Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PIDANA MATI TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN RELEVANSINYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM Irvan; Ruslan Abdul gani; Ramlah; Abdul Halim
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1391

Abstract

Penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan sosial, ekonomi, moral, serta keamanan nasional. Kondisi ini mendorong diterapkannya sanksi pidana berat, termasuk pidana mati, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pidana mati bagi pengedar narkotika menimbulkan perdebatan karena di satu sisi dianggap melanggar hak asasi manusia, namun di sisi lain dinilai sebagai langkah tegas untuk melindungi generasi bangsa. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi penerapan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika serta relevansinya dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan studi kepustakaan, analisis perundang-undangan, serta perbandingan hukum. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi teoritis terhadap kajian hukum pidana dan praktis dalam penyempurnaan kebijakan hukum nasional di bidang narkotika. Penelitian ini juga menelaah kesesuaian pidana mati dengan konsep maqāṣid al-syarī‘ah dalam menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, serta mempertimbangkan prinsip hak asasi manusia. Dengan demikian, kajian ini berusaha menghadirkan perspektif yang komprehensif mengenai legitimasi pidana mati bagi pelaku tindak pidana narkotika..
Speed play training toward changes hematocrit value and cardiorespiration basket athlete: Bahasa Indonesia Arimbi; Usman, Arifuddin; Sukamto, Anto; Irvan
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 4 (2021): Special Issue 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1623.33 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i4.16955

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of regular exercise with the speed play method in increasing cardiorespiratory capacity and blood hematocrit levels in Pinisi basketball athletes. The research method used was the one-group pre-post test design experiment. The instruments used in this study were the Multistage Test (MFT) for cardiorespiratory and hct meter to measure blood hematocrit levels. This study found that the percentage of blood hematocrit after the intervention of the speed play training method for the Pinisi basketball athletes was 44.94% higher than the average hematocrit level before being given the speed play training method for the Pinisi basketball athletes, which was 41.64%. There was a change with an average value of 3.3% per 100 mg of blood, meanwhile the average cardiorespiratory capacity after the implementation of the speed play training program in Pinisi basketball athletes was 43.49 ml/kg/minute, which means an increase from the average capacity cardiorespiratory training before being given speed play training in phinisi basketball athletes of 40.95 ml/kg/minute experienced an average change of 2.54 ml/kg/minute.