Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

SISTEM PACKET SWITCHING PADA FAKSIMILI Agus Sugiharto
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v10i1.288

Abstract

Switching is a connection process, in communicating this switching is responsible for connecting the sender and receiver (Tx and Rx). In data communications there are three known systems of Switching, Circuit Switching, Massage Switching and Packet Switching. Sircuit Switching can also be used for voice communication, but Massage Switching and Switching Packages are not used in voice communication, because the two systems undergo a Store and Forword process. The combination of switching systems can also be carried out in communication networks such as the facsimile communication service network provided by PT. INDOSAT. Customers who are members of the Public Switching Telephone Network (PSTN) network use a Circuit Switching system but after joining the fax network in Indosat, the switching system used has changed to a Packet Switching system. Indosat Fasimili service customers who use the packet switching system will be able to deliver to multiple destinations with one access which will be able to reduce communication costs on the PSTN network and can make delivery schedules according to the customer's wishes. This added value is a communication advantage through Indosat fax services supported by the System Store and Forward (Packet Switching System)
Analisa Efektifitas Spektrum Tersebar Pada Kanal Sel Telepon Seluler Berbasis CDMA Fatria Gunawan; Agus Sugiharto
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 8, No 2 (2016): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v8i2.512

Abstract

ABSTRAK          Dalam komunikasi bergerak dalam hal ini telepon seluler berbasis CDMA (Code Division Multiple Access) terdapat fleksibilitas dalam hal ini layanan kecepatan bit dengan cakupan yang lebar termasuk kecepatan yang berubah-ubah. Fleksibilitas tersebut dalam frekuensi dan pengaturan sumber radio, pemanfaatan layanan dan system pengoperasian yang mudah dalam berbagai macam ukuran sel dan scenario multi operator.           CDMA ádalah teknik modulasi dan metode akses jamak (ganda) yang bekerja berdasarkan teknik spread spectrum, khususnya Direct Sequence Spead Spectrum. Dengan teknologi ini sinyal informasi ditransmisikan melalui lebar pita yang jauh lebih lebar dari lebar pita sinyal informasi, sehingga identik dengan penambahan kapasitas kanal untuk mendukung layanan komunikasi serta menambah efektifitas spektruk tersebar pada kanal sel telepon seluler.
KOMUNIKASI ANTAR JARINGAN KOMPUTER ETHERNET DENGAN TEKNOLOGI ATM (ASYNCHROUNUS TRANSFER MODE) AGUS SUGIHARTO
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 5, No 1 (2013): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v5i1.559

Abstract

ABSTRAK             .            Perkembangan penggunaan jaringan komputer telah begitu pesat sesuai dengan tuntutan sistem kerja secara komputerisasi.   Ethernet  sebagai salah satu jenis jaringan komputer merupakan sistem yang paling  banyak dipilih dengan berbagai alasan terutama kehandalan dan harganya.   Namun sesuai dengan perkembangan dibidang teknologi informasi yang mengarah pada sistem  multimedia yang memiliki paket data yang besar,  sistem Ethernet dirasakan kurang dapat dihandalkan pada tingkat jaringan dengan trafik data yang padat.   Hal ini tentunya mengurangi efektifitas dan efisiensi penggunaan jaringan komputer.   Dengan dasar ini banyak keinginan untuk menggunkan jaringan sistem Ethernet yang telah digunakan atau memadukan dengan sistem lain yang lebih handal dalam mengatasi trafik data dalam jaringan yang lebih besar.   Salah satu sistem yang dipilih adalah teknologi ATM (Asynchronous Tranfer Mode / Mode Pengalihan Tidak Sinkron) yang dpat memenuhi kebutuhan sustu sistem jaringan yang cepat, fleksiber dan berkualitas.
PENGGUNAAN JARINGAN VSAT UNTUK KOMUNIKASI JARAK JAUH AGUS SUGIHARTO
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 6, No 2 (2014): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v6i2.549

Abstract

ABSTRAKPenggunan jaringan VSAT sebagai salah satu alternatif sarana komunikasi jarak jauh yang memanfaatkan satelit komunikasi sebagai pengulang/repeater mengingat kondisigeografis Indonesia yang terdiri dari kepulauan dan bergunung-gunung dan keberadaansatelit komunikasi yang beredar di Indonesia telah dimiliki oleh pemerintah Indonesia sejaktahun 1976, yaitu satelit Palapa.Dalam mempelajari jaringan VSAT akan dibahas mengenai beberapa aspek yangterkait dengan jaringan VSAT yang meliputi sistem komunikasi satelit bumi mikro, komponenkomponenVSAT,sertahal-halyangmempengaruhiperformansijaringanVSAT.Sebagaisalah satu sarana komuniksi jarak jauh yang menggunakan satelitkomunikasi tentunya jaringan VSAT mempunyai kelebihan dan kekurangan, untuk itu dalamjurnal ini diharapkan akan didapat pengetahuan dan bahan pertimbangan dalammerealisasikan pembangunan system komunikasi jarak jauh menggunakan jaringan VSAT.
Analisa Perancangan Smoke Tunnel Portable Sebagai Alat Visualisasi Airflow Wind Tunnel Chaeroni, Amat; Sugiharto, Agus
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v7i2.61

Abstract

Cara memahami tentang benda-benda yang bergerak didalam aliran udara ada banyak sekali macamnya, seperti alat uji terowongan angin (wind tunnel). Agar dapat terlihat aliran udaranya, maka perlu dibuat alat peraga simulasi aerodinamika yang mampu memvisualisasikan kondisi airflow atau aliran udara dengan menggunakan asap, sehingga praktikan mampu memahami dengan mudah kondisi aliran udara yang terjadi ketika melewati benda dengan berbagai macam bentuk permukaan seperti penampang airfoil. Alat peraga simulasi wind tunnel dengan menggunakan asap dinamakan smoke tunnel. Akses untuk merubah posisi benda yang diuji didalam test section smoke tunnel sangat penting agar dapat dilakukan perubahan posisi selama proses pengujian. Dari beberapa jenis bentuk nozzle (cerobong asap) yang diuji, didapat bentuk yang paling ideal yaitu bentuk cerobong asap yang lurus dengan diameter kecil yaitu Ø4 mm berjumlah 19 buah disusun dari bawah keatas dengan jarak antar cerobong asap 10 mm. Posisinya berada di tengah ke arah benda uji searah dengan aliran udara. Ukuran chamber sebagai test section adalah 40 cm x 24 cm x 8 cm. Ukuran smoke tunnel secara keseluruhan adalah 65 cm x 24 cm x 8 cm, dimensi tersebut termasuk ukuran yang kecil sehingga bisa di kategorikan sebagai alat yang portable dan dapat di operasikan dimanapun termasuk didalam kelas sebagai alat peraga simulasi ilmu aerodinamika.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Software Google Skecthup Untuk Menggambar Teknik Bagi Siswa SMA Gutama Jakarta Timur W.Tedja Bhirawa; Nurwijawayanti K.N; Erwin Wijayanto; Darmawan Yulianto; Indramawan; Arie Rahmadi; M. A. Bintoro Dibyoseputro; Hari Moektiwibowo; basuki arianto; Sungkono; Agus Sugiharto
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/9rkks797

Abstract

 Penguasaan gambar teknik akan membantu mahasiswa dan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas gambar. Hal ini di awali dengan pembahasan mengenai pendahuluan atau dasar pemahaman untuk dapat memahami lebih jauh tentang gambar teknik yang memuat latar belakang dan tujuan gambar teknik selanjutnya membahas mengenai peralatan gambar teknik yang meliputi Peralatan gambar teknik kemudian pada standart gambar membahas menenai garis gambar, standar batas gambar atau margin, kepala gambar dan skala gambar, selanjutnya pada poyeksi gambar teknik membahas mengenai deskripsi proyeksi, jenis-jenis proyeksi, proyeksi eropa dan proyeksi amerika dan pada potongan dan arsir membahas tentang potongan pada gambar teknik, jenis- jenis potongan, deskripsi arsiran pada gambar teknik, Jenis-jenis arsiran kemudian pada toleransi gambar mengenai deskripsi toleransi gambar teknik, jenis toleransi gambar teknik, toleransi bentuk, toleransi posisi, selanjutnya pada pengenalan Google Sketchup, mengenal tool Google Sketchup dan pada menggambar Google Sketchup 3 dimensi mengenai dasar Google Sketchup  3D, toolbar pada Google Sketchup 3D dan membuat obyek 3d dari gambar 2D serta latihan membuat obyek 3D.Google Sketchup merupakan sebuah program komputer yang ditujukan untuk manajemen proyek, dimana pengoperasiaannya maupun tukar-menukar data dengan program office lain dapat dilakukan dengan mudah. Oleh karena itu, pada pelatihan ini, gambar berbentuk 2  dimensi atau 3 dimensi dilakukan dengan menggunakan program Google Sketchup. Hasil dari pelatihan ini dilakukan pengolahan data berdasarkan angket mengenai kepuasan terhdapa pelatihan cukup berpengaruh signifikan.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Smoke Generator serta Smoke Tunnel Sederhana Sebagai Alat Peraga Penunjang Pembelajaran Aerodinamika dengan Elektronika pada Siswa Menengah Kejuruan Agustianingsih, Riskha; Amat Chaeroni; Ayu Martina; Agus Sugiharto; Tri Susilo; Evi Endarti
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jr32bw24

Abstract

Pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja dengan menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan industri, khususnya dalam bidang aeronautika yang berkembang pesat. Tantangan utama yang dihadapi SMK adalah keterbatasan fasilitas dan alat peraga, terutama dalam bidang aerodinamika dan elektronika. Alat peraga, seperti smoke generator dan smoke tunnel, sangat penting untuk mendukung pemahaman konsep yang sulit dipahami secara abstrak. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Jurusan Teknik Aeronautika Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di SMK dengan menyediakan alat peraga praktis dan pelatihan yang relevan. Program ini melibatkan dosen dan mahasiswa dari universitas serta siswa SMKN 4 Depok dalam kegiatan yang mencakup sesi pengenalan, praktik langsung, dan evaluasi pemahaman. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan 97% siswa memperoleh skor 70-100 setelah kegiatan, dibandingkan dengan 52% sebelum kegiatan. Evaluasi menggunakan skala Likert menunjukkan bahwa 68% responden sangat setuju dengan pemahaman materi, 64% merasa alat peraga membuat pembelajaran lebih menarik, dan 76% menyatakan alat peraga berguna untuk percobaan aerodinamika. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman konsep aerodinamika secara keseluruhan dan dianggap efektif dalam mendukung pembelajaran di SMK. 
Sistem Informasi Absensi Kepegawaian Menggunakan Metode Response Code Pada Kantor Dinas Kota Bekasi setiadi, dedi; Khaerudin, Muhammad; Hendrasetiawan, Andy Achmad; Peniarsih, Peniarsih; Sugiharto, Agus
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 12 No 1 (2025): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v12i1.1324

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah pengembangan Sistem Informasi Absensi yang dilakukan secara online menggunakan “Quick Responce Code“.
Pelatihan Google Sketchup  untuk Menggambar Produk Teknik berupa Clamp Bagi Siswa SMA Gutama Jakarta Timur W.Tedja Bhirawa; Nurwijayanti; Erwin Wijayanto; Darmawan Yulianto; Indramawan; Arie Rahmadi; M A Bintoro Dibyoseputro; Hari Moekti Wibowo; Basuki Arianto; Sungkono; Agus Sugiharto
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/yk37gs69

Abstract

Google SketchUp adalah perangkat lunak pemodelan 3D yang intuitif dan mudah digunakan, yang telah menjadi alat populer dalam berbagai bidang desain, termasuk dalam pembuatan gambar produk teknik. Penggunaan SketchUp dalam konteks ini memungkinkan para desainer dan insinyur untuk membuat model produk yang akurat dan realistis dengan cepat dan efisien. Melalui fitur-fitur seperti alat penggambaran geometris, kemampuan untuk membuat dan mengedit komponen, serta integrasi dengan plugin tambahan, SketchUp memungkinkan pengguna untuk membuat representasi visual dari konsep teknik yang kompleks. Selain itu, kemampuan SketchUp untuk mengekspor model dalam berbagai format file memfasilitasi integrasi dengan perangkat lunak CAD dan CAM yang lebih lanjut digunakan dalam proses manufaktur. Studi ini menyoroti manfaat penggunaan SketchUp dalam desain produk teknik, termasuk peningkatan kolaborasi antar tim, penurunan biaya prototyping melalui visualisasi digital, dan percepatan siklus desain. Meskipun SketchUp memiliki keterbatasan dalam hal detail teknis dibandingkan dengan perangkat lunak CAD yang lebih canggih, fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya menjadikannya alat yang sangat berharga dalam tahap awal desain dan pengembangan produk teknik.   Google SketchUp is an intuitive and easy-to-use 3D modeling software that has become a popular tool in a variety of design fields, including the creation of engineering product drawings. The use of SketchUp in this context allows designers and engineers to create accurate and realistic product models quickly and efficiently. Through features such as geometric drawing tools, the ability to create and edit components, and integration with additional plugins, SketchUp allows users to create visual representations of complex engineering concepts. In addition, SketchUp's ability to export models in a variety of file formats facilitates integration with CAD and CAM software that is further used in the manufacturing process. This study highlights the benefits of using SketchUp in engineering product design, including increased collaboration between teams, reduced prototyping costs through digital visualization, and accelerated design cycles. Although SketchUp has limitations in terms of technical detail compared to more sophisticated CAD software, its flexibility and ease of use make it an invaluable tool in the early stages of engineering product design and development.
Pelatihan Mekanisme Cara Kerja Contra-Rotating Pada Propeller Pesawat Terbang Agus Sugiharto; Amat Chaeroni; Martina, Ayu; Muhamad Jayadi
Jurnal Bakti Dirgantara Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Dirgantara
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/54vhz343

Abstract

Pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja dengan menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan industri, khususnya dalam bidang aeronautika yang berkembang pesat. Tantangan utama yang dihadapi SMK adalah keterbatasan fasilitas dan alat peraga, terutama dalam bidang aerodinamika dan elektronika. Alat peraga seperti contra rotating propeller, sangat penting untuk mendukung pemahaman konsep yang sulit dipahami secara abstrak. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Jurusan Teknik Aeronautika Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di SMK dengan menyediakan alat peraga praktis dan pelatihan yang relevan. Program ini melibatkan dosen-dosen dan dua mahasiswa AMTO dari Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma serta 30 siswa/i SMK Penerbangan Bakti Nusantara Bekasi dalam kegiatan yang mencakup sesi pengenalan, praktik langsung, dan evaluasi pemahaman. Hasil pre-test dan post-test menunjukan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan Program ini behasil meningkatkan pemahaman konsep secara keseluruhan dan dianggap efektif dalam mendukung pembelajaran di SMK, sebanyak 48% siswa memperoleh skor pre-test dalam rentang 10-60, sedangkan 52% mencapai skor 70-100. Namun, setelah kegiatan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 70% siswa memperoleh skor 70-100 pada post-test, dan hanya 30% yang berada di rentang 10-60. Hasil ini mengindikasikan bahwa program ini secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kinerja contra-rotating propeller pada pesawat terbang, serta efektivitas alat peraga dalam pembelajaran.   Vocational education in SMK is designed to prepare students to enter the workforce by adjusting the curriculum to industry needs, especially in the rapidly developing field of aeronautics. The main challenge faced by SMK is the limited facilities and teaching aids, especially in the fields of aerodynamics and electronics. Teaching aids, such as contra rotating propellers, are essential to support the understanding of concepts that are difficult to understand abstractly. The Community Service Program by the Aeronautical Engineering Department of Marshal Suryadarma Air Force University aims to improve the quality of education in SMK by providing practical teaching aids and relevant training. This program involves AMTO lecturers and students from Marshal Suryadarma Air Force University and students of Bakti Nusantara Aviation Vocational School Bekasi in activities that include introductory sessions, hands-on practice, and understanding evaluation. The results of the pre-test and post-test showed a significant increase in student understanding, with this program successfully improving overall conceptual understanding and being considered effective in supporting learning in school.