Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Dosis Pupuk NPK dan Konsentrasi ZPT Giberelin Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Anggraini, Nining; Triani, Nova; Tarigan, Puji Lestari
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i1.1374

Abstract

Cucumber (Cucumis sativus L.) is a vegetable from the Curcubitaceae family or gourds that originated in India and has spread throughout the world including Indonesia. In Indonesia, cucumber is one of the vegetables that is much favored by all levels of society because it can be consumed and used as a cosmetic and medicinal ingredient. This study aims to determine the effect of gibberellin concentration and NPK fertilizer dosage on the growth and yield of cucumber plants. The research was conducted in Dasri Village, Tegalsari District, Banyuwangi Regency, East Java,  from August to November 2024. This research was conducted using the method of Divided Plots Design (RPT) with two treatment factors. The treatments used were concentration of gibberellin as main plot and dosage of NPK fertilizer as sub plot. The concentration of gibberellin consisted of four levels, namely: 0 ppm/plant, 100 ppm/plant, 200 ppm/plant and 300 ppm/plant. The second factor is the dose of NPK fertilizer including: 100 kg/ha, 400 kg/ha, 500 kg/ha and 600 kg/ha. The results showed that the treatment combination of gibberellin concentration of 300 ppm/plant with NPK fertilizer dosage of 600 kg/ha affected to length of plant and total of leaves.
PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN EKSTRAK RUMPUT LAUT TERHADAP PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN VEGETATIF BENIH PADI Wibowo, Galuh Akmal Yudistira; Triani, Nova; Moeljani , Ida Retno
JURNAL AGROTROPIKA Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Agrotropika Vol 24 No 2, Oktober 2025
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ja.v24i2.9395

Abstract

The growth and production of paddy plants is influenced in the early growth phase during germination and vegetative growth. The aim of this research was to determine the effect of concentration and soaking duration of seaweed extract on the germination and growth of rice seeds. This research was carried out in April-May 2024 at UPT. PSBTPH East Java. Treatments were arranged factorial (4x3) using a Completely Randomized Design with 3 replications. Factor I is the concentration of seaweed extract (2 ml.l-1, 4 ml.l-1, 6 ml.l-1 and 8 ml.l-1). Factor II is the duration of soaking (12 hours, 24 hours dan 36 hours). Observation variables included germination capacity, maximum growth potential, wet weight of sprouts, dry weight of sprouts, coleoptile length, root length of seedlings, number of seedling leaves, height of seedlings, and total weight of seedlings. The results showed that the interaction between concentration and soaking time of seaweed extract had a real influence on the length of the seedling and the number of seedling leaves. Key words: Biostimulant, nursery, rice, seeds
Synergistic Organic Wick and Nutrient Levels on The Morphological Performance of Pakcoy (Brassica rapa L.) in Hydroponic Axis System Edditya, Shinta Hanif Nur; Triani, Nova; Santoso, Juli
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i3.7794

Abstract

Background: Pakcoy (Brassica rapa) production in Indonesia continues to rise, reaching 635,982 tons in 2018 and 652,723 tons in 2019. Improper irrigation often causes wilting and root rot. The wick hydroponic system offers a viable alternative but is suitable mainly for crops requiring limited water. Inorganic fertilizers enhance growth and yield, their long-term use poses environmental and human health risks. Organic fertilizers provide a sustainable solution without leaving harmful residues. Optimizing pakcoy cultivation in hydroponic systems requires selecting an appropriate wick material and the optimal concentration of organic fertilizer to achieve sustainable productivity. Methodology: This research was conducted with factorial experiment using a 2-factor completely randomized design, the first factor is the fertilizer concentration treatment consisting of 4 types (N0: AB Mix 3 ml/L-control, N1: LOF 6 ml/L, N2: LOF 9 ml/L, N3: LOF 12 ml/L) and the second factor is the type of wick treatment consisting of 4 types (S0: Flannel cloth wick-control, S1: Coconut fiber wick, S2: Bamboo fiber wick, S3: Banana stem wick). If the results obtained have significant, then continue the 5% DMRT test. Findings: The combined treatment of AB Mix at 3 ml/L and a coconut fiber wick exerted a significant influence on plant height between 15 and 25 DAP (13.37 cm), as well as on several yield parameters at 30 DAP, including crown fresh weight (17.97 g), root fresh weight (3.60 g), total fresh weight (21.57 g), and weight loss (0.24 g). The coconut fiber organic wick independently produced significant effects across all observed parameters, except for the number of leaves recorded at 5 DAP. Overall, the interaction between AB Mix at 3 ml/L and the coconut fiber wick demonstrated effective in enhancing the performance of pakcoy (B. rapa L.) compared with other treatment combinations. Contribution: This study provides valuable insights into optimizing the combination of fertilizer concentration and organic wick type in wick hydroponic systems to enhance the sustainable performance growth of pakcoy while promoting the utilization of environmentally friendly local materials
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Pemberian Dosis Pupuk Guano Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Krokot (Portulaca oleracea L.) Dewi, Amniresta Syahda; Dewanti, F. Deru; Triani, Nova; Tarigan, Puji Lestari
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1255

Abstract

Krokot merupakan tanaman gulma yang memiliki banyak kandungan yang baik untuk tubuh. Krokot dapat dikonsumsi sebagai bahan pangan dan dijadikan obat herbal. Banyaknya manfaat yang terkandung dalam krokot, tanaman ini memiliki potensi untuk pemanfaatannya sehingga dapat dibudidayakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi media tanam dan dosis pupuk guano yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman krokot. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur pada bulan Agustus hingga September 2022. Faktor pertama adalah komposisi media tanam (M) yang terdiri dari 3 taraf yaitu M1 : tanah + arang sekam (1:1), M2 : tanah + arang sekam + pupuk kandang ayam (1:1:1), M3 : tanah + arang sekam + pupuk kandang sapi (1:1:1) dan dosis pupuk guano (D) sebagai faktor kedua yang terdiri dari 4 taraf yaitu D0 : tanpa pupuk guano (kontrol), D1 : dosis pupuk guano 15 g.polybag-1, D2 : dosis pupuk guano 20 g.polybag-1, D3 : dosis pupuk guano 25 g.polybag-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah : arang sekam : pupuk kandang sapi (1:1:1) dan dosis pupuk guano 15 g.polybag-1 memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang, diameter tajuk tanaman dan berat segar tanaman krokot.
PENGARUH DOSIS PUPUK NPK DAN POC URINE KELINCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.) M. Djibran, Dayyan Hikmal; Triani, Nova; Dewanti, Felicitas Deru
Agrika Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v18i2.6434

Abstract

ABSTRAKJagung manis banyak digemari sebab mempunyai rasa lebih manis, beraroma lebih harum dan bergizi lebih tinggi. Pemupukan yang dilakukan petani selama ini terlalu banyak menggunakan pupuk anorganik yang tidak sesuai dosis. Metode ini tidak efektif dan mengganggu keseimbangan sifat-sifat tanah sehingga menurunkan produktivitas tanaman dan menghasilkan residu yang berbahaya bagi ekosistem. Untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik perlu pengaplikasian pupuk organik. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama yaitu dosis pupuk NPK (N) dengan taraf 5 g/tanaman, 10 g/tanaman dan 15 g/tanaman. Faktor kedua yaitu dosis POC urin kelinci dengan taraf yaitu 150 ml/tanaman, 225 ml/tanaman dan 300 ml/tanaman. Kontrol dibuat dengan pemberian pupuk NPK 100% tanpa POC urin kelinci. Hasil penelitian menunjukkan bahwasa tidak terdapat interaksi antara kombinasi perlakuan dosis pupuk NPK dengan POC urin kelinci terhadap semua parameter pengamatan. Masing-masing perlakuan dosis pupuk NPK 15 g/tanaman maupun faktor tunggal pada perlakuan dosis POC urin kelinci 300 ml/tanaman pada tanaman jagung manis memberikan hasil tertinggi pada parameter jumlah daun, panjang tanaman, diameter batang, bobot tongkol tanpa kelobot dan diameter tongkol. Tetapi semua perlakuan tersebut belum dapat menyamai hasil yang diperoleh perlakuan kontrol dosis pupuk NPK 20 g/tanaman (dosis anjuran 100%).  ABSTRACTSweet corn is popular because it has a sweeter taste, has a more fragrant aroma and more nutritious. Fertilization carried out by farmers so far uses too much inorganic fertilizer which is not in the appropriate dosage. This method is ineffective and disrupts the balance of soil properties, thereby reducing plant productivity and producing residues that are harmful to the ecosystem. To reduce dependence on inorganic fertilizers, it is necessary to apply organic fertilizers. The research used a factorial randomized block design (RAK). The first factor was the dose of NPK (N) fertilizer with levels of 5 g/plant, 10 g/plant and 15 g/plant. The second factor was the dose of rabbit urine POC with levels namely 150 ml/plant, 225 ml/plant and 300 ml/plant. Controls were made by recommended 100% NPK fertilizer without rabbit urine POC. The results of the study showed that there was no interaction between the combination of treatment doses of NPK fertilizer and rabbit urine POC on all observed parameters. Each treatment with an NPK fertilizer dose of 15 g/plant and the single factor treatment with a rabbit urine POC dose of 300 ml/plant on sweet corn plants gave the highest results in the parameters of number of leaves, plant length, stem diameter, cob weight without husk and cob diameter. However, all these treatments were not able to match the results obtained by the control treatment with an NPK fertilizer dose of 20 g/plant (100% recommended dose). 
Study of Paclobutrazol Dosage and Seed Size on Growth and Yield of Porang (Amorphophallus onchophyllus P.) Hidayah, Sefti Nurul; Hidayat, Ramdan; Triani, Nova
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 11 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v11i4.574-588

Abstract

The konjac plant (Amorphophallus oncophyllus Prain.) contains high glucomannan with many benefits.  This experiment aimed to study effect of paclobutrazol dose and seedling size on the growth and yield of konjac plants.  The research was arranged factorially based on a Completely Randomized Design with two factor.  The first factor (paclobutrazol dose) consisted of P0: 0.0 g/plant, P1: 0.05 g/plant, P2: 0.10 g/plant, P3: 0.15 g/plant, P4: 0.20 g/plant.  The second factor (seed size) consisted of U1: 20-50 g/seed, U2: 100-150 g/seed, U3: 200-250 g/seed. Observation parameters included plant height, canopy diameter, stem diameter, stem sturdiness, number of buds, weight and diameter of tubers.  Results showed that paclobutrazol dose of 0.20 g/plant had a significant effect on stem sturdiness, weight and diameter of the tubers. The maximum of tuber weight obtained by paclobutrazol application of 0.2 g/plant was estimated to be 1,533 g with tuber diameter of 167 mm.  Small size seed (20-50 g) produced the largest number of buds and did not differ markedly from those of medium size seed (100-150 g).  Large size seed (200-250 g) produced the best konjac plants in term of canopy diameter, stem sturdiness, weight and diameter of tubers. Keywords : Dosage, Konjac, Paclobutrazol, Seed Size, Tuber Size
Peran Pupuk KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Tajuk pada Cekaman Kekeringan: The Role of KCl Fertilizer on The Growth and Yield of Shallots (Allium ascalonicum L.) of The Tajuk Variety Under Drought Stress Lingga Unzilaturrohmah; Nova Triani; Ramdan Hidayat
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v21i1.6406

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.) varietas Tajuk pada cekaman kekeringan. Penelitian dilaksanakan pada bulan September - Desember 2024. Lokasi penelitian di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Surabaya Jawa Timur. Suhu rata-rata per tahun 24°-34° C. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan dua faktor yang disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor pertama, yaitu pemberian Konsentrasi PEG 6000 (K) yang terdiri dari 5 taraf, yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Faktor kedua, yaitu pemberian dosis pupuk KCl (D) terdiri dari 4 taraf, yaitu 1 g KCl/polybag, 1,3 g KCl/polybag, 1,6 g KCl/polybag dan 2 g KCl/polybag. Data parameter dianalisis menggunakan Analisis Ragam (Anova) dan di uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Parameter yang diamati panjang tanaman (cm), jumlah daun per rumpun, dan bobot basah umbi per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan pemberian konsentrasi PEG 6000 5% dan dosis pupuk KCl 1,3 g KCl/polybag memberikan pengaruh nyata pada parameter panjang tanaman dan tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun per rumpun dan bobot basah umbi per rumpun (g).
Sosialisasi dan Pelatihan Penerapan Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Petani Cengkeh di Bone dan Bulukumba Sulawesi Selatan Triani, Nova
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 1 (2021): Inovasi Layanan Publik dan Penguatan Pemberdayaan melalui Pengabdian Masyarakat
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v5i1.484

Abstract

Praktik budidaya cengkeh yang dilakukan oleh petani di Bone dan Bulukumba, Sulawesi Selatan telah dilakukan secara turun-temurun, sehingga kurang memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Petani cengkeh biasanya tidak memakai alat pelindung diri saat bekerja. Jika praktek kerja tersebut dilakukan secara terus menerus dan turun temurun maka akan terjadi peningkatan angka kematian dan sakit akibat bekerja di perkebunan cengkeh. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan penyuluhan tentang bahaya, resiko dan cara pencegahan penyakit dan kecelakaan kerja di perkebunan cengkeh. Sehingga petani cengkeh dapat mempraktekan budidaya cengkeh dengan aman dan sehat serta terhindar dari resiko sakit dan kecelakaan kerja. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan petani tentang bahaya dan resiko bekerja di perkebunan cengkeh serta cara pencegahannya. Para petani yang hadir mempraktekkan secara langsung cara menggunakan alat pelindung diri, sehingga pemahaman petani meningkat.
Pelatihan dan Pendampingan Produksi True Shallot Seeds (TSS) Tanaman Bawang Merah pada Greenhouse Berbasis IoT di Desa Purworejo, Kab. Malang Moeljani, Ida Retno; Suryandika, Fadila; Triani, Nova
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v1i1.4

Abstract

Budidaya bawang merah varietas Batu Ijo yang merupakan varietas unggulan lokal petani di Desa Purworejo, Kec. Ngantang, Kab Malang. Selama ini, petani masih membudidayakan bawang merah tersebut dengan tanam umbi. Namun lonjakan harga bawang merah yang tidak menentu di pasaran membuat petani resah sehingga ingin beralih dari sistem tanam umbi. Melihat hal tersebut, tim UPN Veteran Jatim memberikan solusi kepada petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Karya Bhakti, di Desa Purworejo dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam mengupayakan perubahan bahan tanam umbi menjadi bahan tanam biji (True Shallot Seeds/TSS) secara mandiri pada greenhouse berbasis Internet of Thing (IoT). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberitahukan bahwa penyiraman dan pengaturan kelembaban di lingkungan lahan serta pencahayaan mampu mengoptimalkan pembungaan untuk produksi TSS. Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan dan penyuluhan kepada kelompok tani Karya Bhakti. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian ini adalah pengetahuan kepada petani bahwa dengan penggunakan smart sensor melalui kontrol pencahayaan berbasis IoT pada tanaman bawang merah Batu Ijo mampu merangsang pembungaan untuk produksi TSS sebesar 70%.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KROKOT (Portulaca oleracea L.) PADA BEBERAPA TINGKAT SALINITAS TANAH Sarirukhoyyatin, Erli; Dewanti, F. Deru; Triani, Nova
Agrika Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v19i2.7361

Abstract

Cekaman salinitas merupakan salah satu cekaman abiotik di mana kondisi tanah kelebihan kadar garam dan menjadi masalah di lahan pertanian semua negara. Cara untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman yang tahan cekaman dan dengan pemberian pupuk silika. Pupuk silika mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman biotik dan abiotik. Krokot merupakan tanaman halofit potensial. Selain itu tanaman krokot juga kaya nutrisi karena memiliki kandungan nutrisi omega-3 dan vitamin. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu tingkat salinitas (N) terdiri dari 3 taraf yaitu NaCl 0 dS/m (tanpa NaCl), NaCl 5 dS/m, NaCl 10 dS/m. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk silika (S) terdiri dari 4 taraf yaitu 0 g/liter (tanpa pupuk silika), pupuk silika 1 g/liter, pupuk silika 2 g/liter, pupuk silika 3 g/liter. Terjadi interaksi nyata antara perlakuan tingkat salinitas dan konsentrasi pupuk silika terhadap bobot basah tajuk tanaman krokot. Berat basah tajuk pada interaksi perlakuan konsentrasi pupuk silika 1-3 g/liter dengan tanpa NaCl serta  interaksi perlakuan 3 g/liter Silika & NaCl 5 dS/m memberikan berat basah krokot yang paling tinggi dengan rentang berat 117.44 g/tanaman sampai 124.40 g/tanaman. Analisa regresi antara jumlah cabang dan jumlah daun mendapatkan nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0.6492, dan pada analisis regresi antara jumlah daun dan berat basah tajuk diperoleh nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0.5937.
Co-Authors Achmad Ilham Achmad Ilham Achmad Rayhan Maulana Agus Sulistyono Agus Sulistyono Ahmad Zaydan Hanif Alia Dewi Palupi Anugerah Dany Priyanto, Anugerah Dany Aththobarani, Muhammad Daffa' Augustien, Nora Daffa Novendra Aditama Damayanti Prasetyaningsih Deviena Sugianto Dewanti, Felicitas Deru Dewi, Amniresta Syahda Difa Eka Pranoto Djarwatiningsih Djarwatiningsih, Djarwatiningsih Djibran, Dayyan Hikmal M. Dwi Betty Hariyanti Edditya, Shinta Hanif Nur Elly Syafriani Elly Syafriani Erliyanti, Nove Kartika F. Deru Dewanti Fadila Suryandika Guniarti Guniarti Hasby, Muhammad Farhan Hidayah, Sefti Nurul Hilda Adina Rahmi Ida Retno Moeljani Ida Retno Moeljani Ikhsanudin Ikhsanudin Iman, Atep Kirani, Aldila Putri Selsha Lestari, Rizky Wahyu Lingga Unzilaturrohmah Luqman Agung Wicaksono M. Djibran, Dayyan Hikmal Madjiid, Rachmad Arsyil Makhziah Maulana, Achmad Rayhan Medina Uli Alba Somala, Medina Uli Alba Meida, Nur Lathifa Moch. Ari baha'udin Moeljani , Ida Retno Nela Octavia Sari Nining Anggraini, Nining Nita Nur Laila nora augustien Nora Augustien noveni budi rahayuningsih Pangesti Nugrahani Panjaitan, Renova Prasetyaningsih, Damayanti Prawestri, Hanis Pribadi, Didik Utomo Puji Lestari Tarigan Pujiastuti, Caecilia Putra, Andre Yusuf Trisna Putri, Aulia Azzahrah Akhyak Putro, Pebri Dian Cahyono Rahma Dani, Nabilah Rizqiyah Ramdan Hidayat Ridwan Fajri Risma Handayani Darise Rizky Wahyu Lestari Saefur Rohman Santoso, Juli Saraswati, Anita Dwi Sari, Fanny Septiani Sarirukhoyyatin, Erli Sefti Nurul Hidayah sukendah sukendah SUKENDAH SUKENDAH, SUKENDAH Suryandika, Fadila Sutini Sutini Sutini, Sutini Syafriani, Elly Vivin Putri Permatasari Wahyuningsih, Munirotul Wibowo, Galuh Akmal Yudistira Widiwurjani Wurjani, Widi Yonny Koentjoro Yuki Erwanto Putri