Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Kegiatan Pesantren dalam Membangun Nilai Kewarganegaraan sebagai Penguatan Materi PPKn pada Santri Studi Kasus di Pondok Pesantren Manba'ul Ulum Mujahidittauhid, Ahyan; Hutama, Sigit Tri Atmaja Priya; Irmawati, Vivi Ita; Setyowati, Raden Roro Nanik; Listyanigsih, Listyanigsih
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan pesantren dalam membentuk nilai-nilai kewarganegaraan pada santri sebagai penguatan materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter kebangsaan dan sosial santri melalui kegiatan seperti pengajian, musyawarah, kerja bakti, dan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, toleransi, musyawarah, dan kedisiplinan yang sejalan dengan nilai-nilai kewarganegaraan dalam PPKn. Dengan demikian, kegiatan pesantren dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang memperkuat pembentukan karakter dan kompetensi kewarganegaraan santri.
Pengaruh Kecanduan Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Siswa pada Kegiatan Pembelajaran di SMP Negeri 28 Surabaya Kinanti, Ekawati Putri; Setyowati, Raden Roro Nanik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5562

Abstract

Siswa SMP Negeri 28 Surabaya cenderung menunjukkan tingkat keaktifan yang lebih tinggi ketika kegiatan diskusi pembelajaran difasilitasi melalui media digital dibandingkan dengan diskusi tatap muka di kelas. Fenomena ini diduga berkaitan dengan kebiasaan siswa yang intensif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi sehari-hari, sehingga terjadi pergeseran kenyamanan dari komunikasi langsung menuju komunikasi berbasis media digital. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pola komunikasi siswa dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecanduan media sosial terhadap pola komunikasi siswa dalam kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 28 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto untuk menelaah hubungan sebab akibat berdasarkan data yang telah terjadi. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya guna memastikan keakuratan instrumen penelitian. Data selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecanduan media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pola komunikasi siswa. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar -5,824 yang lebih besar dari t tabel 1,984 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Besarnya pengaruh kecanduan media sosial terhadap pola komunikasi siswa ditunjukkan oleh nilai R Square sebesar 0,257 atau 25,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan media sosial siswa, semakin rendah kualitas pola komunikasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.