Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Multimeter Dengan Output Suara Tri Sakti Sutrisno; Koko Joni; Achmad Fiqhi Ibadillah; , Haryanto; Deni Tri Laksono; Dian Neipa Purnamasari
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v18n2.2624

Abstract

Multimeter digunakan oleh para teknisi untuk mengetahui nilai suatu besaran komponen elektronika. Saat ini untuk membantu orang yang tuna netra atau gangguan penglihatan untuk mengukur peralatan elektronika belum tersedia. Tujuan penelitian ini merancang multimeter dengan keluaran suara untuk membantu para tuna netra atau orang yang mengalami gangguan penglihatan dapat menggunakan alat bantu tersebut. Alat ini dilengkapi dengan box yang berisikan sensor PZEM-004T sebagai pengukuran tegangan AC dan arus AC, ACS712 digunakan sebagai pengukur arus DC, Sensor tegangan sebagai pengukuran tegangan DC, Arduino Mega2560 sebagai mikrokontroller, DFPlyer Mini sebagai tempat micro SD untuk pemutar file suara, LCD 16x2 sebagai tampilan hasil pengukuran, tombol push button sebagai menu pemilihan untuk besaran yang akan diukur. Pada pengukuran tegangan DC diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 87,07%. Pada pengukuran arus DC dengan nilai besaran arus yang berbeda dan diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 96,20%. Pada pengukuran tegangan AC diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 99,87%. Pada pengukuran resistansi dengan nilai besaran resistor yang berbeda diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 94,80%. Pada pengujian arus AC pada beban arus yang berbeda diperoleh nilai rata-rata persentase keberhasilan sebesar 89,15%. Pada pengujian jenis transistor yaitu untuk menentukan jenis transistor NPN atau PNP diperoleh hasil yang sangat presisi yaitu sesuai dengan data sheet yang telah ada. Kemudian pada pengujian suara dengan menyesuaikan antara tampilan pembacaan hasil pengukuran pada LCD dengan keluaran suara pada speaker diperoleh hasil yang sesuai .
Rancang Bangun Sistem Monitoring Untuk Penyediaan Kualitas Air Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Rahmawati, Diana; Dwiky Ariyanto, Kemas; Sukri, Hanifudin; Neipa Purnamasari, Dian; Tri Laksono, Deni; Fiqhi Ibadillah, Achmad; Ulum, Miftachul
SinarFe7 Vol. 6 No. 1 (2024): SinarFe7-6 2024
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui proses filtrasi kualitas air dengan memanfaatkan metode fuzzy. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP-32 sebagai mikrokontroler sebagai tempat pemrosesan data yang diperoleh. Dari hasil data ini akan menampilkan hasil monitoring dan memberikan notifikasi jika terjadi perubahan signifikan dalam kualitas air. Mikrokontroler berperan sebagai otak sistem mengumpulkan data dari sensor-sensor tersebut. Hasil dari nilai sensor dapat menentukan kualitas air dengan memanfaatkan metode fuzzy. Pada penelitian ini memiliki 3 kondisi yaitu Sesuai,kurang sesuai dan tidak sesuai. Metode fuzzy akan menentukan kondisi air berdasarkan data yang diperoleh oleh sensor yaitu sensor pH untuk membaca nilai pH air, Sensor TDS untuk mengetahui kandungan mikroorganisme bakteri dalam air dan Sensor Turbidity untuk mengetahui tingkat kekeruhan air. Pada ESP-32 akan diberikan batasan berapa setpoint untuk air sangat kotor yaitu pada nilai pH <6 dan >8, nilai TDS 800-1000 ppm dan nilai turbidity >80 NTU. Untuk setpoint air kotor yaitu nilai pH 6.0-6.5 dan 8.0-8.9, nilai TDS 500-800 ppm dan nilai turbidity 31-55 NTU. Kemudian setpoint untuk air bersih yaitu nilai pH 6.0-7.5, nilai TDS kurang dari 500 ppm dan nilai turbidity 2-25 NTU. Dari hasil setpoint yang ditentukan ini akan menjadi bahan untuk analisa fuzzy untuk menentukan dalam kondisi mana air yang akan dan sedang diolah sekarang. Proses filtrasi dilakukan hingga air benar-benar sesuai dengan ketentuan nilai setpoint, data hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD yang terletak pada depan bagian panel sistem, dengan ini memungkinkan pengguna untuk melihat informasi kualitas air secara real-time.
Analisa Penggunaan Panel Surya Untuk Modul Trainer Praktikum Energi Baru Terbarukan Haryanto, Haryanto; Damayanti, Vivi; Ulum, Miftachul; Tri Laksono, Deni; Joni, Koko; Neipa Purnamasari, Dian; Rahmawati, Diana
SinarFe7 Vol. 6 No. 1 (2024): SinarFe7-6 2024
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan listrik yang tidak diimbangi oleh suplai listrik yang memadai akan berdampak pada kurangnya pasokan listrik. Ketidak seimbangan antara peningkatan kebutuhan energi dan ketersediaan sumber energi seperti yang telah dipaparkan sebelumnya membutuhkan sebuah solusi. Salah satu yang telah dilakukan banyak negara di dunia adalah mengarahkan kebijakan energi negaranya pada sebuah spektrum baru. Salah satu contohnya adalah penggunaan energi yang signifikan, ramah lingkungan dan keberadaannya belum dimanfaatkan secara maksimal yaitu Pusat Listrik Tenaga Surya (PLTS), mengonversikan energi radiasi cahaya matahari menjadi energi listrik. Terkait dengan energi surya, sebagai negara tropis, Indonesia mempunyai potensi energi surya yang cukup besar. Pada penelitian ini dibuat modul trainer panel surya. panel surya atau solar cell sebagai sumber untuk menyuplai semua komponen yang akan digunakan. Panel surya digunakan untuk menerima dan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Kemudian dilanjutkan pada SCC (Solar Charge Controller) sebagai pengatur charge dari panel surya pada baterai agar mencegah terjadinya overcharging dan memperlama masa pakai baterai. SCC juga mengatur daya yang keluar dari baterai ke beban, dan memutus daya beban dari baterai apabila tegangan dari baterai turun dibawah tingkat tertentu. Inventer dc to ac digunakan untuk mengkonversi tegangan dc (12v) menjadi tegangan ac (220v) karena tegangan listrik dari SCC maupun dari baterai adalah 12 Volt. Setelah tegangan energi listrik sudah dkonversi ke 220 Volt, energi listrik tersebut akan digunakan sebagai daya untuk beban output. Pada trainer panel surya ini memiliki dua output, yautu terminal listrik (stop kontak) dan lampu.
Program Pengembangan Usaha Produk Olahan Jagung Dan Pemasaran Online Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Tlangoh Deni Tri Laksono; Dian Neipa Purnamasari; Yudi Andika Safittro; Moh. Iqbal Ramadlan. A; Monika Faswia Fahmi; Dedi Tri Laksono
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v1i1.94

Abstract

Corn (Zea mays L.) is a monoecious plant with separate male and female flowers on a single plant. Apart from being a staple food, corn is used for livestock feed and export purposes. Despite the development of corn production technologies by research institutions, they have not been widely adopted by farmers due to traditional drying methods and quick post-harvest sales. Enhancing corn's competitiveness requires efforts to improve economic efficiency, quality, and productivity through technology adoption, from cultivation to post-harvest marketing. In the era of Industry 4.0, rapid technological advancements and digital marketing are reshaping product marketing strategies. In Tlangoh Village, sales are still conventional. Hence, the aim of this activity is to provide training and mentoring in digital marketing to enhance the effective marketing of corn products in Tlangoh Village, expanding market access and optimizing product value.
Performance Analysis of Laplacian of Gaussian and Chebyshev Filters in Medical Image Edge Detection Purnamasari, Dian Neipa; Ulum, Miftachul
JEEMECS (Journal of Electrical Engineering, Mechatronic and Computer Science) Vol. 7 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : Merdeka Malang University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jeemecs.v7i2.13748

Abstract

In the medical field, image analysis is essential for diagnosis and patient care planning. This study compares two edge detection methods: the Laplacian of Gaussian (LoG) filter and the Chebyshev filter. The LoG filter combines Gaussian smoothing with the Laplacian operator for noise reduction and smooth edge detection, while the Chebyshev filter, known for sharp edges, allows for adjustable frequency response but is more sensitive to noise. Medical images were pre-processed to reduce artifacts and noise before applying each filter. The performance metrics, including PSNR, SSIM, and EPI, were used to evaluate the results. The Chebyshev filter achieved the highest PSNR of 20.2202 and SSIM of 0.48089 for Meningioma with a low-pass filter of order 2. The LoG filter's highest PSNR was 12.5731 and SSIM was 0.99876 for Meningioma at sigma 0.5. The highest EPI for the Chebyshev filter was 0.13067 for Pituitary with a low-pass filter of order 2, compared to the LoG filter's highest EPI of 0.39688 for Glioma at sigma 1.5. These results guide the selection of edge detection methods, enhance diagnostic accuracy and patient care planning, and contribute to advanced medical image processing technologies.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Suhu Dan Kelembapan Kandang Hamster Berbasis IoT (Internet Of Things) Affandi, Eko Kholid; Rahmawati, Diana; Ulum, Miftachul; Joni, Koko; Purnamasari, Dian Neipa; Hardiwansyah, Muttaqin
Energy - Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Energy Vol. 14 No. 2 November 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/energy.v14i2.2242

Abstract

Hamsters are generally healthy creatures and can live about two years or more. They need a comfortable cage with a temperature of 17oC to 23oC and for humidity is 40 RH% to 70 RH% which sometimes these things are neglected by hamster owners. If the temperature and humidity are not appropriate it can cause disease in hamsters even to the death of hamsters. So a tool is needed to stabilize temperature and humidity. In this system using the method (Hybrid Proportional Integral Derivative - Artifical Neural Network (PID-ANN) where the method is a combination of PID and ANN methods as a determinant of PID parameters, namely Proportional Constants, Integral Constants and Derivative Constants automatically with the help of ANN tuning. as temperature and humidity stabilizers. The inputs in this method are temperature and humidity obtained from the DHT22 sensor. While the output in this study is in the form of analog values for dimmer control controlling lux on incandescent lamps and humidifiers. This system is also based on the internet of things so that it can be monitored and controlled in real time. So that it can be used anywhere and anytime
Trainer Instalasi Audio Three Way Pada Sound System Untuk Media Pembelajaran Sistem Audio Ulum, Miftachul; Hasanah, Faidatul; Neipa Purnamasari, Dian; Kuriawan S, Adi; Tri Laksono, Deni; Hardiwansyah, Muttaqin
Jurnal JEETech Vol. 5 No. 1 (2024): Nomor 1 May
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v5i1.5105

Abstract

In the world of education, practical activities are very important. This activity requires students to carry out observations, experiments and testing after obtaining the theories that have been taught. This addie method is used to determine the suitability of trainers with the help of a questionnaire. The research is in the form of an audio trainer system consisting of a tone control as a tone controller, with an OCL amplifier for the final connection, as well as a preamp for the initial connection, a mixer, and an output in the form of a speaker as well as troubleshooting for error simulation. Exercise book module to make it easier to use the Audio System Trainer. This test produced several data, namely the gain voltage on the preamp was 16.8 times at a frequency of 1 KHz, the audio mixer was 15.7 times at a frequency of 1 KHz and the OCL amplifier was 18.6 times at a frequency of 1 KHz. Audio System Trainer has a learning media appropriateness level of 92% according to experts and 88% according to students. This shows that this trainer can be applied in Audio Systems learning.
Analisa Kinerja Metode Deteksi pada Sistem Komunikasi MIMO Purnamasari, Dian Neipa; Laksono, Deni Tri; Saputro, Adi Kurniawan; Hardiwansyah, Muttaqin
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer TRIAC Vol 9, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/triac.v9i1.14628

Abstract

Teknologi MIMO (Multiple-Input-Multiple-Output) muncul untuk menyelesaikan permasalahan dalam sistem komunikasi dengan lintasan yang berbeda. Teknologi ini memiliki beberapa pemancar dan penerima. Salah satu tantangan pada teknologi ini adalah pengiriman sinyal informasi menggunakan kanal yang berbeda. Untuk mengatasi hal tersebut terdapat teknik deteksi sinyal yang dapat mendeteksi sinyal sesuai yang diinginkan sistem. Pada penelitian ini dilakukan analisa metode deteksi sinyal yang diterapkan pada sistem komunikasi MIMO. Metode deteksi yang diuji adalah Zero Forcing (ZF), Minimum Mean Square Error (MMSE), Maximum Likelihood Detection (MLD) dan V-BLAST. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah perbandingan Bit Error Rate (BER) terhadap Signal to Noise Ratio (SNR). Hasil pengujian diperoleh bahwa metode deteksi yang memiliki performansi lebih baik adalah MLD, Hal ini dikarenakan sistem MIMO-MLD hanya membutuhkan SNR sebesar 12 dB untuk mencapai BER 10-3. Sedangkan metode deteksi yang memiliki performansi paling lemah adalah ZF, hal ini dikarenakan ZF membutuhkan SNR sebesar 24 dB untuk mencapai BER 10-3.
Design of Rectangular Microstrip Antenna Using Inset Feed and DGS Methods for Digital Television at 598 MHz Frequency Hardiwansyah, Muttaqin; Purnamasari, Dian Neipa; Ms, Achmad Ubaidillah; Haryanto, Haryanto; Ulum, Miftachul
Signal and Image Processing Letters Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/simple.v7i1.102

Abstract

The development of a microstrip antenna for digital TV applications at the center frequency of 598 MHz has been carried out to meet the needs for optimal signal reception in urban areas such as Surabaya. In this research, a microstrip antenna is designed, simulated, and fabricated to verify its performance. The simulation results show that the antenna has a return loss of -12.27 dB, VSWR 1.639, bandwidth 359 MHz, gain 2.26 dBi, and an omnidirectional radiation pattern. After the fabrication process, antenna performance measurements show a return loss of -25.78 dB, VSWR 1.849, and bandwidth 154 MHz. Discrepancies between simulation and fabrication results are mainly due to manufacturing tolerances and material variations. Nevertheless, the results obtained show that the developed microstrip antenna has good performance and is suitable for digital TV applications at the targeted frequency, with the ability to receive signals omnidirectionally which is very important in dense urban environments.
Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Alternatif Produk Unggulan Di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Purnamasari, Dian Neipa; Aliftasya Silvy Agustina; Isma Karunia Dewi; Ahmad Irsyad Amru Rosyidi; Nur Muhammad Fanani
Jurnal Insan Pengabdian Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Insan Pengabdian Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/jouipi.v2i1.263

Abstract

Moringa leaves (Moringa oleifera) are one of the most extraordinary plants ever found, and scientifically Moringa leaves are a source of nutrients that are different from plants in general. Most people do not understand the potential that exists around Murtajih Village, such as the moringa plants that grow a lot in the community's yard. The aim is to increase public knowledge about the utilization of village potential in the form of Moringa leaves. It is hoped that the PKK mobilizing group in Murtajih Village, which has participated in the socialization, will be able to distribute the information that has been obtained to the surrounding community and be able to experience the benefits optimally in the development of UMKM in Murtajih Village.