Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Survei minat masyarakat terhadap olahraga teqball di Kalimantan Selatan Syahban, Arham; Antoni, Despita; Sepriani, Rika; Tri Fitrianto, Ari; Hanafi, Moh.
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 4 (2025): SPORTIF Journal: Jurnal Penelitian Pembelajaran in Volume 11, Special Issue dedi
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i4.23259

Abstract

Teqball is a new sport in the world. Since the sport of Teqball entered Indonesia in 2019 until now, it has not shown extraordinary development. This research aims to encourage the public to be interested in actively participating in teqball sports. Interest is needed to realize a sports activity because it causes a sense of interest and enjoyment in participating in sports. The subjects in this study are the people of South Kalimantan, especially Kotabaru Regency, with as many as 87 participants using an incidental sampling technique. The survey method uses a questionnaire that has been validated by experts with a validity value of 0.87 and a reliability of 0.79. A percentage-based quantitative descriptive approach is used in the data processing process using SPSS version 26 software, where a questionnaire containing an indigo Likert scale of 1-5 will be given for assessment. The results show that the average interest score was obtained through a percentage descriptive analysis, where the percentage of attention indicators (75%), the percentage of facility indicators (78%), the percentage of environmental indicators (66%), and the percentage of interest indicators (63%). So it can be concluded in this study that the interest in teqball sports among the people of South Kalimantan is at a high standard.
Pengaruh Petrissage, Vibration, Strokes dan Friction Terhadap Optimalisasi Pemanasan Latihan Fisik Fitrianto, Ari Tri; Prayoga, Hegen Dadang
Jurnal Porkes Vol 5 No 2 (2022): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v5i2.6457

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh petrissage, vibration, strokes dan friction terhadap optimalisasi pemanasan pada anggota pelatihan peningkatan kondisi fisik Borneo Sport Science di Banjarmasin. Kenyataan di lapangan pemanasan lebih sering dilakukan hanya bentuk ritual biasa, sehingga tidak sesuai dengan kebutuhan latihan dan bentuk pemanasan lebih banyak meningkatkan suhu tubuh yang seharusnya juga kesiapan otot menjadi fokus dari tujuan pemanasan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian merupakan anggota pelatihan peningkatan kondisi fisik sebanyak 30 orang, sedangkan sampel peneletian sebanyak 20 orang yang ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode analisis deskripsi. Data statistik menunjukkan nilai F hitung terhadap F tabel yaitu 2.92 > 2.17 dengan tingkat signifikansi sebesar 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa petrissage, vibration, strokes dan friction yang dilakukan dalam waktu kurang dari tujuh menit guna memberikan stimulus ke jaringan lunak dan rasa nyaman akan kondisi tubuh berpengaruh secara signifikan terhadap optimalisasi pemanasan latihan fisik.
PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN BIMBINGAN PELATIHAN OLAHRAGA DAN ADMINISTRASI PADA BORNEO SPORTS SCIENCE Prayoga, Hegen Dadang; Fitrianto, Ari Tri; Ramadhan, As`ary
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2307

Abstract

Borneo sports science merupakan sebuah yayasan berfokus pada kegiatan olahraga physical training dan tutoring dengan dua agenda kegiatan yang ditangani oleh staff pengurus yayasan dan pelatih olaharga. Agenda kegiatan pertama adalah manajemen bimbingan pelatihan olahraga. Kedua adalah manajemen administrasi yang meliputi pendataan perserta baru, pembuatan jadwal pelatihan, absensi peserta pelatihan dan pembagian kelas pelatihan. Dalam menjalankan kegiatan tersebut masih menggunakan manajemen tradisional seperti bimbingan tertulis dan pencatatan kehadiran peserta latihan dengan cara manual yang dilakukan oleh pelatih olahraga yaitu berupa catatan pada kertas. Cara tersebut memiliki kekurangan seperti catatan mudah hilang, begitu juga pada manajemen administrasi yang dikerjakan oleh staff pengurus yayasan masih memiliki kekurangan seperti tidak dapat diakses dari mana saja dan tidak dapat digunakan pada sistem operasi yang berbeda karena masih menggunakan luring spreadsheet. Oleh karena itu manajemen bimbingan pelatihan olahraga dan administrasi pada borneo sports science perlu ditingkatkan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan sistem berbasis website dengan metode protoype yang dapat diakses dari mana saja dan karena terhubung dengan internet artinya dapat digunakan pada sistem operasi apapun dan catatan bimbingan maupun kehadiran tersimpan pada sistem. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terlihat adanya peningkatan manajemen yang dilihat dari kemudahan staff pengurus yayasan dan pelatih olahraga dalam memanajemen agenda kegiatan bimbingan pelatihan olahraga dan administrasi berbasiskan sistem website menjadi cepat, tepat dan efisien
Analisis dampak peraturan pemerintah desain besar olahraga Nasional (DBON) terhadap perkembangan olahraga bulu tangkis Habibie, Muhammad; Fitrianto, Ari Tri; Fauzi, Ahmat
Jurnal Porkes Vol 6 No 2 (2023): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v6i2.20927

Abstract

Interest in exercising in the community in this era of globalization is not only to be healthy but as a place to achieve the name of the region. The purpose of this study is to find out data about the relevance of dbon policies to field managers, increasing the number of badminton sports entrants, badminton sports building facilities and increasing the achievements of clubs / agencies practicing on the field after there are dbon regulations. The research method used by researchers is descriptive quantitative. The population in this study were all badminton GORs in Banjarmasin. researchers will use non probability sampling techniques. samples taken as many as 16 badminton GORs in Banjarmasin. Data collection techniques using questionnaires. Questionnaire. Based on the results of the impact of government regulations on the development of badminton sports in the Banjarmasin area, the relevance indicator has a percentage of 14.3%, increased visitors have a percentage of 16.5%, increased facilities have a percentage of 20.3% and increased achievement has a percentage of 13%. The result of the analysis of sports buildings in the Banjarmasin area based on these 4 indicators is 64.1%. concluded that there is an impact of the national sports grand design government regulation on the development of badminton sports in the Banjarmasin area.
Sosialisasi Gerak Dasar Senam di SDN Teras dalam Kecamatan Tabunganen Muhammad Abrar; Ulya Ridhani; Endang Pratiwi; Ari Tri Fitrianto; Amalia Wahyuni
Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian dan Pembangunan Lokal
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i4.2325

Abstract

Gymnastics is a form of physical activity that combines gymnastic movements with musical rhythms to improve physical fitness, discipline, and teamwork. Socialization activities are carried out through the planning stage, material delivery, movement demonstrations, and direct practice by students. Basic movements in gymnastics are very important in efforts to instill the correct basic movements in movement. Basic movements The basic movements that are most popular are movements using objects or tools, commonly called basic manipulative movements. The results of the study showed that students were highly enthusiastic about participating in gymnastics, were able to understand and imitate the series of movements correctly, and showed increased coordination and cooperation. In addition, this activity contributed to instilling the values ​​of discipline, togetherness, and a spirit of physical fitness in the school environment. Thus, gymnastics socialization can be an alternative extracurricular activity that is beneficial for character development and student health. 
SURVEI KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PERMAINAN BOLAVOLI -, Renanto; Afriyani, Asia; Fratiwi, Ineke; Saputra, Yudi; Fitrianto, Ari Tri
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.17004

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui besar tingkat kemampuan teknik dasar permainan bola voli, melalui tes kemampuan servis, passing, dan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa putra ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler bola voli. Penelitian ini merupakan penelitian populasi, sehingga subjek dari penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 18 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan servis, passing, dan smash. Skor yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik statistik yang dituangkan dalam bentuk persentase. Berdasarkan data hasil penelitian, survei dan pembahasan yang dilakukan tentang tingkat kemampuan teknik dasar dalam permainan bola voli seperti kemampuan servis, passing, dan smash bola voli siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim, maka, hasil penelitian kemampuan servis, passing, dan smash pada siswa ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim. di atas terlihat bahwa siswa yang memiliki rata-rata untuk kemampuan servis sebesar 9 dengan standar deviasi 3,5. Untuk passing rata-rata sebesar 35 dengan standar deviasi 8,8. Untuk smash rata-rata sebesar 100 dengan standar deviasi 12. Dari penjelasan hasil tes di atas maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan teknik dasar dalam permainan bola voli pada siswa putra ekstrakurikuler bola voli di SMA Muhammadiyah 2 Tanjung Enim. rata-rata dominan pada nilai cukup.
SOSIALISASI TES KEBUGARAN SISWA INDONESIA (TKSI) di MGMP PJOK SMA KOTA BANJARBARU Muhammad Habibie; Ari Tri Fitrianto; Herlina Apriani
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 3 (2024): Vol. 1 No. 3 Edisi Juli 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i3.161

Abstract

Pada pembelajaran pendidikan jasmani banyak guru yang sudah menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Pada aspek kognitif guru sudah memiliki acuan yang ada pada buku Pendidikan Jasmani dan LKS siswa, Pada aspek Psikomotor dan Afektif sudah diterapakan hal-hal yang sesuai dengan tingkat pembelajaran siswa. Tetapi dalam pembelajaran pendidikan jasmani sering ada hal yang sering terlupakan, yaitu kebugaran siswa. Kenyataan nya kebugaran siswa adalah salah satu dari tujuan pendidikan jasmani itu sendiri. Tahun 2023 kemendikbud Indonesia telah mengeluarkan Tes Kebugaran Siswa Indonesia, yang mana tes ini sesuai dengan kondisi sarana prasarana yang ada di daerah-daerah Indonesia. Tes Kebugaran Siswa Indonesia. (TKSI) merupakan satu paket rangkaian tes kebugaran siswa Indonesia yang harus dilakukan secara keseluruhan tanpa mengurangi dan menambahkan item tes lain. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian terhadap masyarakat ini adalah untuk menjadi panduan bagi guru-guru tingkat SMA di kota Banjarbaru dalam pelaksanaan tes dan latihan, serta sebagai alat pengolahan dan penyimpanan data, bahkan sebagai prediktor dalam pengembangan bakat peserta didik di bidang olahraga. TKSI adalah sebuah web untuk mengukur Tingkat kebugaran jasmani dan mengukur serta indeks massa tubuh (BMI) yang bertujuan untuk mengukur berat dan tinggi ideal siswa. Sosialisasi ini dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan pretes kemampuan tentang pengetahuan tentang tes kebugaran siswa Indonesia. Begitu pula setelah selesai rangkaian sosialisasi, Para guru diberikan 18 soal tentang (TKSI) post tes tentang pengetahuan tentang tes dan kebugaran siswa. Ada peningkatan sekitar 80% pengetahuan tentang tes kebugaran siswa indonesia yang terlihat dari post test dari kegiatan yang meningkat.
COACHING CLINIC TEKNIK PASSING PADA ATLET BOLA BASKET KLUB RONGQING YAYASAN FUQING BANJARMASIN Ahmad Maulana; Ari Tri Fitrianto; Fitra Ramadani
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.331

Abstract

Permasalahan yang ada pada Klub Basket Rongqing Yayasan Fuqing Banjarmasin ialah masih rendahnya teknik passing serta rendahnya jumlah passing yang dilakukan para atlet saat bermain. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan teori dan praktek tentang teknik passing dengan cara pendampingan, diskusi dan praktek langsung di lapangan. Pendampingan tersebut dilakukan untuk meningkatkan teknik passing para atlet baik itu tingkat akurasi maupun jumlah passing yang dilakukan para atlet. Luaran yang ingin dicapai adalah publikasi ilmiah pada jurnal ber ISSN dan publikasi di media online yakni youtube. Hasil dari pengabdian masyarakat ini ialah meningkatnya tingkat akurasi passing para pemain serta meningkatnya pula jumlah passing yang mereka lakukan. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan hasil pretest dan posttest teknik passing para atlet Klub Basket Rongqing.
Enhancing recovery from plyometric circuit training: The synergistic impact of dynamic stretching, BCAA supplementation, and sports massage on DOMS Fitrianto, Ari Tri; Prayoga, Hegen Dadang; Habibie, Muhammad; Fitrian, Zanzabil Adwa
Journal Sport Area Vol 8 No 3 (2023): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2023.vol8(3).14191

Abstract

Understanding the significance of efficient post-exercise recovery methods in alleviating muscle damage and addressing delayed onset muscle soreness (DOMS) among athletes following plyometric circuit training. The study aimed to determine the effect of dynamic stretching in water (active pool-based) and sports massage (SM) on muscle damage indices post-plyometric circuit training. A total of 30 participants were divided into three control groups and one experimental group, who were given two recovery protocols (APB + BCAA and sports massage) after the trial. Data were statistically analysed using a one-way ANOVA test with post-test measurements and a Bonferroni test (P < 0.05). It is concluded that statistically the APB + BCAA post-hoc test with SM did not show any significance. However, on average, APB + BCAA was preferable at reducing DOMS symptoms; measurements 3 and 4 in the intervention groups also showed a significant effect on the control group. The study findings underscore the valuable contribution of active recovery in water and the use of supplements in improving initial recovery outcomes after strenuous exercise or sports, aligning with the exercise recovery principle that highlights the inseparable relationship between nutrition and soft tissue modalities.
Identifying key factors for optimising performance in Kurash athletes: A focus on biomotor and psychological elements Irfan, Muhammad; Tomoliyus; Sukamti, Endang Rini; Fitrianto, Ari Tri; Habibie, Muhammad
Journal Sport Area Vol 9 No 3 (2024): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(3).17062

Abstract

Background Problems: Kurash is a traditional martial art and sport that plays an important role in promoting physical culture and a healthy lifestyle among young people. However, the specific physical and psychological factors that influence performance in Kurash, a martial arts sport, remain unclear. Research Objectives: This study aims to identify the dominant physical and psychological elements affecting Kurash sport performance. Methods: A quantitative, descriptive correlational approach was employed, involving 12 coaches and 40 Kurash athletes from South Kalimantan. Physical indicators were measured using anthropometric data (e.g., height, arm length) and biomotor skills (e.g., muscle strength, flexibility, speed). Aerobic tests assessed physiological capacity, and validated questionnaires evaluated psychological factors such as anxiety, concentration, self-confidence, and motivation. Data analysis was conducted using Partial Least Squares (PLS). Findings and Results: The study's results revealed two main findings. First, the dominant physical factors in kurash sport include arm muscle strength, back and leg muscle strength, flexibility, balance, arm muscle explosiveness, speed, and aerobic capacity. Meanwhile, the main psychological factors are anxiety and self-confidence. Secondly, physiological, biomotor, and psychological aspects were shown to contribute 68.7% to kurash sport performance, while anthropometric data was deemed insufficient to determine the main factors affecting performance. Biomotor, physiological, and psychological variables had a significant influence on kurash sport. Conclusion: The findings demonstrate that biomotor, physiological, and psychological factors substantially affect the performance of Kurash athletes. However, certain constraints, such as the restricted sample size and lack of longitudinal assessment, affected the results. Future research should use larger samples and more comprehensive approaches to investigate the development of physical and psychological elements in Kurash.