Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal mitrasehat

Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Dan Stres Dengan Perubahan Siklus Menstruasi Pada Ibu Akseptor Kb Di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar 2019 Suarni; Wiwi Angraeni
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.302

Abstract

Penggunaan kontrasepsi modern telah meningkat sedikit, dari 54% ditahun 1990 menjadi 57,4% pada tahun 2015. Di Afrika naik dari 23,6% menjadi 28,5%, di Asia sedikit meningkat dari 60,9% menjadi 61,8%, (WHO, 2016). Persentase peserta KB baru di Indonesia tahun 2015 sebesar 13,46%. Tiga provinsi yang memiliki persentase tertinggi yaitu Maluku Utara sebesar 57,85%, DKI Jakarta sebesar 31,14%, dan Maluku sebesar 25,07% (Kemenkes, 2015). Data dari Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar pada bulan Januari-Desember 2018 sebanyak 3246 ibu akseptor KB aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan penggunaan kontrasepsi dan stres dengan perubahan siklus menstruasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada peneltian ini ialah ibu akseptor KB yang datang berkunjung ke Puskesmas Jumpandang Baru yang berjumlah 3246 orang. Sampel pada peneltian ini adalah ibu-ibu yang datang keruangan poli KB sebanyak 102 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tehnik Accidental Sampling yang instrument penelitiannya menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil peneltian ini menggunakan uji Fisher Exact untuk variabel kontrasepsi, diperoleh nilai p (0,000) < α (0,05), hal ini berarti ada hubungan antara penggunaan kontrasepsi dengan perubahan siklus menstruasi. Dan uji Chi Square untuk variabel stress diperoleh nilai p (0,000) < α (0,05), hal ini berarti ada hubungan antara stress dan perubahan siklus menstruasi. Simpulan dari peneltian ini, ada hubungan antara kontrasepsi dan stres dengan perubahan siklus menstruasi. Saran dari penelitian ini diharapkan kepada petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan upaya dalam memberikan penyuluhan tentang penggunaan kontrasepsi yang sesuai untuk ibu akseptor KB
Gambaran Kejadian Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Ohoijang Watdek Kabupaten Maluku Tenggara Provinsi Maluku Muhammad Hatta; Suarni; Erlin Tanlain
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i2.341

Abstract

Malaria adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh protozoa obligat intraseluler dari genus Plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles sp betina. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan anti nyamuk, gambaran penggunaan kelambu, gambaran penggunaan kawat kasa ventilasi, gambaran kebiasaan keluar dimalam hari, dan gambaran kebiasan berpindah tempat. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Sampel sebanyak 56 orang, dengan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden sebanyak 56 orang sebagian besar responden menggunakan anti nyamuk dengan jenis obat anti nyamuk bakar (48,2%), terdapat 47 (84,0%) responden yang menggunaan kelambu berinsektisida, 156 ventilasi yang terpasang kawat kasa, responden yang memiliki kebiasaan keluar di malam hari ≥ 2 jam sebanyak 19 orang (34,0%), Kebiasaan berpindah tempat dalam 4 minggu terakhir di daerah endemik masih ada 23 orang (41,1%) dan aktivitas yang dilakukan adalah bekerja dan kuliah sebanyak 15 orang (65,2%). Kesimpulan penelitian semua masyarakat menggunakan obat anti nyamuk pada malam hari. Sebagian besar penggunaan kelambu insektisida digunakan pada saat tidur malam, masih ada responden yang tidak memakai kawat kasa ventilasi, masih ada aktivitas malam diluar rumah yang dilakukan masyarakat tanpa pelindung diri, masih ada masyarakat yang berpindah tempat didaerah pandemik untuk bekerja dan kuliah. Saran penelitian melakukan kegiatan surveilans malaria secara menyeluruh, baik pemantauan parasit, tempat perindukan dan spesies vektor serta kepadatan vektor malaria.