Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS KEMIRINGAN LERENG MENGGUNAKAN SIG UNTUK PENENTUAN TINGKAT KERENTANAN GERAKAN TANAH CIATER, JAWA BARAT: Indonesia Darius, Yudha Ibnu; Afiat Anugrahadi; Amri, Muhammad Adimas
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jek.v3i2.16094

Abstract

Abstrak Penelitian terletak pada daerah Kecamatan Ciater,Kabupaten subang, Provinsi Jawa Barat dimana menurut BNPB memiliki tingkat resiko bencana yang tinggi salah satunya bencana gerakan tanah atau biasa biasa disebut tanah longsor. Kemiringan lereng merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya gerakan tanah, Tujuan daripenelitian ini perlu diketahui kemiringan lereng mana yang rawan terjadinya gerakan tanah serta tingkatt kerawanannya. Kemiringan lereng akan dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan persen kemiringan yang dimana akan ditumpang tindih dengan data kejadian gerakan tanah dengan menggunakan SIG. hasil dari penelitian ialah terdapat tig akelas kemiringan dan 12 titik kejadian gerakan tanah dimana kemiringan 15-30% memiliki kerawanan tinggi sedangkan yang lainnya rendah.   Abstract The research is located in the Ciater District area, Subang Regency, West Java Province which according to BNPB has a high level of disaster risk, one of which is a landslide disaster or commonly called a landslide. The slope of the slope is one of the factors that causes ground movement. The aim of this research is to know which slope is prone to ground movement and the level of vulnerability. The slope will be divided into several classes based on the percent slope which will be overlapped with the ground movement data using GIS. the results of the study are that there are three classes of slope and 12 points of occurrence of ground motion where the slope of 15-30% has a high vulnerability while the others are low.   Kata kunci : Gerakan Tanah; Kemiringan Lereng; Sistem Informasi Geografis;
THE GENESIS OF JAKARTA AS A "BAY CITY" IN THE QUATERNARY PERIOD AND ITS IMPLICATIONS Jambak, Moehammad Ali; Susilo, Yves Belgiaswara; Nuryana, Suherman Dwi; Yuda, Himmes Putra; Amri, Muhammad Adimas; Setiawan, Naiy Salsabila; Sulyana, Deska; Lestari, Arini Dian; Jambak, Moehammad
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 8, NUMBER 1, APRIL 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v8i1.20171

Abstract

Jakarta, the capital of Indonesia, is a coastal city shaped by geological and environmental processes over the past two million years of the Quaternary Period. The Jakarta Plain was formed by a mix of land sediments from the Cisadane and Citarum Rivers and marine sediments from the Java Sea. The southern region is a volcanic highland, while the city lies on lowlands with elevations ranging from 0 to 40 meters above sea level. Aims: to investigate the geological origin and sedimentary structure of the Jakarta Plain as a bay city situated between two major river deltas and to understand the implications of its geological development for spatial planning, environmental management, groundwater utilization, land subsidence, flood control, and coastal resource management, especially in the Jakarta Bay area, which features coral reef island ecosystems. Methodology and results: the research was conducted through field observations of geological outcrops and coral reef islands in Jakarta Bay, complemented by secondary data sources. The results indicate that the plain is filled by alternating layers of terrestrial and marine sediments, with strong geological connections to the surrounding Bodetabek region (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Conclusion, significance, and impact study: The study concludes that a thorough understanding of Jakarta’s sedimentary history is essential for mitigating geological risks and supporting sustainable urban development. Furthermore, Jakarta Bay’s coral reef islands hold considerable potential for tourism, underscoring the importance of integrated coastal and environmental planning based on sound geological insight.
KEBERAGAMAN BENTUK LAHAN DI DAERAH TUKSONGO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN BOROBUDUR, KABUPATEN MAGELANG, JAWA TENGAH KAITANNYA DENGAN KARAKTERISTIK GEOMORFOLOGI Amri, Muhammad Adimas
JURNAL GEOGRAFI Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/geografi/vol13-iss2/4034

Abstract

The research area is located in the Tuksongo area and its surroundings, Borbudur District, Magelang Regency, Central Java. Astronomically, the area is 110°10'21.8"– 110° 13' 39.0" East Longitude and 7°36'36.4"– 7° 38' 20.2" South Latitude. With an area of 30 km2, the mapping area has its own charm, especially from a geomorphological perspective. All geological aspects in the mapping area are closely related to intensive volcanic activity in the Oligocene to Miocene which was controlled by 3 ancient volcanoes, namely Mount Ijo, Mount Gajah and Mount Menoreh. Apart from that, recent volcanic activity such as Mount Sumbing also plays a role in forming the mapping area. Geomorphologically, in the mapping area there are four units, namely the Kerukbatur Lava Flow Ridge Geomorphological Unit, the Ngaglik Caldera Wall Geomorphological Unit, the Bejen Pyroclastic Flow Plain Geomorphological Unit and the Tuksongo Alluvial Plain Geomorphological Unit.
PENGARUH INFILTRASI AIR TANAH TERHADAP TATA GUNA LAHAN PADA DAERAH KELURAHAN ULUJAMI, JAKARTA SELATAN: THE INFLUENCE OF GROUNDWATER INFILTRATION ON LAND USE IN THE ULUJAMI SUBDISTRICT AREA, SOUTH JAKARTA Athallah, Fahd Nibel; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v6i2.24172

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh infiltrasi terhadap tata guna lahan di Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan. Seiring dengan pesatnya urbanisasi dan pertambahan penduduk, juga perubahan fungsi lahan di wilayah perkotaan, kemampuan lahan untuk meresapkan air tanah cenderung menurun akibat meningkatnya luas permukaan tertutup, seperti bangunan dan jalan beraspal. Studi ini mengkaji berbagai sumber literatur dan data sekunder terkait pola penggunaan lahan, karakteristik hidrologi lokal, serta keterkaitannya dengan penurunan daya resap air tanah. Hasil studi menunjukkan bahwa alih fungsi lahan terbuka menjadi area terbangun berdampak sangat signifikan terhadap menurunnya kemampuan lahan dalam menyerap air hujan, yang dapat memicu penurunan muka air tanah dan peningkatan risiko banjir. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan tata guna lahan yang berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi sumber daya air. Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan tata ruang dan kebijakan lingkungan di wilayah urban seperti Jakarta Selatan. This research is a literature study aimed at analyzing the influence of infiltration on land use in the Ulujami Subdistrict, South Jakarta. In line with rapid urbanization and population growth, as well as land use changes in urban areas, the land's ability to absorb groundwater tends to decline due to the increasing extent of impervious surfaces, such as buildings and paved roads. This study examines various literature sources and secondary data related to land use patterns, local hydrological characteristics, and their correlation with the decrease in groundwater infiltration capacity. The results of the study show that the conversion of open land into built-up areas has a significant impact on reducing the land's ability to absorb rainwater, which may lead to a decline in groundwater levels and an increased risk of flooding. Therefore, sustainable land use management strategies are needed to maintain a balance between development and the conservation of water resources. This study is expected to serve as a basis for consideration in spatial planning and environmental policy in urban areas such as South Jakarta.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN POTENSI KETERSEDIAAN AIR BAKU DI KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN: ANALYSIS OF DEMAND AND POTENTIAL AVAILABILITY OF RAW WATER IN JAGAKARSA SUB-DISTRICT, SOUTH JAKARTA Dimetrio, Yohanes; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v6i2.24173

Abstract

Ketersediaan air baku yang berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya di wilayah urban dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari wilayah perkotaan DKI Jakarta, mengalami peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya, yang berdampak langsung terhadap peningkatan kebutuhan air baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan potensi ketersediaan air baku di Kecamatan Jagakarsa dalam proyeksi sepuluh tahun ke depan. Metodologi yang digunakan meliputi analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait jumlah penduduk dan laju pertumbuhan, serta data ketersediaan air dari instansi terkait, dikombinasikan dengan pendekatan geologi teknik untuk mengevaluasi potensi sumber daya air tanah di wilayah tersebut. Perhitungan kebutuhan air dilakukan berdasarkan konsumsi rata-rata per kapita harian, sementara estimasi ketersediaan dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas potensi air tanah dan distribusi jaringan air baku eksisting. Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah tersusunnya proyeksi kebutuhan air baku hingga tahun 2030 dan evaluasi kesesuaian antara kebutuhan dan ketersediaan, sebagai dasar perencanaan pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan di wilayah Jagakarsa.  The sustainable availability of raw water is one of the main challenges in water resource management, particularly in urban areas with high population growth. Jagakarsa Sub-District, South Jakarta, as part of the metropolitan area of DKI Jakarta, has experienced a consistent increase in population, which directly impacts the rising demand for raw water. This study aims to analyze the demand and potential availability of raw water in Jagakarsa Sub-District over the next ten years. The methodology involves the analysis of secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS) regarding population figures and growth rates, as well as data on water availability from relevant agencies. These are combined with an engineering geology approach to assess the potential of groundwater resources in the area. Water demand calculations are based on average daily per capita consumption, while estimates of availability consider the potential capacity of groundwater and the coverage of the existing raw water supply system. The expected outcomes of this study include a projection of raw water needs up to 2030 and an evaluation of the balance between supply and demand, serving as a foundation for more effective and sustainable water resource planning in the Jagakarsa region.
ANALISIS LAJU INFILTRASI TERHADAP PERMEABILITAS TANAH PADA DAERAH RUMPIN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN RUMPIN, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT Eriana Vistari; Himmes Fitra Yuda; Muhammad Adimas Amri
Jurnal Eksakta Kebumian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)
Publisher : Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara laju infiltrasi dan nilai permeabilitas tanah di Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Laju infiltrasi merupakan salah satu indikator penting dalam memahami kemampuan tanah menyerap air, terutama di wilayah yang mengalami perkembangan tata guna lahan yang pesat. Penelitin ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permeabilitas terhadap laju infiltrasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah analisis geomorfologi dan pengambilan data infiltrasi dilakukan di tujuh titik pengamatan menggunakan double ring infiltrometer untuk mengukur laju infiltrasi dan metode undisturbed soil sampling untuk analisis laboratorium. Geomorfologi daerah penelitian dikelompokan menjadi empat satuan yaitu, satuan geomorfologi perbukitan sangat curam vulkanik Kampungsawa, satuan geomorfologi perbukitan curam intrusi andesit Cipinang, satuan geomorfologi dataran datar denudasional Rumpin, dan sataun geomorfologi datartan banjir Cisadane. Nilai permeabilitas diperoleh melalui uji laboratorium terhadap sampel tanah yang diklasifikasikan sebagai pasir halus, lanau, dan lempung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi di wilayah studi berkisar dari kategori sedang lambat hingga sedang cepat. Terdapat ketidaksesuaian antara nilai permeabilitas dan laju infiltrasi di beberapa lokasi, yang mengindikasikan bahwa sifat fisik tanah lainnya juga berpengaruh signifikan terhadap proses infiltrasi. Oleh karena itu, analisis komprehensif terhadap faktor-faktor tanah sangat penting dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan air permukaan di daerah ini.     This research aims to analyze the relationship between infiltration rate and soil permeability in Rumpin Village, Rumpin District, Bogor Regency. Infiltration rate is a key indicator for understanding the soil’s ability to absorb water, especially in areas undergoing rapid land use changes. The objective of this study is to determine how permeability affects the rate of infiltration. The research methods applied include geomorphological analysis and field data collection at seven observation points using a double ring infiltrometer to measure infiltration rate, and undisturbed soil sampling for laboratory analysis. The geomorphology of the study area is classified into four units: the very steep breccia hill unit in Kampungsawa, the steep andesite intrusion hill unit in Cipinang, the flat denudational plain in Rumpin, and the Cisadane floodplain unit. Permeability values were obtained through laboratory tests on soil samples classified as fine sand, silt, and clay. The results show that infiltration rates in the study area range from moderately slow to moderately fast. In several locations, there is a mismatch between permeability values and infiltration rates, indicating that other soil physical properties such as texture, porosity, and moisture content also significantly influence the infiltration process. Therefore, a comprehensive analysis of soil factors is essential for effective spatial planning and surface water management in the area.
ANALISIS LAJU INFILTRASI TANAH PADA DAERAH GROGOL PETAMBURAN DAN SEKITARNYA, KOTA JAKARTA BARAT: SOIL INFILTRATION RATE ANALYSIS IN THE GROGOL PETAMBURAN AREA AND SURROUNDING AREAS, WEST JAKARTA CITY Abizar, Rafi Muhammad Fadhlan; Nuryana, Suherman Dwi; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 7, NOMOR 1, FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju infiltrasi tanah di Daerah Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat. Metode yang digunakan yaitu pengambilan data lapangan pada 12 titik di daerah penelitian, setelah itu dihitung menggunakan rumus laju infiltrasi dan dibagi ke dalam klasifikasi. Hasil analisis menunjukkan pada daerah penelitian terdapat 3 zona laju infiltrasi, yaitu sedang (52 mm/jam) di bagian utara daerah penelitian dengan ukuran butir pasir kasar–sedang, sedang–cepat (80–120 mm/jam) di bagian tengah daerah penelitian dengan ukuran butir pasir kasar–sedang, dan cepat (132–240 mm/jam) di bagian selatan daerah penelitian dengan ukuran butir pasir kasar–halus. This study aims to analyze the soil infiltration rate in the Grogol Petamburan District, West Jakarta. The method employed involves field data collection across 12 points in the research area, followed by calculations using the infiltration rate formula and categorization into specific classifications. The analysis results reveal three infiltration rate zones within the study area: moderate (52 mm/hr) in the northern part, characterized by coarse-to-medium sand grain size; moderately rapid (80–120 mm/hr) in the central part with coarse-to-medium sand grain size; and rapid (132–240 mm/hr) in the southern part, characterized by coarse-to-fine sand grain size.
ANALISIS KESTABILAN LERENG TERHADAP KUAT GESER LANGSUNG PADA TAMBANG ANDESIT DAERAH RUMPIN, KABUPATEN BOGOR, JAWA BARAT: SLOPE STABILITY ANALYSIS BASED ON DIRECT SHEAR STRENGTH PARAMETERS AT THE ANDESITE QUARRY IN RUMPIN, BOGOR REGENCY, WEST JAVA Azlansyah, Muhammad; Yuda, Himmes Fitra; Amri, Muhammad Adimas; Koesmawardani, Wildan Tri
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 7, NOMOR 1, FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Kegiatan penambangan andesit di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, membentuk lereng curam yang berpotensi longsor dan membahayakan operasional tambang. Penelitian ini bertujuan menilai kestabilan lereng berdasarkan kondisi geologi dan sifat fisik-mekanik tanah menggunakan Metode Bishop dengan bantuan Slide 6.0. Data diperoleh melalui observasi lapangan, pengambilan sampel tanah tak terganggu pada empat titik, serta pengujian laboratorium untuk menentukan parameter kohesi, sudut geser dalam, bobot isi, permeabilitas, dan kadar air. Hasil menunjukkan lokasi tersusun oleh batuan andesit tanpa struktur geologi yang melemahkan. Nilai faktor keamanan berturut-turut sebesar 1,723 (A-A’), 1,235 (B-B’), 1,625 (C-C’), dan 1,556 (D-D’), serta 1,362 pada model rekomendasi B-B’. Secara umum lereng dalam kondisi stabil, namun tetap diperlukan pengelolaan drainase dan monitoring berkala untuk menjaga kestabilan. Andesite mining activities in Rumpin District, Bogor Regency, have created steep slopes with potential landslide hazards that may disrupt mining operations. This study aims to evaluate slope stability based on geological conditions and the physical–mechanical properties of the soil using the Bishop Method with the assistance of Slide 6.0 software. Data were obtained through field observations, undisturbed soil sampling at four locations, and laboratory testing to determine cohesion, internal friction angle, unit weight, permeability, and water content. The results indicate that the study area is composed of andesite rock without any weakening geological structures. The calculated safety factors are 1.723 (A-A’), 1.235 (B-B’), 1.625 (C-C’), and 1.556 (D-D’), with a value of 1.362 for the recommended model at section B-B’. Overall, the slopes are classified as stable; however, proper drainage management and periodic monitoring are still required to maintain stability.
Co-Authors A. Kadyanto Kadyanto AA Sudharmawan, AA Abdurrachman Assegaf Abdurrachman Asseggaf Abdurrachman Asseggaf Abizar, Rafi Muhammad Fadhlan Ade Tiyas Nurhaja Tiyas Afdhal, Muhammad Afiat Anugrahadi Afiat Anugrahadi Afiat Anugrahadi Afiat Anugrahadi, Afiat Alfi Syahrin, Alfi Arifin, Khoirul Arini Dian Asseggaf, Abdurrachman Assyidik, Ahmad Ikhsan Athallah, Fahd Nibel Atthariqh, Muhammad Kresna Azlansyah, Muhammad Carollus Armando Meze Muku Darius, Yudha Ibnu Dhimas R. Utomo Dimetrio, Yohanes Dyah Ayu Setyorini Eddy Sugiarto Eriana Vistari Fajar Hendrasto Firman Herdiansyah Firmanda, Ruli Hapsari Nurhaniya Havidh Pramadika Hendrasto, Fajar Himmes Fitra Yuda Himmes Fitra Yuda Himmes Fitra Yuda Jambak, Moehammad Jambak, Moehammad Ali Khadafi, Khadafi Khairani, Syahra Kamila Koesmawardani, Wildan Tri Laksono Trisnantoro Lestari, Arini Dian Mahabbatan, Raizar Maman Djumantara Maman Djumantara, Maman Meirawaty, Mira Mira Meirawaty Mohammad Apriniyadi Muhammad Kresna Atthariqh Muhammad Yusril Ihza M Mulia Ginting Mulia Ginting, Mulia Murni Sulastri Murni Sulastri N, Suherman D Novi Triany Novi Triany Nurhaniya, Hapsari Rafi, Muhammad Zaidan Ramadhan Adhitama Ruli Firmanda S, Yarra Setiawan, Naiy Salsabila Shahnaz B sigit binangkit Sigit Rahmawan Silia Yuslim Sofyan Rachman Sofyan Rachman, Sofyan Suherman Dwi Nuryana Suherman Dwi Nuryana Sulastri, Murni Suliestyah, Suliestyah Sulyana, Deska Sumarsih . . Susilo, Yves Belgiaswara Syahadun Syahadun Syahra Kamila Khairani Syavitri, Dewi Utomo, Dhimas R. Y, Himmes Fitra Yuda, Himmes Fitra Yuda, Himmes Putra Yudha Ibnu Darius