Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Tingkat Pengetahuan Orang Tua tentang Dampak Penggunaan Gadget Pada Anak Prasekolah di TK IT Harapan Umat Purwantoro Nisa Adhelia Hardiana Putri; Hermawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.185

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia prasekolah semakin meningkat seiring perkembangan teknologi digital. Anak prasekolah merupakan kelompok usia yang rentan terhadap dampak penggunaan gadget apabila tidak disertai pendampingan yang tepat dari orang tua. Dampak penggunaan gadget dapat memengaruhi perkembangan bahasa, sosial, emosional, dan konsentrasi anak. Oleh karena itu, pengetahuan orang tua menjadi faktor penting dalam mengarahkan penggunaan gadget pada anak prasekolah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan orang tua tentang dampak penggunaan gadget pada anak prasekolah di TK IT Harapan Umat Purwantoro. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling terhadap 58 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner tingkat pengetahuan orang tua tentang dampak penggunaan gadget pada anak prasekolah yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil: Tingkat pengetahuan orang tua menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori baik sebanyak 53 responden (91,4%). Responden dengan tingkat pengetahuan cukup sebanyak 3 responden (5,2%), sedangkan responden dengan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (3,4%). Kesimpulan: Mayoritas orang tua memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik mengenai dampak penggunaan gadget pada anak prasekolah.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Penanganan Dismenorea pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Nogosari Serli Indah Wulandari; Hermawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.196

Abstract

Dismenorea merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan berdampak pada aktivitas belajar serta konsentrasi. Secara global, lebih dari 50% remaja putri mengalami dismenorea, dan di Indonesia mencapai lebih dari 60%. Pengetahuan yang baik diharapkan dapat membentuk sikap penanganan dismenorea yang positif. Tujuan; mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap penanganan dismenorea pada remaja putri di SMA Negeri 1 Nogosari. Metode; Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari 469 siswi, dengan jumlah sampel 82 responden yang dipilih melalui teknik stratified random sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Spearman Rank. Hasil; Hasil analisa univariat menunjukkan 56 responden (68,3%) berpengetahuan baik dan 79 responden (96,3%) bersikap positif. Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap penanganan dengan hasil (p<0,05). Kesimpulan; Terdapat hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap penanganan dismenore pada remaja putri. Semakin baik tingkat pengetahuan, maka semakin positif sikap dalam penanganan dismenore.
Hubungan Efikasi Diri dengan Mean Arterial Pressure pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Cepogo Friska Olivia Safitri; Hermawati
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.197

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak terkontrol. Pengendalian hipertensi dipengaruhi oleh faktor fisiologis dan psikologis, salah satunya efikasi diri yang berperan dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan penerapan gaya hidup sehat. Mean Arterial Pressure (MAP) digunakan sebagai indikator untuk menilai tekanan darah rata-rata dan perfusi organ. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan Mean Arterial Pressure pada pasien hipertensi di Puskesmas Cepogo. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi 180 pasien hipertensi Prolanis, dengan sampel 64 responden dan dipilih mengguanakan teknik accidental sampling. Efikasi diri diukur menggunakan GSES, MAP dari pengukuran tekanan darah, dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson.. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dengan Mean Arterial Pressure (p < 0,05) dengan arah hubungan negatif. Kesimpulan: Semakin tinggi tingkat efikasi diri pasien hipertensi, maka nilai Mean Arterial Pressure semakin stabil, sehingga penguatan efikasi diri perlu diintegrasikan dalam intervensi keperawatan.
Pengaruh Tingkat Tegangan DC Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) di Dalam Green House Dengan Sumber Energi Panel Surya Caroline; Ningrum, Alvierina Azzahra; Hermawati; Ike Bayusari; Rahmawati
Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/kbmb9h46

Abstract

Peningkatan kebutuhan pangan mendorong inovasi dalam teknologi pertanian berkelanjutan, salah satunya melalui penggunaan green house untuk mengendalikan lingkungan tumbuh tanaman. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi tegangan DC terhadap pertumbuhan tanaman selada (Lactuca sativa L.) dalam green house berbasis panel surya. Sistem ini menggunakan panel surya sebagai sumber energi utama, dengan kipas untuk pengatur suhu dan pompa DC untuk penyiraman otomatis. Delapan variasi tegangan (1V, 1.5V, 2V, 2.5V, 3V, 3.5V, 4V, and 4.5V) dan satu kontrol digunakan, dengan parameter pengamatan meliputi tinggi dan lebar tanaman. Hasil menunjukkan bahwa tegangan 4V menghasilkan tinggi tanaman terendah (16 cm), sedangkan tanaman kontrol memiliki tinggi tertinggi (21,7 cm). Lebar daun terbesar diperoleh pada tegangan 1,5V (10 cm). Tegangan rendah (<4V) cenderung lebih mendukung pertumbuhan awal tanaman. Kebutuhan energi harian sistem sebesar 68,189 Wh dapat dipenuhi oleh panel surya yang menghasilkan energi sebesar 87,85 Wh, sehingga membuktikan efisiensi dan kemandirian sistem dalam memenuhi kebutuhan energinya melalui sumber energi terbarukan.