Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUSTAINABLE COMPETITIVE ADVANTAGE PADA KARYAWAN PERUSAHAAN PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI DI JAKARTA SELATAN Nursifa, Putri; Wiwik Robiatul Adawiyah
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v4i2.20945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Electronic Human Resource Management, Strategic Human Resource Management, Knowledge Management, dan Organizational Agility terhadap Sustainable Competitive Advantage di kalangan karyawan perusahaan telekomunikasi di Jakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis korelasional untuk menguji hipotesis. Data yang digunakan adalah data Cross Sectional dari karyawan perusahaan telekomunikasi di Jakarta Selatan. Teknik sampling yang diterapkan adalah non-probability sampling dengan metode purposive sampling, melibatkan 308 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Electronic Human Resource Management, Strategic Human Resource Management, Knowledge Management, dan Organizational Agility memiliki pengaruh terhadap Sustainable Competitive Advantage. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut di masa depan.
PENGARUH ETHICAL, TRANSFORMATIONAL, DAN TRANSACTIONAL LEADERSHIP TERHADAP TURNOVER INTENTION PADA KARYAWAN PERBANKAN DI JAKARTA Saefuddin, Muhammad Falah; Wiwik Robiatul Adawiyah
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/v5i1.22494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Turnover Intention terhadap karyawan bank di Jakarta. Faktor-faktor yang mempengaruhi Turnover Intention seperti Ethical Leadership, Transformational Leadership, Transactional Leadership. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui survei kuesioner yang melibatkan 170 karyawan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan mencari rata-rata dan pengujian hipotesis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ethical Leadership memiliki pengaruh negatif terhadap Turnover Intention, Tranformational Leadership memiliki pengaruh negatif terhadap Turnover Intention, Transactional Leadership tidak memiliki pengaruh negatif terhadap Turnover Intention. Penelitian ini diharapkan dapat menurunkan tingkat Turnover Intention.
Pengaruh Training and Development, Transformational Leadership Terhadap Job Performance dimediasi Employee Engagement pada Karyawan Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi di Jakarta Barat Zulyar, Ratu Vanya Nurin Fathi; Adawiyah, Wiwik Robiatul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh training and development dan transformational leadership terhadap job performance yang dimediasi oleh employee engagement. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei dengan mengambil sampel dari karyawan di beberapa perusahaan teknologi informasi dan komunikasi di Jakarta Barat. Rancangan pada penelitian ini dilaksanakan melalui pengujian hipotesis (hypothesis testing). Pengumpulan data berlangsung secara cross-sectional. Data bersifat data primer dan dihimpun dengan menyebarkan kuesioner melalui formulir digital yang diisi oleh 130 karyawan di perusahaan yang diteliti. Teknik pengolahan data yang digunakan mencakup pengujian instrumen seperti uji validitas dan reliabilitas, structural equation modeling (SEM), serta uji statistik deskriptif dengan menggunakan perangkat lunak SPSS dan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa training and development dan transformational leadership secara signifikan berpengaruh terhadap employee engagement dan job performance. Selain itu, employee engagement tidak terbukti memediasi pengaruh training and development serta transformational leadership terhadap job performance. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan job performance karyawan dengan memperhatikan pelaksanaan training and development yang lebih efektif dan penerapan gaya kepemimpinan yang tepat guna mendukung keberhasilan operasional di Industri teknologi informasi dan komunikasi.
Pengaruh High-Involvement Work Practices (HIWPs) & Discretionary Human Resource Practices (DHRP) Terhadap Job Satisfaction yang Dimediasi Oleh Job Crafting Karmelia, Mila Cahya; Adawiyah, Wiwik Robiatul
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i5.9030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh High-Involvement Work Practices (HIWPs) dan Discretionary Human Resource Practices (DHRP) terhadap Job Satisfaction yang dimediasi oleh Job Crafting. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei dengan mengambil sampel dari karyawan KCP Bank Mandiri di Jakarta Selatan, Rancangan pada penelitian ini dilaksanakan melalui pengujian hipotesis (hypothesis testing) dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Pengumpulan data berlangsung secara cross-sectional. Data bersifat data primer dan dihimpun dengan menyebarkan kuesioner melalui formulir digital yang diisi oleh 205 karyawan di perusahaan yang diteliti. Teknik pengolahan data yang digunakan mencakup pengujian instrumen seperti uji validitas dan reliabilitas, structural equation modeling (SEM), serta uji statistik deskriptif dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 22 dan AMOS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa High-Involvement Work Practices (HIWPs) dan Discretionary Human Resource Practices (DHRP) secara signifikan berpengaruh terhadap Job Crafting dan Job Satisfaction. Selain itu, Job Crafting tidak terbukti secara langsung (parsial) memediasi pengaruh High-Involvement Work Practices (HIWPs) serta Discretionary Human Resource Practices (DHRP) terhadap Job Satisfaction. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan Job Satisfaction karyawan dengan menerapkan High-Involvement Work Practices (HIWPs) yang mendorong keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan dan memberikan kebebasan dalam pekerjaan mereka. Selain itu, Discretionary Human Resource Practices (DHRP) dapat digunakan untuk menyediakan pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan, sehingga karyawan merasa dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi lebih baik.
PELATIHAN MERANCANG DAN MEMASARKAN BRAND Dorina Widowati; Wiwik Robiatul Adawiyah; Willy Arafah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 05 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i05.1740

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in Indonesia’s economy, particularly in creating equal economic opportunities, alleviating poverty, and generating foreign exchange. However, many MSMEs still face challenges in marketing, especially in developing effective branding. The Azalea MSME Group, consisting mostly of housewives engaged in food businesses, operates traditionally without sufficient knowledge of marketing management. This community service program aimed to equip the Azalea MSME Group with knowledge and practical skills in creating and marketing brands. The method used was participatory training through counseling, practice in designing logos and packaging, and strategies for digital marketing using social media and marketplaces. The results showed that participants gained better understanding of marketing management, were able to design simple brand identities, and became more confident in promoting their products. This training contributes to strengthening the competitiveness and sustainability of MSMEs in the digital era
Pelatihan Digital Marketing: Membuat Konten TikTok Untuk Pemasaran Lestari, Henny Setyo; Adawiyah, Wiwik Robiatul; Ratnawati, Nirdukita; Muhammad Evirel Frasya; Maharani Dheva Dwi Safitri
Dirkantara Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025): Maret-Agustus 2025
Publisher : PT. Cendekia Sapta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55837/di.v4i1.126

Abstract

This community service activity was conducted to assist the Azalea SME Group in overcoming marketing limitations due to a low understanding of digital marketing. The objective of this activity was to enhance the participants' capacity to utilize digital media, particularly TikTok, as a marketing platform to expand market reach and increase product sales. The method used was a combination of theoretical outreach and practical training. The outreach provided basic understanding of digital marketing and the potential of TikTok as a marketing medium. The practical training covered the creation of engaging video content, the use of TikTok Ads features, and the simulation of product promotion. The evaluation of the training results was carried out through group discussions, feedback, and analysis of the video content produced by the participants. The results of the activity showed significant improvements in various aspects. Before the training, only 20% of participants understood digital marketing, but this increased to 90% after the training. The skill of creating video content increased from 10% to 85%, while the appeal of products delivered through social media rose from 15% to 75%. Additionally, the participants' interaction with consumers through social media improved from 10% to 70%. Overall, the activity demonstrated success in strengthening participants' capacity to innovate and expand marketing reach. The sustainability of the training results can be supported through follow-up training, regular mentoring, and collaboration with educational institutions and professional organizations. With this strategy, it is hoped that the Azalea SME Group can maintain the achieved success, expand business networks, and continue to grow into a competitive and high-performing business group.  
PERBEDAAN PENGARUH WORKLOAD DAN WORK ENVIRONMENT TERHADAP JOB SATISFACTION YANG DIMEDIASI OLEH WORK STRESS PADA KARYAWAN INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI JAKARTA UTARA Retno Dwi Jayanti; Wiwik Robiatul Adawiyah
Modus Vol. 35 No. 2 (2023): Vol. 35 No. 2 (2023): MODUS
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v35i2.7799

Abstract

This study aims to analyze differences in the influence of workload and work environment on job satisfaction mediated by work stress on motorcycle industry employees in North Jakarta. Respondents from this study used a sample size of 155 respondents. Sampling in this study uses non probability sampling method with a purposive sampling approach. Meanwhile, in testing the hypothesis using an analytical tool in the form of a Structural Equation Model (SEM). The results of hypothesis testing in this study indicate that workload has a positive effect on work stress, workload has a negative effect on job satisfaction, work environment has a negative effect on work stress, work environment has a positive effect on job satisfaction, work stress has a negative effect on job satisfaction mediated by work stress, and work environment has a positive effect on job satisfaction mediated by work stress. The implication of this research is that companies are expected to always pay attention to the workload given by the company to employees, maintain a work environment that supports work activities, pay attention to stress levels in employees, and continue to improve existing job satisfaction. Keywords: workload, work environment, work sress and job satisfaction Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh workload dan work environment terhadap job satisfaction yang dimediasi oleh work stress pada karyawan Industri Sepeda Motor di Jakarta Utara. Responden dari penelitian ini menggunakan jumlah sampel sebanyak 155 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sedangkan dalam pengujian hipotesis dengan menggunakan alat analisis berupa Structural Equation Model (SEM). Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif terhadap work stress, workload berpengaruh negatif terhadap job satisfaction, work environment berpengaruh negatif terhadap work stress, work environment berpengaruh positif terhadap job satisfaction, work stress berpengaruh negatif terhadap job satisfaction, workload berpengaruh negatif terhadap job satisfaction yang dimediasi oleh work stress, dan work environment berpengaruh positif terhadap job satisfaction yang dimediasi oleh work stress. Implikasi penelitian ini adalah diharapkan perusahaan selalu memperhatikan workload yang diberikan perusahaan kepada karyawan, mempertahankan work environment yang menunjang kegiatan kerja, memperhatikan tingkat stres pada karyawan dan terus meningkatkan job satisfaction yang ada. Kata Kunci: beban kerja, lingkungan kerja, stress pekerjaan dan kepuasan pekerjaan  
PENGARUH PERCEIVED MOTIVATION FOR TRAINING, PERCEIVED SUPPORT FOR TRAINING, RESPONSIBLE LEADERSHIP TERHADAP TASK PERFORMANCE PADA PT. NET MEDIATAMA TELEVISI Rahayu, Bunga Dwi; Wiwik Robiatul Adawiyah
Jurnal Ekonomi Trisakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas EKonomi dan Bisnis 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jet.v3i2.16251

Abstract

Penenlitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Motivation for Training, Perceived Support for Training, Responsible Leadership terhadap Task Performance. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan membagikan kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode pengujian hypotesyis testing. Pengujian hipotesis menggunakan Structural Sofware SPSS versi 21. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari 161 karyawan PT. NET Mediatama Televisi di Jakarta Selatan. Dengan metode penarikan menggunakan Purposive Sampling. Peneliti menggunakan skala likert pada penelitian dengan skor yang dialokasikan dari 1 hingga 5 untuk menunjukkan jawaban dari ''sangat tidak setuju'' hingga ''sangat setuju', Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perceived Motivation for Training, Perceived Support for Training memiliki pengaruh positif terhadap Task Performance. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi manajer perusahaan agar dapat memperhatikan karyawannya dengan memberikan dukungan yang baik dan kepemimpinan yang bertanggung jawab serta memberikan motivasi untuk membimbing karyawan agar merasakan kepuasan dalam bekerja yang akan meningkatkan kinerja sehingga karyawan lebih berkomitmen terhadap perusahaan.
Basic Accounting Training to Improve Financial Management of KSBI MSMEs Wahyuni, Lidia; Aryati, Titik; Dizar, Shafrani; Adawiyah, Wiwik Robiatul; Hestiana, Neng; Salim, Agus
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang4412

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in Indonesia’s national economy, particularly in job creation and income distribution. However, most MSME actors still face challenges in financial management due to limited basic accounting knowledge and the lack of adoption of digital financial tools. This Community Service (PkM) program aims to enhance the financial literacy and basic accounting skills of members of the Komunitas Sukses Berjamaah Indonesia (KSBI) through a practical-based training approach. The activity was conducted on November 30, 2024, by the Faculty of Economics and Business, Universitas Trisakti, involving 20 participants engaged in culinary, fashion, and printing businesses. The methods used included interactive lectures, group discussions, and hands-on practice in preparing simple cash-based financial statements. The effectiveness of the training was evaluated through pre- and post-tests consisting of ten questions covering five key aspects of accounting understanding. The results indicated a significant improvement, with the average score increasing from 41.25 in the pre-test to 87.75 in the post-test, representing a 112.7% improvement. Participants also demonstrated behavioral changes toward more disciplined financial recording and showed interest in adopting digital accounting applications. This program proved effective in improving financial literacy and professionalism among MSME actors and serves as a sustainable model for capacity building to strengthen the competitiveness of small and micro enterprises.
PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DAN DIGITAL TALENT TERHADAP EMPLOYEE RETENTION DIMEDIASI EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN INDUSTRI MANUFAKTUR OTOMOTIF DI KARAWANG BARAT Kendrani, Diandra Afifah; Adawiyah, Wiwik Robiatul
Bisnis-Net Vol 8, No 2: DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v8i2.7171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasional leadership dan digital talent terhadap digital talent yang di mediasi oleh employee engagement pada Karyawan Industri Manufaktur Otomotif di Karawang Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei dengan mengambil sampel menggunakan teknik pengambilan sample purposive sampling dari karyawan di beberapa perusahaan industri manufaktur otomotif di Karawang Barat. Data bersifat data primer dan dihimpun dengan menyebarkan kuesioner melalui formulir digital yang diisi oleh 220 karyawan di perusahaan yang diteliti. Teknik pengolahan data yang digunakan mencakup pengujian instrumen seperti regresi linear dan  structural equation modeling (SEM), serta uji statistik deskriptif dengan menggunakan perangkat lunak SPSS dan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasional leadership secara positif mempengaruhi employee engagement. Selain itu digital talet terbukti memiliki pengaruh positif terhadap employee engagement dan employee retention. .Transformasional  leadership tidak memiliki pengaruh positif terhadap employee retention. Employee engagement juga terbukti tidak memediasi transformasional leadership terhadap employee retention, namun employee engagement terbukti memediasi digital talent terhadap employee retention. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan digital talent karyawan dengan memperhatikan digital talent yang dimiliki karyawan dan pemanfaatan talenta karyawan yang tepat guna mendukung keberhasilan operasional di Industri manufaktur otomotif.