Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Mengurangi Stigma: Menjelaskan Gangguan Mental 'Ringan' dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sehari-hari Budiman, Ahmad Teguh; Dwi Utami, Prabawati; Subaidi
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i01.1054

Abstract

Problematika kesehatan mental yang terjadi di kalangan mahasiswa seperti depresi, stress, fobia, dan lain sebagainya memicu adanya stigma-stigma negatif dari kalangan masyarakat maupun lingkungan sekitar, stigma tersebutlah yang berujung kepada gangguan mental berat, yang mengakibatkan perubahan hidup. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi yakni faktor internal meliputi faktor biologis dan psikologis, sedangkan faktor eksternal meliputi sosial budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perolehan data menyebar google form secara online dengan subjek mahasiswa, rentan usia antara 18-30. Hasilnya, gangguan mental ringan merupakan gangguan yang mempunyai waktu singkat dan dampak yang tidak terlalu mempengaruhi aktivitas sehari-hari. Perlunya strategi dalam mengurangi stigma melalui edukasi dan kampanye serta kebijakan berkaitan dengan kesehatan mental.
Perancangan Sistem Informasi Infaq Menggunakan Metode Extreme Programming Berbasis Web (Yayasan Bakti Pemuda Foundation) Samsoni; Subaidi
LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2024): Logic : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menunaikan infaq dapat dilakukan dengan sangat mudah seiring banyaknya suatu komunitas, yayasan, atau organisasi yang memfokuskan untuk menerima ZIS (Zakat, Infaq,dan sedekah) salah satunya adalah yayasan Bakti Pemuda Foundation. Pada praktiknya, sistem penerimaan infaq di Yayasan BPF masih konvensional. Hal tersebut dapat dilihat pada saat akan menghubungi donatur dan sistem penerimaan donasi. Pihak yayasan BPF mengonfirmasi hal tersebut dengan menggunakan sistem manual. Hal demikian dikhawatirkan akan menimbulkan kesalahan data. Selain itu, ada beberapa kelemahan yang ditemui apabila menggunakan system manual, yaitu pemberian surat yang dilakukan secara manual kepada pihak mustahik atau pengelola panti. Hal demikian dikhawatirkan terjadinya kerusakan pada surat tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu adanya suatu pembaharuan untuk mempermudah dalam berzakat, infaq,dan sedekah. Yayasan BPF memerlukan suatu sistem yang mampu mengatur database atau dokumen yang akan tersimpan dan terkalkulasi secara otomatis dan akurat. Dengan demikian peneliti akan melakukan penelitian rancang bangun sistem infaq dengan menggunakan metode Extreme Programming, di mana metode yang cepat dalam pengembangannya dan juga mampu menerima perubahan dan perbaikan pada setiap terjadi kesalahan. Dengan adanya sistem ini dapat mempermudah Yayasan Bakti Pemuda Foundation dalam mengelola infaq dan pencatatan pengeluaran sedekah, mempermudah pengelolaan infaq dan pencatatan pengeluaran sedekah secara sistematis dengan menggunakan database yang terkomputerisasi, serta dapat membantu Yayasan Bakti Pemuda Foundation dalam menjaga keakuratan data pengelolaan infaq dan pencatatan pengeluaran sedekah.
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN Fatimah Al Zahrah; Ibrohim Muchlis; Subaidi
GAHWA Vol. 2 No. 1 (2023): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v2i1.415

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pendidikan akhlak dalam konteks pendidikan Islam, yang kini cenderung terfokus pada pencapaian material dan kecerdasan intelektual. Penelitian ini berangkat dari analisis Surat Al-Furqan ayat 63-64, yang mengandung nilai-nilai etika fundamental dalam pembinaan akhlak seorang Muslim. Ayat ini menekankan sikap rendah hati dan ibadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, mengajak kita untuk merenungkan kembali tujuan utama pendidikan: menghilangkan kebodohan dan mencapai ridho Ilahi. Penelitian ini menggunakan metode analisis teks Al-Qur'an dan studi pustaka untuk mendalami nilai-nilai akhlak dalam ayat tersebut serta mengaitkannya dengan literatur pendidikan Islam. Selain itu, penelitian ini menyoroti tantangan zaman modern, di mana teknologi dan urusan duniawi sering kali mengaburkan akhlak dan jati diri manusia. Dengan mengacu pada Al-Qur'an dan Hadits sebagai pedoman utama, artikel ini bertujuan untuk merumuskan konsep pendidikan akhlak yang komprehensif, yang tidak hanya memperkuat karakter individu tetapi juga membangun masyarakat yang lebih baik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendidikan akhlak dapat diintegrasikan secara efektif dalam sistem pendidikan untuk membentuk kepribadian Muslim yang unggul, baik dalam aspek moral, etika, maupun ibadah.
ANALISIS PENDIDIKAN PESANTREN PADA UU NO. 18 TAHUN 2019: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Subaidi; Sakdi
GAHWA Vol. 3 No. 2 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i2.685

Abstract

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren menandai titik balik dalam pengakuan formal negara terhadap pendidikan pesantren sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Namun, sejauh mana regulasi ini telah diimplementasikan secara efektif masih menjadi pertanyaan terbuka di kalangan akademisi dan pembuat kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun tinjauan sistematis atas literatur ilmiah yang membahas implementasi UU No. 18 Tahun 2019, guna mengidentifikasi pola, tantangan, dan peluang dalam penguatan pendidikan pesantren melalui kerangka regulasi nasional Metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan dengan mengikuti protokol PRISMA. Pencarian dilakukan melalui basis data seperti Google Scholar, Garuda, dan DOAJ untuk publikasi antara tahun 2019 hingga 2025. Kriteria inklusi mencakup artikel peer-reviewed yang secara eksplisit membahas aspek hukum, kebijakan, atau implementasi pendidikan pesantren pasca-berlakunya UU Pesantren. Dari 42 artikel yang dianalisis, empat tema utama teridentifikasi: (1) transformasi kelembagaan pesantren, (2) problematika teknis implementasi di tingkat daerah, (3) ketidaksinkronan antara kebijakan nasional dan lokal, dan (4) peran aktor non-pemerintah dalam memperkuat daya adaptasi pesantren terhadap UU. Beberapa literatur juga menyoroti gap antara norma hukum dan realitas pelaksanaan. Meskipun UU No. 18 Tahun 2019 secara normatif memperkuat posisi pesantren, implementasinya masih menghadapi tantangan struktural dan kultural. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan keagamaan yang lebih adaptif dan kontekstual.
TREN PENELITIAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN: ANALISIS BIBLIOMETRIK Siri, Abu; Moh. Jamaluddin Imron; Muksin; Subaidi
GAHWA Vol. 2 No. 2 (2024): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v2i2.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren dan perkembangan kajian ilmiah mengenai penjaminan mutu pendidikan di pondok pesantren dalam kurun waktu 2010 hingga 2025 melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus dan Dimensions, lalu dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Bibliometrik. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah publikasi dalam topik ini, terutama pasca-ditetapkannya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Temuan utama mencakup dominasi tema manajemen mutu internal, kepemimpinan instruksional, akreditasi, dan integrasi nilai-nilai khas pesantren dalam sistem mutu. Studi juga menemukan bahwa pesantren unggulan seperti MAN Insan Cendekia dan SMA Dwiwarna telah berhasil mengimplementasikan sistem penjaminan mutu yang efektif dan kontekstual, yang berdampak langsung pada kualitas lulusan dan pengakuan kelembagaan. Visualisasi bibliometrik menunjukkan evolusi tema dari pendekatan teknokratis menuju pendekatan berbasis karakter dan spiritualitas. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan model mutu adaptif berbasis nilai dan peningkatan kolaborasi riset lintas institusi dan negara untuk mendukung penguatan mutu pendidikan pesantren ke depan.
Kontribusi Kekuatan Otot Lengan, Otot Perut, Kelentukan Pergelangan Tangan, Koordinasi Mata dan Tangan, Power Otot Tungkai terhadap Ketepatan Open Smash Siswa Ekstrakulikuler Bolavoli Putri SMAN 1 Pademawu Subaidi; Handayani, Heni Yuli; Purwoto, Septyaningrum Putri
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v6i2.812

Abstract

The open smash is one of the most lethal attacking techniques in volleyball, executed with full force, sending the ball high and far into the air. Accuracy and good ball placement make it difficult for the opponent to return and give the team an advantage in organizing subsequent attacks. The purpose of this study was to determine the contribution of each of these physical components. The target group was 15 female volleyball extracurricular students at SMAN 1 Pademawu. While the data collection process is carried out by conducting tests on arm muscle strength (push-ups), abdominal muscles (sit-ups), wrist flexibility (goniometer), hand-eye coordination (grade mirror drawing), and leg muscle power (Jump Md) and open smash accuracy. (1) The results of the significance test state that the calculated r value is 0.652 > r table 0.514, with a contribution of 42.6%. (2) The results of the significance test state that the calculated r value is 0.616 > r table 0.514, with a contribution of 38.0%. (3) The results of the significance test state that the calculated r value is 0.728 > r table 0.514, with a contribution of 53.0%. (4) The results of the significance test state that the calculated r value is 0.699 > r table 0.514, with a contribution of 48.9%. (5) The results of the significance test state that the calculated r value is 0.739 > r table 0.514, with a contribution of 54.7%. (6) The results of the ANOVA state that the calculated F value = 19.464 > F table = 3.48, with a contribution of 91.5%.
PENGARUH MODEL PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA KELAS II SDN TOLBUK Subaidi; Alfiyatin , Yuliana
JEMI Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : STIT Al-Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/jemi.v1i1.297

Abstract

Belajar merupakan aktivitas interaksi aktif individu terhadap lingkungan sehingga terjadi perubahan tingkah laku. Sementara itu pembelajaran adalah penyediaan kondisi yang mengakibatkan terjadinya proses pelajaran pada siswa. Yang perlu menjadikan perhatian adalah pola interaksi yang dibangun karena disinilah proses penyampaian pengetahuan dan nilai-nilai dalam materi pelajaran tersebut berlangsung. Apabila pola interaksi yang dibangun antara guru dan siswa sangat baik, maka bukan untuk memperoleh perubahan prilaku melalui berbagai upaya, metode dan pendekatan kearah pencapaian tujuan yang telah direncanakan. Dalam proses pembelajaran seorang guru harus kreatif dan tepat dalam memilih model ataupun metode pembelajaran yang akan digunakan dalam proses belajar mengajar. Salah satunya menggunakan model paradigma pedagogi reflektif (PPR) yang hal itu bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Model PPR juga mengembangkan pola pikir siswa menjadi siswa yang berkemanusian. Model PPR mengembangkan competence, conscience, dan compassion yang sama dengan aspek kognitif, afektif, dan konatif. Langkah-langkah model PPR sendiri diawali dengan konteks, pengalaman, refleksi, aksi, dan evaluasi. Siswa diharapkan mempunyai pemikiran yang nalar, sikap disiplin dan berinisiatif, serta mampu mengembangkan integritas pribadi dan berpikir positif. Siswa juga diharapkan mampu menerima nilai kedisiplinan dengan baik, bukan hanya kemampuannya kognitifnya saja, namun juga dapat merasakan pentingnya nilai dalam kehidupan serta dapat melaksanakan nilai tersebut. Penerapan model paradigma pedagogi reflektif di kelas II SDN Tolbuk dikategorikan baik. Hal ini terbukti dari angket yang sudah dianalisa karena rata-rata berada diatas 70% Kemandirian siswa kelas II SDN Tolbuk berkategorikan baik dan secara klasikal memperoleh nilai lebih dari 3 dan berkategori baik. Berdasarkan hasil penghitungan korelasi product moment antara model paradigma pedagogi reflektif di kelas II SDN Tolbuk menggunakan rumus product moment dengan nilai perhitungan yang diperoleh dari koefisien kolerasi (r) sebesar 0,78 lebih besar daripada r table, baik taraf signifikansi 10% dengan nilai maupun pada signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesa penelitian Ha yang diajukan dapat diterima artinya ada pengaruh model paradigma pedagogi reflektif terhadap kemandirian siswa kelas II SDN Tolbuk. Kata Kunci: model paradigma pedagogi reflektif, kemandirian
STUDI HOLISTIK PERBEDAAN KONSEP MANUSIA DALAM PSIKOLOGI BARAT DAN PSIKOLOGI ISLAM Maruf, Muhammad; Subaidi
Kodifikasia Vol 18 No 2 (2024): Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam
Publisher : IAIN PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article analyzes the differences and integration of human concepts in Western psychology and Islamic psychology. This study uses a library research method by collecting data, analyzing data, and concluding the analysis of the text. This approach was chosen because it allows researchers to explore and compare various theories, views, and existing research without being limited by time and geographical space. This study produces an analysis that Western Psychology, which developed from classical Greek philosophical thought to modern theories, emphasizes an empirical and scientific approach in understanding human behavior. In contrast, Islamic psychology offers a holistic perspective that combines spiritual, moral, and psychological aspects. This study aims to understand the fundamental differences in the two approaches and explore the possibility of integration to develop more inclusive and effective psychological interventions.
Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Qur`an dalam Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Jepara Tahun Pelajaran 2024/2025 Siti Adkha Mufroh; Subaidi; Muhammad Khoiruddin
JURNAL PENDIDIKAN Vol 34 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v34i3.6887

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendesktipsikan tentang manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur`an dalam pembentukan karakter disiplin peserta didik di MIN 2 Jepara Tahun Pelajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan untuk menguji keabsahan data yaitu: 1) Perpanjangan pengamatan 2) Meningkatkan ketekunan, dan 3) Trianggulasi. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian adalah penelitian survey/lapangan. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan sebagai berikut: 1) Manajemen pembelajaran tahfidz Al-Qur`an di MIN 2 Jepara Tahun Pelajaran 2024/2025 dilaksanakan secara terstruktur dan sistematis dengan target hafalan minimal 5 juz selama enam tahun 2) Berdampak positif dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan motivasi siswa, dengan faktor pendukung berupa kurikulum terencana, guru kompeten, metode inovatif, lingkungan kondusif, serta peran orang tua 3) Faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu dan fasilitas, serta kurangnya pendampingan orang tua di rumah .
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA KORBAN BULYYING PONDOK PESANTREN : BAGAIMANA PERAN PEER SUPPORT? Afriliani, Rindi; Subaidi
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6569

Abstract

This study was conducted to determine the extent to which peer support influences the psychological well-being of adolescent victims of bullying in Islamic boarding schools. Adolescents who experience bullying in Islamic boarding schools continuously will cause a decrease in the level of psychological well-being which results in a person not having good communication with their environment. In this study there were 150 respondents with an age range of 13-15 years who were taken based on certain criteria using purposive sampling techniques. This study used a simple regression analysis technique with the help of JASP 0.19.3.0 software. The results of the study showed a correlation coefficient (R) of 0.539 with a calculated F of 80.251 and a significance level of 0.001 (p <.001) meaning that there is a significant positive relationship between peer support and the psychological well-being of adolescent victims of bullying in Islamic boarding schools where the peer support variable provides an effective contribution of 35.2% to the psychological well-being variable.