Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Potensi Kerusakan Tanaman Naga akibat Serangan Penyakit di UPTD BBHTPP DISTANBUN Aceh Fajri, Nur; Subandar, Irvan; Junita, Dewi; Saputra, Hendri
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kerusakan tanaman naga  akibat serangan penyakit. Penelitian dilakukan di UPTD BBHTPP DISTANBUN ACEH, Lembah seulawah Aceh besar. Penelitian dimulai bulan Febuari hingga bulan Mei 2022. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dilakukan secara sengaja pada tanaman yang tampak memiliki ciri-ciri yang sesuai untuk keperluan analisis dengan menetapkan beberapa sampel pada areal tanaman buah naga yang dilaksanakan sebanyak 5 blok. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kejadian penyakit busuk batang pada tanaman buah naga tertinggi yaitu 79.16% dan yang terendah 20,83% sedangkan keparahan penyakit yang tertinggi yaitu 30,00%.   yang terendah 5.00%. Kejadian penyakit kanker batang pada tanaman naga tertinggi yaitu 58,33%  dan yang terendah 0% sedangkan keparahan penyakit yang tertinggi yaitu 20,00% dan yang rendah 0%.Kata kunci : Busuk Batang, Kanker Batang, Buah Naga
Pengaruh Jenis Pupuk Kandang dan Trichoderma sp. Sebagai Bioaktivator Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.) Arifin, M; Subandar, Irvan
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol 19, No 2 (2023): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v19i2.3624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh dari jenis pupuk kandang dan Trichoderma sp. sebagai bioaktivator terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kangkung darat (Ipomea reptans Poir.). Penelitian ini dilakukan di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil dimulai dari bulan Agustus sampai November 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor jenis pupuk kandang terdiri dari 3 taraf yaitu pupuk kandang sapi, pupuk ayam dan pupuk kandang kambing. Faktor Trichoderma sp. yang terdiri dari 2 taraf yaitu tanpa perlakuan Trichoderma sp. dan menggunakan Trichoderma sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya pengaruh jenis pupuk kandang pada parameter tinggi tanaman dan berat basah terbaik dijumpai pada perlakuan K1 (pupuk kandang sapi), sedangkan panjang daun, jumlah daun, dan panjang akar terbaik dijumpai pada perlakuan K2 (pupuk kandang kambing). Pengaruh Trichoderma sp. pada seluruh parameter pengamatan terbaik pada perlakuan T1 (dengan Trichoderma sp.). Tidak terdapat interaksi di antara jenis pupuk kandang dan Trichoderma sp.
In vitro potential control of white root fungus in nutmeg (Myristica fragrans) based on botanical fungicide of coconut shell liquid smoke CHAIRUDIN, CHAIRUDIN; SUBANDAR, IRVAN; AGUSTINUR, AGUSTINUR; MAULIDIA, VINA
Jurnal Natural Volume 24 Number 2, June 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jn.v24i2.35879

Abstract

Nutmeg (Myristica fragrans) is spice plant which has an important position as a source of essential oils. An important problem in nutmeg cultivation is white root disease which can reduce nutmeg production. Until now, white root disease is still a problem in nutmeg plantations in South Aceh district. One of the solution that can be explored as an environmentally friendly control measure is to use the botanical fungicide coconut shell liquid smoke. This research aims to determine the potential of coconut shell liquid smoke in controlling white root fungus in vitro. The research was carried out in the Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Teuku Umar University. The research design used was a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of nine levels of liquid smoke concentration treatment; control 0%, 0.5%, 1%, 2%, 3%, 4%, 6%, 8%, 10%. Each treatment involved three replications. Data analysis was carried out using analysis of variance and Tukey's least significant difference (HSD) test.The research stages carried out consisted of producing coconut shell liquid smoke, isolating white root fungus from the roots of infected nutmeg plants and potential assay of liquid smoke in inhibiting the growth of white root fungus. In vitro bioassay result showed that liquid smoke treatment 3% was the best treatment because it was the lowest concentration causing total inhibition of the growth of white root fungus.
Kejadian Dan Keparahan Penyakit Busuk Batang (Erwinia sp.) Pada Tanaman Buah Naga (Hylocereus costaricensis) Di Lembah Seulawah, Aceh Besar Muzalifah, Muzalifah; Sahputra, Hendri; Subandar, Irvan
Agrium Vol 19 No 1 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i1.6251

Abstract

Penyakit busuk batang (Erwinia sp.) merupakan salah satu penyakit yang cepat menyebar diantara penyakit lainnya pada tanaman buah naga. Penyebarannya sangat mudah terutama pada kondisi kelembaban yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya serang penyakit busuk batang (Erwinia sp.) pada tanaman buah naga (Hylocereus costaricensis). Penelitian ini dilakukan di kebun tanaman buah naga UPTD BBHTPP Distanbun Aceh dengan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 5 blok dengan berbentuk pola Z terhadap kejadian dan kemampuan daya serang penyakit terhadap tanaman naga. Frekwensi pengamatan dilakukan sebanyak 7 kali setiap 2 minggu sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya serang penyakit busuk batang ini tergolong ringan yaitu 3,47%-23,75%, demikian pula halnya dengan kejadian penyakit yaitu 17,36-61,45%. Produktivitas buah naga di UPTD BBHTPP Distanbun Aceh yaitu 1,16-1,61 ton/ha.
Pelatihan Dan Praktik Pembuatan Trichokompos Berbahan Aktif Trichoderma asperellum Asal Lahan Gambut Di Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat Subandar, Irvan; Jalil, Muhammad; Chairudin, Chairudin; Maulidia, Vina
Bakti Cendana Vol 6 No 2 (2023): Bakti Cendana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/bc.6.2.2023.103-110

Abstract

Gampong Ujong Tanoh Darat memiliki lahan seluas 463 ha dengan jumlah penduduk 3.304 jiwa. Potensi di bidang pertanian yaitu padi sawah, perkebunan karet dan sawit, ternak, dan hortikultura. Gampong tersebut memiliki potensi untuk pengembangan dan penerapan hasil riset melalui kegiatan pengabdian berbasis riset. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis riset ini dilaksanakan bertujuan untuk menerapkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada masyarakat, terutama dalam mengendalikan penyakit secara hayati melalui pelatihan dan praktek pembuatan Trichokompos. Hasil pelaksanaan penyuluhan pemanfaatan limbah menjadi kompos, Hasil yang dicapai dari kegiatan penyuluhan ini petani Gampong Ujong Tanoh Darat memahami manfaat dari kompos dengan memanfaatkan kotoran ternak yang ada di sekitar Gampong sebagai pupuk organik alami yang dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia. Hasil penyuluhan tentang manfaat agensia pengendali hayati Trichoderma asperellum asal lahan gambut untuk mengendalikan penyakit tanaman, petani memahami manfaat dari kompos dengan memanfaatkan kotoran ternak yang ada di sekitar Gampong. Hasil pelatihan eksplorasi Trichoderma di lingkungan sekitar Gampong Ujong Tanoh Darat. petani terampil dalam mengeksplorasi dan memperbanyak secara massal agen pengendali hayati Trichoderma untuk dapat daplikasikan ke tanaman budidaya. Hasil praktek pembuatan Trichokompos berbahan aktif Trichoderma asperellum asal lahan gambut, petani menjadi terampil dalam pembuatan Trichokompos
Kajian Tutupan Lahan dan Tekstur Tanah Kawasan Mangrove di Kecamatan Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya Purnomo, Dwi; Pramulya, Rahmat; Subandar, Irvan; Fithria, Dewi; Nasution, Aswin
Jurnal Agrotek Lestari Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v11i1.11694

Abstract

Hutan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, tetapi mengalami degradasi akibat alih fungsi lahan dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan dan karakteristik tanah mangrove di Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, menggunakan citra Sentinel-2 dalam Google Earth Engine (GEE). Analisis dilakukan dengan pendekatan indeks vegetasi Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) serta menentukan tekstur tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah mangrove didominasi oleh tekstur lempung berliat dan lempung pasiran, yang memengaruhi pertumbuhan vegetasi. Analisis tutupan lahan mengungkapkan adanya peningkatan luas mangrove dari 147,98 hektare (2019) menjadi 176,67 hektare (2024). Peningkatan ini dipengaruhi oleh proses pemulihan alami dan upaya konservasi, meskipun beberapa area masih mengalami degradasi. Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya pengelolaan mangrove secara berkelanjutan di wilayah pesisir Aceh Jaya.
Training on Making Water Hyacinth Compost to Increase Family Income in Gunong Pulo Village, West Aceh Regency: PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS ECENG GONDOK UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA GUNONG PULO,KABUPATEN ACEH BARAT Khairun Nisa; Liston Siringo Ringo; Teuku Athaillah; Dedy Darmansyah; Muhammad Reza Aulia; Abdul Muzammil; safrika; Fantashir Awwal Fuqara; Irvan Subandar; Munandar; Alfizar; Muhammad Sayuthi
WISDOM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wisdom Vol. 1 No. 2 (2024): JPKM WISDOM 2, 2024
Publisher : PT. ROCE WISDOM ACEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community economic empowerment through training in processing agricultural waste into compost organic fertilizer. With training in making compost, the aim is to increase farmers' independence and increase soil and plant fertility, thereby providing food diversification for family health and also improving the family economy. This training has great potential because most of the agricultural waste and water weeds, such as water hyacinth plants, are abundant in West Aceh Regency, especially in Arongan Lambalek District in Gunong Pulo Village. There has been an extraordinary increase in fertilizer prices, making it difficult for farmers to use fertilizers that can increase crop yields. Agricultural waste in West Aceh is very abundant, such as rice husks, rice straws, corn harvest residues, and other crops that are not used properly. Likewise, the water hyacinth weed is very disturbing to aquatic ecosystems, and the shallowing of water flows can be used as a basic ingredient for making compost fertilizer. Community service aims to utilize abundant agricultural waste for economic benefits, utilize abundant water weeds to reduce environmental damage, increase soil fertility and human health, and increase local economic independence. The service method consists of theory classes, practical demonstrations, and guided exercises in which participants are involved in guided exercises where they will try to directly make compost by working together to do the whole mixing, stirring, and chopping process. With this dedication, it is hoped that farmer groups will be able to produce vegetables again by making their organic water hyacinth compost fertilizer made from agricultural waste and water weeds.
IDENTIFIKASI DAN TINGKAT SERANGAN HAMA PENTING PADA TANAMAN UBI KAYU DI KAMPONG TANAH BARA, KECAMATAN GUNUNG MERIAH, KABUPATEN ACEH SINGKI Kartini, Yuni; Subandar, Irvan
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1536

Abstract

Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan tanaman yang digemari masyarakat Kampong Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil. Budidaya ubi kayu di Kampong Tanah Bara sering mengalami gangguan hama yang menimbulkan kerusakan fisik dan penurunan produksi ubi kayu. Penelitian bertujuan menginventarisasi dan mengidentifikasi tingkat kerusakan yang ditimbulkan hama ubi kayu. Penelitian dilakukan di lahan milik petani, menggunakan metode observasi (pengamatan secara langsung) sebanyak 10 kebun petani dengan mengamati semua kerusakan yang diakibatkan hama. Pengamatan dilakukan satu setengah bulan dalam interval waktu seminggu sekali. Hasil: ditemukan dua jenis hama ubi kayu di Kampong Tanah Bara, yaitu kutu putih (Phenacoccus manihoti) dan kepinding tepung (Phenacoccus sp). Persentase serangan hama kutu putih tertinggi adalah 66,66 persen dan terendah 3,33 persen, sedangkan persentase serangan hama kepinding tepung tertinggi adalah 33,33 dan terendah 0,00 persen. Intensitas serangan hama kutu putih tertinggi adalah 21,66 persen dan terendah 0,69 persen sedangkan intensitas kepinding tepung tertinggi adalah 10,66 persen dan terendah 0,00 persen. Intensitas serangan hama kutu putih dan kepinding tepung masuk dalam kategori serangan ringan.
INSIDENSI DAN SEVERITAS PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA TANAMAN BAWANG MERAH DI KAMPONG TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Sarianti, Sarianti; Subandar, Irvan
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1529

Abstract

Penyakit antraknosa pada bawang merah yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum gloeosporioides (Penz) Sacc. Merupakan penyakit penting pada bawang merah. Kajian tentang penyakit antraknosa bawang merah masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar insidensi dan severitas penyakit antraknosa pada tanaman bawang merah (Allium cepa L. Var. Ascalonicum L.). Penelitian ini dilakukan di Kampong Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil dimana sampel yang diambil sebanyak 9 petani. Metode yang digunakan yaitu purposive sampling dengan masing masing petani diambil sebanyak 5 petak contoh dengan berbentuk memanjang. Parameter pengamatan adalah seberapa besar insidensi dan severitas serangan. Pengamatan dilakukan seminggu sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat severitas serangan penyakit antraknosa ini tergolong sangat tinggi.
PENGARUH JENIS PUPUK KANDANG DAN DIAMETER STEK TERHADAP PERTUMBUHAN STEK BIBIT KELOR DI KAMPONG TANAH BARA KECAMATAN GUNUNG MERIAH KABUPATEN ACEH SINGKIL Srimeliana Padang, Rina; Subandar, Irvan
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6297

Abstract

Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai banyaknya manfaat yang terkandung pada tanaman kelor menyebabkan perkembangan tanaman kelor di Kampong Tanah Bara masih rendah. Mengatasi hal tersebut diperlukan usaha untuk memperbanyak produksi tumbuhan kelor. Untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dan mempercepat keberhasilan teknik pembibitan melalui pembiakan secara vegetatif di Kampong Tanah Bara, maka perlu penggunaan jenis pupuk kandang  dan ukuran diameter stek yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk kandang dan diameter stek batang terhadap pertumbuhan bibit kelor. Penelitian dilaksanakan di rumah bibit Kampong Tanah Bara Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, pada Bulan November sampai dengan Desember 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 2 faktor yaitu jenis pupuk kandang yang terdiri atas tigaperlakuan yaitu pupuk kandang sapi, pupuk kandang ayam, dan pupuk kandang kambing. Faktor kedua adalah diameter stek yang terdiri atas tiga  ukuran, yaitu 2,1-3 cm, 3,1-4 cm, dan 4,1-5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter stek berpengaruh terhadap panjang tunas umur 2,3,4 dan 5 MST, terhadap diameter tunas umur 2,4 dan 5 MST, diameter stek  tidak berpengaruh terhadap panjang tunas 3 MST.Perlakuan terbaik dijumpai pada perlakuan diameter 4,1-5 cm. Diameter stek tidak  berpengaruh terhadap jumlah tangkai daun dan terhadap jumlah tunas. Jenis pupuk kandang berpengaruh tidak nyata terhadap semua peubah pengamatan. Tidak terdapat interaksi antara jenis pupuk kandang dan diameter stek terhadap pertumbuhan bibit kelor.