Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK KELOMPOK PEMUDA KREATIF DESA GONTAR KECAMATAN ALAS BARAT KABUPATEN SUMBAWA Fahmi Yahya; Hermansyah Hermansyah; Syafruddin Syafruddin; Syarif Fitriyanto; Musahrain Musahrain
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.936 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i2.1858

Abstract

Desain grafis sudah menjadi kebutuhan dalam berbagai bidang kehidupan. Desain grafis berhubungan erat dengan persepsi, pencitraan, dan juga komunikasi. Desain grafis dapat memudahkan dalam bertukar informasi, membuat suatu informasi nampak menjadi lebih menarik dan lebih nyaman secara visual. Karena itulah desain grafis menjadi salah satu bidang yang diminati oleh generasi muda saat ini. Dalam kegiatan ini, kami memberikan pelatihan desain grafis kepada kelompok pemuda kreatif desa Gontar kec. Alas Barat, Kab.Sumbawa. Tujuannya adalah agar para pemuda tersebut memiliki kemampuan desain yang akan menunjang pekerjaan mereka, baik sebagai content creator di Youtube dan sosial media, sebagai pedagang yang harus mempromosikan dagangannya, sebagai guru dan lain sebagainya. Kegiatan ini telah dilakukan pada bulan September 2019. Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta pelatihan dan juga pemerintah Desa Gontar. Materi yang diberikan kepada peserta pelatihan dirasa dapat menunjang kreatifitas mereka dalam berkarya.
PELATIHAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI TENAGA SURYA DI DUSUN OMO DESA PENYARING Fahmi Yahya; Syarif Fitriyanto; Sri Nurul Walidain; Tursina Ratu; Muhammad Erfan
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v1i1.7

Abstract

Dusun Omo merupakan salah satu dusun di wilayah pesisir desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa yang mengalami krisis air bersih. Dusun ini memiliki luas wilayah kurang lebih 1138 H dengan luas pemukiman 6,86 H. PDAM hanya mampu menyuplai air untuk dusun tersebut sekali dalam seminggu. Untuk mendapatkan air bersih, warga tidak jarang harus membeli pada penjual keliling dengan harga Rp.5.000, per jerigen. Kelangkaan air bersih di Dusun Omo Desa Penyaring sangat berdampak pada berbagai aspek kehidupan lainnya, diantaranya pada aspek kesehatan, ekonomi, dan kehidupan sosial. Keterbatasan informasi dan pengetahuan masyarakat tentang teknologi tepat guna membuat krisis air bersih di desa tersebut terus berkelanjutan. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah terciptanya masyarakat yang sadar akan pentingnya penggunaan teknologi dalam kehidupan agar terjadinya peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengatasi masalah bersama untuk kehidupan yang lebih baik. Kegiatan ini dimulai sejak bulan Juli 2018. Adapun langkah-langkah dalam pembuatan dan pengenalan alat destilasi air laut ini adalah; mempersiapkan alat dan bahan, membuat alat destilasi air laut sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, melakukan tes alat destilasi air, kemudian melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang penggunaan dan cara kerja alat tersebut.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DI DESA MUER PLAMPANG Ady Purnama; Syarif Fitriyanto; Edrial
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v2i2.81

Abstract

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan salah satu pendekatan untuk perubahan perilaku higyene dan kesadaran melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan sebagai prinsip utama dan5 pilar pencapaian menuju sanitasi total. Melalui Yayasan Plan International Indonesia (YPII) yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa sejak bulan mei hingga juni 2019 telah membentuk tim kesehatan dan lingkungan di 32 desa atau kelurahan di 8 kecamatan di Kabupaten Sumbawa yakni; Alas Barat, Rhee, Batulanteh, Sumbawa, Moyo Hilir, Lopok, Lape dan Plampang. Tim ini melibatkan mahasiswa KKL-T Universitas Samawa khusus di desa Muer, Plampang yang nantinya menjadi ujung tombak dalam mengatasi persoalan sanitasi di desa Muer. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa hasil verifikasi didapatkan 95% KK yang memiliki Jamban, dan dari proses verifikasi hanya 45% yang memenuhi atau layak disebut sebagai jamban sehat. Sedangkan untuk praktek cuci tangan pakai sabun dikeluarga hanya 55% KK yang memiliki sarana cuci tangan, dan hanya 25% yang memiliki sarana cuci tangan yang memang benar-benar mempraktekkan cuci tangan pakai sabun secara rutin. Implementasi program gerakan STBM tidak dapat terlepas dari adanya faktor pendukung dan faktor penghambat. Adapun faktor pendukungnya yaitu tersedianya sumber daya manusia, sanksi hukum dan partisipasi masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu sumber daya finansial dan sumber daya waktu.
BUDAYA DIGITAL DALAM TRANSFORMASI DIGITAL MENGHADAPI ERA SOCIETY 5.0 Ieke Wulan Ayu; Z Zulkarnaen; Syarif Fitriyanto
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v5i1.922

Abstract

Industri 4.0 merupakan era transformasi informasi yang merespon kebutuhan masyarakat melalui berbagi pengetahuan dan teknologi. Adaptasi perubahan berbasis data melahirkan tantangan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi era 5.0. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang budaya digital dalam transformasi digital menghadapi era society 5.0. Kegiatan dilakukan pada bulan Agustus 2021, menggunakan metode ceramah dan diskusi dengan peserta dari berbagai kalangan mahasiswa, akademisi, dan umum menggunakan zoom metting. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kehadiran teknologi informasi akhirnya telah mengubah kebudayaan di masyarakat Transformasi masyarakat digital mengaburkan perbedaan antara realitas dan virtualitas antara manusia, sehingga muncul sebagai fenomena baru seperti individualisasi, transparisasi, kognifikasi (intelektualisasi lingkungan sekitar) menjadi tren yang menonjol dan menjadi ciri aspek budaya. Melalui sosialisasi literasi digital dapat meningkatkan pemahaman masyarakat dan adaptasi yang diikuti oleh budaya digital yang baik akan membawa perubahan yang baik terhadap lingkungan sosial.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH CALON GURU FISIKA PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA PARTIKEL Syarif Fitriyanto; Fahmi Yahya; Sri Nurul Walidain
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v1i1.37

Abstract

Ilmu dinamika tidak hanya membahas tentang fenomena gerak suatu benda, namun juga membahas tentang faktor penyebab benda bergerak. Penguasaan konsep dinamika partikel harus diajarkan sebelum mengikuti mata kuliah lanjutan seperti kajian fisika sekolah, mekanika, gelombang, serta berbagai mata kuliah lanjutan fisika lainnya. Artikel ini menguraikan tentang tingkat pemahaman mahasiswa dalam memecahkan masalah serta mengetahui kesulitan umum yang sering terjadi. Subjek penelitian terdiri atas 14 orang mahasiswa jurusan pendidikan fisika UNSA yang telah mengikuti perkuliahan fisika dasar Tahun Akademik 2016/2017. Analisis dilakukan berdasarkan jawaban mahasiswa terhadap soal pilihan ganda dan soal uraian yang dikembangkan oleh peneliti dan disesuaikan dengan kurikulum. Hasil analisis menyimpulkan bahwa level kemampuan pemecahan masalah mahasiswa berada pada level tingkat rendah (low level thinking). Bila dihubungkan dengan level pengetahuan ranah kognitif dalam taksonomi Bloom, hanya berada pada level mengingat, memahami, dan menerapkan. Kegagalan mahasiswa dalam memecahkan masalah tersebut disebabkan karena beberapa faktor diantaranya yaitu kemampuan mengidentifikasi masalah, kemampuan membuat visualisasi, kemampuan mentransformasikan informasi faktual dalam bentuk persamaan matematis, dan kemampuan mengevaluasi. Khusus pada keterampilan matematika, kemampuan mahasiswa dalam menjalankan prosedur matematik tergolong rendah. Disarankan kepada peneliti lanjutan untuk meneliti tentang metode pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi kelemahan tersebut.
OPTIMALISASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GOOGLE SITES BAGI GURU DI SMAN 1 MOYO UTARA Fitriyanto, Syarif; Aprianto, Romi; Ardianti, Suji; Walidain, Sri Nurul; Suryani, Erma; Hermansyah; Yahya, Fahmi; Putra, Armansyah
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang berkembang pesat, integrasi teknologi dalam pendidikan menjadi kunci utama untuk menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Moyo Utara, yang berfokus pada optimalisasi media pembelajaran interaktif berbasis Google Sites, telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan guru dan memperkaya proses pembelajaran. Workshop satu hari yang dilaksanakan pada 8 Mei 2024, melibatkan seluruh guru di SMAN 1 Moyo Utara menghasilkan peningkatan kompetensi dalam pembuatan situs pembelajaran yang dinamis dan interaktif, serta transfer pengetahuan tentang teknologi pendidikan terkini. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi dan minat guru dalam menggunakan teknologi, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pendidikan di Indonesia. Temuan ini menegaskan pentingnya penerimaan dan implementasi teknologi multimedia oleh pendidik untuk meningkatkan efikasi pedagogis dan mempersiapkan generasi muda yang kompeten di era global.
ANALISIS KESIAPAN KABUPATEN SUMBAWA MENJADI KABUPATEN LAYAK ANAK DITINJAU DARI ASPEK KORBAN KEKERASAN PADA ANAK DIBAWAH UMUR Sakti, Muhammad Anugerah Puji; Rahayu, Sri; Nurhidayati, Sri; Fitriyanto, Syarif; Setiawaty, Endang
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v6i2.1409

Abstract

Kota layak anak (KLA) adalah Kabupaten/Kota yang mempunyai sistempembangunan berbasis hak untuk anak melalui pengintegrasian komitmen dansumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secaramenyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untukmenjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Kabupaten Sumbawa, tidakluput dari berbagai kasus, seperti kasus penganiayaan terhadap anak dibawahumur, Persetubuhan, Pencabulan, KDRT, Prostitusi, Tindak Pidana PerdaganganOrang (TPPO) dan kasus Penelantaran terhadap anak. Tujuan penelitian ini untukmengetahui faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak dibawah umur.Lokasi penelitian di Kabupaten Sumbawa, sejak Juli hingga Oktober 2023.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Analisiskualitatif dalam penelitian ini terdiri atas reduksi data, sajian data dan penarikansimpulan, ketiga komponen tersebut saling berinteraksi guna pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak kekerasan baik kekerasan fisikmaupun kekerasan seksual di Kabupaten Sumbawa secara kualitatif masihbanyak terjadi. Banyaknya korban yang tidak berani melaporkan tindakkekerasan tersebut disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya yaitu korbanmerasa malu dan lebih memilih untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.Padahal hal ini justru menyebabkan pelaku tidak memiliki efek jera. Kelemahankorban seperti ini dimanfaatkan oleh pelaku dan menjadi faktor penyebab seringterjadinya tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur.
PENGARUH PSIKOSOSIAL ANAK TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DI PESISIR KABUPATEN SUMBAWA Fitriyanto, Syarif; Erlangga, Haqqy Rerian; Fauzi, Muhammad; Ayu, Ieke Wulan; Darmanto, Darmanto; Edrial, Edrial; Sakti, Muhammad Anugerah Puji
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v7i2.1880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kondisi psikososial terhadap kemampuan literasi anak di wilayah pesisir di Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-November 2024 di 4 Sekolah Dasar dan 1 Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Labuhan Badas serta 1 Sekolah Dasar dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Labuhan Alas.dengan rincian sebagai berikut Sekolah Dasar Negeri Badas, Sekolah Dasar Negeri, Empan, Sekolah Dasar Negeri Kanar, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Kecamatan Labuhan Badas dan Sekolah Dasar Negeri Labuhan Alas dan SMK Negeri 1 Alas. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik accidental sampling, stratified random sampling, dan purposive sampling. Sedangkan Metode analisis hasil penelitian menggunakan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan pekerja anak di wilayah kecamatan Labuhan Badas dan Labuhan Alas terdapat 18 responden (14,3%) dengan kondisi psikososial di tempat kerja dengan kategori baik, 85 responden (67,5%) dengan kondisi psikososial di tempat kerja dengan kategori cukup dan 23 responden (18,2%) dengan kondisi psikososial di tempat kerja dengan kategori kurang. Hasil tes kemampuan literasi baca tulis, beberapa anak masih berada dalam kategori baik, namun adapula yang berada dalam kategori buruk. Hasil rata-rata literasi sains didapat bahwa SMPN 2 Lab.Badas memiliki nilai rata-rata yang tinggi daripada sekolah yang lain. Sedangkan SDN Kanar memiliki nilai rata-rata terendah.
ANALISIS PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN FISIKA DI TINJAU DARI ASPEK PEMAHAMAN, METODE PEMBELAJARAN DAN SISTEM PENILAIAN Walidain, Sri Nurul; Fitriyanto, Syarif; Yuwita, Melly; Hartini, Sri; Rahmad, Rahmad
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v4i2.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi peserta didik terhadap pembelajaran fisika, ditinjau dari tiga aspek: pemahaman konsep, metode pengajaran, dan sistem penilaian. Penelitian ini menggunakan instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik secara umum mampu memahami pembelajaran fisika sebesar 34,3%, pada aspek pemahaman konsep Namun, peserta didik masih menghadapi tantangan dalam memahami konsep abstrak terutama karena keterbatasan kegiatan eksperimen langsung. Metode pengajaran mendapatkan respons positif sebesar 70% dengan metode paling dominan yang digemari adalah metode pembelajaran kooperatif. Pada aspek sistem penilaian dengan persentase 85% didominasi ujian tertulis dan mengusulkan variasi penilaian, seperti tugas berbasis proyek atau penugasan kreatif, untuk lebih mencerminkan kemampuan mereka. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik dan pembuat kebijakan untuk meningkatkan strategi pembelajaran di lingkungan pendidikan serupa.
WORKSHOP PLATFORM MERDEKA MENGAJAR, CANVA, DAN GOOGLE FORM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SDN BOAK DAN SDN BOAK DALAM Aprianto, Romi; Walidain, Sri Nurul; Fitriyanto, Syarif; Suharli; Hermansyah; Yahya, Fahmi
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk menguasai teknologi dalam mendukung pembelajaran abad ke-21. Namun, guru di daerah terpencil seringkali menghadapi kendala seperti kurangnya pelatihan dan fasilitas yang memadai. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Boak dan SDN Boak Dalam dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar, Canva, dan Google Form sebagai alat bantu pembelajaran. Kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pelatihan dan pendampingan, yang melibatkan tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi disampaikan melalui presentasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif, dengan evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan kuesioner umpan balik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman teknologi yang signifikan, dengan rata-rata skor peserta meningkat dari 54% menjadi 87%. Peserta berhasil menghasilkan produk pembelajaran yang kreatif dan relevan, termasuk rencana pembelajaran, media visual berbasis Canva, dan kuis evaluasi menggunakan Google Form. Sebanyak 97% peserta menyatakan sangat puas dengan materi dan metode pelatihan, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan infrastruktur. Workshop ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik langsung efektif dalam meningkatkan kompetensi guru. Untuk keberlanjutan, disarankan adanya pelatihan lanjutan yang lebih mendalam serta peningkatan fasilitas pendukung di sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong guru untuk mengintegrasikan teknologi secara optimal dalam pembelajaran, menciptakan pengalaman pendidikan yang inovatif dan menarik.