Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PERANCANGAN BARU INTERIOR PONDOK PESANTREN PUTERI ALBASYARIYAH 2 BANDUNG DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABILITY DESIGN Nasution, Lulu Amalia; Yuniati, Arnanti Primiana; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis asrama yang didirikan untukmendidik santri (siswa) dalam ilmu agama Islam, pendidikan formal, dan pengembangankarakter. Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2 Bandung menggunakan kurikulum TMI(Tarbiyatul Mu’alimin Al-Islamiyyah) yang merupakan campuran kurikulum khas pesantrendan kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukanpermasalahan pada distribusi pencahayaan alami, kelembapan ruang, ventilasi yang buruk,kapasitas berlebih di ruang kelas dan asrama, serta belum tersedianya fasilitas laboratoriumdan sistem keselamatan. Tujuan perancangan ini adalah menciptakan ruang belajar dantempat tinggal yang nyaman, sehat, dan mendukung kegiatan santri melalui pendekatanIndoor Health and Comfort (IHC) dan sustainability design. Metode yang digunakan adalahobservasi lapangan, studi literatur, dan GBCI, serta wawancara dengan pengguna. Hasilnyaadalah rancangan interior yang memprioritaskan sirkulasi udara yang baik, pencahayaanalami optimal, furnitur ergonomis dan multifungsi, serta penggunaan material ramahlingkungan. Desain ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukungkesehatan, kenyamanan, dan produktivitas belajar santri.Kata kunci: pesantren, berkelanjutan, kesehatan dalam ruang, bandung
PERANCANGAN BARU KANTOR REKTORAT UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARI KABUPATEN BARITO KUALA DENGAN PENDEKATAN BRAND IDENTITY Istiazah, Judith Amanda; Yuniati, Arnanti Primiana; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai pusat kendali operasional dan pengambilan keputusan, kantorrektor memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran kegiatan akademikmaupun administratif di lingkungan universitas. Di Universitas Islam KalimantanMuhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB), dinamika perkembangan institusiyang terus meningkat belum sepenuhnya diimbangi dengan kualitas infrastrukturyang memadai, terutama pada fasilitas gedung kantor rektorat. Kondisi eksistingmenunjukkan bahwa tata letak ruang, alur sirkulasi, serta aspek representatifterhadap identitas institusi masih belum tertata secara optimal. Penelitian inibertujuan untuk merumuskan konsep redesain kantor rektor UNISKA MAB denganpendekatan brand identity yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman serta kedalam narasi arsitektural. Proses perancangan juga memperhatikan standarkebutuhan ruang kantor modern di lingkungan perguruan tinggi, guna menciptakanlingkungan kerja yang lebih efisien, nyaman, dan fungsional. Dengan pendekatanini, desain yang dihasilkan tidak hanya diharapkan mampu menunjang aktivitasinternal secara maksimal, tetapi juga memperkuat citra institusi sebagai universitasIslam yang berakar kuat pada budaya lokal.Kata kunci : Perancangan, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, Identity, Desain Ruang kerja lanjutan.
PERANCANGAN INTERIOR SMP/MTS PONDOK PESANTREN AL-MUHAJIRIN DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN WELL-BEING INTERIOR DESIGN OF AL-MUHAJIRIN ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN BANDUNG WITH A WELL-BEING APPROACH Lismawan, Saraswati; Akhmadi, Akhmadi; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter danmoral generasi muda. Peningkatan jumlah peminat pondok pesantren dan siswa SMP dikota Bandung menunjukkan adanya keterkaitan pada dunia pendidikan, namunditemukan pula adanya ketimpangan jumlah fasilitas pendidikan dan isu mengenaikesehatan mental di lingkungan remaja dan santri. Berdasarkan isu dan fakta yangberedar, Yayasan Al-Muhajirin berinisiatif untuk melakukan pembangunan kampus barudi Kota Bandung sebagai langkah untuk merealisasikan visi yayasan dalam membangunkomunitas umat yang berkualitas. Akan tetapi, pondok pesantren sebelumnya belummemenuhi kriteria dalam memberikan suasana lingkungan belajar yang mendukungaspek fungsi dan kenyamanan santri. Dengan demikian, perancangan interior padakampus baru ini diusulkan menggunakan pendekatan well-Being yang bertujuan untukmenghasilkan ruang yang dapat mendukung kesehatan fisik dan mental santri. Padaperancangan ini dihasilkan tata ruang kelas yang adaptif, memanfaatkan pencahayaandan ventilasi alami, serta menggunakan material dan warna yang menenangkan. Desainpada bangunan pondok pesantren ini juga menawarkan area komunal untuk berinteraksidan bersantai juga ruang pengembangan diri, sehingga santri tidak hanya fokus padaakademik, tetapi dapat mengembangkan potensi diri secara maksimal. Penelitian inimenunjukkan bagaimana desain dapat menghasilkan lingkungan pembelajaran yangsehat, aman, dan mendukung kesejahteraan santri, sehingga dapat menghasilkan lulusanyang cerdas dan berkarakter kuat.Kata kunci: Pesantren, fasilitas pendidikan, interior, Well-Being.
PERANCANGAN ULANG DESAIN INTERIOR KANTOR PT. PAGEO UTAMA DENGAN PENDEKATAN CORPORATE IDENTITY Arkan, Faiq; Salayanti, Santi; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di tengah industri energi yang semakin kompleks dan globalisasi saat ini,kebutuhan akan ruang kerja yang fungsional dan mencerminkan identitasperusahaan menjadi semakin penting. Kantor tidak lagi hanya menjadi tempat kerja,melainkan menjadi alat platform komunikasi visual yang menunjukkanprofesionalisme, nilai, dan ciri khas perusahaan kepada klien dan karyawan.Perusahaan yang berbasis di kota besar seperti Jakarta, yang merupakan pusatekonomi nasional dan medan persaingan pasar global yang ketat, menjadikannyasemakin penting. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang survei kelautan,minyak, dan gas, PT. Pageo Utama memerlukan perancangan ulang desain interioruntuk menggambarkan gambar ini. Melalui pendekatan corporate identity,perancangan ini bertujuan mengoptimalkan kembali elemen interior agar selarasdengan karakter perusahaan, sekaligus mempertahankan suasana ruang eksistingyang homey dan nyaman sebagai bagian dari pendekatan psikologis untukmencerminkan identitas perusahaan yang sehat, ramah dan profesional terhadapproduktivitas dan kenyamanan kerja pengguna. Penelitian dilakukan dengan metodeObservasi secara langsung dan wawancara terhadap pengguna untuk memahamikebutuhan perusahaan selain itu studi pustaka, dan analisis visual juga dilakukansebagai panduan perancangan agar tetap memenuhi standar dan kenyamanan.Hasilnya menunjukkan bahwa penguatan citra perusahaan dapat diwujudkan melaluipembagian suasana ruang per lantai berdasarkan karakter pengguna, sertapenerapan elemen identitas seperti warna, bentuk, layout, dan atmosfer ruang.Perancangan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi,tetapi juga membentuk persepsi profesionalisme yang kuat bagi perusahaan.Kata kunci: Desain Interior Kantor, Identitas Perusahaan, Suasana Ruang,Profesionalisme
PERANCANGAN ULANG KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA TIGARAKSA DENGAN PENDEKATAN BRAND IDENTITY Iwari, Ichza Rifa; Yuniati, Arnanti Primiana; Kurniawan, Mohd Ridho
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tigaraksa menghadapi tantangan operasionalseperƟ antrean panjang, sirkulasi ruang terbatas, minimnya fasilitas pendukung, dan rendahnyakepercayaan masyarakat akibat persepsi buruk terhadap layanan perpajakan. PeneliƟan inibertujuan merancang ulang interior KPP Pratama Tigaraksa dengan konsep alur akƟvitas lineardan zonasi fungsional untuk meningkatkan eĮsiensi operasional, kenyamanan pengguna, sertacitra insƟtusi. Metode peneliƟan menggunakan pendekatan kualitaƟf berbasis studi kasus,melipuƟ observasi lapangan, wawancara dengan petugas dan pengunjung, dokumentasi visual,dan analisis literatur tentang desain ruang publik. Hasil peneliƟan menunjukkan bahwa desaineksisƟng memiliki masalah seperƟ jalur sirkulasi sempit, kurangnya zonasi yang jelas, danminimnya sistem wayĮnding. Solusi desain yang diusulkan melipuƟ alur pengunjung berurutan(masuk–antrean–tunggu–pelayanan–keluar), zonasi fungsional (tunggu, konsultasi, pelayanan),penambahan fasilitas ergonomis, jalur sirkulasi lebar sesuai PermenPUPR 22/2018, dansignage berbasis warna untuk memperkuat idenƟtas Direktorat Jenderal Pajak. Pendekatan inimeningkatkan eĮsiensi operasional, mengurangi waktu tunggu, dan menciptakan pengalamanpengguna yang lebih baik, sekaligus mendorong kepatuhan pajak melalui persepsi posiƟfmasyarakat. Kata kunci: alur akƟvitas linear; zonasi fungsional; desain interior; eĮsiensi pelayanan; KPP Pratama Tigaraksa
Perancangan Ulang Taman Kanak-Kanak Bunda Asuh Nanda Menjadi Inclusive dengan Metode Pembelajaran Beyond Centers and Circle Time (BCCT) Yuniati, Arnanti Primiana; Ismiranthi, Athifa Sri; Haryono, Firza Tsabit; Alriza, Tengku Naufal; Prasetyo, Tartila Dinda; Arundati, Athayasany Thalita; Amanda, Aulia
Jurnal Desain Indonesia. Vol 8 No 1 (2026): Designing Through Uncertainty, Resilience, Adaption, and the Role of Design in an
Publisher : Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52265/jdi.v8i1.545

Abstract

Kindergarten functions as a place that supports the development of early childhood as a whole, both regular and special needs. Children's development is the physical, intellectual, moral, and creative aspects of children to be ready to enter further education. However, in practice, the needs of early childhood have not been accommodated in educational facilities, such as in the case study of the Bunda Asuh Nanda Kindergarten interior space, Arcamanik branch, Bandung. The research method adapts two design thinking process models divided into problem (empathy and problem identification) and solution (ideation, prototype, and test) sections. It is supported by divergent and convergent thinking. These problems include the need for kindergarten spaces adapted to the 2020 Merdeka Belajar Curriculum, inclusive design for ASD (Autism Spectrum Disorder) level 1 students, and the lack of privacy in the principal's room. The solution offered is to design the kindergarten space by using learning activities and curriculum while adapting to the needs of regular and special children. The concept is minimalist, modular and multi-sensory. The application of the concept is in the form of table positioning according to children's talent groups, storage locker facilities for each child, multi-sensory play areas, provision of facilities for students with special needs such as ASD corner, and separating the principal's room which is still combined with the Kindergarten B room by providing folding partitions to separate them as needed. The design thinking process requires two-way communication between the designer and the client and an iterative process to reach a design agreement.