Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan BUMDes Nekaf Mese Melalui Optimalisasi Fungsi Sosial BUMDes Saldanha Neno, Marianus; Goetha, Selfiana; Makandolu, Solvi Mariana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDes adalah badan hukum yang didirikan oleh desa dan/atau bersama desa-desa guna mengelola usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan investasi dan produktivitas, menyediakan jasa pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk sebesar-besarnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan begitu eksitensi desa harus mendapat perhatian yang serius dari pemerintah dengan kebijakan-kebijakan yang terkait. Salah satu BUMDes yang berkembang dan aktif hingga saat ini adalah BUMDes Nekaf Mese yang berada di desa Oeltua kabupaten Kupang. Permasalahan konkrit mitra dalam hal ini BUMDes Nekaf Mese berkaitan dengan eksistensi nya sebagai lembaga sosial yang dituntut harus berdampak bagi kehidupan ekonomi masyarakat desa. Kehadiran kelompok-kelompok usaha yang telah dibentuk tidak berjalan sebagaimana mestinya dan bahkan ada yang bubar tanpa berita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pertanian dan kewirausahaan berbasis digital pada kelompok – kelompok desa binaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, pelatihan dan pendampingan.  Hasil dari kegiatan pengabdian yang dilakukan ini telah berkontribusi dalam mewujudkan peran sosial BUMDes Nekaf Mese yang ditandai dengan kembali beraktifitasnya kelompok-kelompok binaan BUMDes Nekaf Mese melalui sebuah desain program kegiatan yang terencana. Kegiatan pengabdian ini juga memperkenalkan metode penjualan produk secara online kepada masyarakat.
Scarcity and Live Commerce Effects on Impulse Buying: Competitive Arousal in Kupang E-Commerce Goetha, Selfiana; Niha, Simon Sia; Fallo, Apryanus
Jurnal Ilmiah Manajemen & Bisnis Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jimb.v9i1.5547

Abstract

The objective of this study is to investigate the impact of scarcity messages, live commerce, and competitive arousal on impulse buying behavior. Unlike previous research that focused on consumer attitudes in traditional retail environments, this study explores the role of e-commerce applications in shaping consumer spending patterns under conditions of limited product availability and time constraints. Furthermore, it examines consumer interactions with sellers during live commerce sessions. This research employs a quantitative methodology, specifically utilizing hypothesis testing. The target population comprises residents of Kupang City who have engaged in purchases through e-commerce applications that feature live commerce sessions with restrictions on product availability and time (commonly referred to as flash sales). The sample size for this study consists of 450 respondents, selected through purposive sampling techniques. Data collection methods include both primary and secondary sources. Primary data is gathered through the distribution of questionnaires via Google Forms, while secondary data is obtained through literature reviews of relevant books and research studies. Additionally, observational data is collected from e-commerce platforms that conduct sales events. The data analysis is conducted using quantitative techniques, specifically employing the SEM-PLS analysis tool. The findings indicate that both scarcity messages and live commerce significantly influence impulse buying through competitive arousal; however, the effect of each variable is relatively modest. These results offer valuable insights for e-commerce messages and live streaming sessions on consumer impulsive behavior, businesses can develop more effective marketing strategies, such as leveraging flash sales or highlighting limitations in product availability and time.
Ekskalasi Ekonomi Lewat Pembaharuan Tata Kelola Keuangan Dan Digital Branding Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Di Amarasi Selatan Timuneno, Antonius Yohanes William; Goetha, Selfiana; Moi, Maria Odriana Veronika; Bibiana, Rere Paulina; Manafe, David
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v5i2.3640

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah merupakan pilar utama perekonomian nasional sekaligus motor penggerak pembangunan ekonomi di Indonesia. Meskipun memiliki peran strategis, banyak pelaku usaha menghadapi persoalan mendasar yang memengaruhi kinerja operasional dan berdampak pada kemampuan daerah mencapai kemandirian keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelaku usaha di Kelurahan Buraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang untuk mendukung pengembangan usaha melalui pembukuan yang sistematis dan penguatan kapasitas digital branding. Metode yang digunakan berupa pelatihan dengan pendekatan ceramah sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama pada aspek literasi keuangan, di mana sebagian besar peserta berhasil mencapai kategori cukup baik hingga sangat baik. Pelatihan digital branding juga memberikan dampak positif, meskipun implementasi masih terkendala keterbatasan perangkat digital. Selain itu, rendahnya latar belakang pendidikan sebagian peserta menyebabkan pemahaman materi pembukuan belum optimal. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan mendorong transformasi kinerja usaha sekaligus memperkuat sinergi antara pelaku usaha dengan lingkungan sosial ekonomi setempat.
PENYULUHAN LITERASI KEUANGAN DAN PELATIHAN PROSEDUR AKUNTANSI SISTEMATIS BAGI UMKM Nay, Yustina Alfira; Goetha, Selfiana; Wuwur, Robiyson Wilhelmus; Miranda, Florensia Maria; Kewuan, Bibiana Barek
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24798

Abstract

Desa Maubesi memiliki kekayaan alam yang berlimpah namun tidak dapat menopang perekonomian masyarakat karena masih kurangnya pelatihan dan pendampingan dari pemerintah dan pihak akademisi terkait sosialisasi literasi keuangan dalam mendukung program UMKM yang dijalankan, serta kurangnya pemahaman mengenai prosedur akuntansi sistematis dalam menjalankan UMKM mulai dari pembukuan sampai pada tahap pengelolaan sehingga usaha yang ada hanya sebatas pada menjalankan tanpa mengetahui apakah selama beroperasi mengalami untung atau rugi. Selain itu menurut jenis penerimaan, Desa Maubesi belum pernah mendapat bantuan dana dari pihak luar, seperti alokasi dana desa, swadaya masyarakat, dan bantuan dana lainnya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan harapan meningkatnya literasi keuangan dan kemampuan pengelolaan mempengaruhi peningkatan bantuan dana dari pihak luar dan pada akhirnya penggunaan tepat sasaran yang dapat dipertanggungjawabkan demi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pengabdian terdiri dari lima tahapan. Hasil pengabdian menunjukkan masyarakat menjadi paham akan dampak inflasi dan resesi. Dari sisi masyarakat, usaha yang dapat dilakukan untuk memitigasi dampak keuangan adalah memaksimalkan lahan, keahlian dan keterampilan yang dimiliki untuk memproduksi barang baik digunakan untuk konsumsi sendiri maupun untuk dijual. Selain itu kegiatan ini membantu masyarakat membuat keputusan yang lebih baik terkait pengeluaran, tabungan dan investasi. Masyarakat juga menjadi mampu menyusun laporan keuangan secara digital.
Pelatihan kewirausahaan dan promosi berbasis digital bagi kelompok tani desa Oeltua Goetha, Selfiana; Neno, Marianus Saldena; Makandolu, Solvi Mariana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21543

Abstract

AbstrakPenumbuhan jiwa wirausaha dapat memberikan manfaat finasial maupun non finansial. Namun, dengan terbatasnya informasi, kemauan, kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan minat masyarakat untuk berwirausaha, terlebih di era digital saat ini. Perubahan teknologi informasi menyebabkan perkembangan pola hidup masyarakat ke arah digitalisasi. Salah satu produk yang menjadi perhatian pemerintah dalam memberdayakan masyarakat adalah produk pertanian. Hadirnya kelompok Tani diharapkan dapat menjadi sarana dalam pengelolaan hasil tani guna mencapai kesejateraan masyarakat desa, namun dalam praktiknya hal ini belum optimal. Timbulnya persoalan kemiskinan melahirkan persoalan lain seperti meningkatnya angka putus sekolah, pengangguran dan stunting. Hal ini merupakan salah satu indikasi belum optimalnya pemanfaatan potensi pertanian desa. Ukuran keberhasilan kegiatan pengabdian ini dapat dilihat dari kembali beraktifitasnya kelompok tani desa Oeltua. Kegiatan pengabdian ini juga memperkenalkan metode wirausaha dan penjualan produk berbasis digital kepada masyarakat melalui akun media sosial. Hal ini dilakukan melalui pemberian materi tentang Membangun Wirausaha dalam Mendukung Perekonomian daerah dan materi digital marketing. Selanjutnya dilakukan pelatihan dan praktek digital marketing dengan tujuan untuk membangun sebuah sistem atau jaringan pemasaran bagi produk/hasil alam masyarakat desa Oeltua. Kata kunci: pelatihan; kewirausahaan; promosi; digital; kelompok tani. AbstractGrowing an entrepreneurial spirit can provide financial and non-financial benefits. However, with limited information, people's will, abilities, knowledge, and skills are a challenge in realizing people's interest in entrepreneurship, especially in today's digital era. Changes in information technology cause the development of people's lifestyles towards digitalization. One of the products that is of concern to the government in empowering the community is agricultural products. The presence of farmer groups is expected to be a means of managing agricultural products to achieve the welfare of rural communities, but in practice this is not optimal. The emergence of poverty problems gives birth to other problems such as increasing dropout rates, unemployment and stunting. This is one indication of the suboptimal utilization of village agricultural potential. The measure of success of this service activity can be seen from the return of Oeltua village farmer group activities. This service activity also introduces entrepreneurial methods and digital-based product sales to the community through social media accounts. This is done through the provision of material on Building Entrepreneurship in Supporting the Regional Economy and digital marketing materials. Furthermore, training and digital marketing practices were carried out with the aim of building a marketing system or network for natural products / products of the Oeltua village community.Keywords: training; entrepreneurship; promotion; digital; farmer group.
Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Desa melalui Sosialisasi Pentingnya Perencanaan Keuangan demi Kebebasan Finansial Masyarakat Desa Binaus, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Ardiman, Yohanes; Ismawati, Hilda Karman; Mur, Elsiana; Bani, Angelina; Nirta, Rosalia; Bau, Maria Novita; Bhebhe, Maria Casandra; Hale, Maria Indrayani; Diron, Ludovikus Kelvino; Wea, William Gilbert; Talu, Maximus; Migo, Maria Stefania D.; Olin, Maria Virginia Stefani; Pereira, Intan Patricia A.; Sukmawati, Sukmawati; Klau, Stefania Seuk; Burin, Stefanie Noviega B.; Goetha, Selfiana; Manafe, David
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1537

Abstract

Financial planning is an essential skill that enhances human resource (HR) quality and supports rural communities in achieving economic independence. The people of Binaus Village, South Central Timor Regency, face challenges in financial management due to fluctuating incomes, consumptive spending habits, and low saving awareness. This community engagement program aims to improve financial literacy through socialization and training using the Participatory Action Research (PAR) method, which involved observation, interviews, focus group discussions, and practical workshops on financial recording, budgeting, and saving strategies. The results indicate a positive shift in community mindset, from short-term consumption toward more productive financial allocations, including education, health, and emergency savings. The study concludes that contextual financial planning socialization can strengthen financial awareness, reduce dependence on high-interest loans, and guide rural communities toward sustainable financial freedom.
Improving destination attachment and revisiting tourist intention of mount Mutis cultural heritage East Nusa Tenggara Niha, Simon Sia; Goetha, Selfiana; Fallo, Apryanus; Nay, Yustina Alfira
Jurnal Pariwisata Pesona Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jpp.v10i2.15786

Abstract

Tourist destinations are one aspect that supports the economic development of a region. The selection of tourist destinations in the modern era cannot be separated from the help of social media where tourist destinations can be promoted and can be accessed by prospective tourists, whenever and wherever they are. This study was conducted at the Gunung Mutis Cultural Heritage tourist destination located in NTT Province. The purpose of the study was to see the magnitude of the influence of Destination Brand Personality, Destination Influencer, and Tourist Personality, on Destination Attachment and Revisit Intention of Tourists at the Gunung Mutis Cultural Heritage. The research method used is a quantitative method using the Structural Equation Modeling (SEM) Partial Least Square (PLS) analysis tool. The sample in this study amounted to 175 respondents who had visited the Gunung Mutis tourist destination. The results showed that Destination Brand Personality had no significant effect on Destination Attachment or Revisit Intention. Meanwhile, Influencer of Destination had a significant influence on Destination Attachment and Revisit Intention. The Tourist Personality variable is proven to have a significant effect on Destination Attachment, but does not have a significant effect on Revisit Intention. This study can provide theoretical and practical contributions in the development of destination marketing science, especially in understanding how destination personality, tourist personality, and the role of local Influencers influence tourist attachment to the destination and encourage revisit intentions. In addition, the results of this study can also be a reference for tourism actors and destination managers in designing more effective promotional strategies through the use of local Influencers who are culturally and emotionally relevant to target tourists.
DISEMINASI DAN ALIH TEKNOLOGI KOMPOR SEKAM PADI SISTEM KONTINYU BAGI KELUARGA PRASEJAHTERA Dwinanto, Matheus M.; Koehuan, Verdy A.; Goetha, Selfiana; Sundari, Woro
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.2981

Abstract

Rice husks are an agricultural waste product with significant potential as an environmentally friendly alternative energy source through their use as fuel for rice husk stoves. This community service activity aims to be the first step toward achieving energy independence for cooking in Niskolen Hamlet, Tuapanaf Village. The implementation method involves disseminating and transferring rice husk stove technology to pre-prosperous families, ensuring that this appropriate technology will be increasingly sought after and utilized by residents in every hamlet within Tuapanaf Village. The outcome of this community service activity is that the implementation of rice husk stoves will provide economic and social benefits. Rice husks are a cheap and environmentally friendly alternative energy source, utilizing abundant agricultural waste and reducing dependence on kerosene, the availability of which fluctuates. The use of rice husks not only reduces smoke but also shortens cooking time compared to firewood. The time saved from gathering firewood can be used by women for other productive activities or for personal development.
EDUKASI DAN IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN RITEL BERKELANJUTAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN ANAK MUDA DENGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI Fallo, Apryanus; Noviega Bribin Burin, Stefanie; Arbania, Septiani; Goetha, Selfiana; Thomasita Bau Mau, Ignatia; Paridy, Anggraeny; Firmansyah, Mariano; H.T Lejap, Hedwigh; Sia Niha, Simon; Akbar Nursad, Mohhamad; Herodian Suni, Yohana
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi anak muda dalam mengembangkan usaha ritel berbasis teknologi digital yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan pengorganisasian komunitas dengan metode partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.Tahapan kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta mengenai bisnis ritel, minat berwirausaha, dampak sosial-lingkungan, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Selanjutnya dilakukan sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) untuk memperdalam pemahaman dan menggali ide serta tantangan yang dihadapi anak muda dalam memulai usaha. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan mengenai strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, serta penyusunan rencana bisnis sederhana. Di akhir kegiatan, dilakukan post-test guna mengevaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman bisnis ritel, kemampuan pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, serta motivasi berwirausaha di kalangan anak muda. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya komunitas wirausaha muda sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan usaha bersama.Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi anak muda melalui penguatan kapasitas kewirausahaan digital yang kreatif, mandiri, dan berorientasi pada keberlanjutan sosial dan lingkungan.
PELATIHAN DIGITAL ENTERPRENEURSHIP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA BAGI GENERASI MUDA PADA ORGANISASI MUDA KATOLIK GEREJA ST. FRANSISKUS ASISI KOLHUA Goetha, Selfiana; Thomasita Bau Mau, Ignatia; Firmansyah, Mariano; Noviega Bribin Burin, Stefanie; Arbania, Septiani; Fallo, Apryanus; Hendrikus Temai Lejap, Hedwig; Seran, Paskalis; Manafe, David; Silver Crespo Koy, Herman
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i1.%p

Abstract

Kewirausahaan memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun rendahnya literasi digital dan keterampilan berwirausaha masih menjadi tantangan bagi generasi muda. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital entrepreneurship bagi Orang Muda Katolik (OMK) Gereja St. Fransiskus Asisi Kolhua melalui pelatihan yang mencakup digital marketing, pembuatan konten promosi, desain pamflet, dan pengelolaan toko online. Metode yang digunakan meliputi penelitian lapangan, wawancara, seminar, pelatihan teknis, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pre-test menunjukkan pemahaman peserta masih sangat terbatas, namun setelah mengikuti pelatihan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan mereka. Peserta mampu menghasilkan konten digital, merancang toko online sederhana, serta menerapkan strategi pemasaran digital. Beberapa anggota OMK mulai merintis usaha kecil berbasis digital. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi generasi muda dan menjadi model kemitraan efektif antara perguruan tinggi dan komunitas gereja.
Co-Authors Adiutrix Maria Irayanti Seran Adrianus Ketmoen Agnes Susanti Indrawati Akbar Nursad, Mohhamad Alfonsus Rodriques Suninono Alfry Aristo Jansen Sinlae Anggraeny Paridy Antonius Y. W Timuneno Antonius Yohanes William Timuneno Apryanus Fallo Apryanus Fallo Apryanus Fallo Arbania, Septiani Ardiman, Yohanes Azriel R. Kurniasandy Bani, Angelina Baso, Susana Purnamasari Bau Mau, Ignatia Thomasita Bau Mau, Thomasita Bau, Maria Novita Beatrix Yunarti Manehat Bhebhe, Maria Casandra Bribin Burin, Stefanie Noviega Burin, Stefanie N.B. Burin, Stefanie Noviega B. Burin, Stefanie Noviega Birbin Burin, Stefanie Noviega Bribin David Manafe Dayuli Nuri Diron, Ludovikus Kelvino Djuang, Gaudensius Engelbertus G. C. Watu Engelbertus G. Ch. Watu Firmansyah, Mariano Fitrah Aminah Eka Putri Legimin Fransiskus Armando Bone Gaudensius Djuang H.T Lejap, Hedwigh Hale, Maria Indrayani Hedwigh Hendrikus Temai Lejap Hendrikus Temai Lejap, Hedwig Henny Angri Manafe Herodian Suni, Yohana Ignatia Thomasita Bau Mau Imelda Nulle Irayanti Seran, Adiutrix Maria Ismawati, Hilda Karman Jessicca M. Paka, Angelica Kewuan, Bibiana Barek Klau, Stefania Seuk Kristina Berliana Hun Kristina Wada Betu Leopold Melkiano Triangga Dawu Magdalena, Christiana Malut, Maria Goreti Maria Augustin Lopes Amaral Maria Magdalena Ina Bewa Maria Odriana Veronica Mooi Maria Odriana Veronika Moy Maria Velangkani Ndun Maria Yulita Hoar Mariano Firmansyah Maru, Ignasia Natasya Taju Matheus M. Dwinanto Mau, Ignatia Thomasita Bau Migo, Maria Stefania D. Miranda, Florensia Maria Mogi, Vinsensia O. Moi, Maria Odriana Veronika Mona, Handly Bernadus Biku Muhammad Agus Muljanto Mur, Elsiana Nay , Yustina Alfira Neno, Marianus S Neno, Marianus Saldena Nirta, Rosalia Noviega B. Burin, Stefanie Noviega Bribin Burin, Stefanie Olin, Maria Virginia Stefani Panie, Alexsandro Arsol Panie, Tirvan Markus Paskalis Andrianus Nani Pereira, Intan Patricia A. Rere Paulina Bibiana Rosadalima Tisu Saldanha Neno, Marianus Saru, Joaquina Felicia Seran, Paskalis Silver Crespo Koy, Herman Simon Sia Niha Solly Aryza Solvi Mariana Makandolu Stanis Man Stefanie Noviega Bribin Burin Sukmawati Sukmawati Sundari, Woro Suninono, Alfonsus Rodrigues Talu, Maximus Thomasita Bau Mau, Ignatia Timuneno, Antonius Yohanes William Verdy A. Koehuan Watu, Engelbertus Gloria Christy Wea, William Gilbert Wilhelmus F. N. Runesi Wutun, Maria B.M.G. Wuwur, Robiyson Wilhelmus Yolinda Yanti Sonbay Yoseph Rangga Dhae Yustina Alfira Nay Zevania Rovianti Nggorong