Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Resilience of Crop Failure for Farmers in Dryland Area Aoetpah, Ariel; Manafe, Rizky Pradita; Ratu, Feronika
Journal of Health and Behavioral Science Vol 7 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jhbs.v7i4.23840

Abstract

Indonesia, as an agrarian country, is highly dependent on the agricultural sector, including in East Nusa Tenggara Province, which is dominated by dryland areas and prone to crop failure. The impact is not only economic but also psychological, such as stress and depression. Nevertheless, some farmers remain able to survive, demonstrating resilience. This study aims to describe the resilience and adaptive strategies of farmers in dryland areas using a qualitative phenomenological approach through in-depth interviews. The results show that resilience is shaped by family responsibility, land ownership, positive mindset, spiritual beliefs, self-confidence, and dependence on farming. Resilient farmers can manage emotions, think optimistically, and develop adaptive strategies. These findings are expected to serve as a foundation for policies to support the resilience of farmers in drought-prone areas.
Gambaran Post-Traumatic Growth Penyintas Siklon Tropis Seroja di Desa Waimatan Kabupaten Lembata Karangora, Fransisia Sari Poli; Anakaka, Dian Lestari; Manafe, Rizky Pradita; Keraf, M.K.P Abdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36660

Abstract

Penyintas bencana adalah orang-orang yang berhasil bertahan hidup dan selamat dari situasi yang dapat mengancam nyawa, kondisi fisik, psikologis, atau kehilangan material. kejadian traumatis ini sebenarnya dapat memicu terbentuknya pertumbuhan seseorang kearah yang lebih positif dilihat dari 5 aspek PTG yaitu Relating to Others, New Possibilities, Appreciation of Life, Personal Strength, dan Spiritual Change (Tedeschi & Calhoun, 2004). Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana partisipan mengalami pertumbuhan pasca trauma setelah peristiwa badai seroja yang terjadi di desa Waimatan pada tahun 2021. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pasrtisipan berjumlah 5 orang berdasarkan kriteria yang ditentukan menggunakan teknik multi stage sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan Interpretative Phenomena Analisis (IPA). Hasil penelitian menunjukan tiap partisipan memiliki pengalaman berbeda dalam mengembangkan pertumbuhan pasca trauma, meskipun berbeda semua partisipan melaporkan adanya pertumbuhan yang terjadi pasca bencana, dimana penyintas mampu beradaptasi dan sebagian lagi menemukan makna baru dalam hidupnya.
GAMBARAN STRES PADA DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI DI PRODI PSIKOLOGI, FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT, UNIVERSITAS NUSA CENDANA Seran, Josephine Mersiana M; Keraf, M.K.P Abdi; Manafe, Rizky Pradita
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.9762

Abstract

This study aims to provide an overview of the stress experienced by thesis supervisors in the Psychology Study Program, Faculty of Public Health, Universitas Nusa Cendana. The research background stems from the increasing academic workload, the dynamics of interactions with students, and institutional demands that may affect supervisors’ psychological well-being and the quality of academic guidance. The study focuses on identifying the sources of stress, the stress responses that emerge, and the factors that either strengthen or weaken the presence of stress. This research employed a qualitative method with a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews with three thesis supervisors selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman interactive model of qualitative data analysis. The findings indicate that the supervision process generates both positive and negative stress responses. The main sources of stress include students who show limited progress, poorly completed revisions, and uncooperative co-supervisors. Additional stress-enhancing factors include pressure from students’ families, the use of AI in thesis writing, and the impacts of the Merdeka Student Exchange Program. These findings highlight the importance of institutional support, effective workload management, and the use of adaptive coping strategies to maintain supervisors’ psychological well-being and ensure the quality of academic supervision. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai stres yang dialami oleh dosen pembimbing skripsi di Program Studi Psikologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Nusa Cendana. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya beban kerja akademik, dinamika interaksi antara dosen dan mahasiswa, serta tuntutan institusional yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis dan kualitas pembimbingan akademik. Fokus penelitian diarahkan untuk mengidentifikasi sumber stres, respons stres yang muncul, serta faktor-faktor yang dapat memperkuat atau memperlemah munculnya stres tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam terhadap tiga dosen pembimbing yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis data interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembimbingan memunculkan respons stres positif maupun negatif. Sumber stres utama meliputi mahasiswa yang tidak menunjukkan progres, revisi yang dikerjakan secara kurang maksimal, serta rekan pembimbing yang kurang kooperatif. Faktor-faktor eksternal yang memperkuat stres antara lain tekanan dari keluarga mahasiswa, penggunaan AI dalam penulisan skripsi, serta dampak dari Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan institusional, pengelolaan beban kerja yang efektif, serta penggunaan strategi coping yang adaptif untuk menjaga kesehatan psikologis dosen dan memastikan kualitas pembimbingan akademik tetap optimal.  
Hubungan antara Kecanduan Smarthphone dan Insomnia pada Emerging Adult di Kota Kupang Suni, Sherly Armandhina Sequeira; Wijaya, R Pasifikus C.H; Manafe, Rizky Pradita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36287

Abstract

Penggunaan smartphone sebelum tidur dan begadang dapat menjadi faktor penyebab insomnia yang berkelebihan. Kebiasaan ini dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh. Maka dari itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan smartphone dengan insomnia pada remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa skala kecanduan smartphone dan skala kualitas tidur. Subjek penelitian berjumlah 383 orang dari 129.403 partisipan, Alat ukur skala psikologis digunakan sebagai metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Teknis analisis data dengan pengujian instrument penelitian, uji asumsi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pengujian asumsi yaitu normalitas dan linearitas hasil pengujian normalitas dinyatakan signifikan karena nilai signifikansi pada pengujian normalitas lebih besar dari 0,05 atau 0,344> 0,05. Pengujian lineritas data pengujian menunjukkan bahwa ada hubungan yang liner antara variabel X (Kecanduan Smartphone) dan Y (Gangguan Tidur), hasil menunjukkan 0,721 > 0,05. Pada pengujian hipotesis hasil pengujian nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Nilai 0,751 pada person correlation menunjukkan Tingkat derajat hubungan korelasi yang kuat. Kesimpulan dalam penelitian ini yakni terdapat Hubungan yang signifikan antara Kecanduan Smartphone dan Insomnia pada Emerging Adult di Kota Kupang.