Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Literatur Review : Teknik Sterilisasi Kultur Jaringan Tanaman dalam Produksi Flavonoid Wulandari, Anisa; Kelana, Himalaya Wana; Hamdani, Syarif
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50824

Abstract

Permintaan flavonoid sebagai metabolit sekunder penting di bidang farmasi, pangan, dan kosmetik terus meningkat sehingga diperlukan alternatif produksi yang stabil dan berkelanjutan melalui kultur jaringan tanaman. Keberhasilan teknik ini sangat bergantung pada protokol sterilisasi eksplan yang efektif namun tidak menimbulkan fitotoksisitas. Artikel ini mereview berbagai teknik sterilisasi kultur jaringan pada beragam spesies dan jenis eksplan (biji, daun, nodus, akar, rimpang) serta menilai dampaknya terhadap viabilitas jaringan dan produksi flavonoid. Penelitian disusun dengan pendekatan literature review menggunakan kerangka PICOC. Data diperoleh dari ProQuest pada periode 2015–2025, diseleksi melalui kriteria inklusi–eksklusi, dan dianalisis secara sistematis sesuai alur PRISMA. Hasil menunjukkan bahwa protokol paling konsisten terdiri atas pra-pencucian dengan deterjen, perendaman etanol 70% singkat, dilanjutkan NaOCl aktif 1–2,5% selama 10–15 menit untuk jaringan sensitif atau larutan komersial NaOCl 15–30% (≈1–5% aktif) selama 10–20 menit untuk jaringan lebih tahan, kemudian bilasan steril 3–5 kali. Pada eksplan dengan tingkat kontaminasi tinggi seperti rimpang, tambahan povidone iodine atau nanopartikel perak terbukti efektif menekan mikroba tanpa menurunkan viabilitas. Sementara itu, HgCl₂ 0,1–0,2% masih digunakan dalam kasus sulit meskipun penggunaannya semakin terbatas karena risiko toksisitas. Secara keseluruhan, protokol berbasis NaOCl dengan konsentrasi terukur dan bilasan cukup merupakan pilihan paling aman, ekonomis, dan serbaguna untuk menghasilkan kultur bebas kontaminan sekaligus mempertahankan potensi biosintesis flavonoid.
Dampak lingkungan sosial terhadap perkembangan psikologi anak Anggraini, Talita; Wulandari, Anisa; Bella, Hanum Salsa; Anggraini, Tiara Widya; Fetriasih, Riska
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i4.868

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan sosial terhadap perkembangan psikologis anak SD/MI. Lingkungan sosial merupakan salah satu aspek yang dapat mempengaruhi kemampuan individu atau kelompok untuk melakukan tindakan dan perubahan perilaku. Semakin baik lingkungan rumah, dalam hal ini semakin banyak perubahan lingkungan rumah maka akan semakin kreatif anak. Karena tidak ada aturan yang membatasi terjadinya aktivitas, Anak bebas berekspresi dan mengeksplorasi diri. Sebaliknya, lingkungan rumah yang kurang baik dapat mempengaruhi perkembangan psikososial anak, menyebabkan rasa malu, menarik diri, bahkan hiperaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan dampak lingkungan sosial terhadap perkembangan psikologis anak SD/MI. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) yaitu kegiatan mengumpulkan bahan-bahan terkait penelitian dari buku, jurnal, literatur, dan publikasi lain yang layak digunakan sebagai sumber informasi, dengan cara mendeskripsikan serta menguraikan data tersebut melalui beberapa pendapat ahli. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti yang komprehensif tentang dampak lingkungan sosial terhadap perkembangan psikologis siswa SD/MI. Kegunaan penulisan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada pembaca tentang pentingnya lingkungan sosial dalam perkembangan psikologis anak SD/MI.
Analisis pola asuh otoritatif terhadap mental anak milenial Wulandari, Anisa; Vannisa, Saprina Putri; Safitri, Aisyah; Novita, Wantri; Fetriasih , Riska
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/nautical.v2i8.969

Abstract

Anak milenial adalah kelompok remaja yang lahir pada rentang tahun 1980 hingga awal 2000-an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh otoritatif terhadap mental anak milenial. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penilitian ini dilaksanakan di Univesitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langsung ke lapangan dengan mewawancarai orang tua mahasiswa/i di rumah masing-masing responden. Dari hasil penelitian, hasil termasuk kedalam kategori positif, hal ini dapat diketahui jika narasumber mayoritas mendidik anaknya dengan pola asuh otoritatif. Mereka bahkan tak segan memaksakan anaknya untuk memberikan efek jera jika anak mereka tidak berperilaku baik. Namun demikian mereka tetap memberikan kebebasan bagi anak untuk mengeksplor jati dirinya dan tidak terlalu membebankan anak dengan tugas yang diluar kemampuan mereka. Sehingga anak mereka tumbuh menjadi anak yang patuh serta pandai menjaga sikap. Pola asuh otoritatif adalah gabungan antara pola asuh permisif dan otoriter dengan tujuan untuk menyeimbangkan pemikiran, sikap dan tindakan antara anak dan orang tua.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENGHAMBAT PARA GURU SAAT MENERAPKAN KURIKULUM MERDEKA DI SD NEGERI 3 LUMPATAN Vannisa, Saprina Putri; Wulandari, Anisa; Rahayu, Ani; Primadona, Desti; Annur, Saipul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.28687

Abstract

SD Negeri 3 Lumpatan, yang berlokasi di Desa Lumpatan 1, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, adalah sekolah dasar yang diminati oleh banyak orang tua. Sekolah ini memiliki lokasi strategis, fasilitas memadai, dan jarang terkena banjir. Dengan hanya satu kelas per tingkatan dan jumlah siswa 26-30 orang per kelas, sekolah ini telah mulai menerapkan Kurikulum Merdeka di hampir semua kelas, kecuali kelas 3 dan 6. Meskipun demikian, penerapan kurikulum baru ini menemui berbagai tantangan, termasuk kebingungan guru dalam pembuatan modul ajar yang kompleks dan kurangnya pelatihan. Tantangan lain mencakup keterbatasan sarana prasarana teknologi dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi. Perubahan kurikulum yang sering terjadi di Indonesia juga menuntut waktu dan pelatihan tambahan bagi guru. Selain itu, keterampilan soft skill guru seperti empati dan komunikasi efektif menjadi kendala dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Untuk mengatasi hambatan-hambatan ini, beberapa solusi yang diusulkan meliputi penyediaan infrastruktur teknologi dan pelatihan bagi guru, program pengembangan profesional berkelanjutan, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat melalui seminar dan forum diskusi. Dukungan holistik dari berbagai pihak diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri 3 Lumpatan.
Co-Authors Abdullah, Syaiful Bachri Adi, Ahmad Hutama Adillia, Annisa Nur Afifudin, Aris Aini, Yasinta Nurul Amalia, Roisatul Amanullah, Fadhly Andrian Mulyana, Egi Anggraini, Talita Anggraini, Tiara Widya Ani Rahayu Anisah, Azzah Dian Rachmah Anita Natasya Anugrah, Rikman Ardila, Novi Hera Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Azka Indallah, R. Dhiya Azzahra, Amalia Nabila Bella, Hanum Salsa Choirul Anwar Dolifah, Dewi dwisafitri Fajriawati Febriana, Linda Fetriasih , Riska Fetriasih, Riska Hamdani, Syarif Hasanah, Badiatun Hera Ardila, Novi Hrp, Muktar Efendi Huda, Ahmad Hisbulloh Ikram, Fadel Muhammad Kelana, Himalaya Wana Krisma, Dita Aldila Kumala, Lukita Riska Latifah, Ami Mahyudin, Haryati Muh Bambang Prayitno Mujiyanti, Sri Muttaqin, Moh. Faizul Nadhira, Raisa Naf’an, Himmi Nariswari, Raina Azhari Naylah, Syti Niam, Raffila Syifaun Nindha Ayu Berlianti Noor Cholifah Novita Kumalasari, Dian Novita, Wantri Nur Safanah, Ashila Nurfauziah, Esa Nuryani, Tiya Primadona, Desti Purba, Kevin Puspita, Dini Aulia Putri, Qori Widias Rachmaniah, Dini Rahadian, Fakhira Agustine Rahma, Naurah Yudhia Ramadhani, Laila Amanda Ridwan, Heri Romadhon Nur Furkon, Risqi Romadhoni, Dewi Surina Saepulloh, Muhamad Safanah, Ashila Nur Safitri, Aisyah Safitri, Difa Ayu Saipul Annur Salsabila, Rizka Saputra Wijaya, Dimas Saputra, Yudha Munajat Sarpendi, Sarpendi Sri Mulyani, Ira Supatmi Supatmi Supiyadi, Dedi Supriyadi, Tedi Syahron, Muhammad Tuti Alawiyah Uswatun Hasanah Utama, Din Vannisa, Saprina Putri Widodo, Amin Zuida Ratih Hendrastuti Zulfa, Zahra Wahyuni