Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Dampak Pariwisata Terhadap Perilaku Siswa Sekolah Dasar Di SDN 2 Gili Indah Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara Emawati; Fahri, Moh; Hizam, Ibnu; Najamudin
TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Vol. 1 No. 1 (2023): TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora
Publisher : Yayasan Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/tamaddun.v1i1.18

Abstract

Kepariwisataan  pada dasarnya merupakan fenomena  perjalanan manusia secara perorangan atau kelompok dengan berbagai macam tujuan asalkan bukan untuk mencari nafkah atau menetap. Manusia melakukan perjalanan secara bebas atas kemauan sendiri dengan tujuan damai untuk memenuhi kebutuhan hakikinya, yaitu untuk mengetahui, dan mengalami secara langsung segala sesuatunya yang tidak ada ditempat tinggalnya dan mencari sesuatu keunikan dan keindahan budaya atau alam yang berbeda itu harus diakui dan dihindari, serta dilestarikan sebagai daya tarik wisata. Dalam Era globalisasi dengan berbagai macam perubahan ditandai dengan semakin pesatnya arus modernisasi dan informasi yang menyertai perkembangannya. Baik dibidang politik, budaya, pendidikan, lebih-lebih dalam bidang pariwisata. Berbicara tentang pariwisata akan terlintas dalam benak kita akan dampak yang ditimbulkan baik itu yang berbentuk positif dan negatif. Dimana dampak positif yang ditimbulkan yaitu dapat mendatangkan devisa dan terciptanya kesempatan kerja serta adanya kemungkinan bagi masyarakat di daerah penerima wisatawan tersebut untuk meningkatkan tingkat pendapatan dan standar hidup mereka.
Construction of The Qur'anic Education Thought of Tgh. Musthofa Umar Abdul Aziz Lombok Nazopah, Nada; Fadli, Adi; Emawati
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 16 No 2 (2025): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v16i2.30293

Abstract

Islamic education is deeply rooted in Qur'anic education, which serves as its philosophical foundation, motivating Muslims to engage in the study and memorization of the Qur'an. This paper explores the educational philosophy of TGH. Musthofa Umar Abdul Aziz, a renowned cleric in Lombok and beyond, known for founding the Al-Aziziyah Islamic Boarding School, a center for Qur'anic memorization. Through a qualitative library research approach, the study analyzes TGH. Musthofa's writings and related literature, drawing on perspectives from psychology, sociology, and education. The findings reveal that his Qur'anic education system emphasizes cultivating a generation with a clear understanding of the Qur'an, detailed hadiths, and the practiced sunnah. His educational philosophy starts with memorization, progressing to scholarly development. The educator's role is to guide students who learn to read, memorize, understand, and apply the Qur'an, using methods like Iqro for reading and Talaqqi for memorization. The curriculum and evaluation processes are designed to achieve these objectives, ensuring that Qur'anic education fosters both intellectual and spiritual growth.
PENGEMBANGAN MEDIA GAME EDUKATIF WATERPEDIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN TANGGUNG JAWAB SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Mujianah; Emawati; Juhana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41463

Abstract

This research aims: to develop and determine the level of validity and practicality of the developed waterpedia educational game media in improving the reading comprehension and responsibility skills of sixth grade elementary school students. This research and development refers to the step developed by the Borg and Gall covering ten steps, that is: information collection, planning, initial product development, initial field test, initial product revision, primary field test, product revision, operational field test, and revision of the final product, and dissemination and implementation. Initial field test subjects are student and teacher of fifth grade at the Trewung State Elementary School. The primary field test subjects are student and teacher of sixth grade at Karanglo 1 State Elementary School. The operational field test subjects are 26 students and teacher of VI-A grade at Karanglo II State Elementary School as a control class and 26 students and teacher of VI-B grade at Karanglo II State Elementary School as an experimental class. Data collection is carried out using a product assessment sheet, a teacher's response questionnaire, student’s response questionnaire, a responsible attitude questionnaire, and pre-test and post-test question. Data analysis uses independent sample t-test and paired sample t-tests at level of 0.05 significance. The result of this research shows that waterpedia educational media games are worthy and effectively in improving reading the reading comprehension and responsibility skills of fifth grade at Karanglo II State Elementary School, Pasuruan. The educational media worthiness of the game can be seen from the assessment of the materials expert and media expert on the "very good" category. Teacher and student responses to the educational media games usage indicate that educational games help in the learning process.
Analisis Implementasi Discovery Learning dalam Mata Pelajaran PAI pada Elemen Al-Qur’an Hadits di SDN 1 Pengadang Abid Rahman Asrowi; Muhammad Taisir; Saparudin; Emawati
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.860

Abstract

This study analyzes the application of the Discovery Learning model combined with the Problem-Based Learning method in Islamic Religious Education (PAI) on the Al-Qur'an Hadith element at SDN 1 Pengadang. The objective of the study was to improve students' understanding, involvement, and internalization of Islamic values ​​in their lives. The study used a mixed approach (quantitative and qualitative) through observation, interviews, documentation, and formative assessment. The results showed that the application of Discovery Learning with Problem-Based Learning was able to improve students' activeness, motivation, and understanding. Quantitatively, the lowest score obtained by students was 50, the highest score was 77, and the average score was 67.23. Based on the classification, these results are categorized as good (61–80%). Qualitatively, students were more active in discussions, able to discover the meaning of verses and hadith, and relate them to real experiences. Obstacles faced included limited time, differences in student abilities, and a lack of supporting learning resources. However, school support in the form of teacher training, provision of facilities, and adaptive strategies were able to minimize these obstacles
Agama dalam Realitas: Inovasi Problem Based-Learning dalam Pendidikan Agama Islam di SMAN 9 Mataram Aisyah; Saparudin; Emawati; Era Mutiara Pratiwi; Gazi
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 11 No. 01 (2026): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/6h75d961

Abstract

Paradigma Pendidikan Agama Islam (PAI) saat ini menghadapi tantangan dalam menjembatani doktrin teoretis dengan kompleksitas sosial di dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model inovasi *Problem-Based Learning* (PBL) pada mata pelajaran PAI di SMAN 9 Mataram, yang mencakup prosedur modifikasi sintaks, keunggulan, serta kendala di lapangan. Studi kasus deskriptif kualitatif ini melibatkan seorang guru PAI sebagai informan kunci dan 32 siswa kelas XI sebagai subjek observasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dilaksanakan melalui sintaks yang dimodifikasi menjadi lima tahap: orientasi pada masalah dunia nyata (multikulturalisme dan moderasi beragama), pengorganisasian pembelajaran, penyelidikan terbimbing melalui penelitian mandiri, pengembangan hasil karya, serta refleksi dengan metode beragam menggunakan *Reflection Tree* dan *Google Forms*. Temuan lapangan mengindikasikan adanya peningkatan pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, khususnya dalam hal berpikir kritis dan toleransi beragama. Kendati demikian, terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan pengaruh latar belakang keluarga yang kurang harmonis terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PBL yang dimodifikasi dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan relevansi pembelajaran PAI di sekolah.  Kata kunci: Inovasi Pembelajaran, *Problem-Based Learning*, Pendidikan Agama Islam
TINGKAT KEPATUHAN MAHASISWA PAI UIN MATARAM DALAM ATURAN BERBUSANA STUDI KASUS ANGKATAN 2023/2024 M. Rahel Aminullah; Emawati; Erwin Padli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49788

Abstract

This study aims to analyze the level of compliance of Islamic Education (PAI) students at Universitas Islam Negeri Mataram, cohort 2023/2024, with campus dress regulations and to identify the factors influencing their non-compliance. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving PAI students at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Mataram. The findings indicate that the students’ level of compliance with dress regulations is relatively good. Most students dressed modestly, neatly, and in accordance with Islamic values and campus regulations. However, several violations were still found, such as wearing sandals, tight clothing, transparent outfits, and casual attire that did not meet academic dress standards. The study also revealed that students’ compliance was influenced by internal and external factors. Internal factors included self-awareness, personal habits, and situational conditions, while external factors involved social media influence, peer environment, fashion trends, weather conditions, and students’ busy activities outside the classroom. Therefore, stronger socialization, supervision, and character development are needed to improve students’ awareness and consistency in implementing Islamic dress ethics within the academic environment.
Nilai-Nilai Keibuan dalam Pendidikan Anak pada QS. Maryam ayat 16-36: Studi atas Tafsir Al-Misbah Ahmad Naufal Ansori; Emawati; M. Fahrurrozi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50311

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin pentingnya peran ibu dalam pembentukan karakter anak di tengah berbagai tantangan sosial kontemporer serta melemahnya nilai-nilai pendidikan berbasis keluarga. Kisah Maryam dalam QS. Maryam ayat 16–36 dipandang mengandung nilai-nilai keibuan yang tidak hanya bersifat teologis, tetapi juga relevan dengan pendidikan anak pada konteks masa kini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep nilai-nilai keibuan dalam kisah Maryam berdasarkan penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah serta mengkaji relevansinya terhadap pendidikan anak dalam keluarga Muslim. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Sumber primer penelitian berupa Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur dengan analisis data menggunakan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keibuan dalam QS. Maryam ayat 16–36 meliputi dimensi spiritual, psikologis, moral, dan edukatif. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui ketakwaan dan keteguhan iman, ketahanan mental dan kesabaran, integritas diri dan tanggung jawab moral, serta peran ibu dalam pembentukan karakter dan spiritualitas anak. Model keibuan Qur’ani juga memiliki relevansi yang kuat terhadap pendidikan anak kontemporer melalui penguatan pendidikan keluarga berbasis spiritualitas, ketahanan emosional, dan pembentukan karakter.