Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Multiculturalism in Elementary Education: An Implementation of Inclusive Strategies to Foster Tolerance Sandi Pradana; Ema Puspitasari; Ulyati Retno Sari
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2024): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multiculturalism in elementary education is essential for fostering inclusivity and tolerance in increasingly diverse societies. This study examines inclusive strategies for implementing multicultural education to cultivate understanding, empathy, and social harmony among students. Utilizing a qualitative approach with a literature review methodology, data was collected from scholarly sources, including academic journals and policy reports. The findings highlight the effectiveness of culturally responsive curricula, teacher training in multicultural competence, and the use of interactive media in enhancing students’ engagement and respect for diversity. However, challenges such as limited resources, inadequate teacher training, and attitudinal barriers persist. This study underscores the need for collaborative efforts to overcome these challenges and ensure the successful integration of multicultural principles in elementary education.
Santri Salaf dan Teks Arab Kontemporer: Tantangan dan Pemahaman dalam pembelajaran Bahasa Arab Yusuf Mustofa; Ema Puspitasari
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pondok Pesantren salaf menekankan penguasaan kitab kuning dengan pendekatan gramatikal analitik melalui metode sorogan, bandongan, dan wetonan. Namun, di tengah perkembangan literasi Arab modern yang semakin dinamis, santri menghadapi kesulitan dalam memahami teks-teks arab kontemporer yang lebih komunikatif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek santri kelas Alfiyah di Pondok Pesantren Ainul Falah, Lampung Timur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan paparan terhadap teks Arab modern, dominasi pendekatan gramatikal, kurangnya penguasaan kosakata tematik kontemporer, serta keterbatasan media dan sumber pembelajaran merupakan faktor utama yang memengaruhi kesulitan santri. Meskipun santri memiliki kemampuan analitis yang kuat dalam membaca teks klasik, mereka menunjukkan kelemahan dalam memahami konteks wacana dan makna pragmatis dalam teks modern. Untuk menjembatani kesenjangan ini, diperlukan integrasi teks Arab kontemporer ke dalam kurikulum, pengajaran kosakata tematik secara kontekstual, penerapan pembelajaran berbasis diskusi wacana, dan pemanfaatan media digital.
Pemanfaatan Media Realia sebagai Pengganti Media Konvensional dalam Pembelajaran Liah Rosdiani Nasution; Ema Puspitasari; Siti Umayah; Nida'ul Munafiah
Jurnal Sinergi Bangsa Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Sinergi Bangsa
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang inovatif sangat penting dalam pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Media realia, yaitu benda nyata yang digunakan sebagai alat bantu pembelajaran, menjadi alternatif yang efektif untuk mengatasi keterbatasan media konvensional. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media realia sebagai pengganti media pembelajaran di TKIT Al Haadii, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak-anak terhadap materi ajar. Metode pengabdian yang digunakan meliputi pelatihan guru, pendampingan implementasi, serta evaluasi berbasis observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media realia dapat meningkatkan minat belajar anak, membantu mereka memahami konsep abstrak dengan lebih baik, serta mengembangkan keterampilan sensorimotorik. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam implementasi, seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya dukungan dari orang tua. Oleh karena itu, kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua menjadi faktor kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan media realia di kelas.
Meningkatkan Critical Thinking Peserta Didik Melalui Discovery Learning: Sebuah Studi Efektivitas Riski Rusmalinda; Ema Puspitasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada materi perubahan lingkungan di MA Ma’arif NU 5 Sekampung. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan Discovery Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan 5M, masing-masing berjumlah 26 peserta didik. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian mengacu pada indikator berpikir kritis Ennis. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest keterampilan berpikir kritis kelas eksperimen lebih tinggi (84,90) dibandingkan kelas kontrol (76,28). Uji t-test menunjukkan perbedaan signifikan antar kedua kelompok (sig. 0,000 < 0,05), dan analisis N-Gainmenunjukkan peningkatan keterampilan kritis kelas eksperimen dalam kategori sedang (0,56), sementara kelas kontrol dalam kategori rendah (0,29). Temuan ini mengindikasikan bahwa model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui tahapan pembelajaran aktif dan konstruktif.
The Gap between Theory and Practice in Nahwu Learning at the API Asasunnajah Islamic Boarding School and Its Impact on Mastery of Sentence Structure Yusuf Mustofa; Ema Puspitasari; Khabibul Khoiri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1091

Abstract

Pondok Pesantren memiliki peran penting dalam pengajaran ilmu nahwu sebagai fondasi pemahaman bahasa Arab. Namun, dominasi pendekatan teoritis dalam pembelajaran nahwu menyebabkan kesenjangan signifikan antara penguasaan kaidah dan kemampuan aplikatif santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara teori dan praktik dalam pembelajaran nahwu di Pondok Pesantren API Asasunnajah serta dampaknya terhadap penguasaan struktur kalimat santri. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, sedangkan tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1. Proses pembelajaran masih berpusat pada hafalan dan ceramah, 2. Minimnya praktek analisis teks arab, 3. Ketiadaan pembelajaran berbasis praktek kontekstual. Akibatnya, banyak santri mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat, mengalisis i’rab, dan memahami struktur gramatikal. Temuan ini menegaskan perlunya pergeseran metode ke arah pembelajaran nahwu yang lebih komunikatif, partisipatif, dan berbasis konteks, guna membentuk keterampilan bahasa Arab yang aktif dan produktif di kalangan santri.