Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS PERKIRAAN BIAYA DAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE: (Studi Kasus: Penanganan Banjir Rob dan Revitalisasi Pangkalan LLP Port Semarang) Ruladilah, Eka Karunia; Titin Sundari; Meriana Wahyu Nugroho; Totok Yulianto
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian pada proyek merupakan bagian penting dalam manajemen proyek konstruksi, karena buruknya proyek konstruksi akan mengakibatkan penyimpangan biaya dan keterlambatan waktu. Untuk menganalisa kinerja proyek melalui perhitungan estimasi biaya dan waktu maka perlu adanya metode yang digunakan dalam menganalisisnya. Dengan adanya metode Earned Value diharapkan dapat mengetahui progress pekerjaan proyek yang sudah terlaksana sehingga dapat diketahui berapa lama proyek akan selesai serta budget yang harus dikeluarkan untuk menyelesaikan seluruh proyek. Dan dari hasil penerapan perhitungan Earned Value ini didapatkan hasil dari estimasi biaya penyelesaian proyek yaitu sebesar Rp4.590.005.000 dan estimasi waktu untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan membutuhkan 44,5 minggu. Hal tersebut menunjukkan bahwa biaya yang dibutuhkan lebih besar dari nilai rencana yaitu selisih Rp81.517.000. Dan waktu penyelesaian proyek selisih 1,5 minggu dari waktu rencana.
ANALISIS KEKUATAN BANGUNAN TERHADAP GAYA GEMPA DENGAN METODE PUSHOVER: (Studi Kasus: Pembangunan Rumah Susun Yayasan Bhakti Bapak Emak Bareng Jombang) Zulvaida, Indana; Titin Sundari; Totok Yulianto; Meriana Wahyu Nugroho
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan struktural dari sebuah bangunan ketika menerima hantaman gempa pada intensitas tertentu menjadi parameter penting untuk mencegah kehancuran fatal. Kasus ini melekat pada Rumah Susun Yayasan Bhakti Bapak Emak yang memerlukan evaluasi ketahanan gempa karena ketiadaan data performa eksisting. Melalui pemanfaatan perangkat lunak SAP2000, peneliti mengaplikasikan Analisis pushover untuk menguji kekuatan konstruksi gedung tersebut. Berdasarkan temuan studi, peningkatan gaya atau base force berbanding lurus dengan besarnya perpindahan atau displacement pada struktur. Kapasitas maksimum beban yang mampu ditahan oleh bangunan tercatat sebesar 488.1352 kN. Evaluasi lanjutan mengacu pada pedoman ATC-40 menempatkan posisi Batas kinerja struktur berada pada kategori IO-LS yang merepresentasikan kondisi kerusakan kecil pada bangunan tidak berarti.
ANALISIS PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK REKONTRUKSI JALAN KH. ROMLI TAMIM PETERONGAN JOMBANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM Taufik Hidayatullah; Meriana Wahyu Nugroho; Totok Yulianto; Titin Sundari
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya dan waktu dalam pekerjaan proyek konstruksi sangatlah berpengaruh untuk keberhasilan atau kegagalan dalam pekerjaan suatu proyek, untuk membantu kemajuan sesuai durasi pelaksanaan yang ditentukan dan agar mendapat pelaksanaan yang sesuai dengan optimal sehingga dapat mengetahui setiap bagian pekerjaan yang harus mendapat perhatian khusus dengan memanfaatkan metode CPM dan PERT sebagai perbandingan dari perencanaan procjek yang dapat digunakan untuk mengoptimalisasi durasi pelaksanaan proyek. Dalam pelaksanaan Proyek Rekonstruksi Jalan KH. Romli Tamim Peterongan Jombang diketahui durasi normal 120 hari, berdasarkan perhitungan dan analisa metode Critical Path Method (CPM) diperoleh diagram jaringan proyek yang diperoleh jalur yang responsif pekerjaan A (Mobilisasi) – D (Lapis Pondasi Kelas A) – C (Penutup Sambungan Termoplastik) – E (Beton Struktur Fc’ 30 Mpa) – F (Besibaja Tulangan Polos BJTp 280) – G (Rangkaian Kawat yang Dilas Welded WireMesh) – P (Grill Street Inlet) – Q (Pipa PVC 3”) – O (Cat Kastin) dengan durasi pekerjaan = 106 hari durasi 106 hari, sedangkan dengan menggunakan metode PERT didapatkan durasi 104hari Kemudian menggunakan crashing dengan penambahan 2jam lembur durasi awal proyek sebesar 120 hari dengan biaya sebesar Rp 3.220.195.500,00 dapat diselesaikan dengan durasi 84hari dengan biaya sebesar Rp 3.288.487.100,00 atau mengalami kenaikan 2%.
PENINGKATAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA RUAS JALAN KRIAN-KEMANGSEN KECAMATAN KRIAN KABUPATEN SIDOARJO Fachrurozi, Riyan; Meriana Wahyu Nugroho; Totok Yulianto; Titin Sundari
Jurnal Rekayasa dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan yang baik memiliki peran krusial dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta mendukung efisiensi transportasi dan pertumbuhan ekonomi. Ruas Jalan Krian-Kemangsen di Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo merupakan jalur yang padat dilalui kendaraan berat dan saat ini menggunakan jenis perkerasan PRP (Precast Rigid Pavement) yang mengalami penurunan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang perkerasan jalan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2024, khususnya dengan pendekatan perkerasan kaku (rigid pavement), guna meningkatkan daya tahan dan umur pelayanan jalan. Metodologi yang digunakan mencakup pengumpulan data primer seperti data lalu lintas harian rata-rata (LHR) dan data CBR tanah dasar dari uji laboratorium, serta data sekunder seperti Detail Engineering Design (DED). Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai CBR ekuivalen sebesar 23,71%, dan lalu lintas niaga yang direncanakan menghasilkan jumlah sumbu kendaraan niaga (JSKN) sebesar 148.942.983,9 Juta Esal. Dengan beban lalu lintas tersebut, tebal perkerasan beton yang direkomendasikan adalah 480 mm dengan lapisan pondasi bawah berupa beton kurus setebal 150 mm dan nilai CBR tanah dasar efektif sebesar 75%.