Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF USING METAVERSE PLATFORMS AS A COLLABORATIVE LEARNING MEDIA IN HIGHER EDUCATION: A LITERATURE REVIEW Gilang Ramadhan; Tata Ardiansyah; Yulaeha
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 1 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18613080

Abstract

Introduction: Metaverse provides an immersive learning experience that enables virtual collaboration to mimic in-person interactions. Its use in higher education has the potential to increase engagement and learning effectiveness, but in-depth studies are still needed to assess the results and challenges. Objective: To assess the effectiveness of using the metaverse platform as a collaborative learning medium in higher education and to identify supporting and inhibiting factors for its implementation. Method: Researchers collected, analyzed, and synthesized information from various reputable national journals (minimum SINTA 3) and international scientific articles related to the topic of metaverse and collaborative learning. The analysis was conducted using a systematic review approach to understand the pattern of findings and implementation trends in the higher education context. Discussion: The results of the review indicate that metaverse-based learning improves student collaboration, participation, and motivation. Successful implementation is influenced by infrastructure readiness, digital literacy, and interactive activity design. The main obstacles include limited devices, networks, and pedagogical adaptation of lecturers. Recommendations: Technopedagogical training for educators, strengthening of digital infrastructure, and guidelines for metaverse-based learning design that focus on interaction and learning objectives are needed.
ANALISIS PENGARUH BANTUAN SOSIAL PEMERINTAH DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP MAHASISWA YANG TERDAMPAK COVID-19 Dwi Urip Wardoyo; Furqan Ramadhan; Brilyan Yusuf Akbar; Gilang Ramadhan; Muhammad Fariz Fahreza; Wahid Prasetyo Nugroho
Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jupea.v3i1.405

Abstract

This Studies aims to examine the analysis of the effect of government social assistance and financial literacy on students affected by COVID-19. This research is a policy research. The method used in this research is descriptive qualitative with evaluative data and literature studies. In this study, literature was obtained from information that developed in the news related to the distribution of government social assistance and financial literacy information circulating among Telkom University students affected by Covid-19.
Sistem Kontrol Alat Pendeteksi Polusi Udara Berbasis Sensor Gas MQ-135 Mulyadi; Asep Suryadi; Angelina Hadriani; Susi; Gilang Ramadhan; Perdi Hasan; Khoirun Nisa; Sela Handrian
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2026): SINTAK-MAS Sinergi Teknologi dan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sintak-mas.v1i2.55224

Abstract

Pencemaran udara menjadi salah satu masalah lingkungan paling serius di era modern akibat pertumbuhan industri, transportasi, serta urbanisasi yang semakin pesat. Polutan berbahaya seperti karbon monoksida (CO), amonia (NH₃), dan benzena berdampak langsung terhadap kesehatan manusia, khususnya sistem pernapasan, dan dapat menimbulkan penyakit kronis hingga menurunkan kualitas hidup. Kondisi ini menuntut adanya alat pemantau kualitas udara yang sederhana, murah, dan praktis digunakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun perangkat pendeteksi polusi udara berbasis sensor gas MQ-135 dengan Arduino UNO sebagai pengendali utama. Sistem dirancang tanpa modul Wi-Fi maupun aplikasi pihak ketiga, melainkan menampilkan data langsung pada LCD dan menyimpannya ke microSD dalam format CSV untuk analisis lanjutan. Sebagai fitur tambahan, alat dilengkapi buzzer yang berbunyi ketika polutan melebihi ambang batas, sehingga pengguna dapat segera mengetahui kondisi udara yang buruk. Uji coba dilakukan di SMKN 1 Ciruas pada area parkir, lapangan, dan ruang kelas. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi rata-rata sebesar 87% dibandingkan instrumen laboratorium standar. Dengan biaya rendah dan kemudahan penggunaan, alat ini dapat dijadikan solusi praktis untuk membantu masyarakat, sekolah, maupun instansi lain dalam memantau kualitas udara di lingkungan sekitarnya.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Jajartunggal Gilang Ramadhan; Maharani Ikaningtyas; Ika Chandra Lukitasari; Muhammad Rizqi Amali; Sella Isnaini Aprilliani; Tiara Putri Syaharani
ABIDUMASY Vol 7 No 1 (2026): ABIDUMASY : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian people are still relatively low regarding financial literacy issues. Based on OJK data (2019), the financial literacy index in Indonesia in 2016 was 29.7 percent and then increased in 2019 to 38.03 percent. Lack of financial literacy can lead to financial decision- making errors and adversely affect personal financial management. This activity was held on Saturday, June 15, 2025 at the Jajar Tunggal Village Hall, Wiyung District, Surabaya City, with a total of 32 PKK women and housewives participating. This activity has the main objective of improving household financial literacy and management skills. The material presented refers to the concept of financial literacy such as important benefits, namely knowing the financial condition clearly, preventing wasteful behavior, helping future planning, and educating families to be aware of the importance of money management from an early age. Participants were also introduced to the Money+ application, a simple financial recording application. The results of the activity showed that out of a total of 32 mothers who participated in the training, 27 people (84%) downloaded and tried to use the Money+ application on the spot. The participants not only gained a new understanding of the importance of financial literacy, but were also motivated to apply it immediately. Thus, this community service program succeeded in improving financial literacy as well as shaping wiser and more planned financial behavior among PKK mothers. Masyarakat Indonesia masih tergolong rendah mengenai masalah literasi keuangan. Berdasarkan data OJK (2019) indeks literasi keuangan di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 29,7 persen selanjutnya meningkat pada tahun 2019 yaitu sebesar 38,03 persen. Kurangnya literasi keuangan dapat mengakibatkan kesalahan pengambilan keputusan keuangan dan berpengaruh buruk terhadap manajemen keuangan pribadi. Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, 15 Juni 2025 di Balai Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya, dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang ibu PKK dan ibu rumah tangga . Kegiatan ini memiliki tujuan utama, yakni meningkatkan literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga. Materi yang disampaikan mengacu pada konsep literasi keuangan seperti manfaat penting, yaitu mengetahui kondisi keuangan secara jelas, mencegah perilaku boros, membantu perencanaan masa depan, serta mendidik keluarga untuk sadar pentingnya pengelolaan uang sejak dini. Peserta juga diperkenalkan dengan aplikasi Money+, sebuah aplikasi pencatat keuangan yang sederhana. Hasil kegiatan diketahui dari total 32 ibu-ibu yang mengikuti pelatihan, sebanyak 27 orang (84%) mengunduh dan mencoba menggunakan aplikasi Money+ di tempat. Para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya literasi keuangan, tetapi juga termotivasi untuk langsung mengaplikasikannya. Dengan demikian, program pengabdian ini berhasil meningkatkan literasi keuangan sekaligus membentuk perilaku keuangan yang lebih bijak dan terencana di kalangan ibu-ibu PKK.
Upaya Polisi Khusus Dalam Penanggulangan Kejahatan Pada Perjalanan Kereta Api Gilang Ramadhan; Bambang Hartono
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5933

Abstract

Untuk terwujudnya kenyamanan para pengguna Jasa Perkretaapian maka perlu adanya upaya yang dilakukan oleh Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) agar keamanan khususnya pada perjalanan kereta api dapat terbebas dari semua modus kejahatan seperti pencurian, pelecehan seksual, perusakan barang, dan hipnotis. Permasalahan dalam penelitian ini (a) Bagaimanakah upaya Polsuska Divisi Regional IV Tanjungkarang dalam nenanggulangi kejahatan pada perjalanan kereta api; (b) Apasajakan kendala dalam menanggulangi kejahatan pada perjalanan kereta api. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan didukung oleh pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis penafsiran hukum. Berdasarkan hasil penelitian bahwa upaya Polsuska Divre IV Tanjungkarang yaitu melakukan pengawalan perjalanan kereta api sebanyak 3 (tiga) rute perjalanan setiap harinya yaitu: (a) Stasiun Tanjungkarang menuju Stasiun Kertapati Palembang; (b) 2 (dua) rute perjalanan dari Stasiun Tanjungkarang menuju Stasiun Baturaja. Untuk antisipasi terjadinya kejahatan maka Polsuska melakukan kegiatan berupa: (a) Patroli Rutin di stasiun dan di dalam perjalanan kereta; (b) Pengawasan Pintu Masuk/Keluar; (c) Pemeriksaan Barang Mencurigakan; (d) Edukasi kepada penumpang untuk waspada; (e) Koordinasi dengan Satpam dan petugas keamanan lainnya. Faktor Penghambat Peranan Polsuska Dalam Menanggulangi Kejahatan Pada Perjalanan Kereta Api di Lingkungan Kerja Divisi Regional IV Tanjungkarang yaitu antara lain: (a) keterbatasan jumlah personil; (b) kesulitan sinyal komunikasi saat perjalanan; (c) penumpang yang tidak kooperatif; (d) keterbatasan ruang Gerak di dalam gerbong; (e) Jarak dengan kantor polisi jika membutuhkan bantuan. Disarankan agar anggota Polsuska dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi menerapkan prinsip-prinsip pelayanan publik berupa pelayanan prima sehingga terwujud rasa aman dan nyaman para pengguna layanan kereta api.