Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : LaGeografiA

Analisis Distribusi Titik Parkir di Jalur Jalan Utama Kota Makassar Qaiyimah, Dinil
LaGeografia Vol 19, No 1 (2020): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.53 KB) | DOI: 10.35580/lageografia.v19i1.14285

Abstract

The purpose of this study was to determine the distribution of parking lots in Makassar City both officially and unofficially managed.. The study was conducted directly in the field by plotting the parking spot and interviews with related parties in the field. Mapping was done using ArcGIS 10.1 software. Mapping aims to identify the distribution of parking points in Makassar City, both managed officially and unofficially. The results showed that the official parking area spread on Jl. Pengayoman, Jl. Dr. Sam Ratulangi, Jl. Southern Veterans, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Cendrawasih, Jl. Letjen Hertasning, Jl. Sultan Alauddin, Jl. Rappocini Raya, Jl. Boulevard Raya, Jl. Urip Sumiharjo, Jl. AP. Pettarani, Jl. Bandang, Jl. Cakalang, Jl. Landak Baru, Jl. General Sudirman, Jl. Ahmad Yani, Jl. HOS Cokroaminoto and Jl. Saddang River. The officially parked parking area of 78 parking lots and 104 parking lots are unofficially managed and the number of official parking attendants is 104 persons and the unofficial parking officer is 203 persons.
Kualitas Perairan di Sekitar Pulau Saugi Desa Mattiro Baji Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara Kabupaten Pangkep Qaiyimah, Dinil; Yanti, Jeddah; Khairisa, Noor Husna
LaGeografia Vol 22, No 2 (2024): Februari
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i2.61685

Abstract

Water quality research around Saugi Island, Mattiro Baji Village, North Tuppabiring Liukang District, Pangkep Regency was conducted at 5 measuring and observing points. The purpose of this study is to provide information on the quality of water that can be utilized for development in the Saugi Island fisheries sector. The parameters measured and observed are temperature, salinity, pH, DO, brightness, depth, garbage, and the smell of water. The research results show temperature parameter values ranging from 30-33°C, salinity 30-32 ppt, pH 6, DO 2-4 mg/l, brightness 2-4.32 m, depth 2.07-9.3 m, garbage exists at some point, and all points have natural odors. From the results of calculating water quality using limiting parameters, it yields values of 38%, 50%, 63%, and 88%. Then the water quality of Saugi Island is divided into three categories based on the results of calculating the limiting parameters, which are good, medium, and ugly categories. Only points 1 and point 5 fall into good categories. Points 3 belong to the medium category, while points 2 and 4 belong to the ugly category.AbstrakPenelitian kualitas perairan di sekitar Pulau Saugi, Desa Mattiro Baji, Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara, Kabupaten Pangkep dilakukan di 5 titik pengukuran dan pengamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang kualitas perairan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pada sektor perikanan Pulau Saugi. Adapun parameter yang diukur dan diamati adalah suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan, kedalaman, sampah, dan bau perairan. Hasil penelitian menunjukkan nilai parameter suhu berkisar antara 30-33˚C, salinitas 30-32 ppt, pH 6, DO 2-4 mg/l, kecerahan 2-4.32 m, kedalaman 2.07-9.3 m, sampah ada di beberapa titik, dan semua titik memiliki kebauan alami. Dari hasil perhitungan kualitas air dengan menggunakan parameter pembatas, menghasilkan nilai 38%, 50%, 63% dan 88%. Kemudian kualitas perairan Pulau Saugi dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan hasil perhitungan parameter pembatas yaitu kategori baik, sedang, dan jelek. Hanya titik 1 dan titik 5 yang termasuk dalam kategori baik. Titik 3 termasuk dalam kategori sedang, sedangkan titik 2 dan 4 termasuk dalam kategori jelek.  
Kontribusi Budidaya Tanaman Daun Sirih terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa Rahmat, Anggita Putri; Yusuf, Muhammad; Maddatuang, Maddatuang; Sideng, Uca; Qaiyimah, Dinil; Razak, Norazlina Binti Mohd
LaGeografia Vol 22, No 1 (2023): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/lageografia.v22i1.51980

Abstract

This study aims to determine the cultivation of betel leaf plants in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. To find out how big the contribution of betel leaf cultivation is to family income in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. This research is a descriptive study with a population of 30 betel leaf farmers, all of whom were used as respondents. Data collection techniques are library techniques, observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is the descriptive analysis technique. Based on the results of the study, the cultivation of betel leaf plants in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency in general includes land preparation, nursery, planting, maintenance, and harvesting which farmers manage, the nursery cultivation method that farmers widely use uses polybags because it can better guarantee cuttings Betel can grow well so that the production results are good and the income is higher. The grafted seedling method is less used by farmers because betel leaf seedlings can fail, resulting in reduced production. Contribution of betel leaf cultivation to farmer household income in Manjalling Village, West Bajeng District, Gowa Regency. The largest contribution was obtained by respondents 88.88% because income from betel leaves is higher than other income and the lowest contribution is 32.43%. Because other income is higher than income from betel leaf cultivation.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembudidayaan tanaman daun sirih di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dari budidaya tanaman daun sirih dalam pendapatan keluarga di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan populasi 30 petani daun sirih sebagai petani yang semuanya dijadikan responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik kepustakaan, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tekni analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, Pembudidayaan tanaman daun sirih di Desa Manjalling Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa secara garis besar mencakup: persiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan yang dikelola petani, metode budidaya pembibitan yang banyak digunakan petani menggunakan polybag karena dapat lebih menjamin stek sirih dapat tumbuh dengan baik sehingga hasil produksinya bagus dan pendapatannya lebih tinggi. Dan metode pembibitan dicangkok kurang digunakan oleh petani karena dapat mengalami kegagalan pada bibit daun sirih sehingga hasil produksinya berkurang. Konstribusi budidaya tanaman daun sirih terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Manjalling, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Kontribusi tersebesar yang diperoleh responden sebesar 88,88% karena pendapatan dari daun sirih lebih tinggi dibandingkan pendapatan lainnya dan kontribusi terendah sebesar 32,43% karena pendapatan lainnya lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan dari budidaya daun sirih.