Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENERAPAN KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP Yulia, Yulfa; Putri, Kalasta Ayunda; Oktamianiza, Oktamianiza; Putra, Deni Maisa; Rahmadhani, Rahmadhani; Hakki, Nur Habibah
Jurnal LINK Vol 18 No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v18i2.9094

Abstract

Keterlambatan pengembalian rekam medis dapat menghambat kegiatan pengelolaan dan beresiko hilangnya rekam medis. Salah satu faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis diantaranya terlambat karena berkas yang belum lengkap. Sehingga diperlukan motivasi perawat dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 46 perawat dengan sampel 32 perawat menggunakan proportional sampling dengan analisis univariat dan analisis bivariate. Berdasarkan hasil bahwa perawat yang kurang baik tanggung jawabnya terbukti 86% tidak tepat waktu, perawat dengan pengembangan dirinya terbukti 71% tidak tepat waktu, sedangkan perawat yang kurang mandiri dalam bertindak terbukti 79% tidak tepat waktu. Tanggung jawab dan pengembangan diri perawat memiliki hubungan dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang, sebaiknya perawat terus melakukan pengembangan diri guna meningkatkan keterampilan dan memperbaiki efektifiktas kerja untuk mencapai hasil kerja yang diharapkan seperti selalu mengikuti sosialisasi, mengikuti pelatihan dan bebas mengeluarkan pendapat saat berdiskusi.
The Effect of Crossword Media Counseling on the Knowledge of Class X Students in Kota Padang About Obesity and Body Weight Deni Maisa Putra; Devid Leonard; Muhammad Al-Ashari; Aulia Syahrani
Sustainable Applied Modification Evidence Community (SAMEC) Vol 1 No 1 (2024): June, 2024
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/samec.v1i1.16

Abstract

Obesity and overweight have rapidly grown as a public health problem worldwide, including in Indonesia. The prevalence of overweight and obesity among Indonesian children and adolescents has also increased significantly in recent years (Maulina, 2022). This suggests that better interventions and prevention are needed to address this issue, especially for students (Susanti & Legal and Public Relations Working Team, 2019). All countries, including Indonesia, face the problem of being overweight, or overweight, and overweight, or obesity. Based on data from the Global Nutrition Report, 10% of the adult population in Indonesia is overweight, and 2% is obese (WHO, 2007). Therefore, this study aims to fill the knowledge gap by investigating the effect of counseling using crossword media on students' knowledge and attitudes about overweight and obesity. This study involved 48 grade X students who were overweight or obese. The sample was drawn from the entire overweight and obese population. Results showed that grade X students in Padang City had significant knowledge about overweight and obesity before and after counseling without using crossword media (p=0.000). In addition, there was a significant difference between students' knowledge on this topic before and after counseling using crossword media (p=0.000). According to the study, the use of crossword media has a significant effect on increasing students' knowledge. Therefore, it is recommended that students continue to use this media in instructional or learning activities at school.
The Role of Nurses in Implementing Nursing Care Through Service Training in Padang City Deni Maisa Putra; Silvia Nency
Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment Vol. 1 No. 2 (2024): April, 2024
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/perawat.v1i1.42

Abstract

The role of nurses as direct patient care providers is crucial in the healthcare system. Very high expertise is required for this job, both technical and non-technical. To maintain and improve the quality of health services, nurses must continuously acquire knowledge and skills through organized and continuous in-service training (Aulia et al., 2023; Teniwut, 2023). Nursing in-service training effectiveness will be assessed in this study using a quasi-experimental method. In order to assess the impact of training on nurses' abilities and performance in delivering nursing care, this design makes it possible to compare nurses who receive training with those who do not in a straightforward manner. According to the study, 65 nurses (58 percent) had a good understanding of nursing services, while 47 nurses (42%) had a fair understanding. Before the training, 47 patients (59%) were satisfied with the nursing services they received, while 31 patients (41%) were dissatisfied. The data demonstrated an improvement in patient satisfaction following training and reinforcement, with 59 patients (68%) feeling satisfied and 27 patients (32%) feeling less satisfied. When compared to baseline data, this demonstrates a significant increase in patient satisfaction, suggesting that nursing service training can improve patients' quality of life. Structured and continuous nursing service training is essential to improve nurses' competence and the quality of services provided to patients. This training not only improves patient satisfaction but also increases nurses' confidence and their professionalism in carrying out their duties.
Edukasi Dan Simulasi Pengujian Sistem Aplikasi Customer Care Penanganan Keluhan Elektronik Untuk Meningkatkan Layanan Di Rumah Sakit Mutiara Bunda Padang Alfauzain, Alfauzain; Srimayarti, Berly Nisa; Wijayanto, Tri; Aini, Rafika; Aulia, Mirza; Putra, Deni Maisa; Putra, Hendra Nusa; Wisandra, Ade; Azizi, Sarah Nur
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i1.3996

Abstract

Transformasi digital dalam teknologi informasi di Rumah Sakit salah satunya dengan penerapan sistem aplikasi customer care yang mendukung penanganan keluhan pelanggan secara elektronik oleh unit kerja terkait untuk meningkatkan layanan sesuai indikator mutu nasional Rumah Sakit dalam hal kecepatan waktu tanggapan keluhan dan kepuasan pasien. Sistem ini akan membantu pihak rumah sakit dalam mengelola pengaduan keluhan pelanggan, disposisi keluhan kepada unit yang bersangkutan dan memantau secara online proses penanganan yang dilakukan sehingga membentuk sebuah alur kerja tata kelola dalam penanganan keluhan elektronik serta menghasilkan laporan penanganan keluhan sesuai indikator tingkat atau dampak risiko sesuai level keluhan berupa warna merah (ekstrim), kuning (tinggi), hijau (rendah), berdasarkan data dari petugas. Sistem aplikasi  bermanfaat dalam meningkatkan layanan rumah sakit mengacu kepada indikator nasional mutu rumah sakit berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes)  Nomor 20 tahun 2022 pasal 4 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dalam penanganan keluhan. Dengan demikian, edukasi dan pengujian sistem aplikasi customer care penanganan keluhan secara elektronik sebagai upaya membantu pihan Rumah Sakit melaksanakan tata kelola pengaduan keluhan pelanggan untuk kemudahan penyelesaian dan monitoring tindaklanjut keluhan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Rumah Sakit Mutiara Bunda Padang Provinsi Sumatera Barat kepada petugas dan pimpinan customer care dan unit kerja terkait .  Metode yang digunakan adalah dengan edukasi melalui tahap perencanaan, pelaksanaan pengujian rancangan alur kerja sistem dan aplikasi, observasi, evaluasi serta refleksi hal ini bertujuan guna memberikan pemahaman tentang manajemen pengaduan keluhan elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi dan pengujian berjalan dengan lancar serta diharapkan peserta dapat menerima materi terutama yang disimulasikan kepada masing-masing petugas terkait.