Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Enhancing Students' Turning Machining Competence through Project-Based Blended Learning M.Balya Firjon Barlaman; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v13i1.255

Abstract

This study aims to explore the implementation and impact of project-based blended learning in improving lathe machining competence among students at SMK Negeri 5 Semarang. A quantitative approach with a quasi-experimental method and nonequivalent control group design was used. The research subjects included two classes: an experimental class applying project-based blended learning and a control class using conventional methods. Data were collected through pretests and posttests and analyzed using normality, homogeneity, and simple linear regression tests. The results showed a significant improvement in student competence after the implementation of the blended learning method, with the experimental class's average score increasing from 74.38 to 81.16. This research contributes to the development of technical education by offering an effective instructional model that integrates theoretical and practical learning. The findings indicate that the integration of technology and real-world projects in vocational education enhances students' technical skills and workforce readiness.
Peran Literasi Digital dan Eksposur Teknologi dalam Membentuk Minat Technopreneurial Siswa Program Keahlian Teknik Pemesinan R. Jundi Adi Alifian; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v13i1.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi digital dan eksposur teknologi terhadap minat technopreneur siswa SMK program keahlian Teknik Pemesinan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket tertutup skala Likert yang diberikan kepada siswa kelas XII Teknik Pemesinan di SMK Negeri 2 Kebumen, kemudian diolah melalui tahap editing, pengkodean, penskoran, serta pembentukan skor komposit setiap variabel. Analisis data dilakukan dengan uji prasyarat dan regresi linear berganda untuk menilai pengaruh parsial maupun simultan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital dan eksposur teknologi secara bersama-sama berperan dalam meningkatkan minat technopreneur. Secara parsial, eksposur teknologi terbukti menjadi faktor yang paling konsisten memengaruhi minat technopreneur, sedangkan literasi digital tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna ketika diuji bersamaan dengan eksposur teknologi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belajar yang kaya teknologi, praktik bengkel, teaching factory, serta keterhubungan dengan dunia industri perlu diperkuat agar siswa lebih terdorong merancang peluang usaha berbasis teknologi di bidang pemesinan.
Pengembangan Media Web Figma untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Mengenai Materi Pemrograman Absolut CNC Milling Mohamad Rendy Irfansyah; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i3.6391

Abstract

This study aims to develop and evaluate the feasibility and effectiveness of a web-based learning media using Figma on the topic of absolute manual programming in CNC Milling. This research employed a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The subjects of this study were 71 students of grade XI Mechanical Engineering at SMK Negeri 1 Semarang, while the preliminary study was conducted with grade XII students who had completed the relevant study period, and the product implementation was carried out with grade XI students as the primary subjects. Data were collected through expert validation sheets, questionnaires, and pretest-posttest instruments. The results showed that the developed media achieved a high level of validity, with scores ranging from 82.5% to 95%, categorized as "very feasible." The practicality of the media was also rated highly, indicated by positive responses from teachers and students with a percentage of 96%. Furthermore, the effectiveness test revealed a significant improvement in students conceptual understanding, supported by paired sample t-test results with a significance value of 0.000 (p < 0.05). The N-Gain scores were 0.84 (small scale) and 0.78 (large scale), both categorized as high. Therefore, the web-based learning media developed using Figma is considered valid, practical, and effective in improving students' understanding of abstract CNC Milling programming concepts through interactive and visual learning.
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF ANDROID UNTUK MATERI PENGELASAN GMAW Teknik 1F DAN 2F DI SMK Lu'ni Maulana; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono; Basyiruno; Kriswanto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v12i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Android pada materi Gas Metal Arc Welding (GMAW) posisi 1F dan 2F untuk siswa SMK. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan Four-D model yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Media dikembangkan dalam bentuk aplikasi Android yang memuat petunjuk penggunaan, materi pembelajaran, dan kuis evaluatif. Validasi oleh dua ahli materi dan dua ahli media menunjukkan bahwa media berada dalam kategori “sangat layak” dengan skor kelayakan rata-rata 82% dan skor kepraktisan 78,2%, yang termasuk kategori “praktis”. Hasil uji coba menunjukkan bahwa media ini membantu meningkatkan pemahaman siswa serta dapat digunakan secara mandiri tanpa koneksi internet. Dengan demikian, media ini dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa, serta relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran vokasi berbasis teknologi.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Bakaran Wetan, Kabupaten Pati Berbasis Kearifan Lokal dan Optimalisasi Olahan Pasca Panen Sektor Perikanan Muh Fakhrihun Naam; Sus Widayani; Lili Marliyah; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono; Moch Faizal Rachmadi; Maulana Malik Al-Gribrani
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9141

Abstract

Tujuan kegiatan Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) adalah melakukan pendampingan intensif dan komprehensif, pembinaan inklusif, peningkatan daya perekonomian daerah dan peningkatan level keberdayaan mitra berdasarkan potensi kearifan lokal Desa Bakaran Wetan. Desa Wisata Budaya ini memiliki berbagai keunggulan termasuk ciri khas kearifan lokal seperti batik bakaran, punden bersejarah, mitos/legenda sampai pada peluang besar budidaya perikanan bandeng maupun udang windu. Meskipun demikian, kondisi tersebut belum diberdayakan, dikelola, diintegrasikan dan dimanfaatkan dengan optimal. Berbagai kendala mulai dari terbatasnya akses kerja sama, minimnya daya inovasi dan kreasi masyarakat, pengetahuan integrasi budaya yang belum optimal dan sebagainya. Metode pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan adalah berupa teknologi inovasi baik berupa fisik maupun non fisik. Teknologi inovasi fisik yang dimaksud adalah untuk tata kelola bidang wisata maupun perikanan. Pada bidang wisata diantaranya adalah dengan penciptaan kreasi seni kriya berbasis kearifan lokal, yang dikolaborasikan dengan pendampingan tata kelola wisata budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan, elaborasi yang konsisten antara seni kriya, seni budaya, seni tari dan seni pertunjukan. Sementara pada bidang perikanan diantaranya adalah dengan implementasi penggunaan panci presto dan terintegrasi sterilisasi retort, vacuum sealer, praktik diversifikasi produk dan edukasi olahan pangan. Sementara pendampingan manajemen usaha, kelembagaan dan pemasaran digital dilakukan pada kedua mitra sasaran.
GASTRODIPLOMASI OLAHAN IKAN BANDENG SEBAGAI UPAYA PENGUATAN RESILIENSI UMKM KABUPATEN PATI Syam Widia; Sus Widayani; Ari Dwi Nur Indriawan Musyono; Moch Faizal Rachmadi
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol. 7 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v7i4.10799

Abstract

Ikan bandeng mengandung berbagai macam kandungan gizi seperti protein, vitamin B1, B2, B3, B6 dan B12, asam lemak Omega 3 dan mineral. Ikan bandeng dapat diolah menjadi berbagai macam bentuk produk atau sering disebut dengan diversifikasi olahan pangan. Oleh karena itu, optimalisasi olahan pangan ikan bandeng harus dilakukan secara terintegrasi, berkesinambungan dan berkelanjutan. Tujuannya tidak lain adalah untuk menjadikan ikan bandeng sebagi media diplomasi kuliner yang menjadi ciri khas/landmark Kabupaten Pati. Kabupaten Pati memiliki potensi perikanan bandeng yang besar. Produksi ikan bandeng di Kabupaten Pati pada tahun 2024 menduduki peringkat ke-2 yaitu sebanyak 445 ton. Disamping itu, Kabupaten Pati juga menempati urutan pertama penghasil produk perikanan budidaya tambak terbanyak di Provinsi Jawa Tengah. Meskipun demikian, masih banyak berbagai kendala dan permasalahan yang ditemui diantaranya seperti minimnya optimalisasi teknologi, kapabilitas, kreativitas dan daya inovasi masyarakat masih rendah. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Teknologi dan inovasi yang diterapkan diantaranya adalah implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG) panci presto dan continuous sealer untuk menunjang produksi pasca panen ikan bandeng. Kemudian ada juga pendampingan pembuatan kemasan dan pemasaran digital. Pelatihan diversifikasi produk ikan bandeng menjadi fish roll, pizza bandeng dan nugget bandeng