Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Kecanduan Media Sosial terhadap Pola Komunikasi Siswa pada Kegiatan Pembelajaran di SMP Negeri 28 Surabaya Kinanti, Ekawati Putri; Setyowati, Raden Roro Nanik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5562

Abstract

Siswa SMP Negeri 28 Surabaya cenderung menunjukkan tingkat keaktifan yang lebih tinggi ketika kegiatan diskusi pembelajaran difasilitasi melalui media digital dibandingkan dengan diskusi tatap muka di kelas. Fenomena ini diduga berkaitan dengan kebiasaan siswa yang intensif menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi sehari-hari, sehingga terjadi pergeseran kenyamanan dari komunikasi langsung menuju komunikasi berbasis media digital. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pola komunikasi siswa dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecanduan media sosial terhadap pola komunikasi siswa dalam kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 28 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto untuk menelaah hubungan sebab akibat berdasarkan data yang telah terjadi. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya guna memastikan keakuratan instrumen penelitian. Data selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecanduan media sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pola komunikasi siswa. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar -5,824 yang lebih besar dari t tabel 1,984 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Besarnya pengaruh kecanduan media sosial terhadap pola komunikasi siswa ditunjukkan oleh nilai R Square sebesar 0,257 atau 25,7%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan media sosial siswa, semakin rendah kualitas pola komunikasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.
Implementasi Project Citizen Melalui Pembelajaran PPKN Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa di SMP Negeri 30 Surabaya Utami, Siti; Rosul, Moh; Setyowati, Raden Roro Nanik; Listyanigsih, Listyanigsih
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 4, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i1.7783

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) berperan strategis dalam penguatan karakter siswa, khususnya sikap disiplin. Salah satu model pembelajaran yang relevan untuk tujuan tersebut adalah Project Citizen yang menekankan partisipasi aktif siswa dalam pemecahan masalah publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Project Citizen melalui pembelajaran PPKn dalam membentuk karakter disiplin siswa di SMPN 30 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi guru PPKn, siswa, dan pihak sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Project Citizen mampu membentuk karakter disiplin siswa melalui pembiasaan sikap tertib, kepatuhan terhadap aturan, tanggung jawab dalam kerja kelompok, serta ketepatan waktu dalam penyelesaian tugas proyek. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pembelajaran PPKn berbasis Project Citizen perlu diterapkan secara konsisten sebagai strategi penguatan pendidikan karakter di sekolah menengah pertama.
Pedagogi Multiliterasi Melalui Pembelajaran Berbasis Fenomena: Model untuk Meningkatkan Perilaku Ekonomi Sirkular di Sekolah Dasar Mahendra, Arya; Setyowati, Raden Roro Nanik; Rachmadyanti, Putri
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.120096

Abstract

This study was motivated by environmental degradation resulting from unsustainable economic practices rooted in a linear economic system (take-make-dispose), alongside the limited provision of circular economy education as a sustainable behavioral framework that integrates real world phenomena with socio-critical reflection in elementary schools. The research aimed to examine the effectiveness of phenomenon-based learning combined with multiliteracy pedagogy in fostering students’ circular economic behavior across knowledge, attitudes, and practices. Employing a pre-experimental one-group pretest-posttest design, the study involved 15 fifth-grade students at SDN Rayung, Tuban Regency. Data were collected through higher-order thinking skills (HOTS)-based multiple-choice tests for knowledge and Likert-scale questionnaires for attitudes and practices. Findings revealed significant improvements in all three dimensions, supported by high N-Gain scores: knowledge (0.84), attitudes (0.83), and practices (0.85). The contextualization of real environmental issues through direct practice effectively enabled students to critically understand sustainable economic behavior. In conclusion, integrating multiliteracy pedagogy into phenomenon-based learning represents an innovative and effective strategy to strengthen cognitive understanding, cultivate critical awareness, and shape sustainable economic practices among elementary school students from an early age.