Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI SMA KELAS X SHALAHUDDIN KOTA PASURUAN Risa Chusniah; Maya Rayungsari
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 3 No 2 (2024): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v3i2.123

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh peserta didik. Kesulitan ini tidak jarang karena sifat abstrak dari konsep matematika yang membutuhkan pemahaman mendalam. Oleh sebab itu, analisis kebutuhan penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika diharapkan  bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi mengatasi kesulitan tersebut sehingga meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini akan menganalisis kebutuhan terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi untuk siswa kelas X SMA Shalahuddin Kota Pasuruan. Diharapkan melalui penelitian ini, dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efisien dan efektif melalui pemanfaatan teknologi, serta memberikan rekomendasi bagi pihak sekolah dan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Hasil penelitian meliputi peserta didik tidak menyukai pelajaean matematika dikarenakan membosankan,dan sulit, siswa menginginkan dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi dan permainan agar tidak merasa bosan, fasilitias kurang memadai sehingga jarang menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Untuk itu perlu upaya upaya bersama antara sekolah, guru, dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapan dalam menggunakan teknologi. Pelatihan rutin bagi guru dan siswa, alokasi anggaran untuk fasilitas teknologi, dan pengembangan materi pembelajaran berbasis teknologi secara bertahap dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika melalui media teknologi di SMA Shalahuddin Kota Pasuruan.
ANALISIS KEBUTUHAN PENERAPAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MEMFASILITASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMA Aisyah Aisyah; Maya Rayungsari
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 3 No 2 (2024): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v3i2.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan penerapan media audio visual dalam memfasilitasi pembelajaran matematika di SMA Shalahuddin Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan angket yang disebarkan kepada siswa menggunakan Google Formulir. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih mudah memahami konsep matematika ketika materi disampaikan melalui media audio visual. Sebanyak 90% siswa setuju bahwa media audio visual membantu mereka mengingat konsep matematika dengan lebih baik, dan 80% siswa merasa lebih percaya diri dalam memecahkan masalah matematika setelah penggunaan media tersebut. Analisis data juga mengungkapkan bahwa penggunaan media audio visual membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif, sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa perlu adanya penerapan media audio visual di SMA Shalahuddin Pasuruan. Untuk mendukung hal tersebut, disarankan agar sekolah meningkatkan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran matematika, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta mengadakan pelatihan bagi guru untuk mengoptimalkan penggunaan media tersebut. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di SMA Shalahuddin Pasuruan dapat meningkat secara signifikan.
Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Teori Kastolan Di MA At Taqwa Cabean Miftahul Khoiri; Andika Setyo Budi Lestari; Maya Rayungsari
Indonesian Journal of Teaching and Learning (INTEL) Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/intel.v3i3.1133

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik adalah kemampuan matematis. Namun dari beberapa penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan matematis peserta didik dalam koneksi matematis masih rendah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan dan faktor-faktor rendahnya kemapuan matematis berdasarkan teori Kastolan. Diamana penelitian ini menggunakan studi kasus, dengan kasus tunggal dan analisis tunggal. Kasus dalam penelitian ini yaitu kurangnya kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika keterhubungan dalam menyelesaikan permasalahan mengenai materi deret aritmatika dan analisis tunggal digunakan untuk menguji faktor-faktor penyebabnya kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal deret aritmatika. Subyek penelitiannya adalah 15 peserta didik kelas XI di MA At Taqwa. Instrumen penelitian yang digunakan peneliti adalah soal tes uraian sebanyak tigas soal, dan melakukan wawancara non-struktural sebagai pelengkap dari pengumpulan data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, seperti mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis kesalahan peserta didik dalam menjawab soal berdasarkan jenis kesalahan Kastolan; mengkategorikan hasil persentase berdasarkan persentase jenis kesalahan sesuai teori Kastolan; Dan, selanjutnya yaitu menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kesalahan konseptual, kesalahan prosedur, dan kesalahan teknis menjadi factor utama penyebab peserta didik tersebut salah dalam menyelesaikan jawaban, peserta didik tidak mampu merencanakan langkah-langkah penyelesaian masalah, dan peserta didik juga kurang teliti dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan, adapun masalah lainnya adalah faktor dari proses pembelajaran yang kurang optimal.