Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Comm-Edu (Community Education Journal)

PELATIHAN PROGRAM KECAKAPAN HIDUP BUDIDAYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PKBM LINGGIH SINAU BANYUSARI Ali, Faisal; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19247

Abstract

The phenomenon occurring in the field is that there are several village communities surrounding the Linggih Sinau Banyusari Community Learning Activity Center (PKBM) that have limited resources and lack skills in entrepreneurship, particularly catfish farming. Therefore, an effective life skills training program is necessary to enhance human resources and promote community economic empowerment. This study aims to achieve the following objectives: (1) Understand the process of life skills training at PKBM Linggih Sinau Banyusari, and (2) Determine the outcomes of catfish farming life skills training as a means of empowering the community at PKBM Linggih Sinau Banyusari. This research adopts a qualitative approach with a descriptive method and was conducted at the Center for Community Learning Activities. The research participants included six respondents, consisting of one mentor, one PKBM Chairman, and four training participants at PKBM Linggih Sinau Banyusari. Research data were collected through observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that (1) participants were able to enhance their skills in entrepreneurship and cultivation by attending the life skills training program, which met their expectations and aspirations for success. The training process offered interesting activities for self-development in a conducive environment. However, participants still required encouragement and support throughout the training. (2) The outcomes of the community life skills training enabled participants to apply their newfound knowledge and bring about positive changes, particularly in their social and economic statuses.
PELATIHAN PROGRAM KECAKAPAN HIDUP BUDIDAYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PKBM LINGGIH SINAU BANYUSARI Ali, Faisal; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.19295

Abstract

Fenomena yang terjadi di lapangan bahwasannya ada beberapa masyarakat desa sekitar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Linggih Sinau Banyusari sumber daya yang rendah dan kurang terampil dalam hal berwirausaha/ budidaya khususnya budidaya ikan lele, sehingga harus ada program pelatihan kecakapan hidup yang efektif untuk meningkatkan sumber daya manusia sekaligus meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui proses pelatihan kecakapan hidup di PKBM Linggih Sinau Banyusari, (2) Mengetahui hasil pelatihan kecakapan hidup budidaya ikan lele sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha/ budidaya dengan mengikuti pelatihan program kecakapan hidup sesuai dengan harapan dengan adanya hasrat dan keinginan berhasil, harapan dan cita-cita masa depan, kegiatan yang menarik dalam proses pengembangan diri, lingkungan yang kondusif. Namun dorongan dan kebutuhan dalam pelatihan masih sangat diperlukan oleh peserta pelatihan. (2) Hasil dari pelatihan kecakapan hidup masyarakat mampu mengaplikasikan dan mampu memberikan perubahan yang bermanfaat bagi orang lain terutama bagi dirinya sendiri. Contohnya perubahan dalam status sosial dan ekonominyaKata kunci: Pemberdayaan masyarakat, Pelatihan budidaya, Kecakapan hidup
STRATEGI PEMBERDAYAAN ANAK ASUH MELALUI KETERAMPILAN HIDROPONIK DI LEMBAGA YAYASAN PANTI SOSIAL ASUHAN ANAK (PSAA) DAARUL HASANAH KARAWANG Handayani, Dini; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i3.24552

Abstract

Pemberdayaan anak asuh merupakan langkah yang sangat penting bagi upaya pengurangan penduduk miskin, upaya pemberdayaan anak asuh merupakan kepedulian dalam kemitraan dan kesetaraan dari pihak yang sudah maju kepada pihak yang belum berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil pemberdayaan anak asuh melalui keterampilan hidroponik. Lokasi penelitian dilakukan di Lembaga yayasan panti sosial asuhan anak (PSAA) daarul hasanah kabupaten karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu pengelola, pembimbing dan 3 orang anak asuh yang mengikuti kegiatan hidroponik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Anak asuh mendapatkan pemahaman mendalam tentang teknik hidroponik, termasuk cara merawat tanaman, mengatur nutrisi, dan mengelola lingkungan tumbuh tanaman tanpa tanah. Melalui praktik langsung merawat tanaman hidroponik, anak asuh mengembangkan keterampilan praktis seperti keahlian teknis dalam merawat tanaman, dan Anak asuh belajar untuk bertanggung jawab atas perawatan tanaman mereka. Panti Sosial Asuhan Anak Daarul Hasanah Karawang telah berhasil mengimplementasikan strategi pemberdayaan anak asuh melalui pembelajaran keterampilan hidroponik. Melalui program ini, anak asuh tidak hanya mendapatkan pengetahuan praktis tentang pertanian juga keterampilan baru yang relevan di era modern ini. Pertama, anak asuh dapat memperoleh pengetahuan tentang teknik bercocok tanam yang inovatif. Kedua, mereka belajar untuk menghargai proses pertanian.
PERAN KADER BINA KELUARGA LANSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI SATPEL PPKB KECAMATAN TELAGASARI KABUPATEN KARAWANG Nuraeni, Nuraeni; Sutarjo, Sutarjo; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.7780

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini yaitu, 1) Mendeskripsikan peran kader Bina Keluarga Lansia dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan 2) Mendeskripsikan faktor penghambat dan pendukung kader dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Terbentuknya BKL dilatarbelakangi dengan adanya masalah tingginya angka penduduk lansia yang berakibat tingginya angka konsumsi dibanding produksi, selain itu lansia merasa tidak dihargai, tidak dibutuhkan dan tidak dipedulikan oleh keluarganya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 2 orang Kader BKL, 2 orang warga lansia dan 1 orang PLKB. Hasil penelitian yaitu peran kader sebagai pembimbing, motivator, mengelola kelompok BKL, penyuluhan, rujukan lansia. Kesimpulan peran kader telah dilakukan dengan baik sehingga warga lansia mendapat perhatian lebih dari para kader dan kesehatan para lansia juga lebih terkontrol. Untuk faktor pendukung, pemerintah desa, kecamatan serta masyarakat sekitar sangat mendukung kegiatan BKL, sementara faktor penghambat terbatasnya obat yang diberikan, alat transportasi yang kurang memadai serta kurangnya diskusi mengenai pendanaan.
KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK DALAM MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI PAUD PLAMBOYAN 3 KARAWANG Darmawan, Muhammad Reihan; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v8i1.19857

Abstract

Guru yang berkompeten dibidang pedagogik dan mampu mengaplikasikannya secara benar dalam proses pembelajaran di sekolah, maka secara tidak langsung akan membantu perkembangan anak secara optimal salah satunya perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan mengenai komptensi pendidik dalam mengembangkan gerak motorik halus usia 3-4 tahun di PAUD Plamboyan 3 Karawang. (2) Mendeskripsikan hasil pengembangan gerak motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main di kelompok usia 3-4 tahun di PAUD plamboyan 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 1 pengelola, 2 pendidik dan 2 orang tua peserta didik. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa: (1) Kompetensi pedagogik pendidik dalam mengembangkan motorik halus dilihat dari pendidik sebagai sumber belajar, fasilitator, demonstrator, motivator dan evaluator sudah berjalan dengan cukup baik, karena kompetensi pedagogik yang dimiliki para pendidik sudah sesuai arahan sehingga secara keseluruhan peserta didik mampu mengembangkan motorik halusnya dengan tepat. (2) Hasil pengembangan kemampuan motorik halus anak dengan berbagai kegiatan main adalah ada beberapa anak yang masih belum maksimal dalam 4 indikator tersebut, tetapi untuk keseluruhan anak umur 3-4 tahun telah mampu melakukan dengan baik sehingga pengembangan motorik halus anak dapat berkembangan sesuai harapan.
PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM MENGEMBANGKAN KONPETENSI 4C DI PAUD PLAMBOYAN 3 KARAWANG Azzahra, Rendita Aulia; Hoerniasih, Nia; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk  mendeskripsikan proses dan hasil  pembelajaran project based learning (PJBL) dalam  mengembangkan  kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif dan komunikasi peserta didik di PAUD Plamboyan 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.  Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini seorang kepala  sekolah/pengelola, seorang guru, dan dua orangtua peserta didik. Analisis data penelitian dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan simpulan serta verifikasi data. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa proses pembelajaran project based learning dalam mengembangkan kompetensi 4C yaitu Communication, Collaboration, Creativity and Innovation, Critical Thinking and Problem Solving yang dilakukan anak sangat aktif bertanya, mampu bekerjasama dengan teman sebaya dalam membuat proyek ‘pancingan”, kreatif membentuk kail pancing dari playdogh dan mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Berdasarkann hasil analisis tersebut, dapat  disimpulkan bahwa proses pembelajaran melalui PJBL dapat mengembangkan kompetensi 4C peserta didik dengan menyenangkan.
PENGELOLAAN LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DAHLIA DI KELURAHAN GROGOL JAKARTA BARAT Rafli Anshori Farhan; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.19914

Abstract

Pengelolaan pendidikan anak usia dini harus dirancang dengan baik dan diorganisir secara interaktif dan menginspirasi, akan membuat pembelajaran lebih menyenangkan, menantang, dan mendorong kreativitas anak. Namun pada kenyataanya terdapat beberapa masalah dalam pola pengelolaan pendidikan anak usia dini. Permasalahan pengelolaan dalam lembaga PAUD merupakan hal yang biasa ditemui, hal tersebut meliputi perencanaan hingga pengawasan di lembaga PAUD tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan pada PAUD Dahlia di Kelurahan Grogol, Jakarta Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Paud. Subjek penelitian terdiri atas 2 responden. Yaitu 1 kepala sekolah dan 1 pendidik di PAUD Dahlia. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa PAUD Dahlia mampu memberikan pendidikan yang berkualitas dan perbaikan berkelanjutan demi masa depan yang cerah bagi generasi muda dilihat dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan di lembaga tersebut.
PENERAPAN PEMBELAJARAN METODE JIGSAW UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI May Adelin Simanjuntak; Hoerniasih, Nia; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24523

Abstract

Children's social interactions have a very important influence on children's development, because social interactions in early childhood are the foundation for developing social skills, communication and cooperation. With this journal, the researcher aims to examine the importance of children's social interactions in early childhood education through a case study at PAUD Anggrek Kelapa Dua Wetan, East Jakarta. Researchers will observe how children's social interactions develop in the school environment and the surrounding environment by implementing the jigsaw method of learning by teachers. The methods used in this research are observation, interviews and documentation studies. During the research, children's interactions with teachers and peers will be observed and recorded. Interviews as supporting data will be conducted with PAUD heads, teachers and parents to obtain more information regarding the success of implementing jigsaw learning to develop children's social interaction skills. Data from observations and interviews will be analyzed to see the results of applying this method. The results of this research show that the jigsaw method of learning can develop the social interaction skills of early childhood. Not only that, young children can develop social, communication and cooperation skills both in the school environment and in the surrounding environment.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KREATIF UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA PADA ANAK DI TAMAN BACA MASYARAKAT (TBM) KOLONG CIPUTAT TANGERANG SELATAN Angelica; Hoerniasih, Nia; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kreatif dalam menumbuhkan minat baca pada anak di Taman Baca Masyarakat (TBM) Kolong, serta hasil penerapan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat baca anak-anak di TBM Kolong meningkat secara signifikan setelah diterapkannya metode pembelajaran kreatif. Hal ini terlihat dari peningkatan kesungguhan, ketekunan, dan kesadaran membaca. Anak-anak menunjukkan kesenangan dalam membaca, frekuensi membaca yang lebih tinggi, serta kesadaran akan manfaat membaca yang semakin meningkat. Mereka lebih memilih membaca buku daripada bermain gadget dan menunjukkan perubahan positif dalam perilaku dan pengetahuan mereka. Pembelajaran kreatif juga berdampak pada peningkatan kreativitas, kemampuan bersosialisasi, dan ketaatan kepada orangtua. Secara keseluruhan, penerapan pembelajaran kreatif di TBM Kolong berhasil menumbuhkan minat baca dan memberikan dampak positif pada perkembangan pengetahuan, perilaku, dan keterampilan anak-anak.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DONGENG DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI LISAN ANAK USIA DINI DI PAUD AL-IKHLAS Korina, Sania Rifka; Hoerniasih, Nia; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i2.24585

Abstract

Literasi lisan merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi perkembangan bahasa anak. Melalui dongeng, anak-anak tidak hanya mendengar berbagai kosakata baru tetapi juga belajar memahami struktur cerita, meningkatkan kemampuan mendengarkan, serta merangsang imajinasi dan kreativitas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang Penerapan Metode Pembelajaran Dongeng Dalam Mengembangkan Kemampuan Literasi Lisan Anak Usia Dini Di PAUD Al-Ikhlas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan dampak signifikan terhadap perkembangan kemampuan literasi lisan anak usia dini.