Claim Missing Document
Check
Articles

Atraksi Wisata dan Kepuasan Wisatawan di Bendungan Kuwil-Kawangkoan Minahasa Utara Christine P. E. Porajow; Steven Y. Kawatak; Ricarlo C. Kumaunang
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.5153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator kepuasan wisatawan yang terbentuk melalui konstruk atraksi wisata alam, buatan, dan warisan budaya yang menjadi produk wisata dari destinasi Bendungan Kuwil Kawangkoan. Kemunculan destinasi ini menjadi primadona destinasi baru di Sulawesi Utara karena merupakan satu-satunya destinasi yang mengusung wisata alam, buatan dan warisan budaya dengan atraksi wisata bendungan sebagai daya tarik utama. Wisatawan/pengunjung merupakan salah satu indikator dalam pengelolaan keberlanjutan destinasi, karena itu antusiasme pengunjung penting untuk diobservasi untuk keberlanjutan destinasi mengingat trend euforia pengunjung pada umumnya hanya terjadi pada masa-masa awal, sehingga data kuantitatif diperlukan untuk mengevaluasi kebutuhan wisatawan terkait dengan atraksi yang ditawarkan sebagai produk wisata Bendungan Kuwil ditinjau dari sudut pandang wisatawan. Penelitian ini melibatkan 100 orang responden dengan metode accidental sampling dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif berbasis SmartPLS versi 4.1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa atraksi wisata berpengaruh signifikan dalam mengidentifikasi substansi kepuasan wisatawan berdasarkan bentuk suguhan atraksi wisata di Bendungan Kuwil Kawangkoan.
Strategi Higienitas Street Food dalam Peta Destinasi Wisata di Kota Manado Christine P. E. Porajow; Steven Y. Kawatak
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15543

Abstract

Street food merupakan elemen penting dalam pengembangan wisata kuliner Kota Manado karena tidak hanya merepresentasikan identitas lokal, tetapi juga berperan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Meskipun demikian, aspek higienitas masih menjadi tantangan utama yang berpotensi memengaruhi keamanan pangan serta tingkat kepercayaan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan higienitas street food dalam peta destinasi wisata Kota Manado. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pedagang street food. Responden berjumlah 30 orang yang merupakan penjual sekaligus pemilik kios pada tiga kawasan wisata kuliner, yaitu WBA Malalayang, Kawasan MTC, dan Sunbae. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan matriks SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi penerapan higienitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal higienitas street food di Kota Manado tergolong cukup baik, terutama pada ketersediaan air bersih dan kebersihan peralatan memasak. Namun, penerapannya belum merata, khususnya pada kebersihan tangan dan pengelolaan sampah, sehingga masih terdapat kesenjangan antara tingkat kesadaran pedagang dan praktik di lapangan. Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, WO, ST, dan WT yang menekankan penguatan praktik kebersihan, pemenuhan fasilitas pendukung, peningkatan pemahaman pedagang, serta pengawasan dan pengaturan yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan higienitas street food memerlukan pendekatan terpadu agar mampu mendukung citra wisata kuliner Kota Manado yang aman dan berkualitas.
GOVERNMENT’S ROLE IN DEVELOPING SUSTAINABLE TOURISM AT SANGIHE ISLAND REGENCY Steven Y. Kawatak; Machiko Nugraha Indriyanto; Yolanda M.K.H. Jangkobus
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 9 No 1: Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v9i1.33

Abstract

Tourism is a leading sector and source of income for many local governments, including the government of Sangihe Islands Regency. Sustainable tourism development has been considered as a major factor in maintaining the environmental integrity, as well as social and economic equality of a region’s tourist attractions. This study uses qualitative research, where the data collection was carried out by observation, documentation and interviews with the stakeholders of tourism in the regency, in particular the local Cultural and Tourism Office. Moreover, in this research, the potentials of the Sangihe Islands Regency were identified and categorized into three, namely Cultural, Natural and Maritime, and Nature Reserve tourism potentials. The local government’s policies to improve and develop its sustainable tourism are then divided into four main aspects, which are the development of tourist destinations, tourism marketing, tourism industry, and tourism institutions. Lastly, the strengths, weaknesses, opportunities, and threats are identified in order to develop strategies that would support and improve the development of sustainable tourism in Sangihe Islands Regency.