Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division di Madrasah Ibtidaiyah Desty Ayu Anastasha; Mega Adyna Movitaria; Safrizal Safrizal
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar matematika siswa MIN Punggung Lading yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diterapkan yaitu 70. Hal ini disebabkan kurangnya keaktifan dan siswa dalam belajar, pembelajaran masih berpusat pada guru. Proses pembelajaran ini kurang efektif karena kurang berkembangnya kemampuan siswa dan hasil belajar yang tidak mencapai ketuntasan yang maksimal. Pembelajaran akan berhasil jika guru menggunakan model dan metode pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang tepat adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah, meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada operasi hitung pecahan menggunakan model kooperatif tipe STAD pada siswa kelas V MIN Punggung Lading. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan prosedur penelitian melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VA MIN Punggung Lading. Hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V yang menggunakan model pembelajaran ini.
Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Queen Monalisa; Ramalis Hakim; Mega Adyna Movitaria
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2005

Abstract

Dalam Pembelajaran guru kurang bervariasi dalam menerapkan model pembelajaran yang membuat siswa merasa bosan, kurang aktif, dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan materi, sehingga dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian didapat nilai RPP siklus I dengan rata-rata 75% kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 90% kualifikasi sangat baik (SB) dari aspek guru siklus I dengan rata-rata 91,67% kualifikasi cukup (SB) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 100%, kualifikasi sangat baik (SB). Hasil belajar pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata 65 kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 80% dengan kualifikasi sangat baik (SB), demikian dapat disimpulkan dengan model Discovery learning Berorientasi Pendekatan Scientific dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Improving Teachers 'Abilities In Video Based Learning By Using Microsoft Powerpoint Application Through Workshop Movitaria, Mega Adyna; Shandra, Yosi
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.557

Abstract

This research was conducted based on the fact that the low ability of teachers in making learning media had an effect on school quality. The purpose of this study was to determine the increase in the ability of teachers to make instructional videos based on the Microsoft PowerPoint application on Teacher Elementary school workshops. This research is a descriptive quantitative research with a population of 25 people. The data collection technique in this study uses a questionnaire method. The results showed that the workshop for making instructional media could improve the ability of teachers to create and use video learning media based on the Microsoft PowerPoint application. Researchers suggest that Microsoft PowerPoint can be used by teachers in making instructional videos.
Penggunaan Model Assure untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Darlis, Neneng; Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1185

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar tematik terpadu siswa Kelas V UPTD SDN 02 Simpang Kapuak Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan menggunakan model ASSURE. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan untuk tiap siklusnya. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V UPTD SDN 02 Simpang Kapuak Tahun Pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 33 orang. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan desain pembelajaran, angket respon peserta didik, dan lembar pengamatan aktivitas siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Data yang diperoleh diolah dan dianalisis secara deskriptif. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model ASSURE dengan langkah-langkah yang benar dapat meningkatkan hasil belajar Tema 8 siswa Kelas V UPTD SDN 02 Simpang Kapuak Tahun Pelajaran 2019/2020
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division di Madrasah Ibtidaiyah Anastasha, Desty Ayu; Movitaria, Mega Adyna; Safrizal, Safrizal
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1248

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar matematika siswa MIN Punggung Lading yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diterapkan yaitu 70. Hal ini disebabkan kurangnya keaktifan dan siswa dalam belajar, pembelajaran masih berpusat pada guru. Proses pembelajaran ini kurang efektif karena kurang berkembangnya kemampuan siswa dan hasil belajar yang tidak mencapai ketuntasan yang maksimal. Pembelajaran akan berhasil jika guru menggunakan model dan metode pembelajaran yang tepat. Salah satu model pembelajaran yang tepat adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah, meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada operasi hitung pecahan menggunakan model kooperatif tipe STAD pada siswa kelas V MIN Punggung Lading. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dengan prosedur penelitian melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VA MIN Punggung Lading. Hasil penelitian diperoleh adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V yang menggunakan model pembelajaran ini.
Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Monalisa, Queen; Hakim, Ramalis; Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2005

Abstract

Dalam Pembelajaran guru kurang bervariasi dalam menerapkan model pembelajaran yang membuat siswa merasa bosan, kurang aktif, dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan materi, sehingga dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian didapat nilai RPP siklus I dengan rata-rata 75% kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 90% kualifikasi sangat baik (SB) dari aspek guru siklus I dengan rata-rata 91,67% kualifikasi cukup (SB) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 100%, kualifikasi sangat baik (SB). Hasil belajar pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata 65 kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 80% dengan kualifikasi sangat baik (SB), demikian dapat disimpulkan dengan model Discovery learning Berorientasi Pendekatan Scientific dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Shandra, Yosi; Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2006

Abstract

Peserta didik telah memiliki mindset awal bahwa pembelajaran akuntansi sulit dipahami. Sebagian besar peserta didik malas untuk diajak berpikir apalagi pada level analisis. Hal ini tergambar dari sikap pasif, apatis, kurang peduli dan masa bodoh yang terlihat dari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar akuntansi peserta didik melalui penerapan model pembelajran inkuiri terbimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 2. Analisis Data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didikdari siklus I dengan persentase 19%, sementara Siklus II dengan persentase 94%. Pada siklus I diperoleh 31% yang tuntas dengan nilai rata-rata 63, selanjutnya pada siklus II diperoleh 84% yang tuntas dengan nilai rata-rata 83. Sehingga dapat diketahui peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 53%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi peserta didik.