Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PENDIPA Journal of Science Education

Analisis Upaya Mitigasi Pemerintah Kota Semarang Untuk Mengurangi Risiko Bencana Banjir Guna Mendukung Keamanan Nasional Putra, Dimas Raka Kurniawan; Pratama, Alif Hanugrah Insan Nanda; Syamsunasir, Syamsunasir; Widana, I Dewa Ketut Kerta; Wilopo, Wilopo
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.422-427

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis upaya mitigasi dalam penanganan banjir di Kota Semarang untuk mendukung keamanan nasional. Bencana merupakan salah satu bentuk ancaman non-militer dalam keamanan nasional. Dalam keamanan nasional, bencana sebagai salah satu tolak ukur bahwa negara tersebut aman atau tidak. Bencana sangat mengancam kehidupan sosial masyarakat yang berlaku yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara. Ancaman yang dirasakan penduduk Indonesia adalah semakin marak terjadinya kejadian bencana yang terjadi di hampir seluruh Indonesia. Kota Semarang yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah memiliki ancaman berupa banjir. Banjir di Kota Semarang pada tahun 2017 - 2021. Mitigasi bencana adalah salah satu bentuk usaha pemerintah Kota Semarang guna mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu bentuk mitigasi yang dilakukan pemerintah Kota Semarang adalah pembangunan sungai Banjir Kanal Barat dan juga sungai Banjir Kanal Timur. Dengan dibangunnya kedua sungai Banjir Kanal Timur dan Banjir Kanal Barat diharapkan dapat mengurangi bencana banjir yang terjadi di Kota Semarang. Pemerintah juga harus memperbaiki rencana kontinjensi terhadap bencana banjir supaya pemerintah tahu apa yang seharusnya dilakukan untuk menghadapi bencana banjir kedepannya melalui mitigasi.
Pemanfaatan Sistem Informasi Bencana Banjir di Kabupaten Bandung Untuk Mewujudkan Masyarakat Tangguh Bencana Dewi Wahyuni; Syamsunasir Syamsunasir; Adi Subiyanto; Mir’atul Azizah
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 2 (2022): March - June
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.2.516-521

Abstract

Bandung Regency often experiences flooding and the number of Early Warning System (EWS) equipment is still not sufficient. One of the targets of the Sendai Framework is to increase the coverage and access to the EWS until 2030. To prevent natural disasters and determine the efforts that must be made during a disaster to post-disaster, a disaster information system is needed. The purpose of the study was to determine the implementation of a flood disaster information system as an effort to reduce disaster risk and to determine the use of a flood disaster information system to create a disaster-resilient society. This research was a qualitative research with an exploratory research design. The research was conducted in May 2021 – January 2022 in Bandung Regency. Data collection techniques used were interviews, documentation, and observation, with analytical techniques using the Miles and Huberman model. There was no specific flood disaster information system however the information collected and processed by the Pusdalops was used as the basis for the preparation of a disaster risk reduction plan in Bandung Regency. Information on the potential for flooding was conveyed by the Pusdalops to the community so that people were alert and evacuate if it is not possible to stay at home. Community resilience, especially in three flood-prone villages, was in the primary category. A disaster information system is needed to support disaster risk reduction efforts and create a disaster-resilient society.  
Estimasi Ancaman Gempabumi dan Tsunami di Kabupaten Pidie Jaya Aceh untuk Mendukung Keamanan Nasional Rio Khoirudin Apriyadi; Wahyu Kurniawan; Sugeng Yulianto; Syamsunasir Syamsunasir; I Dewa Ketut Kerta Widana; Adi Subiyanto; Fauzi Bahar; Djati Cipto Kuncoro
PendIPA Journal of Science Education Vol 6, No 1 (2022): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.1.1-7

Abstract

[Estimation of The Threat of Earthquake and Tsunami in Pidie Jaya Regency to Support National Security]. Bencana merupakan suatu ancaman non-militer dan nyata yang dihadapi dunia saat ini. Bencana mengancam keselamatan masyarakat yang pada akhirnya mengancam keamanan nasional suatu negara, termasuk Indonesia. Ancaman nyata yang saat ini dirasakan oleh masyarakat Indonesia adalah peningkatan kejadian bencana yang dirasakan hampir diseluruh wilayah Indonesia. Kabupaten Pidie Jaya yang merupakan bagian dari Provinsi Aceh juga memiliki ancaman multi bencana seperti gempabumi dan tsunami. Gempabumi yang terjadi di Pidie Jaya disebabkan oleh aktivitas Sesar Pidie dengan arah bidang patahan mendatar atau strike-slipe. Selain itu, terdapat Zona Megathrust Sumatera dan Sesar Besar Sumatera yang berada di Provinsi Aceh dengan aktivitas kegempaan yang dapat berpotensi tsunami. Dalam penelitian ini dilakukan suatu simulasi tsunami dengan output wilayah-wilayah yang berpotensi tsunami berserta run up atau ketinggian air tsunami akibat gempa di Zona Megathrust Aceh-Andaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (deskriptif analisis) sebagai desain penelitian. Penelitian dilakukan pada 18 Maret 2021 di ruang operasional InaTEWS (Indonesia Tsunami Warning System) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggunakan bantuan software TOAST (Tsunami Observation and Simulation Terminal).  Dari seluruh rangkaian pengolahan dan analisis data didapatkan hasil bahwa Zona Megathrust Aceh-Andaman berpotensi tsunami dengan run up (ketinggian air tsunami) yang paling tertinggi sebesar 10,5 meter di Meulaboh, Kab. Aceh Barat, 5,5 meter di Kota Sabang, dan 3 meter di Kabupaten Pidie Jaya dengan waktu tiba tsunami (golden time) sekitar 24 menit 55 detik. Kajian atas estimasi gempabumi dan tsunami ini dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam penentuan kebijakan BPBD Pidie Jaya dalam upaya mitigasi bencana untuk melindungi masyarakat Pidie Jaya dan mewujudkan keamanan nasional.