Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII C Mata Pelajaran Fiqih di MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2024/2025: Penelitian Wulandari, Anisa; Sarpendi, Sarpendi; Latifah, Ami
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1082

Abstract

At MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung, particularly in class VIIc, many students are still less active in participating in Fiqh learning. This is due to the teacher not yet using effective methods that align with the material being taught, resulting in low student interest in learning and consequently low academic achievement. The purpose of this study is to determine the effect of the demonstration method on students' interest and academic achievement in Fiqh for class VIIc at MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung, South Lampung. This research employs a quantitative approach with a post-test-only control group design, involving two groups in the sample. The population of this study consists of 67 students from class VII at MTs Hidayatul Mubtadiin. The sampling technique used is purposive sampling, with the sample taken from class VIIc, totaling 27 students. The data collection methods used in this study include questionnaires, observation, and documentation. The data analysis techniques employed involve prerequisite tests, including normality and homogeneity tests, as well as hypothesis testing. Based on the results of the t-test (partial) for learning interest, it shows that the calculated t-value (2.664) > t-table value (2.059), thus it can be concluded that Ha₁ is accepted and Ho₁ is rejected. Meanwhile, for learning achievement, the calculated t-value (2.803) > t-table value (2.059), indicating that Ha₂ is accepted and Ho₂ is rejected. Therefore, it can be concluded that there is an effect and a significant difference when using the demonstration method in increasing students' interest and academic achievement in the Fiqh subject at MTs Hidayatul Mubtadiin Jati Agung, South Lampung, in the 2024/2025 academic year.
PEMANFAATAN LIMBAH PUNTUNG ROKOK SEBAGAI BIO-PESTISIDA DALAM MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM ECOGREEN Anwar, Choirul; Romadhoni, Dewi Surina; Afifudin, Aris; Wulandari, Anisa; Putri, Qori Widias; Naf’an, Himmi
JPMA - Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam (JPMA)
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/jpma.v5i1.872

Abstract

Permasalahan limbah puntung rokok dan ketergantungan petani terhadap pestisida kimia menciptakan tantangan serius bagi keberlanjutan ekosistem pertanian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan petani Desa Plumbon dalam memanfaatkan limbah puntung rokok sebagai bio-pestisida alternatif yang ramah lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program ini melibatkan partisipasi aktif kelompok tani dalam serangkaian kegiatan seperti identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, dan praktik pembuatan bio-pestisida. Temuan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis kolaboratif berhasil meningkatkan pemahaman petani terhadap dampak lingkungan dari pestisida kimia serta potensi limbah puntung rokok sebagai sumber daya produktif. Perubahan persepsi masyarakat dan peningkatan partisipasi aktif menjadi indikator keberhasilan awal pendekatan PAR. Program EcoGreen ini menawarkan model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Transformasi limbah menjadi solusi ekologis menjadikan pendekatan ini tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga signifikan secara konseptual dalam literatur pengabdian masyarakat berbasis penelitian partisipatif.
PENDIDIKAN KESEHATAN MENGENAI PENTINGNYA KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA Wulandari, Anisa; Anita Natasya; Safanah, Ashila Nur; Febriana, Linda; Anugrah, Rikman; Aini, Yasinta Nurul; Dolifah, Dewi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3138

Abstract

Anaemia is a disorder characterized by a decrease in Hb (haemoglobin) levels it should; in Indonesia, 32% of adolescents suffer from anaemia (3-4 out of 10 adolescents in Indonesia have anaemia). Adolescents who suffer from anaemia can experience changes in their ability to focus on learning, decreased levels of physical fitness, and growth problems that lead to abnormal height and weight. The Indonesian government has created a program in the form of iron supplementation aimed at adolescents through educational institutions to combat anaemia.  In addition to assessing the impact of this health education activity on students' understanding and knowledge about the importance of TTD intake, this health education aims to increase students' understanding and knowledge about the urgency of drinking TTD in overcoming anaemia. This activity was carried out by a lecture method about the benefits of consuming TTD through PowerPoint and pamphlets and included the initial and final tests. Eight multiple-choice questions that measure knowledge of TTD are included in the test. The questions include the definition of TTD, the correct consumption technique, the benefits of TTD, the content of TTD, and ways to reduce the negative effects of TTD. The test assesses how much students know about blood-boosting supplements before and after attending health education. The result of this activity is that after receiving intervention in the form of health education, students' understanding increases as a result of this health education activity. Conclusion: Using educational resources such as PowerPoint and pamphlets, adolescents' understanding of TTD can be improved through health education about TTD. Keywords: Anemia, Health Education, Adolescents, Blood Tablets.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT DALAM MEMBERIKAN ASUHAN KEPERAWATAN Nuryani, Tiya; Wulandari, Anisa; Puspita, Dini Aulia; Nariswari, Raina Azhari; Anugrah, Rikman; Ridwan, Heri; Saputra, Yudha Munajat
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v11i2.864

Abstract

Perawat memiliki tugas dalam pemberian pelayanan kesehatan. Dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien diperlukan kinerja yang baik. Asuhan keperawatan berkualitas tidak hanya berdampak kepada pemulihan pasien, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan pasien. Karena itu, penting dalam memastikan kinerja perawat untuk memberikan asuhan keperawatan agar berada pada tingkat yang optimal, sesuai dengan standar profesi dan etika keperawatan. Tujuan literature review ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat untuk pemberian asuhan keperawatan untuk pasien. Metode penelitian yang digunakan pada systematic literature review dilakukan melalui pencarian database Pubmed dan Google Scholar dengan menggunakan filter tahun “2020-2024”. Pada penelitian ini, kata kunci yang digunakan “Faktor”, “Kinerja perawat”, dan “asuhan keperawatan”. Hasil dari literatur review didapatkan, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat dalam pemberian asuhan keperawatan, diantaranya motivasi, kepemimpinan, insentif, kepuasan kerja, iklim organisasi dan kohevitas, empati, dan masa kerja.
APLIKASI PEMBERIAN MADU TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN (HB) PADA REMAJA PUTRI YANG MENGALAMI ANEMIA Cholifah, Noor; Wulandari, Anisa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian anemia yang terjadi pada remaja putri 13-18 tahun dan wanita usia subur 15-49 tahun yaitu 22,7% total prevalensi anemia di Indonesia (21,7%). Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan kadar Hb remaja , Jenis penelitian adalah Quesy eksperimen dengan menggunakan bentuk rancangan control group pre test-post tes. Metode pendekatan yang dipakai adalah case control study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 71 siswa-siswi sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 18 orang menggunakan random sampling dengan mempertimbangkan kriteria inklusi dan esklusi. Analisa bivariat yang digunakan adalah analisa uji t test dan uji wilcoxon. Hasil : Kadar Hb kelompok intervensi sebelum diberikan madu hutan terendah adalah 10,00 gr/dl dan kadar Hb tertinggi adalah 11,40 gr/dl. Kadar Hb kelompok intervensi sesudah diberikan madu hutan terendah adalah 12,10 gr/dl dan kadar Hb tertinggi adalah 13,40 gr/dl. Kadar Hb kelompok kontrol terendah adalah 9,40 gr/dl dan kadar Hb tertinggi adalah 10,70 gr/dl. Kadar Hb kelompok kontrol sesudah terendah adalah 9,40 gr/dl dan kadar Hb tertinggi adalah 10,90 gr/dl. Kesimpulan : Ada perbedaan pemberian madu hutan terhadap kenaikan kadar Hb pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan (nilai p = 0,007) ada perbedaan kenaikan kadar Hb pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah (nilai p = 0,000), ada perbedaan pemberian madu hutan terhadap kenaikan kadar Hb antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sesudah diberikan perlakuan (nilai p = 0,000).
STUDI KASUS: DIABETES MELITUS DISERTAI KOMPLIKASI CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) Supatmi, Supatmi; Novita Kumalasari, Dian; Wulandari, Anisa
Journal Healthcare Education Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1 No. 1 2023
Publisher : Yayasan Healing and Healthcare Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The International Diabetes Federation (IDF) estimates that at least 463 million people aged 20-79 years in the world have diabetes in 2019, or the equivalent of a prevalence rate of 9.3% of the total population at the same age. Indonesia is ranked 7th among 10 countries with the highest number of DM sufferers, which is 10.7 million.The method used is descriptive method using case studies. The study was conducted in the Abimanyu Room, Panembahan Senopati Regional General Hospital using 1 participant with a Medical Diagnosis of Diabetes Mellitus accompanied by complications of Congestive Heart Failure (CHF) and with the main Nursing Diagnosis of Ineffective Breathing Pattern. After continuous nursing care for three days with good cooperation between the nurse and the patient and the patient's family, as well as with other health teams, it can be concluded that from the results of the study, there were seven nursing diagnoses that appeared in the patient, Mr. M. There are four problems in theory and cases. Two problems exist in theory but not in Mr. M. Three problems do not exist in theory but arise in the case of Mr. M. planning is made and determined according to the nursing problems that arise. The implementation of nursing care in collaboration with other health teams and the patient's family, with the evaluation results of the seven problems, three problems were resolved and four problems were partially resolved. Cconclusions from the nursing care that has been carried out on Mr. M with Diabetes Mellitus accompanied by complications of Congestive Heart Failure (CHF) was found seven nursing problems, out of seven nursing diagnoses three diagnoses were resolved, namely acute pain, sleep pattern disturbance, risk of infection. and there were four partially resolved diagnoses, namely ineffective breathing patterns, decreased cardiac output, unstable blood glucose levels, activity intolerance.
PENGARUH PARFUM AROMA LAVENDER (LAVANDULA ANGUSTIFOLA) SEBAGAI MEDIA RELAKSASI PADA REMAJA Wulandari, Anisa; Rahadian, Fakhira Agustine; Ardila, Novi Hera; Alawiyah, Tuti; Zulfa, Zahra Wahyuni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.22614

Abstract

Stres merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik, seperti depresi, tekanan darah tinggi, obesitas, kecemasan, dan insomnia. Stres dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan fisik dan mental remaja. Tuntutan sosial serta tekanan yang dialami remaja banyak membuat mereka mengalami masalah kesehatan mental salah satunya stres. Salah satu pengobatan non farmakologis untuk mengurangi stres yaitu dengan menggunakan aromaterapi dari minyak esensial oil. Menghirup minyak lavender diyakini sebagai aromaterapi untuk menghilangkan stres tanpa obat. Tujuan Literatur Review ini adalah untuk mengetahui efek aromaterapi sebagai tindakan untuk mengurangi stres pada remaja. Metode yang kami gunakan adalah systematic literature review yang diambil dari jurnal internasional. Database penelusuran sumber pustaka dalam artikel ini adalah PubMed dengan batasan tahun 2013-2023. Dengan tidak membatasi jumlah responden, laki laki maupun perempuan. Akan di eklusi bila responden memiliki penyakit asma, alergi dan sedang hamil. Alat pengumpulan data menggunakan analisis bivariat. Berdasarkan hasil telaah didapatkan bahwa lavender (lavandula Angustifola) memberikan dampak positif untuk tubuh yaitu selain memberikan efek relaksasi tetapi dapat juga membuat tekanan darah menjadi stabil, kualitas tidur meningkat dan menurunkan angka kecemasaan maupun stress. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan lavender dapat dijadikan acuan sebagai manajemen stres khususnya pada kelompok pelajar yang menggunakan jenis L. angustifolia. Aroma paparan minyak esensial lavender dapat membantu seseorang mengurangi stres yang berhubungan dengan fisiologis dan berdampak positif pada sistem parasimpatis. Hal tersebut juga mempengaruhi dalam peningkatan suasana hati seseorang menjadi  lebih relaksasi ketika mencium aroma tersebut.
PANDANGAN ULAMA DAN PERAWAT IGD TERHADAP WITHHOLDING AND WITH DRAWING PALLIATIVE CARE Sri Mulyani, Ira; Wulandari, Anisa; Nur Safanah, Ashila; Andrian Mulyana, Egi; Hera Ardila, Novi; Nadhira, Raisa; Azka Indallah, R. Dhiya; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29187

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif agama Islam terhadap intervensi keperawatan akhir hayat, khususnya dalam konteks withholding (menahan pemberian intervensi medis lebih lanjut) dan withdrawing (menghentikan intervensi medis yang sudah berjalan) palliative care. Fokus utama penelitian adalah memahami pandangan ulama dan ahli agama Islam mengenai kebijakan dan praktik ini, serta mengeksplorasi bagaimana perspektif tersebut dapat mempengaruhi praktik keperawatan dalam situasi akhir hayat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara Public Opinion Poll kepada tiga ulama dari dua pondok pesantren di Sumedang dan dua perawat dari RSUD Sumedang dan RSU Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama bersepakat bahwa penghentian bantuan hidup bertentangan dengan ajaran Islam, menganggapnya sama dengan menghilangkan nyawa secara sengaja. Sebaliknya, tenaga medis lebih cenderung menghargai keputusan keluarga pasien terkait penghentian bantuan hidup, meskipun tetap memberikan informed consent dan edukasi terkait konsekuensi dari keputusan tersebut. Dalam tahapan membimbing pasien di akhir kehidupan, ulama dan tenaga medis memiliki pendekatan yang saling berhubungan; ulama fokus pada bimbingan spiritual seperti talqin dan bacaan doa, sementara perawat menyesuaikan intervensi dengan agama dan kepercayaan pasien masing-masing. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam praktik keperawatan akhir hayat dan perlunya panduan yang lebih komprehensif untuk mengharmonisasikan perspektif medis dan agama dalam palliative care
Perbedaan Pendidikan Kesehatan Menggunakan Metode Audiovisual dan Booklet terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Perilaku Seks Bebas [Comparing The Efficacy of Audiovisual and Booklet Methods in Enhancing Adolescent Understanding of Healthy Sexual Behaviour] Mujiyanti, Sri; Wulandari, Anisa; Rachmaniah, Dini
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v11i2.6965

Abstract

Engaging in casual sex encompasses all behaviors driven by sexual desire, whether with individuals of the opposite gender or the same gender. The objective of this research is to examine the effectiveness of employing audiovisual media and booklet media in enhancing adolescents' understanding of casual sexual behaviors. This study employs a Quasi-Experiment with a one-group pre-test-post-test design methodology. The research population consists of 847 respondents, with a sample size of 32 respondents chosen through the Simple Random Sampling technique. Research findings reveal a disparity in knowledge acquisition between audiovisual media, with an average score of 14.69, and booklet media, with an average score of 13.94, demonstrating a significant level (p-value = 0.011). The research concludes that a meaningful distinction exists between the effectiveness of educating adolescents about casual sexual behaviors using audiovisual media versus booklet media. Based on these research outcomes, it is hoped that educational institutions will optimize the provision of sexual health education for adolescents, addressing the topic of casual sexual behaviors through both audiovisual and booklet media to prevent adolescents from engaging in sexually risky behaviors.BAHASA INDONESIA Perilaku seks bebas merujuk pada segala bentuk tindakan yang dipicu oleh dorongan seksual, baik itu dengan pasangan lawan jenis maupun sesama jenis. Tujuan dari studi ini adalah untuk menguji efektivitas penggunaan media audiovisual dan media booklet dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seks bebas. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan Desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian terdiri dari 847 responden, sampel terdiri dari 32 responden yang dipilih menggunakan Teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam pengetahuan antara kelompok yang menggunakan media audiovisual (rata-rata 14.69) dan kelompok yang menggunakan media booklet (rata-rata 13.94), dengan nilai p (p value) sebesar 0,011. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan efektif antara penggunaan media audiovisual dan media booklet dalam penyuluhan tentang perilaku seks bebas. Berdasarkan hasil temuan ini, disarankan agar pihak sekolah memaksimalkan penggunaan pendekatan pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual dan booklet untuk menghadapi potensi perilaku seks bebas di kalangan remaja. 
Pendampingan pelatihan pada kelompok pemuda dalam pembuatan bio-briket dengan memanfaafkan limbah kulit kopi dan serbuk kayu Berlianti, Nindha Ayu; Adi, Ahmad Hutama; Wulandari, Anisa; Amalia, Roisatul; Azzahra, Amalia Nabila; Anisah, Azzah Dian Rachmah; Adillia, Annisa Nur; Abdullah, Syaiful Bachri; Muttaqin, Moh. Faizul; Huda, Ahmad Hisbulloh; Hasanah, Uswatun; Hasanah, Badiatun; Kumala, Lukita Riska; Ramadhani, Laila Amanda
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Februari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i1.2483

Abstract

Kebiasaan masyarakat di Desa Sumberjati dalam membakar kulit kopi yang menjadi sisa dari hasil perkebunan menimbulkan berbagai macam masalah yang selama ini dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Selain limbah kulit kopi, terdapat juga limbah lain yang merupakan sisa pengolahan kayu yang menghasilkan sisa serbuk kayu. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu adanya sebuah inovasi yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan mengolah kembali limbah kulit kopi dan serbuk kayu sehingga dapat mengurangi limbah yang ada serta menjadi nilai tambah. Usaha yang di lakukan adalah dengan melakukan pelatihan pembuatan Bio-Briket. Bio-Briket merupakan bahan bakar alternatif berupa padatan yang dapat digunakan untuk membuat atau mempertahankan bara api. Bio-Briket terbuat melalui proses tekanan menjadi bentuk tertentu yang berasal dari limbah pertanian atau perkebunan. Metode yang digunakan adalah Sosialisasi, Pelatihan Praktik dan Focus Group Discussion (FGD) yang dapat memberikan wawasan pengetahuan dan pengalaman langsung secara rinci dan nyata sehingga mampu memberikan solusi atas masalah yang dialami oleh masyarakat sekitar. Sasaran dari pelatihan yang di lakukan adalah kalangan pemuda aktif yang tergabung dalam  Remaja Masjid Baitur-Rohman di Desa Sumberjati
Co-Authors Abdullah, Syaiful Bachri Adi, Ahmad Hutama Adillia, Annisa Nur Afifudin, Aris Aini, Yasinta Nurul Amalia, Roisatul Amanullah, Fadhly Andrian Mulyana, Egi Anggraini, Talita Anggraini, Tiara Widya Ani Rahayu Anisah, Azzah Dian Rachmah Anita Natasya Anugrah, Rikman Ardila, Novi Hera Astuti, Ayu Prameswari Kusuma Azka Indallah, R. Dhiya Azzahra, Amalia Nabila Bella, Hanum Salsa Choirul Anwar Dolifah, Dewi dwisafitri Fajriawati Febriana, Linda Fetriasih , Riska Fetriasih, Riska Hamdani, Syarif Hasanah, Badiatun Hera Ardila, Novi Hrp, Muktar Efendi Huda, Ahmad Hisbulloh Ikram, Fadel Muhammad Kelana, Himalaya Wana Krisma, Dita Aldila Kumala, Lukita Riska Latifah, Ami Mahyudin, Haryati Muh Bambang Prayitno Mujiyanti, Sri Muttaqin, Moh. Faizul Nadhira, Raisa Naf’an, Himmi Nariswari, Raina Azhari Naylah, Syti Niam, Raffila Syifaun Nindha Ayu Berlianti Noor Cholifah Novita Kumalasari, Dian Novita, Wantri Nur Safanah, Ashila Nurfauziah, Esa Nuryani, Tiya Primadona, Desti Purba, Kevin Puspita, Dini Aulia Putri, Qori Widias Rachmaniah, Dini Rahadian, Fakhira Agustine Rahma, Naurah Yudhia Ramadhani, Laila Amanda Ridwan, Heri Romadhon Nur Furkon, Risqi Romadhoni, Dewi Surina Saepulloh, Muhamad Safanah, Ashila Nur Safitri, Aisyah Safitri, Difa Ayu Saipul Annur Salsabila, Rizka Saputra Wijaya, Dimas Saputra, Yudha Munajat Sarpendi, Sarpendi Sri Mulyani, Ira Supatmi Supatmi Supiyadi, Dedi Supriyadi, Tedi Syahron, Muhammad Tuti Alawiyah Uswatun Hasanah Utama, Din Vannisa, Saprina Putri Widodo, Amin Zuida Ratih Hendrastuti Zulfa, Zahra Wahyuni