Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN SIKAP SOSIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS Dine Trio Ratnasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh model pembelajarankooperatif STAD dan metode ceramah bervariasi ditinjau dari sikap sosial siswa terhadapkemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVSDN Kaduagung Timur 1 Kec. Cibadak Kab. Lebak-Banten dengan menggunakan rancanganEksperimen Faktorial Treatment by level 2x2. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa. Hasilpenelitiannya adalah : (1) secara keseluruhan, kemampuan berpikir kritis siswa pada matapelajaran IPS yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan metode ceramah bervariasi, (2) untuk siswa yang memilik sikapsosial tinggi, kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS siswa yang belajar denganmodel pembelajaran STAD lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan menggunakanmetode ceramah bervariasi, (3) untuk siswa yang memiliki sikap sosial rendah, kemampuanberpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS. Siswa yang belajar dengan menggunkan modelpembelajaran STAD lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan metode ceramah bervariasi(4) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan sikapsosial terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS. Dari hasil temuanpenelitian, disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD dan sikap sosial berpengaruh terhadapkemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN Kaduagung Timur 1 Kec.Cibadak Kab. Lebak-Banten. Kata kunci: kooperatif, sikap sosial, kemampuan berpikir kritis
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS HUBUNGAN ANTARA BENTUK DAN FUNGSI BAGIAN TUBUH TUMBUHAN MENGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 GUNUNGGEDE KECAMATAN PANGGARANGAN Yadi Heryadi; Dine Trio Ratnasari; Bai Sanjaya
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dengan menggunakan metode picture and picture dalam meningkatkan minat belajar, aktivitas belajar, dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Gununggede Kecamatan Panggarangan.Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut. perencanaan, tindakan obervasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar pengamatan tiap pertemuan oleh observer untuk melihat data tentang hasil belajar diperoleh melalui nilai ulangan harian dan prestasi belajar IPA siswa di siklus 1, dan disiklus 2.Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat, motivasi, dan hasil belajar siswa pada materi mengidentifikasi cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan mengalami peningkatan setelah dilakukan pembelajaran menggunakan model picture and picture. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kenaikan skor pada siklus 1 dengan skor rata-rata sebesar 66,25 menjadi 88,50 pada siklus 2. Hal ini menunjukan model picture and picture mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi cara perkembangbiakan tumbuhan di SD Negeri 3 Gununggede Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak. Dengan menggunakan model picture and picture pada pembelajaran IPA, terbukti hasil belajar siswa dan motivasi siswa meningkat secara signifikan. Disarankan kepada guru-guru untuk mengembangkan metodologi pengajaran yang paling tepat sesuai dengan materi yang diajarkan.
PENGEMBANGAN BUKU SAKU SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Dine Trio Ratnasari; Nandang Faturohman; Mita Rizki Mulyati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh beberapa masalah yang ada di sekolah, yang pertama kurang minatnya literasi membaca siswa dengan buku bacaan yang ada. Sehingga menurunnya tingkat literasi membaca siswa khususnya siswa kelas III SD yang di mana kelas transisi yang seharusnya rajin membaca buku agar membacanya lancar dan menambah kosa kata bahasa, maka dari itu penulis ingin membuat buku yang kecil, simpel dan mudah di bawa kemana saja, dengan tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan litearasi membaca serta menambah pengetahuan baru untuk siswa sekolah dasar, agar mudah di bawa kemana saja oleh siswa, serta mudah mencari dan memahami materi yang sudah di jelaskan oleh guru. Dikembangkan dengan metode Research and Development dengan model pengembangan ADDIE adalah singkatan dari (Analysis Design Development Implementation Evaliasi) dengan tahapan proses pengembangan yaitu tahap analisis (analysis), tahap perencanaan (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasasi (implementation) dan terakhir Evaluasi (Evalutation). Maka dibuatlah buku saku dengan tampilan yang menarik agar siswa tertarik untuk membacanya dan dibuat dengan ukuran yang kecil
PENERAPAN METODE FERNALD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK KESULITAN MEMBACA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 02 MAUARA CIUJUNG BARAT Habib Cahyono; Dine Trio Ratnasari; Siti Rumyati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ditemukan yaitu : kesulitan anak membaca pada siswa kelas IV SD khusunya pada materi kegemaranku B. Indonesia tidak mampu memahami simbol bunyi, kesulitan membedakan huruf, tidak lancar dalam membaca, kurangnya memori visual dan banyak kesalahan ketika membaca. Tujuan dari peneliti yaitu untuk meningkatkan siswa agar membaca dengan baik dan benar dengan menggunakan metode fernald. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. AnĂ¡lisis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Pengumpula data ini menggunakan instrument berupa lembar observasi aktivitas siswa dan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 37,3 dengan persentase belajar klasikal 14%. Dan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 61,3, dengan persentase 80%. Ditinjau dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode fernald dapat meningktkan kesulitan membaca pada anak.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS TENTANG KEKAYAAN BANGSA INDONESIA DI KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT Iman Sampurna; Dine Trio Ratnasari; Nyuyerdha Nyuyerdha
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS tentang kekayaan bangsa Indonesia pada siswa kelas V. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT). Pada siklus I rata-rata prestasi belajar diperoleh 70,69 dengan presentase ketuntasan 55,17% (tidak tuntas). Siklus II meningkat rata-rata menjadi 85,17 dengan presentase ketuntasan 89,66% (tuntas). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Times Games Tornament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TATA SURYA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VI SEKOLAH DASAR Tjut Afrida; Dine Trio Ratnasari; Cucu Juliawati
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahn yang ditemukan yaitu kurangnya hasil belajar dan aktivitas belajar siswa khususnya materi tata surya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar tata surya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada mata pelajaran IPA kelas VI. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan 2 siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang di ambil yaitu data kuantitatif yaitu data hasil belajar diperoleh dari hasil tes. Penelitian ini dilakukan secara tatapmuka di SDN 1 Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Model yang diterapkan adalah model kooperatif tipe jigsaw. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VI yang terdiri dari 17 siswa. Hasil penelitian aktivitas siswa dan guru pada siklus I presentase aktivitas guru 71% dan siswa 69%. Pada siklus II aktivitas guru dan siswa dengan presentase aktivitas guru 98% dan siswa 98% dengan indikator keberhasilan 80%. sedangkan Hasil belajar penelitian siklus I diperoleh tuntas individu 13 orang dan dan tidak tuntas individu 4 orang dengan presentase 76%. Hasil belajar siklus II seluruh siswa dinyatakan tuntas yaitu 100%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunan model kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tata surya tentang planet kelas VI SDN 1 Cijoro Pasir
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI WUJUD BENDA DAN SIFATNYA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS IV SD Desi Puspitasari; Dine Trio Ratnasari; Tjut Afrida
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh beberapa permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran di SDN 1 Cijoro Pasir. Permasalahan yang ditemukan yaitu kurangnya hasil belajar dan aktivitas belajar siswa khususnya materi wujud benda dan sifatnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar wujud benda dan sifatnya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada mata pelajaran IPA kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Analisis data yang digunakan adalah data kuantitatif. Pengumpulan data ini menggunakan instrument berupa lembar observasi aktivitas siswa dan lembar evaluasi/tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu 62,5 dengan persentase belajar kalsikal 66% dan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 73,8 dengan persentase 88%. Ditinjau dari data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA
KREATIVITAS GURU KELAS 5 DENGAN MENGGUNAKAN METODE CREATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PASCA PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI 2 CIBARENGKOK Ika Yudika; Yadi Heryadi; Dine Trio Ratnasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh beberapa permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran SD Negeri 2 Cibarengkok pasca adanya perubahan system pembelajaran pasca pandemic Covid-19 sehingga berdampak terhadap minat belajar siswa. Maka dari itu kreativitas guru sangat penting untk meningkatkan minat belajar siswa pasca adanya perubahan system pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripisikan bagaimana kreativitas guru kelas 5 dalam meningkatkan minat belajar siswa di pasca Pandemi Covid-19 di SD Negeri 2 Cibarengkok. Subjek penelitian yaitu Kepala sekolah, guru kelas 5, guru PAI, dan guru PJOK SD Negeri 2 Cibarengkok. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan analisis data kualitatif deskriptif.
ANALISIS HUBUNGAN SISWA DENGAN GURU DALAM MENCIPTAKAN SITUASI LINGKUNGAN BELAJAR YANG KONDUSIF KELAS 1 DI SDN 1 CIPARASI Puja Lestari; Tjut Afrida; Dine Trio Ratnasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan sekolah merupakan tempat peserta didik dalam menimba ilmu. Lingkungan yang aman, nyaman dan tertib, merupakan lingkungan yang membangkitkan nafsu, gairah, dan semangat belajar. Lingkungan belajar tersebut yang peneliti belum dapati pada sekolah tersebut seorang guru memang seharusnya dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk dapat memproleh suasana pembelajaran yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang menumbuhkan gairah belajar, meningkatkan prestasi belajar siswa, dan lebih memungkinkan guru memberikan bimbingan terhadap siswa dalam belajar, diperlukan pengelolaan kelas yang memadai. Maka dari itulah, peneliti tertarik untuk mengambil judul tersebut. Dalam kegiatan belajar mengajar terdapat dua hal yang turut menentukan berhasil tidaknya suatu proses belajar mengajar, yaitu pengelolaan kelas dan pengajaran itu sendiri. Kedua hal itu saling tergantung. Siswa dapat belajar dengan baik, dalam suasana yang wajar tanpa tekanan dan dalam kondisi yang merangsang untuk belajar. Kajian dan pembahasan skripsi ini bertujuan untuk mengalisis hubungan siswa dengan guru dalam menciptakan situasi lingkungan belajar yang kondusif kelas 1 SDN 1 Ciparasi. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari Analisis data ditemukan: 1) Peran guru sebagai pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif adalah dengan cara mengelola suasana belajar agar anak-anak rileks dengan cara ice breaking dan bernyayi sebelum memulai pelajaran. 2) Peran guru sebagai motivator dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif adalah guru menanamkan kepada siswa kesadaran akan pentingnnya manfaat dalam pembelajaran dan memotivasi agar naik kelas. 3) Peran guru sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif adalah guru memfasilitasi siswa-siswi didalam maupun diluar kelas.
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SDN CILAYANG 1 Suresti Suresti; Tjut Afrida; Dine Trio Ratnasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR SETIA BUDHI (JPDS) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Setiabudhi
Publisher : Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) di kelas III SDN Cilayang 1. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Cilayang 1 tahun pelajaran 2022/2023. Sampel penelitian adalah siswa kelas III SDN Cilayang 1. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara tes objektif hasil belajar.Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata nilai hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) sedangkan siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas III SDN Cilayang 1 tahun ajaran 2022/2023