Claim Missing Document
Check
Articles

ADVOKASI BERJEJARING DAN SOCIAL MOVEMENT PEKERJA MIGRAN INDONESIA ASAL PONOROGO DI HONG KONG MELALUI PEMBENTUKAN KOMUNITAS KEDAERAHAN Eprilianto, Deby Febriyan; Megawati, Suci; Pradana, Galih Wahyu; Mahadhika, Vita; Perwitasari, Dita; R, Dwi Anggorowati; Pamungkas, Heni Purwa; Yunitasari, Bellina; Mahdiannur, Muhammad Arif; Ramadani, Ali Hasbi; Arizal, Heru; Sari, Lisa Amelia; H, Mohammad Hermy; Angelly, Ryke; Rachmadhani, Azzahroh
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31858

Abstract

Peningkatan jumlah pekerja migran Indonesia, salah satunya di Hong Kong menjadikan peluang dan tantang tersendiri bagi penyelenggaran keselamatan dan keamanannya. Banyaknya kasus terkait dengan kesejahteraan dan kesenjangan pekerja migran seringkali dialami, baik secara fisik maupun secara mental. Butuhnya dukungan orang terdekat dalam penanganan berbagai permasalahan yang terjadi sangatlah diperlukan. Jumlah PMI asal Ponorogo di Kabupaten Ponorogo merupkan jumlah yang tertinggi di Hong Kong. Berdasarkan analisa awal yang dihadapi oleh mitra, antara lain: (1) belum terwadahi secara kelembagaan keberadaan Pekerja Migran Indonesia asal Ponorogo di Hongkong, (2) minimnya pemanfaatan jejaring kedaerahan yang dilakukan untuk berkegiatan bersama, (3) belum dimanfaatkan secara baik momentum bersama yang dilakukan setiap bulan sekali bahkan setiap minggu sekali yang dilakukan, (4) jika terjadi permasalahan pada Pekerja Migran Indonesia kecendurungan diselesaikan dan dipendam secara individul, belum adanya wadah untuk konsultasi, dan (5) rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi, namun belum adanya kegiatan positif yang dilakukan secara bersama. Adapun solusi yang dapat ditawarkan, antara lain: (1) pendampingan dalam pembentukan Komunitas Kedaerahan PMI asal Ponorogo di Hongkong, (2) program kegiatan pelatihan dan seminar advokasi dan kepemimpinan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan dan kebersamaan, dan (3) kegiatan social movement sebagai wadah berbagi dan peduli terhadap sosial ekonomi masyarakat. Kegiatan yang telah dilakukan berkolaborasi dengan KJRI Hong Kong dan Dompet Dhiafa Hong Kong.
COLLABORATIVE GOVERNANCE ANTARA BAPPEDA PROVINSI JAWA TIMUR DAN PT SARANA TIRTA ABADI DALAM PENGELOLAAN OUTSOURCING Saifullah Fatah Wardana, Laskar Intifada; Kistyanto, Anang; Megawati, Suci
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v5i1.4067

Abstract

This study seeks to identify and evaluate the practice of collaborative governance within the public–private partnership between the East Java Provincial Development Planning Agency (BAPPEDA) and PT Sarana Tirta Abadi in the management of outsourced personnel. Employing a qualitative approach that integrates in-depth interviews, field observations, and analysis of contractual and administrative documents, this research examines the dynamics of collaboration using the four dimensions of the Ansell and Gash model: starting conditions, institutional design, collaborative process, and facilitative leadership. The findings indicate that interactions between the actors remain framed by hierarchical authority structures, thereby limiting the private partner’s participation in policy formulation, performance monitoring, and operational strategy development. Power imbalances, non-deliberative institutional arrangements, and weak collaborative communication further hinder the formation of effective joint action. Based on these results, the study recommends the development of shared operational guidelines—including Joint Performance Indicators and a Service Level Agreement—the establishment of inclusive and periodic evaluation forums, and the strengthening of facilitative leadership as essential elements for fostering a more equitable, adaptive, and sustainable model of collaborative governance in managing outsourced personnel within regional government institutions.
EVALUASI PROGRAM KELAS IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI PUSKESMAS BESUKI, KABUPATEN SITUBONDO PADA TAHUN 2023 Puspita, Dinda; Megawati, Suci
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to gain an in-depth understanding of the implementation and effectiveness of the Maternal Class Program as an effort to accelerate stunting reduction at Puskesmas Besuki, Situbondo Regency. The study employs a qualitative approach with a descriptive design, emphasizing the understanding of social context, behaviors, and the natural experiences of the research subjects. The research subjects include the Head of Puskesmas Besuki, Nutrition Program Coordinator, Village Midwives, and pregnant women with or with a history of Chronic Energy Deficiency (CED) and stunting. Informants were selected using purposive sampling until data saturation was reached. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, including data reduction, presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and technique triangulation as well as member checking. The results indicate that the Maternal Class Program is effective in improving pregnant women’s knowledge and awareness of maternal health, nutrition, childbirth, and newborn care, and contributes to stunting prevention. The program is responsive to participants’ needs, on target, and successfully applies the principle of equitable service. However, program efficiency and adequacy need improvement, particularly in budget management, scheduling, and participant engagement. It is recommended to conduct regular budget evaluations, prepare transparent reports, improve schedule management, and adjust materials according to different pregnancy trimesters to optimize program effectiveness.
Desain Model Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Proyek: Peningkatan Kapasitas Pemadam Kebakaran Rayon IV dalam Kebijakan Daerah Kota Surabaya Suprapto, Firre; Rahaju, Tjitjik; Megawati, Suci; Ningrum, Luci Fransiska Puspita; Dewi Widya Ningrum; Ashila, Alya Yusfani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7788

Abstract

Pengelolaan risiko kebakaran di wilayah perkotaan menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga menekankan mitigasi dan kesiapsiagaan yang terencana dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pegawai Pemadam Kebakaran Rayon IV Kota Surabaya melalui perancangan model pengurangan risiko bencana berbasis program dan proyek. Urgensi kegiatan ini didasarkan pada tingginya tingkat kerawanan kebakaran di wilayah perkotaan, keterbatasan sumber daya, serta belum optimalnya integrasi pengurangan risiko bencana ke dalam perencanaan kerja aparatur layanan darurat di tingkat lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan ceramah dan diskusi partisipatif yang dilengkapi dengan pengukuran pre-test dan post-test untuk menilai perubahan tingkat pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep manajemen bencana, peran kebijakan daerah, mekanisme koordinasi antar perangkat daerah, serta integrasi kebijakan dengan peta risiko bencana. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan rumusan skenario model pengurangan risiko bencana berbasis program dan proyek yang mengintegrasikan tahapan pra-bencana, tanggap darurat, dan pascabencana secara sistematis. Rekomendasi yang bisa ditawarkan yakni mencakup perlunya pengoptimalan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih adaptif, penguatan kolaborasi berbasis pentahelix, pembentukan mekanisme monitoring dan evaluasi pengurangan risiko bencana (PRB) secara berkala, perencanaan studi banding sebagai strategi pembelajaran kelembagaan, serta pengajuan pendanaan alternatif untuk mendukung keberlanjutan program pengurangan risiko bencana di tingkat daerah
The Implementation of the Free Vehicle Inspection Fee (KIR) Program at the Motor Vehicle Testing Unit (UPTD PKB) Wiyung, Surabaya City Transportation Agency Wulandari, Habiba Dwi; Megawati, Suci; Prabawati, Indah; Al Amin, M. Noer Falaq
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 7 (2026): February 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Free Vehicle Roadworthiness Test Retribution Program is a policy of the Surabaya City Government in the transportation sector that aims to increase vehicle owner compliance in conducting vehicle roadworthiness tests, support traffic safety, and improve the quality of public services, implemented by the Wiyung Motor Vehicle Testing Unit (PKB) of the Surabaya City Transportation Agency through the elimination of regional levies. This study aims to describe the implementation of the policy using a descriptive qualitative approach through interview, observation, and documentation techniques, and analyzed using Van Meter and Van Horn's policy implementation theory which includes policy measures and objectives, resources, characteristics of implementing organizations, attitudes of implementers, inter-organizational communication, and social, economic, and political conditions. The results of the study indicate that the implementation of the Free Vehicle Roadworthiness Test Retribution Program has not been running optimally, marked by the community not fully understanding the objectives of the policy who still perceive the program as a free service, limited human resources and infrastructure, and suboptimal policy socialization, even though policy implementers have shown commitment in implementing the program. Therefore, it is necessary to increase socialization, strengthen supervision, and optimize resources so that policy implementation can run more effectively and sustainably.
Co-Authors Adri Mufid Ibrahim Agustin, Cindy Pramita Al Amin, M. Noer Falaq Alfarizi, Muhammad Ali Hasbi Ramadani Ana, Rani Rusdi Anang Kistyanto Angelly, Ryke Annafi, Zahra Ansar, Muhammad Chaeroel Arianto, Kurniawan Fery Ashila, Alya Yusfani Asmaranti, Anisa Dwi Budiono, Andre Saputra Cahya Pratama, Andy Daniswara, Andika Darmayanti, Wanda Alvi Deby Febriyan Eprilianto Dewi Widya Ningrum Dewi, Deby Cintia Diputra, Dicky Lintang DITA PERWITASARI Eva Hany Fanida, Eva Hany Fadiyah Hidayat, Melda Falaq Al-Amin, M. Noer Febrianti, Eni Febriyan, Deby Ferina, Anggia Citra Okta Fitriaji, Nurul Fitrianingrum, Aditya Pratiwi Fitrie, Revienda Anita Galih Wahyu Pradana H, Mohammad Hermy Hanin Sajida, Rania Heni Purwa Pamungkas Herdis Herdiansyah Herlianto, Rizal Priatama Heru Arizal Hilmi, Ahmad Nizar Huda, Anam Miftakhul Ibad, Dimas Atoul INDAH PRABAWATI Larasati Putri , Herananda Dewi Ma'ruf, Muhammad Farid Mahadhika, Vita Mahe Edi Bandu Arta Wijaya Mampo, Thomas Aquino Andry MAYA MUSTIKA KARTIKA SARI, MAYA Ma’ruf, Muhammad Farid Meilisa, Atika Dwi Muhamad Arif Mahdiannur Muzayanah Muzayanah Navyantito, Anggi Ningrum, Luci Fransiska Puspita Novita Sari, Mela Dwi Oktariyanda, Trenda Aktiva Palandeng, Audry Lindsey Panie, Geraldine Jillyan Pramudita, Renata Winna Puspita, Dinda Qodriya, Lailatul R, Dwi Anggorowati Rachmadhani, Azzahroh Radwa, Nahdah Dzakiyyah Rahayu, Tjitjik Rahmah, Lathifah Aulia Rifani, Dea Ristiananda, Annisah Roesdi , Hannysyah Romadhon, Akbar Kurnia Saifullah Fatah Wardana, Laskar Intifada Sajida, Rania Hanin Sari, Lisa Amelia Setyobudi, Gigih Agung Setyowati, Raden Roro Nanik Shobirin, Dewi Rahma Suprapto, Firre Syahrul R, Syahrul Syamsul, Muhammad Rezky Taqwa, Muhammad Decavarya Amarobit Tjitjik Rahaju Wahyuni, Jauhar Wawan Sobarosa, Heris Hendrayana Pratama Wulandari, Habiba Dwi Yuni Lestari Yunitasari, Bellina Zubaida, Dinda