berpengaruh terhadap prestasi pembelajaran ppkn ini menjadi menurun.
Pengaruh Pembelajaran Learning Cycle terhadap Karakter Peserta Didik sukmawati, Diana; Martini, Eneng; Pandikar, Ernandia
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2024): PPKn dan Berbagai dinamikanya
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v6i1.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembelajaran Learning Cycle terhadap Karakter Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Budi Luhur Cimahi. Model Pembelajaran Learning Cycle mengakibatkan banyak faktor yang mempengaruhi pada pembelajaran terutama pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berlandaskan positivisme dengan menggunakan populasi atau sampel tertentu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang utama. Analisis yang digunakan Regresi Linear Sederhana dengan tujuan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh temuan yakni: Seberapa besar pengaruh pembelajaran learning cycle terhadap karakter peserta didik pada mata pelajaran PKn di SMP Budi Luhur Cimahi. Berdasarkan Uji F diperoleh nilai F-hitung 113.321 > F-tabel 4.07 maka disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh secara keseluruhan antara variabel bebas (pembelajaran learning cycle) terhadap variabel terikat (karakter peserta didik). Sedangkan nilai 0.000 < 0.05 artinya secara keseluruhan antara variabel X terhadap variabel Y adalah signifikan.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran berbasis Android terhadap Peningkatan Civic Knowledge Di SMA 1 Pasundan Banjaran nesila, agnes; Martini, Eneng; Awati Darmana, Feni
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 2 (2024): PPKN dan Masyarakat
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v6i2.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh media android terhdapa civic knowledge pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMA 1 Pasundan Banjaran . Media Android mengakibatkan banyak faktor yang mempengaruhi pada pembelajaran terutama pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berlandaskan positivisme dengan menggunakan populasi atau sampel tertentu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang utama. Analisis yang digunakan Regresi Linear Sederhana dengan tujuan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh temuan yakni: Seberapa besar pengaruh media android terhadap kemampuan civic knowledge pada mata pelajaran PKn di SMA 1 Padundan Bajaran. Berdasarkan Uji F diperoleh nilai signifikasnsi 0.000 < 0.05 maka disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada pengaruh secara keseluruhan antara variabel bebas (Media android) terhadap variabel terikat (Civic knowledge). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media android memberikan pengaruh yang sinifikan terhadap kemampuan civic knowledge siswa SMA 1 Pasundan Banjaran.