Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Hubungan Berat Badan Bayi dan Usia Kehamilan dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Pada Bayi di RSUD H. Boejasin Pelaihari Sari, Linda Maya; Rusmilawaty, Rusmilawaty; Laili, Fitria Jannatul; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.257

Abstract

Latar Belakang: Banyaknya bayi yang mengalami ikterus neonatorum di RSUD H. Boejasin Pelaihari, dimana terjadi peningkatan jumlah bayi yang ikterus dari tahun sebelumnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan bayi dan usia kehamilan dengan kejadian ikterus neonatorum pada bayi. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian case control. Subjek penelitian ini 330 bayi di RSUD H. Boejasi Pelaihari dengan teknik sampling Simple Random Sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah berat badan bayi dan usia kehamilan, dan variabel dependen adalah kejadian ikterus neonatorum. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menggunakan berat badan bayi normal sebanyak 221 bayi (67%), dan usia kehamilan aterm 37-40 minggu sebanyak 220 bayi (66,7%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan berat badan bayi  (ρ-value 0,000 < α 0,05)  dan usia kehamilan (ρ-value 0,000 < α 0,05) dengan kejadian ikterus neonatorum. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara berat badan bayi dan usia kehamilan dengan kejadian ikterus neonatorum.
Analis Hubungan Paparan Asap Rokok (Perokok Pasif) Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Lontar Kecamatan Pulau Laut Barat Kabupaten Kotabaru Tahun 2024 Hermaliana, Hermaliana; Suhrawardi, Suhrawardi; Hapisah, Hapisah; Isnaniah, Isnaniah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.258

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi dan dapat menimbulkan risiko bagi ibu hamil dan janin. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Kalimantan Selatan pada tahun 2020 yaitu 20,13%. Paparan asap rokok, baik dari perokok aktif maupun pasif, di duga menjadi salah satu faktor penyebab anemia pada ibu hamil. Berdasarkan data dari Riskesdas 2020, prevelensi  paparan asap rokok di rumah tangga masih tinggi, meskipun tidak ada yang spesifik tahun 2024, data terakhir menunjukan 36,3% terpapar asap rokok. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara paparan asap rokok (perokok pasif) dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lontar pada tahun 2024. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 75 orang ibu hamil, dengan sampel kasus  25 orang ibu hamil anemia dan sampel kontrol ibu hamil yang tidak anemia 50 orang, yang terdaftar di Puskesmas Lontar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan α=0,05. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paparan asap rokok dengan kejadian anemia pada ibu hamil 25 orang (ρ value = 0,022). Kesimpulan: Paparan asap rokok baik langsung maupun tidak langsung (perokok pasif), berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Karena itu penting bagi ibu hamil untuk memahami dampak dari bahaya asap rokok.
Hubungan Riwayat Kelahiran Asfiksia Dengan Kejadian Epilepsi Pada Anak Di RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023 Tyastuti, Anastasia Purba Puspita Yudha Training; Kirana, Rita; Megawati, Megawati; Hapisah, Hapisah; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.261

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data WHO (2024) sekitar 50% kasus epilepsi   di seluruh dunia belum diketahui penyebabnya. Pada tahun 2023, epilepsi pada anak di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor sebanyak 39 kasus. Asfiksia  meningkatkan risiko berbagai gangguan neurologis seperti epilepsi. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada hubungan riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2023. Tujuan penelitian Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui hubungan riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control. Sumber data dari rekam medis pasien anak yang terdiagnosis epilepsi. Variabel yang dianalisis meliputi riwayat kelahiran asfiksia dan kejadian epilepsi. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara kedua variable. Hasil Penelitian : Dari 41 responden dengan riwayat kelahiran asfiksia terdapat 37 responden (94.9 %) yang mengalami epilepsi, dan 115 responden dengan riwayat kelahiran tidak asfiksia terdapat 2 responden (5,1%) yang mengalami epilepsi. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak  (p < 0,05). Kesimpulan ; Penelitian ini  menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat kelahiran asfiksia dengan kejadian epilepsi pada anak. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk peningkatan deteksi dini dan penanganan lebih lanjut bagi anak dengan riwayat asfiksia.
Analisis Faktor Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Hamil Primigravida Dengan Anemia Di Puskesmas Serongga Tahun 2023 Widiastuti, Dian; Hapisah, Hapisah; Suhrawardi, Suhrawardi; Laili, Fitria Jannatul
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.269

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada kehamilan dapat menimbulkan komplikasi kehamilan yang umum terjadi pada trimester 1 antara lain hyperemisis, infeksi saluran kemih, kehamilan ektopik, dan abortus. Beberapa faktor risiko yang meningkatkan kejadian anemia adalah primigravida (hamil pertama kali), multigravida (kehamilan lebih dari sekali), umur ibu dibawah 20 dan diatas 35 tahun. Tujuan penelitian: Untuk Mengetahui hubungan komplikasi kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil primigravida di wilayah kerja Puskesmas Serongga. Mengetahui hubungan komplikasi kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil primigravida. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik kuantitatif dengan pendekatan Case Control. Sampel pada penelitian ini adalah 19 orang kasus dan 38 orang sebagai kontrol yang diambil dengan teknik random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah anemia. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah komplikasi kehamilan. Pengumpulan data menggunakan buku register kemudian dianalisis dengan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan antara komplikasi kehamilan dan kejadian anemia pada ibu hamil primigravida (p= 0,021). Kesimpulan Ada hubungan signifikan antara komplikasi kehamilan dan kejadian anemia pada ibu hamil primigravida. Saran : Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar tetap memberikan konseling atau pendidikan kesehatan terlebih mengenai gizi bagi ibu hamil melalui program kelas ibu hamil agar dapat mengelola bahan makanan yang terjangkau dan bergizi untuk menekan tingginya angka kejadian anemia pada ibu hamil
Hubungan Pengetahuan, Umur Dan Pendidikan Ibu Dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bali Kecamatan Pulau Sebuku Tahun 2024 Mukhdarina, Yuli; Kirana, Rita; Hipni, Rubiati; Suhrawardi, Suhrawardi
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.287

Abstract

Latar Belakang :KB aktif di Indonesia yaitu  KB Pil 8,5%, suntik 3 bulan (42,4%), suntik 1 bulan 6,1%, AKDR 6,6%, implant 4,7%, tubektomi 3,1%, kondom 1,1% dan vasectomy 0,2%. Tujuan penelitian: Penelitian ini untuk menganalisa hubungan pengetahuan, umur dan pendidikan Ibu dengan penggunaan kontrasepsi Implant di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bali. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini sejumlah 83 orang yang diambil dengan Tehnik Accidental Sampling. Variabel Independen  dalam penelitian ini adalah pengetahuan, umur dan pendidikan. variable Dependent dalam penelitian ini adalah penggunaan kontrasepsi implant. data dianalisis dengan menggunakan Uji Chi Square. Hasil Penelitian : Dari 83 responden mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 34 orang (41%), umur beresiko sebanyak 55 orang (66,3%) dan pendidikan mayoritas dasar sebanyak 39 orang (47%) dan tidak menggunakan implant sebanyak 44 orang(53%). hasil uji Chi Square pengetahuan P value 0,009 < ɑ 0,05, umur P value 0,010 < ɑ 0,05, pendidikan didapat P value 0,005 < ɑ 0,05. Kesimpulan Terdapat hubungan antara pengretahuan, Umur dan Pendidikan dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant. semakin baik tingkat pengetahuan dan pendidikan Ibu dan juga usia Ibu yang beresiko maka Ibu juga akan megunakan kontrasepsi implant sebagai kontrasepsi jangka panjang
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Melalui Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Anemia Remaja Putri di SMPN 8 Satap Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2024 Safitri, Leli; Suhrawardi, Suhrawardi; Kristiana, Efi; Isnaniah, Isnaniah
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.297

Abstract

Data SMPN 8 Satap Mantewe menunjukkan siswi yang memiliki Kadar Hb normal sebanyak 55%, yang mengalami anemia ringan sebanyak 24,7%, anemia sedang 18,5% dan anemia berat 1,8%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas media leaflet terhadap tingkat pengetahuan  tentang anemia pada remaja putri di SMPN 8 Satap Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu  tahun 2024. Penelitian kuantitatif dengan desain quasy eksperiment dengan rancangan One Group Pre-test Post-test Design. Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet dan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling sebanyak 48 siswi kelas VII. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 50,31 meningkat menjadi 94,79. Terdapat efektivitas leaflet terhadap tingkat pengetahuan tentang anemia pada remaja putri dengan p value 0,000 (p<0,05).  Kesimpulan dalam penelitian ini adalah media leaflet efektif terhadap peningkatan  pendidikan kesehatan dan peningkatan tingkat pengetahuan remaja
Hubungan Tindakan Ekstraksi Vakum pada Persalinan dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Tahun 2017 Aprilea, Noor Adha; Suhrawardi, Suhrawardi; Zakiah, Zakiah
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v4i2.44

Abstract

Relationship to The Vacuum Extraction Action on Childbirth with The Events of asphyxia Neonatorum at Dr. H. Moch. Ansari Saleh Hospital in 2017: The cause of respiratory failure on neonatal asphyxia obstructed the blood flow into the uterus. The disruption of blood flow caused the lack of oxygen flow from the mother to the fetus caused by vacuum extraction. Data in 2015 and 2016 there is an increased case of vacuum extraction from 57 cases (1,5%) in 2015 to 78 cases (2,2%) in 2016, the incidence of neonatal asphyxia has risen in 2015 as 541 cases (18,8%) are being 924 cases(20,5%). The aim of research to analyze vacuum extraction in labor with neonatal asphyxia in Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Hospital in 2017. The method of research using an analytic survey has been done which cross-sectional analytic. The sample was neonatal asphyxia in Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Hospital in 2017 was 319 neonatal and control sample was neonatal without neonatal asphyxia incidence were 638 neonatal by ratio 1:2. The samples were to be taken by proportional random sampling. The instrument of research was used by the neonatal cohort and mother's cohort in 2017. Data Analysis using Chi-square with the confidence interval, α = 0,005. The results of the research were of 957 respondents consisting of 319 infants (33,3%) neonatal asphyxia, and 61 neonatal (6,4%) used vacuum extraction. Bivariate analysis results found correlation between vacuum extraction in labor and neonatal asphyxia, ρ value ( 0,000)< α (0,05) and OR value = 6,385. The result of the research shows a vacuum extraction that can lead to neonatal asphyxia in Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Hospital in 2017. Keyword: Neonatal Asphyxia, Vacuum Extraction
Hubungan Usia dan Dukungan Keluarga Dengan Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Beruntung Baru Kabupaten Banjar Tahun 2019 Islami, Ridha; Zakiah, Zakiah; Suhrawardi, Suhrawardi
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v5i1.47

Abstract

Abstract Anxiety is assessment and emotional response to something dangerous. Pregnancy can be a source of anxiety on pregnant women in the third trimester related to fear of pain in labor. Some of the factors that cause anxiety are age and family support. The purpose of this researce is to determine the correlation of age and family support with anxiety on third trimester pregnant women in Beruntung baru Public Health Center on 2019. Research Method used analytic survey method with Cross Sectional approach. Population of this research is third trimester pregnant women in the Beruntung Baru Public Health Center Banjar Regency on 2019. Sample is saturated, total sample are 63 people. Data collection using questionnaires. Data analysis using Chi-Square test. Results of 63 respondents are 17 people (27.0%) experienced anxiety in pregnancy, respondents with risky age are 10 people (15.9%), negative family support are 34 people (54.0%). Statistical test results there are relationship between age with anxiety (p = 0.003), family support with anxiety (p = 0.014). Conclusion of the research there was a correlation between age with anxiety and there are correlation between family support with anxiety on third trimester pregnant women in Beruntung Baru public health center on 2019. Keyword: Anxiety, Age, Family Support
Hubungan Anemia dan KEK dengan Kejadian BBLR Mulianisaa, Rakhma; Tunggal, Tri; Suhrawardi, Suhrawardi
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v5i2.81

Abstract

Low Birth Weight (LBW) will become a global public health problem both in the short and long term. Based on data from the South Borneo Provincial Health Office. This study aims to determine the relationship between anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women with LBW incident. Based on data from the Provincial Mortality Rate in South Borneo (2019) the highest cause was LBW with 226 cases with the highest overall in Hulu Sungai Selatan with 41 cases and Hulu Sungai Utara with 30 cases in pregnant women with LBW incident. Low birth weight can also be caused by factors of anemia and CED. This study aims to determine the relationship between anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women with the incidence of Low Birth Weight (LBW)Methods: This research method uses the literature study method. The analysis uses descriptive . Analysis by taking 7 journals, namely 5 Nationals journals and 2 Internasional journals. The results of the research in 7 journals found LBW as much as (53% - 81,3%), CED as much as (16,7% - 96,8%), The results of statistical tests showed that there was a relationship between Anemia in pregnant women with LBW (p = 0,001; 0,000; 0,012; 0,000), a relationship between CED in pregnant women with LBW (p = 0,000; 0,023; 0,001; 0,001; 0,001). The conclusion of research from 7 journals is that there is a relationship between Anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women with LBW incident it’s advisable to improve health service specifically at KIA, so that more information is provided about LBW during pregnancy checks so that pregnant women can take early prevention.Keywords: Incidence of Low Birth Weight, Anemia and Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women
The Relationship between LBW and Exclusive Breastfeeding with the Incidence of Stunting in Toddlers in 2021 Marowiyah, Siti; Rusmilawaty, Rusmilawaty; Suhrawardi, Suhrawardi; Rafidah, Rafidah
JURNAL KEBIDANAN BESTARI Vol 7 No 02 (2023): Jurnal Kebidanan Bestari
Publisher : Midwifery Departement Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jkb.v7i02.121

Abstract

Stunting is a chronic condition that describes stunted growth due to malnutrition over a long period of time. As many as 1.3 million Indonesian children are stunted and Indonesia is the third country with the highest prevalence of stunting in the Southeast Asia/South-East Asia Regional (SEAR) region. The purpose of this study was to determine the relationship between LBW and exclusive breastfeeding with the incidence of stunting in toddlers. The research method used the Literature Study method taken from 7 journals consisting of 4 national journals and 3 international journals. Data analysis in this study is descriptive analysis. The results of the study based on the literature review of 7 journals, the lowest percentage of LBW incidence was found to be 7.8% and the highest percentage was 34.1%. Exclusive breastfeeding was found to have the lowest percentage of 26.7% and the highest percentage of 85%. The lowest percentage of stunting incidence was found to be 17%, and the highest percentage was 50%. 7 research journals that used all stated that there was an association between LBW and the incidence of stunting in toddlers. 4 research journals that use all state that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers.