Articles
ANALISIS KARAKTERISTIK PENGGUNA SHOPEEPAY SEBAGAI DOMPET DIGITAL PADA GENERASI Z
Syifa Pramudita Faddila;
Uus Mohammad Darul Fadli;
Robby Fauji
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 7 No 2 (2022): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/manajemen.v7i2.2279
ABSTRAK Ketatnya persaingan dompet digital memacu ShopeePay untuk terus berkembang dengan memaksimalkan program promosi, diantaranya dengan mengetahui karakteristik pengguna ShopeePay sebagai dompet digital pada Generasi Z. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 166 mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang angkatan 2019 – 2021 dengan kriteria Generasi Z dan pengguna aktif aplikasi ShopeePay. Hasil analisis didapatkan karakteristik pengguna ShopeePay pada Generasi Z yaitu memiliki rentang usia 19-22 tahun, dominan berjenis kelamin perempuan dan mahasiswa regular Perguruan Tinggi. Memiliki rata-rata pendapatan < Rp 1.000.000 per bulan. Frekuensi transaksi ShopeePay sekitar 1-5 kali dalam sebulan, dan rata-rata jumlah pengeluaran transaksi kurang dari Rp 500.000/bulan. Kata kunci: Karakteristik, ShopeePay, Dompet Digital, Generasi Z
ANALISIS KOMPARATIF BRAND AMBASSADOR ”KOREAN WAVE” ANTARA E-COMMERCE LUAR NEGERI DAN E-COMMERCE DALAM NEGERI (STUDI ANTARA SHOPEE ”BLACKPINK” DAN TOKOPEDIA”BTS”)
Robby Fauji;
Laras Ratu Khalida;
Syifa Pramudita Faddila
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol 7 No 2 (2022): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36805/manajemen.v7i2.2284
ABSTRAK Teknologi internet berkembang secara massif di Indonesia. Perannya juga semakin penting dalam berbagai sektor kehidupan seperti sosial, ekonomi, dan politik. Hal ini ditunjukan dari jumlah pengguna internet yang meningkat setiap tahunnya di Indonesia. Baerdasarkan hasil survey dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) jumlah pengguna mengalami kenaikan setiap tahunnya, hingga kuartal II tahun 2020 naik menjadi 73,7% dari populasi atau setara 196,7 juta pengguna. E-Commerce menjadi bisnis yang memiliki peluang cukup besar dikarenakan perubahan gaya hidup membeli produk melalui online, terutama oleh generasi milenial dan jumlah pengguna internet di Indonesia yang kini sudah hamper mencapai 200 juta pengguna. Fenomena Korean Wave melalui drama, film dan musiknya serta Brand Ambassador saat ini menjadi trend strategi pemasaran yang digunakan oleh banyak perusahaan (www.scmp.com, 2014). Shopee dan Tokopedia sama-sama memaksimalkan fenomena “Korean wave” atau hallyu Wave serta Brand Ambassador yang sekarang semakin ramai di kawasan Asia Tenggara dan tidak terkecuali juga di Indonesia sebagai strategi pemasaran. Untuk menaikan brand-nya agar lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia, Shopee memilih girlband Blackpink sedangkan Tokopedia memilih boygrup BTS yang sama-sama berasal dari Korea Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan iklan elektronik antara 2 e-Commerce besar di Indonesia yaitu Tokopedia dan Shopee. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan menggunakan uji-t sampel independen. Ukuran sampel penelitian ini adalah 100 pelanggan dari kedua e-Commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam antara Brand Ambassador Tokopedia dan Shopee. . Kata kunci : e-Commerce, Brand Ambassador, Internet
Penerapan Media Sosial Sebagai Strategi Pemasaran UMKM Telur Asin Pak Dapin di Kabupaten Karawang
Febrianti, Mutiara;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Al-Kharaj : Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol 6 No 3 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Research and Strategic Studies Center (Pusat Riset dan Kajian Strategis) Fakultas Syariah IAI Nasional Laa Roiba
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47467/alkharaj.v6i3.5321
The expansion of IT has altered the marketing landscape in recent years. In today's era of cutthroat corporate rivalry, a company's marketing plan is a potent tool. Businesses might collapse if they don't have a solid plan in place. The purpose of this study is to examine how UMKMPak Dapin's salted eggs have been marketed on social media in an effort to boost sales. Interviews with company leaders and analyses of relevant documents are the backbone of qualitative research methods. According to the findings, Pak Dapin's salted egg UMKM has effectively implemented a number of marketing strategies, such as developing salted egg products with the advantage of salted eggs into two flavor variants (original salted eggs and grilled salted eggs), setting prices based on market segments, using social media as promotion, and establishing cooperation with local and out-of-town partners for distribution. Products may keep their quality via structured manufacturing methods. By developing and implementing plans for each component of the UMKM marketing mix, the salted egg company Pak Dapin used social media to boost sales. This study has important repercussions for other UMKM looking to get a competitive edge and maintain development in their businesses by using social media marketing.
Pemanfaatan Pemasaran Media Sosial Melalui Konten Instagram Untuk Meningkatkan Kesadaran Merek Pada Mojadiapp.Com
Saputra, Tubagus Chandra;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i1.2247
Pertumbuhan perusahaan rintisan berbasis teknologi yang pesat di Indonesia memicu terjadinya persaingan antar perusahaan rintisan itu sendiri. Ketatnya persaingan bisnis dan kondisi Mojadiapp.com sebagai perusahaan rintisan di bidang edukasi nonformal yang belum memiliki kesadaran merek yang kuat, membuat Mojadiapp.com perlu merancang strategi pemasaran yang mutakhir untuk dapat bersaing. Mojadiapp.com menggunakan pemasaran media sosial sebagai upaya membentuk kesadaran merek. Salah satu media sosial yang digunakan dalam meningkatkan kesadaran merek yaitu Instagram, karena fiturnya yang memudahkan Mojadiapp.com untuk berinteraksi dengan segmen pasarnya secara virtual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai pemanfaatan pemasaran media sosial melalui konten Instagram sebagai upaya meningkatkan kesadaran merek pada Mojadiapp.com. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam kepada tiga informan dari Mojadiapp.com dan observasi. Penelitian ini menguji validitas data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan aktivitas pemasaran media sosial melalui konten Instagram membantu Mojadiapp.com untuk membangun kesadaran merek. Mojadiapp.com menggunakan metode peta empati dalam proses perancangan konten untuk memahami dengan baik pengalaman emosional segren pasarnya serta menjaga relevansi dan kualitas konten. Mojadiapp.com mampu mengimplementasikan dimensi pemasaran sosial media dan kesadaran merek dengan baik.
Pengaruh Brand Image Dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Di Market Place Tokopedia Pada Produk Skincare Kahf Di Kalangan Gen Z
Saputra, Aditdya Bagus;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i2.2667
Adults The importance of taking care of oneself in this modern era has increased, as a lack of skin and facial care can lead to a dull appearance and the appearance of signs of aging quickly. One of the rising trends in recent years is men's grooming or commonly known as Men's Grooming. PT. Paragon Technology, a skincare company in Indonesia, has launched its newest brand in 2020 called Kahf. Kahf is a skin care product for men that offers innovation according to men's needs and can solve skin problems according to different skin types. This study aims to examine the relationship between brand image and brand awareness on online purchasing decisions for Kahf products on the Tokopedia platform. Quantitative method with Partial Least Square - Structural Equation Model (PLS-SEM) approach. The population of this study were Management Students at Buana Perjuangan Karawang University class of 2019-2022 who are men from generation Z and have used Kahf products. A total of 132 respondents met these criteria, however, a sample of 100 students was taken. Data was collected by filling out a questionnaire, and data analysis was carried out using the SmartPLS 3.0 application. The results of the study found that the brand image variable had a negative and insignificant effect on the purchase decision variable. Meanwhile, the brand awareness variable has a positive and significant effect on purchasing decisions.
Pengaruh Content Marketing Instagram Dan Celebrity Endorsement Terhadap Minat Beli Konsumen Bittersweet By Najla (Studi Pada Followers Instagram Bittersweet By Najla Karawang)
Wijayanti, Tanti;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i1.3791
Strategi pemasaran yang dilakukan oleh Bittersweet by Najla salah satunya adalah content marketing. Pemanfaatan pemasaran melalui content yang menarik dapat memberikan pengaruh kepada konsumen dalam melakukan pembelian suatu produk. Apalagi saat ini konsumen suka melihat influencer di media sosial Instagram. Kehadiran Bittersweet by Najla di Karawang memberikan kemudahan konsumen dalam melakukan pembelian. Penjualan Bittersweet by Najla Karawang kini semakin mudah diakses konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh content marketing dan celebrity endorsement terhadap minat beli. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif menggunakan analisis SmartPLS 4.0. Pengumpulan data berupa wawancara, studi pustaka, dan angket. Penyebaran angket secara online melalui akun media sosial Instagram. Populasi dalam penelitian ini adalah followers Instagram Bittersweet by Najla Karawang. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan content marketing instagram dan celebrity endorsement memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Celebrity endorsement berpengaruh dominan terhadap minat beli dibandingkan dengan content marketing instagram.
Pengaruh Influencer Endorsement dan Online Consumer Review Terhadap Minat Beli Produk Skincare N'Pure Pada TikTok
Sundamanik, Rayi Pranika;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i2.5012
Dalam era digital, pengaruh dari influencer endorsement dan online consumer review telah dijadikan sebagai hal penentu dalam membentuk perilaku konsumen, terutama dalam kategori produk skincare. Penelitian ini dimaksudkan untuk memahami atau mengetahui lebih lanjut mengenai pengaruh influencer endorsement dan online consumer review pada minat beli produk skincare N’Pure di media sosial TikTok. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif dan verifikatif, dengan pendekatan kuantitatif untuk menunjukkan hubungan antara variabel bebas dan terikat. 130 responden terlibat dalam riset ini melalui penyebaran kuesioner yang dikerjakan dengan memakai aplikasi Google Forms. Sampel dipilih dengan memakai teknik purposive dan non-probability sampling. Partisipan dalam sampel adalah orang-orang yang mengikuti akun N'Pure di TikTok dan mengenal produk perawatan kulit N'Pure. Structural Equation Modeling (SEM) digunakan dalam analisis data, dan perangkat lunak SMARTPLS-3 dipakai. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa influencer endorsement memberikan pengaruh signifikan positif terhadap minat beli dengan indikator terbesarnya yaitu trustworthiness, sejalan dengan variabel online consumer review mempunyai kepengaruhan yang signifikan positif pada minat beli dengan didukung indikator terbesarnya ialah volume of online consumer review.
Pengaruh Brand Ambassador Refal Hady Dan Viral Marketing Pada Akun Tiktok @Avoskinbeauty Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Avoskin
Hikmah, Nafilatul;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i2.5018
Dalam era digital saat ini, penggunaan brand ambassador dan viral marketing di media sosial seperti TikTok menjadi strategi pemasaran yang semakin populer dan efektif. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana brand ambassador dan viral marketing pada akun Tiktok @avoskinbeauty mempengaruhi keputusan pembelian untuk membeli skincare avoskin. Metodologi yang diterapkan ialah kuantitatif melalui pendekatan deskriptif dan verifikatif. Kuesioner diberikan kepada 120 orang pengikut @avoskinbeauty di TikTok untuk mengumpulkan data. Pengambilan sampel kajian dilakukan melalui teknik non-probability sampling khususnya metode purposive sampling. Analisis data menggunakan SmartPLS-3.0 dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varians khususnya Patrial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador secara langsung mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli. Karena biasanya para pengguna skincare cenderung memperhatikan promosi produk avoskin oleh Refal Hady sebagai brand ambassador. Di sisi lain, konten viral yang diposting ke akun Tiktok @avoskinbeauty adalah strategi pemasaran yang sukses. Hasilnya, dapat dikatakan bahwa viral marketing mempengaruhi keputusan pembelian. Kesimpulan dari penelitian ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa brand ambassador dan viral marketing pada akun TikTok @avoskinbeauty memiliki pengaruh terhadap keputusan konsumen untuk membeli skincare Avoskin.
Pengaruh Brand Ambasador Dan Brand Image Terhadap Minat Beli Produk Busana Muslim Ethica Pada Shopee
Natasya, Cherilya Alfara;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i2.5082
Pakaian Muslim yang modis menjadi semakin populer saat ini. Penelitian ini melihat bagaimana minat pembeli terhadap pakaian muslim Ethica di Shopee dipengaruhi oleh peran Brand Ambassador dan Brand Image. Teknik partial least square-structural equation model (PLS- SEM) digunakan dalam metodologi kuantitatif penelitian ini. Populasi penelitian ini terdiri dari 110 partisipan dan pengguna marketplace Shopee yang telah mengamati produk Ethica dan mengidentifikasi Keluarga Sonfai sebagai Brand Ambassador perusahaan. Alat analisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4.0 untuk mengevaluasi hipotesis yang diajukan, sementara pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Google Form. Minat beli busana muslim Ethica dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh Brand Ambassador dan Brand Image, menurut temuan penelitian.
Pengaruh Promosi Online, Kelompok Referensi, Dan Kemudahan Penggunaan Terhadap Keputusan Pembelian Game
Setiawan, Dody;
Savitri, Citra;
Faddila, Syifa Pramudita
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37385/msej.v5i2.5160
Dewasa ini, peran game telah berkembang dari sekadar hiburan menjadi industri yang memengaruhi ekonomi. Fenomena menarik terjadi pada kasus tingkat pembelian game, terdapat ketidaksesuaian antara tingkat antusias suatu game sebelum perilisan dengan kinerja penjualannya. Studi kasus membandingkan anatara game Final Fantasy XVI yang terjual 3 juta salinan pada minggu pertamanya, sementara God of War: Ragnarok berhasil menjual 5,1 juta salinan pada periode yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sejauh mana pengaruh promosi online, kelompok referensi, dan kemudahan penggunaan terhadap keputusan pembelian suatu game. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan populasi pada penelitian ini merupakan pemain game Final Fantasy XVI yang berada dalam server discord “Final Fantasy” dengan sampel sebanyak 180 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner online. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif menggunakan rentang skala Likert serta analisis verifikatif menggunakan SEM-PLS. Pada penelitian ini terdapat temuan terbaru bahwa mayoritas para pemain berasal dari kalangan remaja yang berusia 18-25 tahun. Selain itu, ditemukan juga fakta bahwa pemain game saat ini dimainkan oleh laki laki dan perempuan dengan jumlah yang sangat tipis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa promosi online, kelompok referensi, dan kemudahan penggunaan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap keputusan pembelian game.