Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : At-Tajdid: Journal of Islamic Studies

Metode Pembelajaran Pendidikan Islam dalam Hadits Efendi, Erizon; Husti, Ilyas; Nurhadi, Nurhadi
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 3, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Pacsasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v3i2.16007

Abstract

Siswa beragam dalam hal kualitas intelektual, kuantitas ilmiah, dan kecenderungan psikologis. Guru diharapkan bersikap moderat dalam menghadapi siswa yang berbeda. Guru juga diharapkan bersikap objektif dalam aspek epistemologis dan menerapkan metode, strategi, dan pendekatan yang holistik dan fleksibel. Pemilihan metode harus tepat berdasarkan beberapa faktor agar hasilnya memuaskan. Ada tiga metode pengajaran: kebijaksanaan, mau'izah, dan jidal. Hikmah mengacu pada metode yang ditujukan untuk orang-orang dengan tingkat intelektual yang tinggi; mau`izah mengacu pada metode yang ditujukan pada orang biasa dengan memberi mereka nasihat dan metafora yang dapat menyentuh jiwa mereka; dan jidal mengacu pada metode yang diarahkan pada Alkitab dan agama-agama lain dengan mengadakan debat yang adil dan retorika yang baik tanpa kekerasan atau kutukan
Pendanaan, Kurikulum dan Guru sekolah Islam: Kebijakan Pendidikan Islam di Jerman Hakim, Masrul; Husti, Ilyas; Nurhadi, Nurhadi
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 3, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Pacsasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v3i3.28688

Abstract

Artikel ini dimaksudkan untuk menunjukkan kebijakan negara Jerman terhadap sekolah-sekolah Islam. Fokus kajian mencakup tiga hal yang saling terkait: kebijakan pendanaan pendidikan, Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dan pemberdayaan guru PAI. Data dari literatur yang relevan dikumpulkan dan dianalisis menggunakan pendekatan analitik kualitatif. Hasil utama dari survei ini adalah: Pertama, dari sisi pendanaan, Jerman hanya mendanai gaji guru PAI. Kedua, Jerman memasukkan PAI di sekolah umum untuk kebijakan kurikulum. Ketiga, Jerman mewajibkan guru untuk mengambil kuliah teologi Islam.