p-Index From 2021 - 2026
6.891
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebijakan Publik Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Civicus Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Publik (Jurnal Ilmu Administrasi) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan Journal of Humanities and Social Studies Jurnal Administrasi dan Manajemen Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik JPASDEV:Journal of Public Administration and Sociology of Development Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal La Sociale Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Journal of Governance and Administrative Reform JKMP (Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Journal of Public Representative and Society Provision Innovative: Journal Of Social Science Research NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan VISA: Journal of Vision and Ideas RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora International Journal of Social, Economic, and Business
Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Wisata di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto Maulina, Ika; Hardjati, Susi
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 13, No 3 (2024): December
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v13i3.3088

Abstract

Community empowerment can be achieved through various programs, including village tourism programs. The development of village tourism as a community empowerment initiative aims to motivate and empower the local population by managing the potential of their region. The objective of this study is to describe and analyze the efforts of community empowerment through village tourism in Bejijong Village, Trowulan Subdistrict, Mojokerto Regency. This study employs a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques include interviews, observations, literature reviews, and documentation. Data analysis was conducted through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that efforts to empower the community through the village tourism program in Bejijong Village have had a positive impact. The community has undergone significant changes, such as the formation of previously under-empowered groups and the development of local businesses into educational tourism attractions for visitors.Pemberdayaan masyarakat dapat dicapai melalui berbagai program, termasuk program desa wisata. Pengembangan desa wisata sebagai program pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk memberikan motivasi serta menjadikan masyarakat lebih berdaya melalui pengelolaan potensi daerahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kajian literatur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat melalui program desa wisata di Desa Bejijong memberikan dampak positif. Masyarakat mengalami perubahan signifikan, seperti terbentuknya kelompok masyarakat yang sebelumnya kurang berdaya, serta pengembangan usaha masyarakat menjadi wisata edukasi yang menarik bagi wisatawan.
Implementasi Standar Operasional Prosedur “Fasilitasi Permasalahan Tanah” Pada Penyelesaian Masalah Pertanahan di Jalan Pogot Kelurahan Tanah Kalikedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya Aulia, Az Zahra Azizah Nur; Hardjati, Susi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.350

Abstract

Banyak negara, termasuk Indonesia, menghadapi masalah pertanahan yang sangat penting. Tanah adalah salah satu sumber daya alam yang paling penting dan strategis bagi kehidupan manusia karena memiliki banyak manfaat untuk digunakan, seperti sebagai tempat tinggal, sumber makanan, dan aset keuangan. Untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada di Jalan Pogot di Kelurahan Tanah Kalikedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya, artikel ini menjelaskan bagaimana standar operasional prosedur (SOP) bidang pertanahan diterapkan. Penelitian ini akan mengungkapkan situasi atau objek secara menyeluruh dan mendalam melalui pendekatan studi kasus kualitatif. Sumber data dari penelitian ini menggunakan data primer yaitu wawancara langsung dengan Ketua Tim Kerja Administrasi Kewilayahan Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya bersama stafnya dan data sekunder berupa studi pustaka dan dokumentasi. Artikel ini menggunakan teori implementasi model Van Meter dan Van Horn. Hasil implementasi SOP ini di instansi sudah sesuai dengan yang dijelaskan pada teori implementasi Van Meter dan Van Horn dalam enam variabel.
Inovasi Program Website Simprolamas dalam Pelaporan Kinerja Marbot pada Sub Koordinator Kesejahteraan Rakyat Sekda Surabaya Adibah, Wardah Ariij; Hardjati, Susi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi yang ada pada program website Simprolamas. Website ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelatihan atau intervensi yang dilakukan dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran pada jurnal ini untuk mengetahui tentang pelaporan kinerja pada marbot. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif untuk mengeksplorasi inovasi dalam pelayanan publik, dengan fokus pada data dan informasi dari sumber-sumber yang relevan dengan menggunakan data sekunder dari data kepustakaan dan literatur lain. Pemerintah Kota Surabaya sudah membuat website untuk mengintegrasi bantuan-bantuan yang ada agar akurat sampai ke penerimanya dengan melibatkan pihak-pihak terkait termasuk penggunaan Simprolamas yang sudah dikembangkan sejak tahun 2015. Salah satu contoh inovasi dalam program Simprolamas untuk pelaporan kegiatan marbot menunjukkan beberapa karakteristik inovasi, termasuk keuntungan relatif, kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat, kemudahan penggunaan, dan kemampuan untuk diamati.
Peran Administrasi Kewilayahan Sekretariat Daerah Kota Surabaya Dalam Tata Kelola Batas Wilayah Kecamatan dan Kelurahan di Kota Surabaya Az-zahroh, Umiyatul Ulya; Hardjati, Susi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.357

Abstract

Tindakan dan kebijakan yang diambil oleh Administrasi Kewilayahan dalam melaksanakan tanggung jawab, wewenang, dan tugasnya, semuanya termasuk dalam fungsi Administrasi Kewilayahan. Kebijakan dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Administrasi Kewilayahan sangat penting dalam hal ini. Tata kelola batas wilayah yang baik adalah landasan pertumbuhan kota yang berkelanjutan, damai, dan inklusif di Surabaya, salah satu kota terbesar di Indonesia dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi pemerintahan daerah sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator dalam tata kelola batas wilayah Kecamatan dan Kelurahan di Kota Surabaya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metodologi deskriptif, penelitian dilakukan melalui observasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Administrasi Kewilayahan Sekretariat Daerah Kota Surabaya telah efektif mengelola batas kecamatan dan kelurahan dengan memenuhi beberapa tanggung jawabnya sebagai fasilitator, regulator, dan katalisator
Penerapan Paradigma Whole of Government dalam Penyelenggaraan Perpustakaan Keliling oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo Maharani, Najla Syifa; Hardjati, Susi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 3 No. 1 (2025): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v3i1.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan paradigma Whole of Government (WoG) dalam program Perpustakaan Keliling yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi dan wawancara mendalam. Data primer diperoleh melalui pengamatan selama pelaksanaan magang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, serta wawancara semi-terstruktur dengan Kepala Dinas dan pihak terkait. Data sekunder dikumpulkan melalui studi pustaka dari literatur yang relevan. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam aspek WoG—koordinasi antar organisasi, sharing informasi, kapasitas organisasi, fleksibilitas organisasi, sarana dan prasarana, serta penganggaran—telah diterapkan dalam program Perpustakaan Keliling. Koordinasi yang baik dengan sekolah dan desa memastikan pelaksanaan program yang efektif, sementara komunikasi internal dan eksternal meningkatkan efisiensi operasional. Kapasitas organisasi didukung oleh SDM yang kompeten dan pelatihan khusus, sedangkan fleksibilitas organisasi diwujudkan melalui gaya kepemimpinan berbagi yang mendorong inovasi dan kolaborasi. Namun, kendala ditemukan pada aspek prasarana, seperti akses jalan dan koneksi internet di daerah terpencil, yang memengaruhi optimalisasi layanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan WoG mendukung keberhasilan program Perpustakaan Keliling dalam meningkatkan literasi masyarakat, meskipun masih terdapat tantangan teknis yang perlu diatasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengelolaan program literasi berbasis komunitas dengan pendekatan WoG.
PARTISIPASI MASYARAKAT RW 04 KELURAHAN PAGESANGAN KOTA SURABAYA MELALUI PROGRAM KAMPUNG IKLIM Kharima, Evianti; Sahranafa, Karima; Zefanya Chrisanty, Rachel; Lesanti, Putri; Hardjati, Susi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i2.2025.809-815

Abstract

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi partisipasi masyarakat RW 04 Kelurahan Pagesangan Kota Surabaya dalam pelaksanaan ProKlim. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teori partisipasi Cohen & Uphoff (1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat mencakup pengambilan keputusan, pelaksanaan program, pemanfaatan hasil dan evaluasi. RW 04 Kelurahan Pagesangan Kota Surabaya berhasil meraih berbagai penghargaan terkait pelestarian lingkungan dengan inovasi seperti IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan IPAH (Instalasi Penampungan Air Hujan). Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial dan ekologis. Keberhasilan ini menjadi model implementasi ProKlim yang efektif dan berkelanjutan, serta berkontribusi signifikan pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Kota Surabaya.
PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Firmanda, Adhitya Novrizal; Hardjati, Susi
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8538

Abstract

Desa Kembangbelor ditetapkan menjadi salah satu desa wisata percontohan di Kabupaten Mojokerto sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat terhadap masyarakat Desa Kembangbelor dari adanya objek wisata Bernah De Vallei tersebut. Dalam fokus penelitian, peneliti menggunakan 4 aspek lingkup pemberdayaan yakni: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemberdayan masyarakat melalui Pengembangan objek wisata Bernah De Vallei Desa Kembangbelor Kecamatan Pacet Mojokerto,  dimana  peneliti  mendeskripsikan  fenomena-fenomena  secara  mendalam  dan  menyeluruh  sehingga  data  yang  dianalisis  berbentuk deskriptif. Sumber  data  yang  digunakan  berupa  data  primer  dan  sekunder.  Data  primer yaitu melalui  informan  Ketua BUMDES dan Ketua Karang Taruna serta  catatan lapangan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan melalui upaya bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, serta bina kelambagaan telah berhasil berdaya namun masih menemui beberapa tantangan pada upaya bina manusia serta bina lingkungan seperti adanya variasi tingkat pemahaman di antara pengelola serta tantangan pengunjung yang kurang sadar akan kebersihan. 
MODEL TATA KELOLA PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA Rahmadini, Fadiyah Suci; Hardjati, Susi
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 4 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkp.v15i4.8553

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model tata kelola pengembangan BUMDes Simo Djojo Makmur di Desa Simoketawang Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, arti yang dimaksudkan yakni untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenaiperan pemerintah desa dalam Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis dengan menggunakan model interaktif (interactive model of analysis). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolan Wisata kelengkeng oleh BUMDes Simo Djojo Makmur dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa sudah dilakukan dengan baik. Secara empiris, BUMDes Simo Djojo Makmur sudah melakukan prinsip- prinsip pengelolaan BUMdes. BUMDes sudah menerapkan prinsip kooperatif pada Wisata kelengkeng dengan melakukan kerjasama yang baik antara pengelola BUMDes dengan pemerintah desa, masyarakat maupun pihak ketiga seperti Agen BNI46 dan perguruan tinggi. BUMDes Simodjojo Makmur telah mengadopsi prinsip emansipatif dengan baik dalam beberapa aspek BUMdes sudah menerapkam prinsip akuntable pada Wisata kelengkeng dengan bertanggung jawab terhadap keuangan Wisata kelengkeng yang dibuktikan dengan laporan keuangan dan administrasi yang rutin dilaporkan setiap dua kali dalam setahun meliputi pertanggungjawaban pada laporan keuangan yaitu Laporan Laba Rugi, Neraca, Arus Kas dan lain-lain. BUMdes sudah menerapkam prinsip sustanable pada Wisata kelengkeng dengan adanya pemasaran dari mulut ke mulut antar masyarakat desa dengan pengunjung sehingga kunjungan wisatawan terus meningkat setiap tahunnya.
The Role of Transformational Leadership in Fostering Community-Based Innovation for the Transformation of Residential Areas into the Jelita (Jepang Bali Kita) Village Tourism Diana Claudya Gustafiani; Hardjati, Susi
International Journal of Social, Economic, and Business Vol. 1 No. 4 (2025): June 2025
Publisher : Lavish Opulent Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1512/5a39nf83

Abstract

This study examines transformational leadership's role in fostering community-based innovation to transform a residential area into the Jelita Tourism Village in Surabaya City. A qualitative research approach was employed, using a case study method. The research focuses on how community leaders demonstrate transformational leadership in initiating and sustaining the development of a tourism area based on citizen participation. The theoretical framework is based on the four dimensions of transformational leadership proposed by Bass & Riggio (2008): idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, and individualized consideration. The findings reveal that the community leaders effectively implemented all four dimensions. Their ability to build a shared vision, encourage innovation, foster trust, and attend to both individual and group needs significantly contributed to increased community participation and the creation of innovations throughout the development process. This leadership style has proven to be a key factor in transforming the residential area into a sustainable, competitive, and culturally rooted tourism destination. The study underscores the importance of transformational leadership in community-based development and provides implications for similar communities in other regions.
Peran Pemerintah Kota Surabaya Dalam Tahapan Penyelenggaraan Nama Rupabumi Nurmasriyanti, Wahyu Ida; Hardjati, Susi
Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Vol 12 No 1 (2025): Juni
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/professional.v12i1.7679

Abstract

Standardizing topographic names is an important step in supporting sustainable development. This research examines in depth the role of the Surabaya City Government in carrying out the recording of topographic names at the regional level. Standardizing topographic names in Indonesia is a strategic effort to improve spatial data management, preserve cultural heritage, protect regional sovereignty and security, as well as create orderly government administration. Using a qualitative descriptive method with a case study approach, this research analyzes the role of the Surabaya City government, especially the Regional Administration Working Team in implementing the policy on standardizing Topographic Names in the City of Surabaya by highlighting various obstacles and opportunities that stand in the way during the implementation process, namely collecting, reviewing, and standardization of topographic names. The findings of this research highlight the importance of government readiness, coordination between institutions, availability of adequate resources, and participation in ensuring the implementation of this program. In addition, this research also identifies the need for more effective coordination between central and regional governments, as well as active contribution from the community in efforts to achieve comprehensive and sustainable standardization of topographic names.