Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGGUNAAN AI BERBASIS CHATGPT DAN PAPERPAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM PENYUSUNAN MODUL DAN MATERI AJAR Nurtaqiya, Nurtaqiya; Naim, M.; Ridwan Prasetya, Muhammad; Dian Anugrah; Pajriani; Nurmila
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6926

Abstract

Perkembangan teknologi dibidang pendidikan semakin berkembang pesat. Pemanfaatan kecerdasan buatan atau yang biasa dikenal dengan AI (Artificial Intelligence) dalam dunia pendidikan menciptakan banyak inovasi dalam pembelajaran termasuk dalam penyusunan modul dan materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan AI berbasis ChatGPT dan Paperpal untuk menambah wawasan guru dalam menyusun modul dan materi ajar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur review dengan menelaah berbagai artikel, jurnal, dan sumber akademik yang relevan dengan penelitian. Adapun tahap penelitian dimulai dengan pengumpulan data, kemudian klasifikasi data, lalu analisis data, dan terakhir sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ChatGPT dan Paperpal dapat mempercepat proses penulisan modul, meningkatkan kualitas bahasa, serta menyajikan materi yang lebih mudah dipahami siswa. ChatGPT diposisikan sebagai asisten kreatif yang mampu menghasilkan ide, kerangka modul, penjelasan materi, hingga variasi soal latihan, sedangkan Paperpal berperan sebagai penyunting profesional yang memastikan hasil penulisan memiliki tata bahasa yang baik, konsistensi istilah, serta sesuai dengan kaidah akademik. Penggunaan ChatGPT dan Paperpal berpotensi besar dalam mendukung guru menyusun modul dan materi ajar yang lebih berkualitas, tetapi masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji efektivitas dan dampaknya secara nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mendidik Etika Bicara Siswa di SD 53 Lueng Bata Banda Aceh Nurmila; Mardhiah, Ainal
Jurnal Seumubeuet Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Seumubeuet
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/jsmbt.v3i2.84

Abstract

Etika berbicara adalah norma sopan santun dalam berbicarabaik kepada orangtua, guru, maupun dengan teman. Guru sebagai tenaga pendidik harus dapat dijadikan contoh dalam etika berbicarayang baik sesuai dengan ajaran agama Islam. Peserta didik sekolah menengah pertama merupakan individu yang belum dewasa. Melalui jalur pendidikanlah karakter peserta didik akan terbentuk. Berdasarkan hasil riset yang penulis lakukan di SD 53 Lueng Bata, bahwa masih ada peserta didik yang memiliki masalah etika dalam berbicara, terutama ketika berbicara dengan guru dan teman di sekolah yang belum mencerminkan etika berbicara. Berkenaan dengan hal di atas, maka fokus dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam Mendidik etika berbicarasiswa. Penelitian ini dilaksanakan di SD 53 Lueng Bata, Kecamatan Marga Tiga, Kabupaten Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Reseach) dengan model penelitian kualitatif. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik menjamin keabsahan data penelitian ini yaitu teriangulasi sumber dan teknik. Kemudian analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam Mendidik etika berbicarasiswa SD 53 Lueng Bata Banda Acehdapat dikatakan telah terlaksana dengan baik. Upaya tersebut yaitu: memberikan pembiasaan untuk mengucapkan salam dan memotivasi dengan bercerita tentang keteladanan Rasulallah SAW, melakukan kerjasama dengan guru lainnya untuk selalu mengingatkan dan memberi arahan pada peserta didik, memberikan materi pelajaran yang berkaitan dengan etika berbicara, memberi konseling berupa nasehat dan bimbingan, memberikan contoh yang baik pada peserta didik mulai dari berbicara dengan sopan, dan berbicara baik, melakukan kerjasama dengan guru mata pelajaran lain dan orangtua untuk membina etika peserta didik, berkolaborasi dengan guru BK untuk membina etika berbicaradan memantau perkembangan perilaku peserta didik.
Literature Review : Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Reni Barus, Emi; L. Sihaloho, Maya; Martina Sri Rejeki Hutapea; Nurmila; Maryani; Nuraini; Wahyu Wulansari, Rizki; Eci Daryanti, Karlina; Nurhidayah, Siti; Binti Baharuddin, Rasdiana; Sofiyanti, Ida
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 4 No. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

LBW is an indirect cause and contributes to 60 percent to 80 percent of all neonatal deaths. Low birth weight births are caused by nutrient deficiencies by the mother during pregnancy which disrupts maternal foeto circulation. Factors that contribute to the incidence of LBW include pregnancy checks or antenatal care (ANC), consumption of iron tablets (TTD), maternal medical history, type of mother's job, family income, and other factors. The purpose of the literature review is to identify factors associated with the incidence of low birth weight (LBW). This study uses a systematic review method, namely a search for literature both internationally and nationally. A total of 6 articles sourced from Google Scholar, Garuda, Sinta, Pubmed, Ncbi, Proquest and Science Direct were reviewed for inclusion criteria, namely articles that can be accessed in full text in pdf format, in Indonesian or English, articles published in 2021-2025. The review results of 7 articles show that in general the factors of age, parity, history of illness (anemia, preeclampsia), frequency of ANC, number of pregnancies and gestational age are related to the incidence of low birth weight, 1 article says there is no relationship between age and the incidence of low birth weight (LBW). The conclusion is that the most influential factors on gestational hypertension are parity, history of illness (anemia, preeclampsia), frequency of ANC, number of pregnancies and gestational age. It is hoped that health workers will increase health education and counseling for pregnant women from an early age so that they can avoid risk factors that cause LBW.   Abstrak Continuity of Care (CoC) adalah perawatan yang berkesinambungan oleh bidan dalam kemitraan dengan wanita selama kehamilan, persalinan, dan postpartum. Bidan harus memberikan pelayanan kebidanan yang berkelanjutan dari ANC, INC, asuhan BBL, asuhan postpartum, asuhan neonatus, dan pelayanan KB yang berkualitas. Nyeri saat persalinan pada ibu bersalin disebabkan adanya kontraksi rahim (his), peregangan serviks dan perineum, serta tekanan janin pada panggul merupakan penyebab utama nyeri. Bidan membantu dalam deteksi permasalahan pasien dan dapat menerapkan asuhan CoC untuk memberikan pelayanan komprehensif. Asuhan CoC dapat mengurangi risiko komplikasi ibu dan bayi, menurunkan AKI dan AKB melalui pengawasan berkelanjutan dari masa kehamilan hingga keluarga berencana. Jenis metode dalam asuhan Contuinity of Care yang digunakan adalah Study kasus (Case Study). Metode yang digunakan penulis yaitu menggunakan studi kasus dengan cara mengambil kasus ibu hamil. Asuhan yang diberikan adalah asuhan secara komprehensif mulai dari hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir, neonatus dan KB. Teknik dan pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan pemeriksaan kepada pasien. Hasil yang diperoleh dari pendampingan komperhensif secara Continuity Of Care (COC) pada Ny. S dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga ibu menggunakan alat kontrasepsi. Pada Ny.S usia 24 tahun G1 P0 A0 usia kehamilan 25 minggu ditemukan masalah yaitu TFU tidak sesuai usia kehamilan, Bidan memberikan KIE untuk mengkonsumsi makanan yang beergizi dan seimbang sertan istirahat yang cukup. Persalinan Ny.S dilakukan di Rumah Sakit secara spontan di tolong oleh Bidan dengan asuhan komprehensif Counter Pressure untuk mengurangi nyeri persalinan pada kala I persalinan. Masa nifas berlangsung normal tidak ada perdarahan, kontraksi uterus baik, pengeluaran ASI ibu lancar karena dilakukan pijat oksitosin dan ibu dilakukan senam nifas pada kunjungan 40 hari. Pada bayi baru lahir hasil pemeriksaan antropometri normal. Ny. S memutuskan menggunakan KB MAL. Kesimpulan yang diperoleh penulis dari melakukan asuhan kebidanan komperhensif secara Continuity of Care (COC) pada Ny. S adalah bidan sebagai tenaga kesehatan dapat melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif dengan prosedur yang benar dan sesuai dengan kebutuhan klien.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF ALQURAN DAN HADIST DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Nurmila; Zubaidah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 6: November 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media Pembelajaran merujuk pada segala sesuatu yang digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran atau informasi kepada siswa dalam proses pembelajaran. Media ini berfungsi untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan serta membantu guru dalam mengorganisasi dan menyampaikan materi dengan lebih menarik dan efektif. Secara keseluruhan, pemilihan media yang tepat dapat membantu menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih efektif, menyenangkan, dan mendalam bagi siswa. Dalam perspektif alquran, media pembelajaran memiliki makna yang luas, mencakup berbagai cara atau alat yang digunakan untuk menyampaikan ilmu dan informasi kepada umat Islam. Konsep pembelajaran dalam islamic sangat menekankan pentingnya ilmu, pemahaman, serta metode yang baik untuk memperoleh dan menyebarkan pengetahuan. Islam sangat menghargai ilmu dan proses pembelajaran. Penggunaan media dalam pembelajaran Islam bertujuan untuk mempermudah penyampaian ilmu, baik dalam konteks agama, moral, maupun duniawi. Media pembelajaran yang baik adalah yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, efektif, dan memudahkan umat untuk memahami ajaran agama dengan cara yang mudah dan benar. Dengan demikian, dalam perspektif alquran media pembelajaran dapat melibatkan berbagai bentuk alat atau cara yang digunakan untuk menyampaikan ilmu, yang tentunya harus sesuai dengan nilai-nilai Islam dan memberikan manfaat bagi umat manusia
Development of Learning Media Using Smart Apps Creator Based on Local Wisdom in Work and Energy Materials Nurmila; Abdjul, Tirtawaty; Uloli, Ritin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.5818

Abstract

Technology-based learning media in this era's education field is essential to deliver more exciting and interactive learning that can be linked to local wisdom. This research aims to describe the validity, practicality, and effectiveness of learning media using SAC based on local wisdom on the material of work and energy in 10th grade of SMA Negeri 1 Tinangkung and SMA Negeri 2 Tinangkung. This research uses the development of ADDIE Models. The namely obtained the average percentage validation results for media of 96.67% and material of 96.69% and is in the very valid category, the practicality of learning media used with an average percentage of assessment for small classes of 91.47% and large classes of 97.68% with a very good predicate. The average assessment percentage for learner responses in small classes is 94.46%. In contrast, for large classes, it is 87.14%. The effectiveness of learning media for learner activity observation sheets in small classes is 100%, and in large classes is 99.78%, with a very good predicate. For learning outcomes in the small class, N-Gain was 0.98 with a high category, and the extended class was 0.965 with a very high category.
Keceriaan dalam Proses Belajar: Upaya Membangun Keterampilan Berhitung dan Membaca pada Siswa Ramli, Hartini; Rifqie, Dary Mochamad; Bhilal, Muhammad; Nurmila
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue No. 1: Juli 2023
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v1i1.202312

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berhitung dan membaca siswa di Dusun Matteko Gowa melalui pendekatan yang menggabungkan keceriaan dalam pembelajaran. Dengan metode observasi, pelatihan, dan diskusi, hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan siswa, didukung oleh metode pembelajaran yang menarik. Hasil survei dan uji keterampilan memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri dan minat siswa, sementara komunitas melaporkan perubahan positif dalam keterampilan akademis anak-anak mereka. Meskipun dihadapi tantangan, pengabdian ini membuktikan bahwa mengintegrasikan keceriaan dalam pembelajaran dapat menciptakan lingkungan belajar positif dan berkelanjutan, memberikan pandangan optimis tentang potensi pendidikan yang memadukan keceriaan dengan pembelajaran efektif. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil menciptakan perubahan positif dalam keterampilan dan semangat belajar siswa di Dusun Matteko Gowa.
SIMBOL-SIMBOL ISLAM DALAM ARSITEKTUR MASJID TUA ACEH: AKULTURASI DENGAN BUDAYA MARITIM NUSANTARA Jannah, Miftahul; Nurmila
NIHAYAH: Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2025): NIHAYAH: Journal of Islamic Studies
Publisher : Yayasan An-Nur Meunara Baro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article explores the dialectic between Islamic symbols and maritime culture in the architectural design of old mosques in Aceh, serving as a religious expression and local identity among coastal Muslim communities. Mosques in Aceh are not merely places of worship but also visual media that record the historical trajectory of Islamization and cultural acculturation. This study aims to reveal how architectural elements such as pillars made from repurposed ship timber, ornamental motifs of fish and waves, and the orientation of buildings facing the sea or river reflect the fusion between Islamic values and local maritime traditions. A qualitative approach is employed through field observations of several historic mosques, including Baiturrahman and Indrapuri Mosques, combined with semiotic analysis of visual symbols and spatial arrangements.The data are derived from architectural observations and historical documents such as Hikayat Aceh and Bustanussalatin. The findings indicate that dominant Islamic symbols have creatively merged with local elements, transforming the mosque into a “visual text” that conveys the values of tawḥīd, maritime identity, and ecological consciousness. The study also highlights the selective process of Islamization, where non-Islamic symbols such as mythical creatures are excluded, while neutral maritime symbols are absorbed into religious constructions. This research concludes with a call for the preservation and digital documentation of Aceh’s old mosque architecture as an integral part of Islamic Nusantara civilization.
MEDIA SOSIAL DAN PEMBENTUKAN RELIGIUSITAS GENERASI Z META-ANALISIS Miftahul Jannah; Nurmila
AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2025): AN-NUR : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Yayasan An-Nur Meunara Baro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has influenced almost all aspects of human life, including the formation of religiosity among the younger generation. Generation Z, who were born and raised in the midst of the social media era, have undergone a transformation in understanding, expressing, and practicing religious values. This study aims to systematically review previous studies on the influence of social media on the religiosity of Generation Z using a meta-analysis approach. This research is descriptive-analytical in nature and focuses on synthesizing more than twenty scientific articles published between 2015 and 2023. The results of the study indicate that social media has a significant and complex impact. On one hand, social media increases access to religious knowledge, expands spiritual communities, and encourages more personal religious engagement. However, on the other hand, social media also poses serious challenges such as the simplification of religious teachings, the dominance of popular narratives with minimal scientific validation, and the emergence of phenomena such as spiritual anxiety (religious anxiety) and performative religious identity pressure. This study concludes that the formation of religiosity in the digital age cannot be separated from its accompanying epistemological, sociological, and psychological contexts. Therefore, a critical and contextual model of digital religious literacy is needed in Islamic religious education to ensure that Islamic values are instilled authentically and remain relevant for the digital generation.