Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sistem Informasi Akademik Politeknik Unggulan Cipta Mandiri Medan : Cipta Mandiri Medan Superior Polytechnic Academic Information System Jasael Simanullang; Ericky Benna Perolihin Manurung; Victor Saputra Ginting; Rafika Sari Br Sembiring; Thamrin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.716 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.635

Abstract

Penerapan system informasi sangatlah penting dalam menujang kinerja suatu lembaga Pendidikan tinggi yang bergerak dibidang IT seperti Politeknik Unggulan Cipta Mandiri Medan yang menghadapi persaingan yang ketat dengan para kompetitornya dalam Upaya menarik minat Masyarakat dengan cara memberikan kemudahan dalam berbaagi proses akademik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis dengan data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada responden sejumlah 307 orang yang diklasifikasikan menjadi 3 cluster yaitu staf, dosen dan mahasiswa sebagai pengguna system yang ditentukan dengan kombinasi stratified dan sluster sampling. Teknik analisis dilakukan dilakukan dengan mengolah persepsi atas variable PIECES (Performance, Informance, Economy, Control, Efficiency, Service) yang menjadi kerangka pemikiran dalam penelitian dalam kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah aspek Performance : masih sering ditemukan masalah seperti lambatnya respon dari system dalam melayani melayani permintan, prosedur yang berbelit-belit serta ketidakjelasan prosedur karena menurut responden untuk pekerjaan yang sama prosedur yang harus dilakukan bisa berbeda. Aspek Information : informasi yang diberikan oleh sistem masih dirasa kurang baik karena karena sering terjadi informasi yang berbeda-beda atau tidak ada keseragaman informasi untuk satu hal. Aspek economy : system yang dioperasikan masih banyak memerlukan sumber daya terutama waktu. Aspek control : Batasan akses yang diberikan belum benar-benar sesuai. Aspek efficiency : belum ada orang yang khusus menangani dan mencari juga membetulkan jika terjadi kesalahan pada system berjalan, juga untuk membetulkan kesalahan sangat mmebutuhkan waktu. Aspek service : system berjala kurang dapat dipercaya untuk Tingkat reliabilitasnya karena responden sering menemui masalah dengan ketidak konsistenan baik dari informasi yang diberikan maupun dari prosedur yang berlaku.
Pengaruh Pupuk Kompos Hasil Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga terhadap Pertumbuhan Bibit Matoa Nawari; Thamrin; Siregar, Yusni Ikhwan; Efriyeldi
Jurnal Ilmu Ilmu Kehutanan Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jiik.9.2.%p

Abstract

Processing household organic waste of plant parts into organic fertilizer can reduce pollution and greenhouse gas emissions in urban areas. The organic fertilizer produced supported sustainable agriculture. This study aims to determine the effect of applying organic compost fertilizer on the growth of Pometia pinnata seedlings propagated from seed germination in the nursery. The research design employed an experimental approach, specifically a completely randomized design. ANOVA and Tukey HSD were used to determine the effect of compost fertilizer doses on the growth of Pometia pinnata seedlings. The analysis shows that the morphological parameters of seedlings with compost fertilizer application were better than those of the control. The best dose that consistently provided better morphology parameters of seedlings was 75 g/polybag in a 10x20 cm size. Applying organic fertilizer supports the physiology of seedlings and provides proportional seed growth. Thus, the seedlings' sturdiness quotients are more potent than those of the control groups. Organic fertilizer production from household organic plant waste and planting Pometia pinnata for greening have the potential to mitigate climate change and enhance food security at the research location.