Claim Missing Document
Check
Articles

MEMBANGUN JEJAK BAIK UNTUK INDONESIA DALAM PELAKSANAAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) DESA LAYAK AIR BERSIH DAN SANITASI DI KABUPATEN WONOGIRI Sodikun, Sodikun; Satya, Ririn Regiana Dwi; Usman, Yulita Veranda; Yulianti, Nur; Akbar, M. Ilhamsyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.30605

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan warga Desa Songbledeg mengenai pentingnya pengelolaan air bersih sebagai upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat guna mencapai tujuan SDGs Metode pengabdian menggunakan penyuluhan yang berlangsung secara offline dengan melakukan penyuluhan dan bimbingan teknik. Hasil pengabdian menunjukkan masyarakat memahami pentingnya air bersih untuk kesehatan. Pembangunan tendon dan jamban menjadikan bukti aplikasi pembangunan infrastruktur mendukung pengolahan air bersih. Masyarakat Desa Songbledeg masih membutuhkan pendampingan secara materiil dan non-materiil untuk meningkatkan indeks SGDs (Sustainable Development Goals) sesuai target pemerintah.
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gagal Ginjal pada Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Rizani Paiton Haddar, Ummul Banin; Andayani , Sri Astutik; Nugroho, Setiyo Adi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i2.331

Abstract

Gagal ginjal menjadi salah satu jenis penyakit katastropik yang bersifat irreversible dan merupakan masalah kesehatan dunia dengan biaya pengobatan yang tinggi. Peran ginjal dalam menyaring darah dilengkapi dengan peralatan buatan untuk membuang kelebihan air, zat terlarut, dan racun. Penyakit gagal ginjal adalah masalah kesehatan serius di seluruh dunia, menyebabkan 850.000 kematian setiap tahun. Prevalensi global mencapai 15% pada 2019, dengan peningkatan 31,7% dalam dekade terakhir. Faktor penyebab meliputi prerenal, intra renal, dan post renal. Diabetes dan hipertensi menjadi penyebab utama, dan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisis esensial untuk pengelolaan penyakit ini. Prevalensi tinggi di Indonesia menunjukkan perlunya perhatian lebih. Tujuan: Untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal di ruang Hemodialisis Rumah Sakit Rizani Paiton. Metode penelitian ini menggunakan desain ­cross sectional dengan menggunakan uji statistik Korelasi Spearman’s rho, dengan instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji spearman dan untuk multivariat menggunakan regresi logistik. Penelitian ini dilakukan di Ruang Hemodialisis Rumah Sakit Rizani Paiton. Hasil dari beberapa factor yang di uji, terdapat 3 variabel independent yang berhubungan dengan variable dependen yaitu; Riwayat merokok (P=0,004) , Riwayat penyakit hipertensi (P=0,004), Riwayat penyakit diabetes (P=0,002). Sementara 2 variabel yang tidak berhubungan yaitu; faktor jenis kelamin (P=0,421) dan faktor usia (0,109). Kesimpulan terdapat 3 variabel yang berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronis, sementara 2 variabel lainnya tidak berhubungan dengan kejadian gagal ginjal kronis di ruang Hemodialisis Rumah Sakit Rizani Paiton.
Hubungan Spiritual Coping dengan Self Monitoring pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poli Klinik Penyakit dalam RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Siti Syarifah; Setiyo Adi Nugroho; Ahmad Kholid Fauzi; Zainal Munir; Abdul Hamid Wahid
Journal of Ners and Midwifery Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v7i1.ART.p089-094

Abstract

Spiritual merupakan salah satu faktor penting Untuk meningkatkan pemantauan diri bagi pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Tingkat spiritualitas yang tinggi dapat mempengaruhi kognisi manusia untuk berpikir positif. Pasien dengan diabetes dua kali lebih beresiko mengalami status kecemasan, depresi dan masalah psikologis yang serius. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan Spiritual Coping dengan Self Monitoring pada Klien DM tipe 2. Desain dalam penelitian adalah cross sectional, yaitu penelitian yang bertujuan mendeskripsikan atau menguraikan suatu keadaan dan selanjutnya menjelaskan suatu keadaan tersebut melalui pengumpulan data pengukuran variabel korelasi yang terjadi pada objek penelitian secara simultan atau dalam waktu yang bersamaan, dengan jumlah sampel 110 responden, Variabel bebas dalam penelitian ini Spiritual Coping dan Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Self Monitoring. dengan, Tekhnik pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling, yaitu dengan cara simple random sampling yang mana jenis probabilitas yang paling sederhana. Untuk mencapai sampling ini, setiap elemen diseleksi secara acak. Hasil penelitian didapatkan hubungan yang signifikan (P=0,002<0,05 )  antara hubungan Spiritual Coping dengan Self Monitoring. Kesimpulannya: tedapat hubungan Spiritual Coping Dengan Self Monitoring Pada Klien Diabetes Mellitus tipe 2 di Poli Klinik Penyakit Dalam RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo. Spiritual is one of the important factors to increase self-monitoring for Type 2 Diabetes Mellitus patients. High spiritual level can influence human cognition to think positively. Patients with diabetes are twice as likely to experience anxiety, depression, and serious psychological problems. Objective: this study is to determine the relationship between Spiritual Coping and Self Monitoring on DM type 2 clients. The design in this study is cross sectional, namely research that aims to describe or describe a situation and then explain a situation through collecting data that measures the correlation variable that occurs on the research object simultaneously or simultaneously, with a sample of 110 respondents. The independent variable in this study is Spiritual Coping and the dependent variable in this study is Self Monitoring. with, the sampling technique is done by Probability Sampling, namely by means of simple random sampling which is the simplest type of probability. To achieve this sampling, each element is chosen randomly. The results showed a significant relationship (P = 0.002 <0.05) between the relationship of Spiritual Coping with Self Monitoring. In conclusion: there is a relationship between Spiritual Coping and Self Monitoring on Type 2 Diabetes Mellitus Clients in the Internal Medicine Clinic at Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Hospital.
Workshop on Utilizing Artificial Intelligence (AI) for Teachers as a Learning Aid at Bina Insani Elementary IT School Semarang Andik Prakasa Hadi; Rudjiono; Ahmad Zainudin; Setiyo Adi Nugroho; Agus Priyadi
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.2872

Abstract

The utilization of technology has influenced many aspects of life, and one of the fields affected is education. Basic education must adapt to the evolving era influenced by technology. The implementation of a workshop on the utilization of AI as a learning tool is based on observations and interviews with the headmaster of SD IT Bina Insani Semarang. This workshop introduces AI technology to the teachers of SD IT Bina Insani, along with its advantages and disadvantages. During the workshop, participants not only receive theoretical material but also engage in practical exercises in utilizing AI, guided by the team from PPM Universitas STEKOM Semarang. The evaluation of participants' understanding of the material on the use of AI is conducted directly during the practical sessions, considering the participants' active involvement throughout the workshop.
Co-Authors Aang Dadang Adityawan Abdul Hamid Wahid Abdur Rahman Abu Tholib Afifatur Rizqiyah Agus Priyadi Ahmad Arief Lizamani Ahmad Kholid Fauzi Ahmad Zainudin Akbar, M. Ilhamsyah Amanda Virga Pratidina Anak Agung Gede Sugianthara Andayani , Sri Astutik Andayani, Sri Astutik Andik Prakasa Hadi Anggraini, Novita Riska Bastian, Wrestina Ari Binti Istiqomah Budiawan, Eko Dewi, Novela Eka Candra Fariqoini, Ayyul Fauzi, Ahmad Kholid Febi Fauzia Safari Haddar, Ummul Banin Hafifah, Vivin Nur Handayani, Sri Astutik hasanah, Mamlu’ul Hasanah, Siti Raudatul Hefniy, Hefniy Heru, Maulidiyah Junnatul Azizah Hisyam, Badrul Nurul Indra Nur Hidayat Irma Damayanti Istiqomah, Binti Kholisotin, Kholisotin Lutfiatul Muslimah, Lutfiatul Maghfiroh, Nahdia Fiki Malasari, Putri Nur Musthofa, Ahmad Labib Umam mutmainah, iin Nadiatus Sholihah Nisa, Sara Holiviya Noer Diana Holida Novela Eka Candra Dewi Nur Hafifah, Vivin Nurul Hasanah Nurul Hasanah Oktaviani, Vivin Pratidina, Amanda Virga Putri, Shelsa Aprilia Rahman, Handono Fatkhur Rike Nur Safitri Rizqiyah, Afifatur Rochma, Prieta Lufiah Puteri Rohanisa, Fita Rohman, Fahrul Rohman, Handono Fatkhur Rudjiono Safitri, Rike Nur Sa’adah, Qheniyyatus Septi Maharani Putri Sholehah , Baitus Sholehah, Baitus Silvia Nuruddani Siti Syarifah Sodikun Sodikun, Sodikun Sofil Widad Sri Astutik Andayani Suryadi, Moh. Susanti, Riska Dewi Dian Syarifah, Siti Tauriana, S Taurina, S. Wahid, Abdul Hamid Wahyu Safietri Wicaksi, Damon Widad, Sofil Yuana Dwi Agustin, Yuana Dwi Yudho Tri Handoko Yulianti, Nur Yulita Veranda Usman Zainul Hasan