Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Produksi True Shallot Seeds (TSS) Tanaman Bawang Merah pada Greenhouse Berbasis IoT di Desa Purworejo, Kab. Malang Moeljani, Ida Retno; Suryandika, Fadila; Triani, Nova
Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi : Agrisevika Vol. 1 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/agrisevika.v1i1.4

Abstract

Budidaya bawang merah varietas Batu Ijo yang merupakan varietas unggulan lokal petani di Desa Purworejo, Kec. Ngantang, Kab Malang. Selama ini, petani masih membudidayakan bawang merah tersebut dengan tanam umbi. Namun lonjakan harga bawang merah yang tidak menentu di pasaran membuat petani resah sehingga ingin beralih dari sistem tanam umbi. Melihat hal tersebut, tim UPN Veteran Jatim memberikan solusi kepada petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Karya Bhakti, di Desa Purworejo dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan dalam mengupayakan perubahan bahan tanam umbi menjadi bahan tanam biji (True Shallot Seeds/TSS) secara mandiri pada greenhouse berbasis Internet of Thing (IoT). Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberitahukan bahwa penyiraman dan pengaturan kelembaban di lingkungan lahan serta pencahayaan mampu mengoptimalkan pembungaan untuk produksi TSS. Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan dan penyuluhan kepada kelompok tani Karya Bhakti. Hasil yang didapatkan dalam pengabdian ini adalah pengetahuan kepada petani bahwa dengan penggunakan smart sensor melalui kontrol pencahayaan berbasis IoT pada tanaman bawang merah Batu Ijo mampu merangsang pembungaan untuk produksi TSS sebesar 70%.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK SILIKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KROKOT (Portulaca oleracea L.) PADA BEBERAPA TINGKAT SALINITAS TANAH Sarirukhoyyatin, Erli; Dewanti, F. Deru; Triani, Nova
Agrika Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v19i2.7361

Abstract

Cekaman salinitas merupakan salah satu cekaman abiotik di mana kondisi tanah kelebihan kadar garam dan menjadi masalah di lahan pertanian semua negara. Cara untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman yang tahan cekaman dan dengan pemberian pupuk silika. Pupuk silika mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman biotik dan abiotik. Krokot merupakan tanaman halofit potensial. Selain itu tanaman krokot juga kaya nutrisi karena memiliki kandungan nutrisi omega-3 dan vitamin. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama yaitu tingkat salinitas (N) terdiri dari 3 taraf yaitu NaCl 0 dS/m (tanpa NaCl), NaCl 5 dS/m, NaCl 10 dS/m. Faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk silika (S) terdiri dari 4 taraf yaitu 0 g/liter (tanpa pupuk silika), pupuk silika 1 g/liter, pupuk silika 2 g/liter, pupuk silika 3 g/liter. Terjadi interaksi nyata antara perlakuan tingkat salinitas dan konsentrasi pupuk silika terhadap bobot basah tajuk tanaman krokot. Berat basah tajuk pada interaksi perlakuan konsentrasi pupuk silika 1-3 g/liter dengan tanpa NaCl serta  interaksi perlakuan 3 g/liter Silika & NaCl 5 dS/m memberikan berat basah krokot yang paling tinggi dengan rentang berat 117.44 g/tanaman sampai 124.40 g/tanaman. Analisa regresi antara jumlah cabang dan jumlah daun mendapatkan nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0.6492, dan pada analisis regresi antara jumlah daun dan berat basah tajuk diperoleh nilai koefisien determinan (R2) sebesar 0.5937.
PENGARUH MACAM PUPUK NPK DAN CARA PEMBERIAN PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Prasetyaningsih, Damayanti; Wurjani, Widi; Triani, Nova
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6329

Abstract

Permasalahan yang muncul akhir-akhir ini yaitu beralihnya minat petani dalam memilih pupuk NPK 15-15-15 biasa  menjadi pupuk NPK (15-15-15) plus dalam meningkatan hasil tanaman tomat. Petani dalam meningkatkan kualitas tanaman tomat sering kali tidak memikirkan seberapa banyak biaya yang dikeluarkan dan sebarapa besar manfaat produk yang digunakan dalam kegiatan budidaya seperti dalam pemilihan pupuk, cara pemberian pupuk pun berpengaruh dalam penyerapan hara oleh tanaman. Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk NPK dan cara pemberian pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian di laksanakkan di Dusun. Klinter, Desa. Pelem, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - April 2020. Penelitian disusun menggunakan (RAK) yang terdiri dari 2 faktor yaitu Macam pupuk NPK (M) terdiri atas 3 level M1 = Pupuk NPK Phonska, M2 = Pupuk NPK Phonska plus, M3 = Pupuk NPK Mutiara dan Cara pemberian pupuk (P) terdiri 2 level P1 = Cara tugal , P2 = Cara kocor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi antara macam pupuk NPK dan cara pemberian pupuk tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Perlakuan kocor berpengaruh nyata pada hasil panen minggu ke 3 dan panen ke 4 tanaman tomat
Pengaruh Ekstrak Daun Kelor sebagai Priming Organik terhadap Perkecambahan Biji Kopi Arabika Sari, Fanny Septiani; Triani, Nova; Djarwatiningsih, Djarwatiningsih
BIOEDUSCIENCE Vol 9 No 3 (2025): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jbes/20002

Abstract

Background: Hard Arabica coffee seeds cause slow germination, but this can be accelerated by increasing their viability through seed priming techniques. The objective of this study was to determine the effect of concentration and duration of immersion in an organic priming solution extracted from moringa leaves on germination results and to identify the appropriate concentration and duration of immersion. Methods: This study was conducted from October to December 2024 at the Greenhouse in Sidorejo Village, Krian District, Sidoarjo, and the Production Laboratory of the Faculty of Agriculture, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. The study involved two treatment factors applied to Arabica coffee seeds: the concentration of the organic priming solution made from moringa leaf extract and the soaking duration. Results: The combination of treatment factors—concentration of moringa leaf extract solution and soaking duration—showed a significantly higher number of normal seedlings compared to abnormal seedlings, dead seeds, hard seeds, and fresh seeds. Conclusions: The optimal concentration of moringa leaf extract solution is 12%, and the optimal soaking duration is 38 hours
Efektivitas Seed Coating pada Benih Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Varietas Bara yang Kadaluarsa Putri, Aulia Azzahrah Akhyak; Moeljani, Ida Retno; Triani, Nova
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia Vol 27 No 2 (2025)
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jipi.27.2.87-93

Abstract

[EFFECTIVENESS OF SEED COATING ON EXPIRED ‘BARA’ BIRD’S EYE CHILI (Capsicum frutescens L.) SEEDS]. The decline in physiological quality of bird’s eye chili (Capsicum frutescens L.) seeds due to prolonged storage poses a significant challenge in horticultural crop production, particularly in ensuring the availability of high-quality seeds. This study aimed to evaluate the effectiveness of seed coating using carboxymethyl cellulose (CMC) and humic acid in combination with Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) in enhancing the viability and vigor of aged ‘Bara’ chili seeds. The experiment was conducted from March to June 2025 at the laboratory, field, and greenhouse facilities of the UPT for Rice and Palawija Seed Development, Singosari, Malang, East Java. A factorial completely randomized design (CRD) was employed with two factors: type of coating material (CMC, humic acid, and CMC + humic acid) and PGPR dosage (10 g and 20 g). The observed variables included maximum growth potential, germination rate, vigor index, and seedling growth rate. The results indicated that treatment with 1% humic acid + 20 g PGPR yielded the highest maximum growth potential and germination rate (100%), while the combination of 1% humic acid + 10 g PGPR produced the highest vigor index (33.33%) and growth rate (5.89%/day). The application of organic coating materials combined with PGPR was proven effective in restoring the physiological quality of aged chili seeds. These findings can be implemented as a seed invigoration strategy to extend the shelf life of horticultural seeds and improve seedling establishment under field conditions, thereby supporting sustainable crop production systems. Full text pdf
Optimizing Goat Manure Rates and Liquid Organic Fertilizer Concentrations for Solanum melongena L. Physiology and Fruit Output in Surabaya, East Java Difa Eka Pranoto; Nova Triani; Agus Sulistyono
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v11i4.7954

Abstract

Background: Purple eggplant (Solanum melongena L.) is a high-value nutritional crop with significant market demand. However, production in Indonesia fluctuated between 2021 and 2023; after reaching a peak of 551,552 tons, yields dropped to 510,749 tons in 2023. This decline is largely attributed to the excessive use of synthetic fertilizers. This study aims to evaluate the interactions and effects of integrating goat manure with various liquid organic fertilizers (LOF) on purple eggplant growth. Furthermore, this research seeks to establish sustainable cultivation practices that reduce chemical dependency in horticulture. Methodology: This research followed a Factorial Randomized Block Design (RBD) with two factors and three replications. The first factor was the goat manure dosage at four levels: 0 g/plant (control), 500 g/plant, 750 g/plant, and 1,000 g/plant. The second factor consisted of four types of liquid applications: NPK 16:16:16 (control), eco-enzyme LOF, banana peel LOF, and cabbage waste LOF. Observation data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA), followed by Tukey’s Honestly Significant Difference (HSD) test at a 5% significance level where significant effects were detected. Findings: The results showed that the combined treatment of goat manure dose of 1,000 g/plant and banana peel LOF gave the best results in the parameters of plant height (46.67 cm), number of leaves (16.33 leaves), total fruit number per plant (11.72 fruits), and total harvest weight per plant (1635.94 grams) compared to other organic combination treatments. Contribution: The combination of goat manure and banana peel liquid organic fertilizer (LOF) emerged as the most effective treatment compared to other organic combinations. This organic treatment resulted in a 28% yield increase over the control. Althought this specific increase was not statistically significant, the study strongly recommends organic fertilizers as a sustainable and eco-friendly alternative to reduce inorganic fertilizer dependency in horticultural farming systems
Co-Authors Achmad Ilham Achmad Ilham Achmad Rayhan Maulana Agus Sulistyono Agus Sulistyono Ahmad Zaydan Hanif Alia Dewi Palupi Anugerah Dany Priyanto, Anugerah Dany Aththobarani, Muhammad Daffa' Augustien, Nora Damayanti Prasetyaningsih Deviena Sugianto Dewanti, Felicitas Deru Dewi, Amniresta Syahda Difa Eka Pranoto Djarwatiningsih, Djarwatiningsih Djibran, Dayyan Hikmal M. Dwi Betty Hariyanti Edditya, Shinta Hanif Nur Elly Syafriani Elly Syafriani Erliyanti, Nove Kartika F. Deru Dewanti Fadila Suryandika Guniarti Guniarti Hasby, Muhammad Farhan Hidayah, Sefti Nurul Hilda Adina Rahmi Holki, Nurul Islam Fi Ida Retno Moeljani Ida Retno Moeljani Ikhsanudin, Ikhsanudin Iman, Atep Kirani, Aldila Putri Selsha Lestari, Rizky Wahyu Lingga Unzilaturrohmah Luqman Agung Wicaksono M. Djibran, Dayyan Hikmal Madjiid, Rachmad Arsyil Makhziah Maulana, Achmad Rayhan Medina Uli Alba Somala, Medina Uli Alba Meida, Nur Lathifa Moeljani , Ida Retno Nining Anggraini, Nining nora augustien Nora Augustien noveni budi rahayuningsih Palupi, Alia Dewi Pangesti Nugrahani Panjaitan, Renova Prasetyaningsih, Damayanti Prawestri, Hanis Pribadi, Didik Utomo Puji Lestari Tarigan Pujiastuti, Caecilia Putra, Andre Yusuf Trisna Putri, Aulia Azzahrah Akhyak Putro, Pebri Dian Cahyono Rahma Dani, Nabilah Rizqiyah Ramdan Hidayat Risma Handayani Darise Rizky Wahyu Lestari Saefur Rohman Santoso, Juli Saraswati, Anita Dwi Sari, Fanny Septiani Sarirukhoyyatin, Erli Sefti Nurul Hidayah Sukarjati Sukarjati, Sukarjati sukendah sukendah SUKENDAH SUKENDAH, SUKENDAH Suryandika, Fadila Sutini Sutini, Sutini Syafriani, Elly Vivin Putri Permatasari Wahyuningsih, Munirotul Wibowo, Galuh Akmal Yudistira Widiwurjani Wurjani, Widi Yonny Koentjoro