Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Ekstrakulikuler Seni Tari dalam Mempengaruhi Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Negeri 4 Rappang Syakhruni, Syakhruni; Jalil, Jalil
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study aims to answer the problem of learning dance extracurricular activities at SDN 4 Rappang and learning dance in influencing creativity in extracurricular activities at SDN 4 Rappang. This type of research is descriptive qualitative research. The subjects of this study were students who joined the extracurricular activities of SDN 4 Rappang. This research study focuses on the implementation of dance learning in extracurricular activities at SDN 4 Rappang, which includes what the material is taught, the methods used in learning dance in relation to the creativity of students' movements.  Keywords: Extracurricular Activities, Dance, Creativity
Penerapan Aliran Dekoratif dengan Tema Upacara Adat Sulawesi Selatan pada Mata Kuliah Seni Lukis Non Realis dalam Rangka Melestarikan Budaya Lokal di Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar Jalil, Jalil; Syakhruni, Syakhruni
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Teknik lukis dekoratif yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia adalah salah satu hasil budaya lokal yang menjadi kebiasaan dan adat istiadat yang lahir secara alamiah, berkembang, dan sudah menjadi kebiasaan. Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memiliki budaya lokal yang masih sangat kuat, terdapat pada suku besar yang menghuni wilayahnya, yaitu Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar. Kenyataan menggambarkan bahwa budaya lokal manapun seiring perkembangan waktu senantiasa mengalami perubahan bahkan pada akhirnya beberapa budaya lokal menjadi hilang. Penelitian ini adalah bentuk pelestarian budaya lokal dengan menerapkan aliran dekoratif dengan tema upacara adat Sulawesi Selatan pada mata kuliah Seni Lukis Non Realis pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Seni Rupa FSD UNM telah menerapkan aliran dekoratif dengan tema upacara adat Sulawesi Selatan pada mata kuliah seni lukis non realis. Ide utama dari lukisan yang dibuat oleh mahasiswa adalah upacara adat dari Sulawesi Selatan merupakan gagasan pelestarian dalam wujud respon dari berubah dan hilangnnya beberapa budaya lokal.  Kata Kunci: lukis, dekoratif, mahasiswa, non realis
Model UNIE-C (Understand, Need, Interaction, Expression - Creativity) pada Pembelajaran Tari di SMA Negeri 2 Majene Syakhruni, Syakhruni; Jalil, Jalil
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Seni tari mampu memberikan pengalaman kreatif kepada anak-anak dan harus diajarkan sebagai salah satu cara untuk mengalami dan menyatakan kembali nilai estetik yang dialami dalam kehidupan. Kenyataan di lapangan dalam kaitannya dengan pendidikan seni tari dan kreativitas siswa, bahwa secara empirik permasalahan rendahnya pengembangan kreatifitas anak didik, lebih banyak disebabkan oleh ketidakmampuan guru dalam mengelola pembelajaran seni tari untuk mengembangkan kreativitas siswanya. Model UNIE-C adalah model pembelajaran seni tari yang mengacu pada pendekatan 4 (empat) hal yaitu: understand, need, interaction, dan expression selanjutnya diakumulasi sebagai bentuk creativity. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model UNIE-C  pada pembelajaran tari di SMA Negeri 2 Majene. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Majene. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa pada mata pelajaran seni budaya yang merupakan informan utama. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Pelaksanaan teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini didasarkan pada kriterium tertentu. Hasil yang didapatkan adalah gerak tari yang dikembangkan dalam model UNIE-C dibuat berdasarkan pengalaman peserta didik tanpa harus meniru gerakan tari sebagai sebuah penampilan utuh, gerakan tari yang dibuat berdasarkan apa yang dilihat dan dirasakan oleh peserta didik.  Kata Kunci: tari, pembelajaran, gerak, model UNIE-C
Pelatihan Tari Kreasi Gallang Balle dalam Mengedukasi Kesetaraan Gender pada Siswi SMA Negeri 1 Polewali Sulawesi Barat Syakhruni, Syakhruni; Yatim, Heriyati; Prusdianto, Prusdianto
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2023:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Gender merupakan perspesi atau cara pandang terhadap laki-laki atau perempuan yang tidak didasari kepada perbedaan biologis yaitu jenis kelamin. Gender pada semua aspek kehidupan manusia menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan termasuk kreasi sosial dengan posisi perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Sulawesi Barat memiliki masyarakat ekonomi kelas bawah yang didominasi oleh gender perempuan dikarenakan keterbatasan akses mereka lebih sedikit dibanding gender laki-laki. Oleh sebab itu, penting untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang kesetaraan gender. Seni tari adalah bentuk media edukasi yang berkaitan dengan norma-norma atau nilai-nilai yang perlu dikembangkan, dieksplisitkan, dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Atas dasar permasalahan tersebut maka dibuatlah sebuah program kegiatan masyarakat “PKM Pelatihan Tari Kreasi Gallang Balle dalam Mengedukasi Kesetaraan Gender Pada Siswi Sma Negeri 1 Polewali Sulawesi Barat” dengan tujuan menjadikan pelatihan tari sebagai media untuk memberikan edukasi tentang kesetaraan gender sehingga mempengaruhi cara pandang mereka kepada diri sendiri sebagai perempuan maupun perempuan-perempuan lainnya.Kata kunci: Kesetaraan Gender, Siswi, Tari.
MODEL UNIE-C PADA PEMBELAJARAN TARI Syakhruni, Syakhruni; Jalil, Jalil; Yatim, Heriyati; Satriadi, Satriadi
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.53935

Abstract

Seni tari memiliki potensi untuk memberikan pengalaman kreatif kepada anak-anak dan seharusnya diajarkan sebagai metode untuk menggambarkan kembali nilai estetik yang mereka alami dalam kehidupan. Faktanya, dalam konteks pendidikan seni tari dan kreativitas siswa, permasalahan rendahnya pengembangan kreativitas anak didik secara empiris lebih banyak disebabkan oleh kurangnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran seni tari untuk merangsang kreativitas siswa. Model UNIE-C, sebagai pendekatan pembelajaran seni tari, mencakup empat aspek: pemahaman, kebutuhan, interaksi, dan ekspresi, yang kemudian diintegrasikan sebagai bentuk kreativitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan Model UNIE-C dalam pembelajaran tari di SMA Negeri 2 Majene. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pelaksanaan penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Majene. Subjek penelitian melibatkan guru dan siswa pada mata pelajaran seni budaya sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data dievaluasi berdasarkan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak tari yang dikembangkan dalam Model UNIE-C dibentuk oleh pengalaman peserta didik, tanpa perlu meniru gerakan tari sebagai suatu penampilan lengkap, dan gerakan tari ini dipengaruhi oleh apa yang dilihat dan dirasakan oleh peserta didik.
KEUTUHAN TARI SUMAJO DI KECAMATAN WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR Rezky Putri, Arfina; Syakhruni, Syakhruni; Muchtar, Sri Wahyuni
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 2, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i4.63263

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan estetika tari Sumajo di Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur. Data dapat dikumpulkan melalui studi kepustakaan, dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) keutuhan (unity) Tari Sumajo secara keseluruhan dapat kita nikmati dari beberapa aspek yang mencakup keseluruhan keutuhan dari penari, ragam gerak, musik, kostum dan property. 2) Penonjolan (Dominance) Tari Sumajo tercapai dari beberapa unsur penting yang ada di dalam Tari Sumajo. Atau bisa kita sebut juga dengan sesuatu yang khas pada bagian-bagian yang ada didalamnya yang mencakup ragam gerak, musik iringan, warna kostum, aksesoris dalam Tari Sumajo. 3) Keseimbangan (Balance) Tari Sumajo tidak dapat sepenuhnya dikatakan seimbang dikarenakan jumlah yang ganjil.
PERANCANGAN VIDEO TARI KREASI (TARI MA'JEPA) UNTUK MATERI AJAR PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SENI DI SMA NEGERI 2 POLEWALI Asdar Agoes, Kartini; Syakhruni, Syakhruni; Dg. Nambung, Sukasman
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 3 (2024): Juli-September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i3.64572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang video pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian R&D (Research and Development) dalam mengembangkan media pembelajaran video tari ma’jepa peneliti menggunakan model ADDIE dengan tahapan (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Dengan menggunakan video dalam pembelajaran tari akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman dan keterampilan siswa dalam memahami materi karena dianggap berperan kuat dalam menambah semangat dan apresiasi peserta didik terhadap pembelajaran. 2). Perancangan video sebagai bahan ajar ekstrakurikuler seni sangat bermanfaat dan berguna, karena selain melatih kepekaan dan juga melatih gerakan wiraga, wirama, wirasa pada peserta didik yang ingin lebih mendalami dunia tari itu seperti apa karena dalam seni tari banyak gerakan-gerakan yang memang menggambarkan kearifan-kearifan lokal yang ada di Sulawesi Barat, gerakan tari mandar khususnya pada Tari Ma’Jepa dan proses pembuatannya juga luar biasa dari segi gerakan wirasanya itu sangat berpengaruh kepada perkembangan skill dari anak ekstrakurikuler sanggar seni EJA, dan juga ditambah dengan adanya pembelajaran lewat video, dapat mempermudah siswa dan siswi ekstrakurikuler seni akan lebih mudah dalam memahami pembelajaran, karena dengan perkembangan zaman sekarang yang serba menggunakan teknologi peserta didik akan lebih senang dan mudah memahami suatu pelajaran dalam bentuk video, seperti halnya dengan penampilan materi ajar video tari kreasi. 3). Validasi ahli materi dan ahli media memenuhi kriteria kualitas produk yang telah dirancang. Dosen ahli materi dan ahli media mendapatkan skala penilaian “valid” dan “sangat valid” hasil tersebut video yang dirancang sangat efektif untuk digunakan.
PENONJOLAN (DOMINANCE) DALAM TARI MORIRINGGO SUKU PADOE KECAMATAN WASUPEONDA KABUPATEN LUWU TIMUR Ashar, Neisya Aulia; Syakhruni, Syakhruni; Muhtar, Sri Wahyuni
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 3, No 1 (2024): Januari-Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v3i1.63270

Abstract

Tujuan penelitianj ini untuk mengetahui nilai estetis dalam tari Moriringgo Suku Padoe, sebagaimana yaitu penonjolan (Dominance)  pada Tari Moriringgo Suku Padoe Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara, observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik triangulasi data, yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu: 1)Triangulasi Metode, 2)Triangulasi asaumber Data, 3) Triangulasi Teori. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penonjolan (dominance) pada tari Moriringgo tercapai pada unsur tari yang terlihat lebih menekan, penonjolan yang tercapai digambarkan pada gerakan rampak serta berulang dan penggunaan warna kostum yang terlihat lebih kontras dan terlihat menonjol
TARI SALONRENG ARA PADA PESTA PERNIKAHAN DI KECAMATAN BONTOBAHARI KABUPATEN BULUKUMBA Hukmiddin, Musnida; Syahrir, Nurlina; Syakhruni, Syakhruni
Boting Langi: Jurnal Seni Pertunjukan Vol 2, No 4 (2023): Oktober-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/bl.v2i4.60720

Abstract

Penelitian ini menjawab masalah: (1) fungsi tari Salonreng Ara sebagai sarana ritual pada pesta pernikahan (2) fungsi tari Salonreng Ara sebagai hiburan(3) fungsi tari Salonreng Ara sebagai sajian estetis pada pesta pernikahan di Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian budaya dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif yang memaparkan permasalahan sebagaimana adanya. Adapun teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian: (1) ritual pernikahan di Desa Ara dimulai pada sore hari(2) tari Salonreng Ara berfungsi sebagai hiburan pada pesta pernikahan. (3) sajian estetis tari Salonreng Ara yaitu pada kostum dan perhiasan.
Tari Pepe-Pepeka Ri Makka Sanggar Tari Paropo Makassar: Analisis Perubahan Bentuk dan Fungsi Syakhruni Syakhruni*; Andi Taslim Saputra; Jalil Saleh
PANGGUNG Vol 32, No 4 (2022): Keragaman Budaya, Kajian Seni, dan Media
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.457 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v32i4.2011

Abstract

Tari Pepe-Pepeka ri Makka merupakan salah satu warisan budaya leluhur yang masih hidup sampai sekarang. Tari ini semula berfungsi sebagai penyebaran agama Islam dan sebagai sarana ritual bagi umat islam. Seiring dengan perkembangan zaman fungsinya berubah menjadi pertunjukan hiburan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perubahan bentuk dan fungsi pada pertunjukan tari Pepe-Pepeka ri Makka di Paropo Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan etnokoreologi dan -pepeka ri Makka dan faktor penyebabnya sehingga tetap eksis. Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi yang dikemukakan oleh Soedarsono, yaitu penelitian yang mengkombinasikan antara tekstual dan kontekstual serta menggunakan teori bantu yakni teori perubahan Alvin Boskoff yaitu perubahan dilihat dari segi internal dan eksternal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan bentuk dan fungsi tari Pepe-Pepeka ri Makka tampak pada penambahan dan penggarapan gerak, desain lantai, alat musik, waktu, dan tempat pertunjukan. Perubahan bentuk dan fungsi tari Pepe-Pepeka ri Makka didukung oleh masyarakat, seniman, dan lembaga yang terkait sehingga menjadikan tari Pepe-Pepeka ri Makka tetap eksis hingga saat ini.