Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pendidikan Politik di Masyarakat Kampung Waninggap Nanggo dalam Membangun Kesadaran Demokrasi Menjelang Pilkada 2024 Harus, Umiyati; Adam, Aenal Fuad; Kontu, Fransin; Khusnaeni, Laeli; Adit; Nugraha, Miftahudin; Samodra, Viki Bayu; Samuji
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 3 (2024): Vol.3 No.3,2024: Desember 2024
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v3i3.36295

Abstract

The political education program in Waninggap Nanggo aims at increasing democracy awareness and knowledge among residents leading up to the 2024 Elections. As lead earlier, the method was participatory and comprehensive, involving a baseline survey curriculum development, and workshop implementation and election simulation. The results show a 43% increase in politics comprehension from 30% before the program to 75% after. Participation in educative activities stands at 85%, with most of the participants indicating that they feel better prepared and confident about their participation in the Elections. The post-program evaluation indicates that 80% of the participants feel more capable of identifying correct information and staying away from fake news and have shown interest in continued politics participation. These findings show that democracy awareness creation is effective if tailored in consideration of the local communities. Moreover, it minimizes the devastating effects of black and money politics and revitalizes their interest in participation. The success of this programme is expected to serve as a model for other regions, with the potential to strengthen the foundations of democracy in Indonesia through sustainable and participatory approaches. Collaboration between the government, educational institutions, and community organisations is recommended to ensure the sustainability and increased effectiveness of the programme, including the organisation of facilitator training and the development of educational materials relevant to current political dynamics. Thus, political education programmes can have a positive long-term impact on the development of democracy in Waninggap Naggo Village and other areas.       
TINJAUAN YURIDIS PENYELESAIAN WANPRESTASI KREDIT PERBANKAN DALAM KONDISI RESESI EKONOMI DIMASA PANDEMI COVID – 19 Juliman; Samuji
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i2.954

Abstract

Banyak langkah yang dapat dilakukan agar debitur dapat mengatasi masalah kreditnya. Bila akan ditempuh melalui jalur hukum kreditur dapat mengajukan wanprestasi atau kepailitan melalui pengadilan agar aset debitur dapat dikuasai dengan lelang, fidusia, cessie, hak tanggungan. Tetapi hal tersebut mengandung risiko yang tergolong cukup besar karena pihak debitur juga dapat melakukan gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) untuk menggagalkan gugatan kreditur termasuk pembatalan atau penundaan sita aset. Bahkan bila terdapat kelalaian kreditur dalam bertindak debitur dapat melakukan keberatan melalui gugatan perbuatan melawan hukum (PMH), walau semua keputusan adalah wewenang Hakim untuk mengambil keputusan, tapi bila Hakim mengabulkan gugutan PMH debitur kreditur dapat mengalami kerugian lebih besar.
ANALISIS PENYEBAB PELANGGARAN LALU LINTAS OLEH PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR BAGAS AMYRULLOH; SAMUJI
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i2.963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan alasan di balik pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan, serta untuk melihat upaya yang dilakukan oleh penegak hukum untuk menangani pelanggaran ini. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian undang-undang normatif. Menurut hasil penelitian, ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap pelanggaran lalu lintas oleh kendaraan bermotor, yaitu: a) Faktor manusia, dimana pengemudi berperan besar dalam terjadinya kecelakaan; b) Faktor infrastruktur jalan, dimana kondisi jalan berkontribusi terhadap pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan, termasuk permasalahan seperti pipa terbuka dan kerusakan jalan yang disebabkan oleh cuaca dan beban kendaraan; c) Faktor yang berhubungan dengan kendaraan, yang berkaitan erat dengan pesatnya perkembangan jenis kendaraan dan metode pembuatannya; dan d) Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan polisi untuk menangani pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan bermotor terdiri dari: a) Tindakan preventif, yang mencakup pengaturan faktor-faktor di jalan dan kendaraan, pengawasan sistem transportasi, dan pengawasan faktor manusia; dan b) Tindakan represif, yang mencakup sistem penegakan hukum yang stasioner dan mobile.
TINDAK PIDANA KASUS DUGAAN PENGGELAPAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT PRIMANDA PANDU WIRAWAN; SAMUJI
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i2.1018

Abstract

Penelitian ini membahas strategi dan koordinasi pelaku kejahatan dalam melakukan pelanggaran dengan kendaraan bermotor roda empat. Potensi konsekuensi kekerasan termasuk penggunaan bahan kimia, suhu, arus listrik, dan variasi tekanan. Tindakan represif setelah terjadinya kejahatan mencakup tahap penyidikan, penindakan, pemeriksaan, dan penyelesaian berkas perkara. Fokus utama penelitian adalah modus operandi seperti modus meminjam, keinginan memiliki kendaraan, dan penggadaian kendaraan.
PENEGAKAN HUKUM DALAM MENANGANI PERKARA TINDAK PIDANA PENIPUAN Mokhamad Farid Efendi; Samuji
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i3.1130

Abstract

Evolusi TIK telah berdampak besar pada banyak bidang kehidupan manusia, termasuk sistem peradilan pidana. Karena sifatnya yang meluas dan dampak psikologis dan finansial yang buruk terhadap korbannya, penipuan di era digital semakin memprihatinkan. Tujuan dari tesis ini adalah untuk mengkaji kesulitan dan potensi solusi terhadap permasalahan yang muncul saat menegakkan hukum terhadap penipuan di era teknologi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif normatif atau doktriner untuk menyelidiki penipuan dan penegakan hukum pidana dengan meninjau peraturan hukum yang relevan, mengumpulkan data primer (peraturan perundang-undangan itu sendiri) dan data sekunder (justifikasi penelitian dan bukti pendukung). Kajian tersebut menunjukkan bahwa terdapat banyak kendala dalam penegakan hukum terkait tindak pidana penipuan. Ada beberapa variabel yang mempengaruhi pengelolaan kasus-kasus penipuan kriminal, termasuk berkembangnya pola dan strategi penipuan, tantangan dalam melacak pelaku kejahatan dengan menggunakan teknologi canggih, dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan kejahatan tersebut. Salah satu cara untuk mengatasi tantangan tersebut adalah dengan meningkatkan kolaborasi antara lembaga penegak hukum dan pihak terkait. Pendekatan lainnya adalah dengan menggunakan teknologi canggih untuk menyelidiki dan melacak jejak digital. Terakhir, kampanye dan pendidikan publik dapat diselenggarakan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya penipuan di era digital ini dan cara mencegahnya. metode ilmiah. Jika beruntung, penelitian ini akan menjelaskan kesulitan dalam menuntut penipuan di era teknologi modern dan memberikan beberapa petunjuk kepada pihak-pihak terkait tentang cara meningkatkan kemampuan mereka dalam menangani kasus penipuan. Selain itu, penelitian ini diyakini dapat menjadi batu loncatan untuk penyelidikan di masa depan mengenai cara memerangi dan menghindari penipuan transaksi keuangan di era dengan kemampuan teknologi yang terus meningkat.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme: Penelitian Rinovian R; Tugas Tri Wahyono; Slamet Riyadi; Ibrahim; Samuji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3325

Abstract

Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dilakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi program, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang memanfaatkan kearifan lokal terbukti mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme. Dengan mengintegrasikan cerita rakyat, permainan tradisional, ritual adat, serta kesenian daerah, ditambah dengan kegiatan seperti kunjungan ke situs sejarah, gotong royong, dan upacara bendera, nilai-nilai moral dan kebangsaan dapat ditanamkan secara alami dan penuh makna. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program, yang ditandai dengan terbentuknya kelompok kerja budaya sebagai penggerak pelestarian dan pendidikan karakter. Meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman awal, keterbatasan fasilitas, dan waktu yang terbatas. Namun, program ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman dan keterampilan, meningkatnya solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong, serta terciptanya kebiasaan baru di masyarakat.
Fiqih Siyasah Prinsip-Prinsip Fiqih Siyasah dalam Konstitusi Republik Indonesia Shofiyah, Roidatus; Samuji; Yulianis, M. Sifa Fauzi; Murniati, Dewi; Abdul Majid, Amir Bandar
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 11 No 1 (2024): June
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v11i1.50225

Abstract

This article discusses the implementation of the principles of siyasah fiqh in the Constitution of the Republic of Indonesia. These principles refer to the use of Islamic law in regulating political and governmental issues. This article explores how these principles are reflected in the Indonesian legal system which covers various aspects such as social justice, public morality and governance. This research uses a documentary analysis and literature study approach. The main data collected is the text of the constitution of the Republic of Indonesia, especially focusing on articles relating to the principles of siyasah fiqh. By analyzing the text of the constitution and the views of experts, this article shows the relevance and application of the principles of siyasah fiqh in the current context of Indonesian positive law.
Inovasi Metode Pembelajaran Kolaboratif di Era digital: Studi Kasus Perguruan Tinggi Swasta Magetan: Innovation of Collaborative Learning Methods in the Digital Era: Case Study of Magetan Private Colleges Arum Putri Rahayu; Hernik Khoirun Nisak; Samuji; Ahmad Wahib; Anam Besari
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.4450

Abstract

The importance of innovation in learning methods cannot be ignored, especially in the digital era where access to information is very easy. Collaborative learning methods have been shown to increase student engagement and understanding. This study evaluates the implementation of collaborative learning methods in three private universities in Magetan, namely Universitas Doktor Nugroho and STAI Ma'arif Magetan, using a quantitative survey method. The study shows that collaborative learning methods are effective in increasing student understanding and engagement. Technology plays an important role in supporting collaborative learning with very high usage, although infrastructure support still needs to be improved. The role of lecturers is very significant in facilitating collaborative learning, and student satisfaction with this method is high. However, there are still moderate obstacles in implementing this method. In addition, collaborative learning methods show a positive impact on student academic achievement. To improve the effectiveness of collaborative learning, it is necessary to improve infrastructure support and training for lecturers and the implementation of innovative teaching strategies. This study provides recommendations for further development in the implementation of collaborative learning methods in universities, especially in the context of technology use and improving the overall quality of education.
Tinjauan Yuridis Kekerasan Terhadap Pekerja Rumah Tangga Yang Melakukan Pencurian Oleh Majikan Sehingga Menyebabkan Luka Berat Dan Mental Dalam Keadilan Dan Kepastian Hukum Di Indonesia : Studi Kasus Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/Pn Jkt.Sel Alvisalwa Andientya Dicha Putri; M Sifa Fauzi Yulianis; Samuji
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4987

Abstract

Penelitian ini mengkaji tinjauan yuridis terhadap kekerasan yang dialami pekerja rumah tangga (PRT) oleh majikan di Indonesia, khususnya kasus yang mengakibatkan luka berat fisik dan mental. Penelitian ini menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi PRT dalam memperoleh keadilan dan perlindungan hukum yang memadai akibat adanya celah hukum serta belum adanya regulasi komprehensif yang secara khusus mengatur pekerjaan domestik. Studi ini menganalisis Putusan Nomor 254/Pid.Sus/2023/PN Jkt Sel yang melibatkan kekerasan berat terhadap PRT bernama Siti Khotimah. Korban mengalami berbagai bentuk kekerasan, seperti penganiayaan fisik, luka bakar, patah tulang, serta perlakuan tidak manusiawi berupa pemaksaan memakan kotoran hewan. Kasus ini menunjukkan tingginya kerentanan PRT yang umumnya berasal dari latar belakang ekonomi lemah dan bekerja tanpa pengawasan hukum yang memadai. Penelitian ini menggunakan teori perlindungan hukum, teori keadilan, teori kepastian hukum, teori kesejahteraan, serta teori hak asasi manusia untuk menganalisis kerangka hukum yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nomor 1 Tahun 2023 masih belum sepenuhnya memberikan perlindungan yang jelas bagi PRT. Oleh karena itu, diperlukan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) guna menjamin perlindungan hukum, keadilan, dan kepastian hukum bagi PRT di Indonesia