Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EVALUATING SURFACE TEMPERATURE VARIABILITIES AND CLIMATE EXTREMES IN THE DIENG PLATEAU OVER THREE DECADES Nugraheni, Imma Redha; Virgianto, Rista Hernandi; Kristianto, Aries; Septiadi, Deni; Nugroho, Hapsoro Agung; Soegiarto, Ita; Radjab, Fachri
Indonesian Physical Review Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v8i2.493

Abstract

This study examines long-term surface temperature variability and climate extremes in the Dieng Plateau, Central Java, from 1991 to 2022. Despite its tropical location, the region’s unique high-altitude microclimate, with frequent frost events, has raised concerns for local agriculture, particularly potato farming. However, limited observational data has constrained in-depth assessments. To address this, we used bias-corrected ERA5 reanalysis data, calibrated using hourly observations from an Automatic Weather Station (AWS) installed in 2021. The analysis focused on climatological trends and temperature-related extreme indices following the Expert Team on Climate Change Detection and Indices (ETCCDI) framework. Our findings indicate seasonal patterns in diurnal temperatures, with JJA (June–August) exhibiting the greatest variability and the lowest night time temperatures, conditions favorable to frost formation. Among the extreme indices, warmest night temperatures (TNx) increased significantly at a rate of 0.017°C/year (p < 0.01), while coldest night temperatures (TNn) showed a slight but significant decline. The frequency of warm nights (TN90p) rose by 0.242 days/month, while cold nights (TN10p) decreased by 0.161 days/month. Meanwhile, trends for warm days (TX90p), cold days (TX10p), and cold spell duration (CSDI) were statistically insignificant. These results highlight the plateau’s sensitivity to night time warming and the potential risk of climate-driven shifts in frost occurrence. The combination of high-resolution reanalysis data and extreme indices offers valuable insight into microclimate behavior in tropical highlands, with direct implications for frost risk management and climate adaptation strategies in vulnerable agricultural zones.
Analysis of the Impact of Globalization, Digital Technology, and Socio-Cultural Change on Community Identity in the Modern Era in Jakarta Judijanto, Loso; Ardianto, Rian; Soegiarto, Ita
West Science Social and Humanities Studies Vol. 1 No. 06 (2023): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v1i06.496

Abstract

This research explores the intricate interplay between globalization, digital technology, socio-cultural changes, and community identity in Jakarta, utilizing a quantitative approach. The study, based on a sample of 150 participants, employs structural equation modeling to analyze the relationships among these constructs. Descriptive statistics reveal a diverse demographic profile, while the measurement model ensures the reliability and validity of the chosen variables. The structural model elucidates significant positive relationships: digital technology, globalization, and socio-cultural changes positively influence community identity. Demographic nuances, such as age, gender, and socio-economic status, further shape these dynamics. The findings contribute to understanding community dynamics in the modern era and provide valuable insights for policymakers and community leaders.
Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Artificial Intelligences (AI) Pada Sekolah Kedinasan Di Era Revolusi Industri 4.0 Dan Society 5.O Soegiarto, Ita; Hasnah, Sitti; Nuraisyah Annas, Annisa; Sundari, Sri; Dhaniswara, Erwin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana inovasi dalam pengajaran berbasis Teknologi Artificial Intelligence (AI) di sekolah kedinasan dapat berkontribusi dalam menghadapi perubahan dramatis dalam dunia kerja yang semakin kompleks, terutama dalam era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis kointen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa AI telah menjadi kekuatan utama dalam pendidikan pada sekolah kedinasan khususnya, membuka peluang personalisasi pembelajaran, analisis data mendalam, pengembangan kurikulum yang relevan, dan efisiensi administrasi sekolah. Selain itu, artikel ini juga menggarisbawahi beberapa tantangan, seperti etika dan privasi data, serta perlunya pelatihan guru yang sesuai untuk menghadapi transformasi ini. Dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, sekolah kedinasan diharapkan untuk bijak dan kreatif dalam memanfaatkan AI untuk memberikan pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk masa depan yang terhubung dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Workshop Penggunaan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Efisiensi Administrasi Sekolah Soegiarto, Ita; Manap, Abdul; Awaludin, Dipa Teruna; Sunarmi, Sunarmi; Suningrat, Nining
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan administrasi sekolah merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang efektif dan efisien. Namun, berbagai proses administrasi seperti pengolahan data, penyusunan dokumen, dan manajemen informasi sering kali membutuhkan waktu yang panjang dan rentan terhadap kesalahan manusia. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi sekolah melalui penyelenggaraan workshop penggunaan Artificial Intelligence (AI) bagi tenaga kependidikan. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training), pendampingan intensif, serta evaluasi kompetensi peserta. Workshop difokuskan pada pemanfaatan aplikasi AI generatif, otomasi dokumen, manajemen data berbasis AI, serta pemanfaatan asisten cerdas untuk tugas-tugas administratif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta peningkatan kemampuan praktik dalam mengotomasi pembuatan laporan, surat-menyurat, dan pengelolaan data sekolah. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap relevansi materi dan kemudahan penerapan solusi AI dalam pekerjaan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah, terutama dalam meningkatkan efisiensi waktu, akurasi dokumen, dan kelancaran proses administrasi. Ke depan, program pendampingan lanjutan direkomendasikan untuk memperkuat keterampilan digital tenaga kependidikan dan mendorong integrasi teknologi AI secara berkelanjutan.