Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, KESUAIAN TUGAS TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (SURVEY PADA KARYAWAN PT. BINTAN COCOPIN SUKSES TANJUNG PINANG) Sabillah, Annisa; Pebriani, Reny Aziatul; Putri, Andini Utari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27470

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada PT. Bintan Cocopin Sukses Tanjung Pinang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem informasi akuntansi, sistem pengendalian dan kesesuaian tugas terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan data primer melalui kuesioner skala ordinal dengan melibatkan 42 responden. Penelitian ini mengolah data dengan bantuan software SPSS 23. Hasil path analysis menunjukkan bahwa: (a) secara parsial penerapan sistem informasi akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. (b) secara parsial sistem pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. (c) secara parsial kesesuaian tugas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Selain itu, secara simultan, penerapan sistem akuntansi, sistem pengendalian internal dan kesesuain tugas berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan
LITERASI INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN MINAT BELAJAR TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI MAHASISWA Aryani, Reny; Hertati, Lesi; Pebriani, Reny Aziatul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Intelektual, Dan Minat Belajar Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi Pada Mahasiswa Akuntansi Universitas Indo Global Mandiri Angkatan 2020-2021. Sampel yang terpilih sebanyak 55 responden. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (data primer). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data dengan bantuan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara vaariabel kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Sedangkan variabel minat belajar berpengaruh terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Sehingga terdapat pengaruh secara simultan antara variabel kecerdasan emosional, kecerdasan intelektual dan minat belajar terhadap tingkat pemahaman akuntansi.
Diversifikasi Produk Lengkuas Untuk Mewujudkan Kemandirian Berwirausaha di Era Milenial Pada POKDARWIS Sungai Jawi Pebriani, Reny Aziatul; NI Wayan Priscila Yuni Praditya; Aprillia, Ina; Anastasya, Miftha; Putri, Wina Nadia
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6000

Abstract

Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sungai Jawi merupakan kelompok yang tidak produktif secara ekonomi yang beralamat di Desa Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan. POKDARWIS merupakan sebuah agrowisata edukasi yang memiliki banyak keanekaragaman hayati, seperti budidaya lebah madu, tambak ikan, penangkaran burung dan ayam hias dari berbagai wilayah di Indonesia, serta memiliki berbagai jenis tanaman mulai dari tumbuhan herbal, pohon buah-buahan seperti mangga, manggis, jeruk, peach, delima, tanaman padi hingga rempah lengkuas. Tanaman rempah lengkuas merupakan rempah yang mengandung khasiat bermanfaat untuk tubuh yaitu antioksidan, galangin, asam felonik, polifenol dan flavonoid sehingga dapat dipercaya manfaat kesehatannya untuk meminimalisir radikal bebas, meningkatkan kesuburan pria, melindungi dari infeksi, mengatasi radang sendi, meningkatkan imunitas tubuh, membantu mengobati luka bakar, meringankan gejala asma, mengatasi gangguan menstruasi, dan membantu mencegah diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Kelompok Sadar Wisata sendiri memiliki perkebunan lengkuas selebar 15 hektar dengan periode panen sekitar 3 bulan sekali sebanyak 1 ton sehingga hasil panen sangat melimpah. Dengan demikian tim pengabdian mengusulkan untuk mendiversifikasi olahan berbahan lengkuas menjadi serundeng dan tepung lengkuas sehingga produksi dan pemasaran menjadi meningkat. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap pelatihan dimana tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan alat dan kebutuhan yang telah difasilitasi tim pengabdian, tahap sosialisasi tim pengabdian memberikan sosialisasi pemasaran dengan memanfaatkan digital marketing, selanjutnya yaitu tahapan pendampingan, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan dari kegiatan pengabdian ini peningkatan pemberdayaan mitra untuk produksi olahan berbahan lengkuas sebelum dan sesudah adanya kegiatan meningkat menjadi 100% baik untuk produksi maupun pemasaran.
Stabilisasi Kelembagaan Koperasi Desa Melalui Implementasi Sistem Akuntansi Digital Terintegrasi Sesuai Permenkop UKM No. 2 Tahun 2024 Pebriani, Reny Aziatul; Yustini, Tien; Frastuti, Melia; Merdekawati, Eka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3684

Abstract

Village cooperatives are a vital pillar in strengthening community economics, but many cooperatives still face management challenges, particularly in administrative and accounting aspects. This activity is carried out to provide solutions for the weakness of cooperative institutionalization through the implementation of an integrated digital accounting system that refers to Permenkop UKM No. 2 of 2024 on Cooperative Accounting Standards. The activity's partner is Village Cooperative Limau, which has not yet implemented modern financial recording. The activity will be implemented in Limau Village in August 2025 with 20 participants consisting of cooperative managers, village apparatus, and community members. The activity methods include cooperative regulation awareness campaigns, training on digital accounting-based applications, workshops on cooperative financial report preparation, and system implementation support. The activity results show an 78% increase in participants' understanding of cooperative accounting, an 85% improvement in practical digital recording skills, and the formation of financial recording SOPs compliant with Permenkop No. 2 of 2024. Additionally, the cooperative now has a digital transaction database and a simple financial report format. This activity proves that the implementation of a digital accounting system can strengthen village cooperative institutionalization and improve transparency, accountability, and the cooperative's readiness for digitalization.
Pelatihan digital marketing hasil pertanian untuk meningkatkan pendapatan usaha di desa Tapus Syafitri, Lili; Pebriani, Reny Aziatul; Roswaty, Roswaty
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23606

Abstract

 AbstrakDesa Tapus sebagai komunitas pertanian, memiliki potensi besar dalam menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah dalam memasarkan produk-produk mereka secara efektif dan mencapai pasar yang lebih luas masih sangat terbatas. Hal ini dikarenakan lemahnya distribusi sehingga sulit untuk petani menjual produknya, distribusi merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi petani di Desa Tapus. Terbatasnya distribusi sebagai wadah penjualan, berdampak pada masih rendahnya tingkat kesejahteraan petani. Alternatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani yaitu melalui pemasaran secara digital atau online. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan dimulai dari tahap pertama yaitu persiapan, melakukan perizinan dan survei lapangan. Tahap kedua yaitu kegiatan pengabdian masyarakat melalui focus group discussion (FGD) dan sosialisasi konsep pemasaran online dengan metode seminar. Tahap ketiga yaitu evaluasi kegiatan melalui metode evaluasi CIPP (Context, Input, Process dan Product). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan petani terhadap pemasaran online. Petani pun turut berpartisipasi secara aktif dalam proses kegiatan diskusi.Top of Form kata kunci: digital Marketing; Hasil Pertanian; Pendapatan; Usaha. AbstractTapus Village, as an agricultural community, has great potential in producing high quality agricultural products. However, the main challenge faced is in marketing their products effectively and reaching a wider market which is still very limited. This is due to weak distribution making it difficult for farmers to sell their products. Distribution is one of the problems often faced by farmers in Tapus Village. Limited distribution as a sales platform has an impact on the low level of farmer welfare. An alternative that can be implemented to improve farmers' welfare is through digital or online marketing. The community service activities carried out start from the first stage, namely preparation, carrying out permits and field surveys. The second stage is community service activities through focus group discussions (FGD) and socialization of online marketing concepts using the seminar method. The third stage is the activity evaluation stage through the CIPP (Context, Input, Process and Product) evaluation method. The evaluation results show that there has been an increase in farmers' knowledge of online marketing. Farmers also participated actively in the discussion process. Keywords: digital marketing; agricultural product; income; business.
Produk Diversifikasi Lengkuas Berbasis CRM dengan Strategi Up Selling dan Cross Selling NI Wayan Priscila Yuni Praditya; Aprilia, Ina; Pebriani, Reny Aziatul
Jurnal Ilmiah Informatika Global Vol. 16 No. 3: December 2025
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiig.v16i3.6190

Abstract

The rapid development of information technology has significantly transformed consumption patterns and marketing strategies, including within the agribusiness sector in the digital era. As consumers increasingly rely on online platforms, agribusiness actors are required to adapt through technological innovation. This study focuses on the development and analysis of an online sales system for diversified galangal-based products—such as shredded galangal (serundeng) and galangal powder—as a form of digital innovation to promote local products. The research applies a Research and Development (R&D) approach using the waterfall model, which includes stages of requirement analysis, system design, implementation, testing, and evaluation. The system integrates Customer Relationship Management (CRM) concepts along with up selling and cross selling strategies to enhance customer loyalty and increase transaction value. The results indicate that the developed web-based platform successfully expands market reach, simplifies transactions, and provides valuable customer analytics to support business decision-making. The system features include a product catalog, online ordering, inventory management, social media integration, and a CRM module that facilitates customer data management and personalized promotions. The implementation of up selling and cross selling strategies proved effective in increasing the average transaction value and strengthening customer loyalty. Overall, this study demonstrates that the integration of information technology and CRM can serve as a strategic solution to enhance the competitiveness of local products made from traditional raw materials such as galangal in the modern digital marketplace.
Program Penguatan Literasi Keuangan bagi Pengurus Koperasi untuk Mendorong Keberlanjutan Usaha Anggota Meiriasari, Vhika; Pebriani, Reny Aziatul; Aziatul Pebriani, Reny
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xntdc174

Abstract

Koperasi Merah Putih di Desa Rejodadi mengalami stagnasi operasional selama beberapa tahun akibat rendahnya literasi keuangan pengurus, ketiadaan sistem pembukuan, dan lemahnya tata kelola. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi keuangan pengurus sebagai fondasi reaktivasi koperasi dan keberlanjutan usaha anggota. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui pelatihan teknis, simulasi pembukuan, dan penyusunan SOP tata kelola. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman literasi keuangan pengurus dari rata-rata 30–40% menjadi 80–90%. Sebanyak lima orang pengurus kini memiliki kompetensi teknis dalam menyusun laporan keuangan sederhana, dengan satu operator khusus yang terlatih mengelola sistem digital berbasis Excel. Capaian program mencakup ketersediaan buku kas harian, laporan arus kas bulanan, dan rekapitulasi simpanan anggota yang sebelumnya tidak terdokumentasi. Selain peningkatan kapasitas internal, program ini berhasil memulihkan kepercayaan publik yang dibuktikan dengan adanya 27 warga yang menyatakan minat kembali menjadi anggota aktif. Keberhasilan reaktivasi ini juga didukung dengan terbentuknya dokumen SOP simpan pinjam dan struktur organisasi yang jelas. Program ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi keuangan sebesar 50% secara efektif mampu mengubah status koperasi dari tidak berjalan menjadi siap beroperasi kembali. Fondasi kelembagaan yang kuat ini membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi di Desa Rejodadi. Financial Literacy Strengthening Program for Cooperative Administrators to Encourage Members' Business Sustainability Abstract The Merah Putih Cooperative in Rejodadi Village has experienced operational stagnation for several years due to low financial literacy among its administrators, the absence of an accounting system, and weak governance. This community service program aims to strengthen the financial literacy of administrators as a foundation for reactivating the cooperative and ensuring the sustainability of its members' businesses. The method used is a participatory empowerment approach through technical training, bookkeeping simulations, and the development of governance SOPs. Evaluation results through pre-tests and post-tests show a significant increase in the managers' understanding of financial literacy from an average of 30-40% to 80-90%. Five administrators now have the technical competence to compile simple financial reports, with one specially trained operator managing an Excel-based digital system. The program's achievements include the availability of daily cash books, monthly cash flow reports, and a recapitulation of member deposits that were previously undocumented. In addition to improving internal capacity, the program succeeded in restoring public trust, as evidenced by 27 residents expressing interest in becoming active members again. The success of this reactivation was also supported by the creation of loan and savings SOP documents and a clear organizational structure. The program concluded that a 50% increase in financial literacy was effective in changing the status of the cooperative from non-operational to ready to resume operations. This strong institutional foundation opens up great opportunities for strengthening the cooperative-based local economy in Rejodadi Village.
Pendampingan Pengelolaan dan Pencatatan Keuangan Digital serta Strategi Pengembangan Usaha Produk Lengkuas untuk Mendukung Kemandirian Wirausaha Milenial padaPOKDARWIS Sungai Jawi Pebriani, Reny Aziatul; Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Aprillia, Ina; Ramadhani, Suci; Anastasya, Miftha
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5042

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan pengembangan usaha anggota POKDARWIS Sungai Jawi melalui pendampingan pencatatan keuangan digital dan strategi diversifikasi produk lengkuas. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum optimalnya pencatatan keuangan usaha, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, keterbatasan dalam menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dan dilaksanakan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta pada berbagai indikator, meliputi pemisahan keuangan usaha dan pribadi dari 45% menjadi 85%, kemampuan pencatatan pemasukan dan pengeluaran dari 40% menjadi 82%, penggunaan pencatatan digital sederhana dari 30% menjadi 78%, kemampuan menghitung harga pokok produksi dari 35% menjadi 80%, serta penetapan harga jual dari 38% menjadi 83%. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan rata-rata pemahaman peserta sebesar 44% pada aspek pencatatan keuangan digital, perhitungan biaya produksi, dan strategi pengembangan usaha. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi peluang pengembangan produk lengkuas sebagai produk bernilai tambah berbasis potensi lokal. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, pendampingan akuntansi digital yang terintegrasi dengan strategi pengembangan usaha berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha dan mendukung penguatan kemandirian wirausaha milenial pada komunitas POKDARWIS Sungai Jawi. Enhancing Millennial Entrepreneurial Independence through Digital Financial Management, Record-Keeping Assistance, and Business Development Strategies for Galangal-Based Products: Evidence from POKDARWIS Sungai Jawi Abstract This community service activity aims to increase the capacity of financial management and business development of POKDARWIS Sungai Jawi members through assistance in digital financial recording and galangal product diversification strategies. The main problems faced by partners include the lack of optimal business financial records, the mixing of personal and business finances, limitations in calculating production costs and determining selling prices, and the low use of digital technology in business management. This activity was attended by 20 participants and was carried out using a participatory mentoring approach through the stages of problem identification, training, direct practice, and evaluation using pre-test and post-test. The results of the activity showed an increase in participants' understanding and skills on various indicators, including the separation of business and personal finances from 45% to 85%, the ability to record income and expenses from 40% to 82%, the use of simple digital recording from 30% to 78%, the ability to calculate the cost of production from 35% to 80%, and the determination of selling prices from 38% to 83%. Overall, there was an average increase in participants' understanding of 44% in the aspects of digital financial recording, production cost calculation, and business development strategy. In addition, participants began to be able to identify opportunities for the development of galangal products as value-added products based on local potential. Based on the results of the evaluation of the activity, digital accounting assistance integrated with business development strategies contributes to increasing business management capacity and supporting the strengthening of millennial entrepreneurial independence in the Sungai Jawi POKDARWIS community.