Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Kesiapan Rumah Sakit Dalam Implementasi Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Program Jaminan Kesehatan Nasional Di RSUD Gunungtua Kabupaten Paluta Damanik, Yunita Syahputri; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Ginting, Rian Fedriko
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11697

Abstract

Implementasi KRIS merupakan amanah dari UU No. 40 Tahun 2004 tentang SJSN yang melandaskan bahwa pelayanan akan diberikan berdasarkan kelas standar bagi peserta rawat inap. Adanya kebijakan KRIS menyebabkan perubahan standarisasi ruang rawat inap yang harus dipenuhi, sehingga belum seluruh rumah sakit siap untuk menerapkan KRIS. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis rencana implementasi kebijakan dan persepsi stakeholder dalam penerapan KRIS pada RSUD Gunungtua Kab.Paluta menggunakan pendekatan sistem (input dan proses). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Informan penelitian yaitu kepala bidang keperawatan RS, staff SDM RS. Metode pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 10 kriteria yang sudah terpenuhi diantaranya adalah komponen bangunan, ventilasi udara, pencahayaan ruangan, kelengkapan dan kualitas tempat tidur, pembagian ruangan, kepadatan ruangan, tirai/partisi antar tempat tidur, kamar mandi dalam ruang perawatan serta outlet oksigen. Dari 12 kriteria yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, ada 2 kriteria yang menjadi hambatan saat peraturan pertama kali dikeluarkan terkait suhu dan kelembaban ruangan yang belum memenuhi keseluruhan serta kamar mandi dengan standar aksesabilitas yang belum memenuhi dari segi tanda/stiker disabilitas yang belum ada RSUD Gunungtua Kab.Paluta memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi implementasi regulasi atau aturan KRIS dari pemerintah melalui pihak BPJS. Kesiapan tersebut didukung oleh adanya rencana kerja terkait pengelolaan sarana prasarana yang meliputi tempat tidur, pembagian ruangan, dan upaya mengatasi kesenjangan dan antrian, namun terdapat beberapa kekurangan dalam menghadapi regulasi atau aturan KRIS dengan dokter maupun dalam hal pelayanan obat oleh apotik
PENYULUHAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU BALITA DI PERUMAHAN MARENDAL TERATAI III PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Putri, Rizqi Nanda; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Amirah, Nada; Tanjung, Lina Febriani; Azhary, Muhammad Rifqi; Sembiring, Efrata
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i4.2647

Abstract

Balanced nutrition is a daily diet that contains nutrients in types and amounts that are appropriate to the body's needs, while still paying attention to food variety, physical activity, cleanliness, and ideal body weight. Based on Riskesdas data from the Ministry of Health regarding the Indonesian Nutritional Status (SSGI) in 2022, the stunting rate in Indonesia decreased by 2.8% from 2021 to 2022. This achievement is in accordance with the annual target of the Ministry of Health, which is around 2.7% per year. This study was conducted in November-December 2023 at the Marendal Teratai III Patumbak Housing Complex, Deli Serdang Regency, North Sumatra. The sample in this study was 20 mothers who had toddlers. The level of knowledge of mothers about toddler nutrition that was the most was a moderate level of knowledge, namely 11 people (55%) and a low level of knowledge, namely 7 people (35%), while the least was a high level of knowledge, namely 2 people (10%). Most of the mothers' knowledge about balanced nutrition in toddlers in the Marendal Teratai III Patumbak housing complex had sufficient knowledge about nutrition.
ANALISIS PENGOLAHAN LIMBAH CAIR ANALISIS PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TERHADAP KUALITAS AIR DI PABRIK TEMPE MARINDAL 1 DUSUN 9 KECAMATAN PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Sembiring, Efrata -
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Penelitian Kesmasy
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v8i1.2683

Abstract

Fermented Soybean is a traditional food made from fermented soybeans and it is widely favored by the Indonesian population. In 2018, Indonesia became one of the largest producers of processed soybeans, with production reaching 982.5 thousand tons. The popularity of soybean is supported by its affordability, making it accessible to all levels of society (Pakpahan et al., 2021). Industrial wastewater discharged directly into water bodies has become one of the main causes of environmental pollution, particularly water pollution. This study aimed to analysis the wastewater treatment system applied by the factory in reducing Biological Oxygen Demand (BOD) and Chemical Oxygen Demand (COD) levels before being discharged into the environment. This study was experimental in nature, with laboratory analysis. Wastewater sampling was conducted using the composite sampling method. Samples were taken from two points: the raw wastewater (inlet) and treated wastewater from the drainage outlet (outlet). The results showed a decrease in BOD and COD levels before and after wastewater treatment at the Tempe Factory in Marindal 1, Hamlet 9, with BOD values of 91,000 and COD values of 56,000, and an Asymp. Sig (2-tailed) value of 0.000. Since the significance value was < 0.05, it was concluded that there was a significant reduction in BOD and COD levels. In conclusion, the wastewater treatment system at this tempe factory was able to reduce organic pollutant levels. It is recommended that the factory establish a wastewater treatment plant (WTP) to ensure that discharged wastewater is safe for the environment
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang Dengan Higiene Sanitasi Makanan Di Desa Patumbak Tahun 2023 Amirah, Nada; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Azhary, Muhammad Rifqi; Angelita, Irayanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7733

Abstract

Makanan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang paling penting, namun dapat terkontaminasi dengan patogen. Faktor yang mempengaruhi kualitas makanan meliputi perilaku pengolah makanan dalam penerapan higiene perorangan dan higiene makanan. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional yang bertujuan untuk menggambarkan hubungan antara pengetahuan dan sikap pedagang terhadap higiene makanan di Dusun IV Desa Patumbak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 orang pedagang makanan yang berjualan di Patumbak Dusun IV. Hasil uji kuadrat menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan pedagang makanan dengan pelaksanaan higiene sanitasi makanan dengan p-value (0,556), namun diperoleh baahwa terdapat hubungan antara sikap pedagang dengan pelaksanaan higiene sanitasi makanan dengan p-value (0,0001). Berdasarkan hasil tersebut, pedagang makanan diharapkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum bekerja, memakai masker, dan menahan diri untuk tidak berbicara saat mengolah makanan
Analisis Pengetahuan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Anak Usia Sekolah di SMP 1 Methodist Kutalimbaru Tahun 2024 Amirah, Nada; Azhary, Muhammad Rifqi; Sitio, Sri Sudewi Pratiwi; Tanjung, Lina Febriani; Putri, Rizqi Nanda; Damanik, Yunita Syahputri
Jurnal Penelitian Kesmasy Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENELITIAN KESMASY
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Delitua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpksy.v6i2.1719

Abstract

Prevention of sickness, establishment of a healthy, disease-free environment, and enhancement of physical health are the goals of a clean and healthy living (PHBS) initiative in the school setting, which is a collaborative effort between students and teachers. Schools may play a crucial role in educating the public about the significance of living a healthy, clean lifestyle. The health of kids may be greatly improved by doing simple things like using soap to wash hands and eating nutritious food from the school cafeteria. In order to have a better idea of what elementary school-aged kids know about PHBS, or clean and healthy living behaviors, this study is collecting data. This study used a descriptive quantitative research strategy. Researchers at Kutalimbaru 1 Methodist Middle School in Deli Serdang Regency administered a questionnaire to students in the fall of 2023 to gauge their level of familiarity with the concept of clean and healthy living behaviors (PHBS). Thirty participants were surveyed for this research, with ten participants drawn from each of the three grade levels (Seventh, Eighth, and Ninth). According to the interview results, most students at SMP 1 Methodist Kutalimbaru have a good understanding of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). However, when it comes to actually practicing what they've learned, there are some big gaps. For example, 18 out of 30 students still don't wash their hands before and after eating, and 22 out of 30 students still don't eat hygienic food, which can lead to infectious diseases like diarrhea. In order to implement PHBS in school-aged children, support from parents, teachers, and school facilities is necessary. Keywords: Knowledge, Clean and Healthy Living Behavior, School Age Children